[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-48611-id":3,"doc-seo-48611-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},48611,8796095461610,"Oliver","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c",48,"Cerita & Novel","Semangat Moses","Buku ini menceritakan kisah Moses, seorang anak kelas tiga yang penuh semangat dari Kampung Rotan. Meskipun memiliki keterbatasan fisik, Moses tidak pernah patah semangat dan memiliki cita-cita menjadi seorang guru. Setiap pagi, Moses bangun dengan semangat untuk bersekolah, bahkan saat cuaca mendung dan ada kemungkinan hujan. Dia menyiapkan seragam dan perlengkapan sekolahnya serta sarapan. Saat berangkat, Moses mengajak temannya, Daud, namun Daud enggan karena khawatir akan hujan. Meski begitu, Moses tetap berangkat dengan rasa optimis. Di tengah perjalanan, hujan turun deras. Moses dan teman-teman yang lain tetap melanjutkan perjalanan menuju sekolah dengan hati-hati, terutama saat melewati jembatan yang licin setelah hujan reda. Moses dibantu oleh teman-temannya untuk menyeberangi jembatan, menunjukkan solidaritas dan persahabatan di antara mereka. Cerita ini menyoroti ketangguhan, semangat juang, dan persahabatan yang tulus dalam menghadapi tantangan hidup. Moses menjadi teladan tentang bagaimana keterbatasan fisik bukanlah halangan untuk meraih cita-cita dan menjalani kehidupan dengan penuh semangat dan kebahagiaan. Ketekunan Moses dalam menuntut ilmu meskipun harus berjuang melewati kondisi jalan yang sulit menjadi inspirasi bagi pembaca, terutama anak-anak, untuk tidak mudah menyerah dalam menggapai impian mereka. Kolaborasi dan saling bantu antar teman dalam gambar-gambar yang menyertai teks tersebut semakin memperkuat pesan moral tentang pentingnya kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama.","Semangat Moses  \nEndang Wuriyani Faizal Usamah  \nMoses berasal dari Kampung Rotan. Dia duduk di kelas tiga. Dia anak yang penuh semangat.  \nWalaupun cacat, Moses tidak kecil hati. Diaingin menjadi guru. Dia bersemangat untuk meraih cita-citanya.  \nPagi itu Moses bangun dengan tergesa-gesa. Dia teringat hari itu adalah hari Senin. Setiap hari Senin murid-murid melakukan upacara bendera di sekolah.  \nSetelah mandi, Moses mengenakan pakaian seragam. Moses juga menyiapkan peralatan sekolah. Kemudian Moses sarapan keladirebus dan teh.  \nCuaca di luar tampak mendung. Dengan tas di bahu, Moses berpamitan pada Mama. ”Mama, saya pergi ke sekolah!” kata Moses. ”Hati-hati di jalan, ya!” pesan Mama.  \nMoses mengajak teman sekelasnya.”Daud! Daud! Ayo, berangkat ke sekolah!” teriak Moses.”Ah, malas! Hari akan hujan!”jawab Daud dari pintu rumahnya.”Nanti kamu akantertinggal pelajaran,” kata Moses.”Benarjuga. Kamu pergi dulu, saya nanti menyusul,” sahut Daud.  \nMoses melanjutkan langkahnya dengan semangat. Beberapa siswa tampak berjalan menuju ke sekolah. Moses dan teman-teman menyapa dan mengucap salam. Mereka berjalan bersama.  \nDalam perjalanan ke sekolah, tiba-tibahujan turun. Moses dan teman-teman tetap melanjutkan perjalanan. Moses berjalan dengan hati-hati karena jalan becek dan licin.  \nMoses dan teman-teman melewati jembatan. Hujan sudah reda, tapijembatan masih tetap licin. Mereka berjalan dengan hatihati. Moses dibantu oleh teman-temannya.”Terima kasih, teman-teman,” kata Moses setelah berhasil melalui jembatan.","cbCainzxzCRatMhF","https://ap.wps.com/l/cbCainzxzCRatMhF","pdf",2202581,2,1,17,"Indonesian","id",113,"# Semangat Moses\n## Kisah Moses\n## Perjalanan ke Sekolah\n## Tantangan di Jembatan","[{\"question\":\"Siapa Moses?\",\"answer\":\"Moses adalah seorang anak kelas tiga dari Kampung Rotan yang memiliki semangat tinggi meskipun memiliki keterbatasan fisik.\"},{\"question\":\"Apa cita-cita Moses?\",\"answer\":\"Cita-cita Moses adalah menjadi seorang guru.\"},{\"question\":\"Bagaimana Moses menghadapi tantangan saat berangkat sekolah?\",\"answer\":\"Moses tetap bersemangat berangkat ke sekolah meskipun cuaca mendung dan hujan turun. Ia berjalan hati-hati, terutama saat melewati jembatan yang licin, dan dibantu oleh teman-temannya.\"}]",1783570005,26,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"mosess-spirit","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,47,50],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",{"item":48,"name":12,"@type":43,"position":49},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":51,"name":13,"@type":43,"position":52},"https://docshare.wps.com/id/document/mosess-spirit/48611/",4,{"url":51,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-19","2026-07-09",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Siapa Moses?","Question",{"text":75,"@type":76},"Moses adalah seorang anak kelas tiga dari Kampung Rotan yang memiliki semangat tinggi meskipun memiliki keterbatasan fisik.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Apa cita-cita Moses?",{"text":80,"@type":76},"Cita-cita Moses adalah menjadi seorang guru.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Bagaimana Moses menghadapi tantangan saat berangkat sekolah?",{"text":84,"@type":76},"Moses tetap bersemangat berangkat ke sekolah meskipun cuaca mendung dan hujan turun. Ia berjalan hati-hati, terutama saat melewati jembatan yang licin, dan dibantu oleh teman-temannya.","https://schema.org",{"og:url":51,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":51},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":99},"story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":102,"show_sort_weight":96,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":96,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":96,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":96,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]