[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-39846-id":3,"doc-seo-39846-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":83},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},39846,4398048950312,"Violet","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/400002538284de19e3c?_k=1778320343897328908",55,"Agama & Spiritualitas","Moksartham Jagadhita Ya Ca Iti Dharma Mengubah Hidup Menuju Kebahagiaan Duniawi dan Rohani","Naskah “Moksartham Jagadhita Ya Ca Iti Dharma” menguraikan ajaran Hindu tentang arah hidup menuju kebahagiaan duniawi dan rohani melalui pemahaman dharma dan hukum karma. Teks diawali dengan doa perdamaian dan doa universal untuk kesejahteraan semua makhluk. Selanjutnya memasuki Bab 1 yang membahas darimana kesengsaraan berasal: kecenderungan menyalahkan sebab luar seperti cuaca, makanan, atau gangguan, sedangkan akar utamanya adalah akumulasi karma buruk yang membuahkan karma-phala, memengaruhi ekonomi, kesehatan, dan hubungan asmara.","Rumah Dharma Hindu Indonesia  \nDitulis oleh :  \nI Nyoman Kurniawan  \nMOKSHARTAM JAGADHITAYA CA ITI DHARMA  \nMENGUBAH HIDUP MENUJU KEBAHAGIAAN DUNIAWI DAN ROHANI  \n“Moksartham Jagadhita Ya Ca Iti Dharma”  \n-Dengan dharma kita meraih pembebasan dari roda samsara [moksartham], serta mewujudkan keharmonisan alam semesta  \n[jagadhita] -  \nMOKSHARTAM JAGADHITA YA CA ITI DHARMA  \nMENGUBAH HIDUP MENUJU KEBAHAGIAAN DUNIAWI DAN ROHANI  \nDitulis oleh : I Nyoman Kurniawan  \nSupervisi : Daniel Suchamda  \nRahina Saraswati, 10 Agustus 2013  \nOm dyauh santir antariksam santih Prthivi santir apah santir  \nOsadhayah santih vanaspatayah santir Visve devah santir Brahman santih Sarvam santih santir eva santih Sa ma santir edhi  \nOm shanti shanti shanti  \n[ Yayur Veda ]  \nSemoga ada kedamaian di langit dan udara yang meliputi bumi. Semoga ada kedamaian di bumi. Semoga air dan tumbuh-tumbuhan menjadi sumber kedamaian bagi semua mahluk. Semoga para dewa dan Brahman menganugerahkan kedamaian kepada semua mahluk. Semoga terdapat kedamaian dimana-mana. Semoga kedamaian itu datang kepada kita semua. Semoga damai damai damai.  \nOm sarvesham svastir bhavatu Sarvesham shantir bhavatu Sarvesham purnam bhavatu  \nSarvesham mangalam bhavatu Sarve bhavantu sukhinah  \nSarve santu niramayah  \nSarve bhadrani pashyantu Makaschit dukkha bhag bhavet Om shanti shanti shanti  \n[ Brhadaranyaka Upanishad ]  \nSemoga semua mahkluk mencapai keberhasilan. Semoga semua mahluk dalam kedamaian. Semoga semua mahluk mencapai kesadaran. Semoga semua mahluk sejahtera. Semoga semua mahkluk berbahagia. Semoga semua mahkluk bebas dari ketidak-sempurnaan. Semoga semua mahkluk menolong kesejahteraan mahluk lain. Semoga semua mahkluk bebas dari penderitaan. Semoga damaidamai damai.  \nBab 1  \nDARIMANA DATANGNYA KESENGSARAAN  \nDi dalam perjalanan kehidupan, umumnya kita pasti pernah mengalamikesengsaraan kehidupan, seperti mengalami banyak rintangan yang rumit, kegagalan, disakiti orang, kena tipu, mengalami sial, mengalami bencana dan banyak lagi lainnya.  \nAkan tetapi ketika kita mengalami jalan kehidupan yang buruk, ketika ditipu orang, atau jatuh sakit, atau mengalami kecurian, atau mengalami sial, kitacenderung berpikir bahwa semua ini terjadi karena berbagai sebab yang berbedabeda. Misalnya ketika kita jatuh sakit, kita mungkin akan berpikir bahwa semua ini akibat cuaca ekstrim, atau akibat makanan yang kita makan, atau karena gangguan ilmu hitam, ataupun karena sebab-sebab lainnya.  \nKetika kita merasa resah-gelisah, merasa putus asa, merasa galau tanpasebab, kita cenderung berpikir bahwa semua itu akibat kita mengalami gangguan metabolisme atau akibat kita terkena pengaruh energi buruk. Ini adalah berbagaianalisa yang sangat sering muncul dalam pikiran kita. Menurut ajaran Hindu, ini merupakan ciri jelas bahwa kita tidak mampu mengenali akar penyebab sesungguhnya dari semua kejadian buruk ini.  \nSemua mahluk ingin bahagia dan tidak ada yang mau menderita. Tapi banyak mahluk tidak menemukan kebahagiaan hidup karena salah paham terhadap pola dinamika alur kehidupan.  \nKarena itu kita perlu meluaskan pikiran ke dalam masa-masa jutaan kali kita mengalami kelahiran-kematian dalam siklus samsara [kelahiran kembali yang berulang-ulang] . Dimana terdapat hukum alam semesta yang bernama hukum karma, hukum sebab-akibat kehidupan para mahluk yang saling berhubungan.  \nDimana semua kejadian buruk dalam kehidupan kita disebabkan oleh diri kita sendiri juga, karena akumulasi karma buruk kita sendiri.  \nSesungguhnya semua analisa penyebab kesengsaraan yang kita simpulkan di awal tersebut hanyalah faktor kulit luar atau faktor pemicu saja [yang memicubuah karma atau karma-phala kita menjadi matang] . Sedangkan akar dari semua pengalaman buruk ini disebabkan oleh karma kita sendiri yang tidak ada habishabisnya, dari jutaan kehidupan sebelumnya sampai dengan disaat ini dalam siklus samsara.  \nSegala kebahagiaan dan segala kesengsaraan yang terjadi dalam kehidupan manusia disebabkan oleh karma. Hukum","cbCainzPV4CiRiXW","https://ap.wps.com/l/cbCainzPV4CiRiXW","pdf",1456235,4,1,80,"Indonesian","id",113,"# Rahina Saraswati, 10 Agustus 2013\n## Doa kedamaian dan shanti\n# Bab 1: Darimana Datangnya Kesengsaraan\n## Kesengsaraan dalam perjalanan kehidupan\n## Salah paham terhadap penyebab kejadian buruk\n## Hukum karma dan sebab-akibat tindakan","[{\"question\":\"Bagaimana karma-phala berdampak pada bidang ekonomi, kesehatan, dan hubungan asmara?\",\"answer\":\"Dalam urusan ekonomi, akumulasi karma buruk disebut menyebabkan kesulitan rejeki, halangan, dan kegagalan. Dalam kesehatan, menyebabkan mudah sakit atau kondisi fisik memburuk. Dalam hubungan asmara, disebut memunculkan banyak konflik dan kesulitan mewujudkan jalinan.\"}]",1783087434,123,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":78,"head_meta":80,"extra_data":82,"updated_unix":28},"moksartham-jagadhita-ya-ca-iti-dharma-transform-life-toward-worldly-and-spiritual-happiness","",{"@graph":36,"@context":77},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/agama-spiritualitas/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/moksartham-jagadhita-ya-ca-iti-dharma-transform-life-toward-worldly-and-spiritual-happiness/39846/",{"url":52,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-15","2026-07-03",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Bagaimana karma-phala berdampak pada bidang ekonomi, kesehatan, dan hubungan asmara?","Question",{"text":75,"@type":76},"Dalam urusan ekonomi, akumulasi karma buruk disebut menyebabkan kesulitan rejeki, halangan, dan kegagalan. Dalam kesehatan, menyebabkan mudah sakit atau kondisi fisik memburuk. Dalam hubungan asmara, disebut memunculkan banyak konflik dan kesulitan mewujudkan jalinan.","Answer","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":79,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":81,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":84},[85,88,92,96,100,104,108,112,116,120],{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":86,"slug":87},60,"religion-spirituality",{"id":89,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":90,"show_sort_weight":86,"slug":91},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":93,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":94,"show_sort_weight":86,"slug":95},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":97,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":98,"show_sort_weight":86,"slug":99},51,"Komik","comic",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":102,"show_sort_weight":86,"slug":103},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":86,"slug":107},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":86,"slug":111},49,"Sastra","literature",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":86,"slug":115},52,"Teknologi","technology",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":86,"slug":119},50,"Ujian","exam",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":86,"slug":123},57,"Umum","general"]