[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-53033-id":3,"doc-seo-53033-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":95},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},53033,5909877438554,"Maeve","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/5600025385ad2bf12a7?_k=1778553567797529272",48,"Cerita & Novel","Luh Ayu Manik Mas Membuat Perpustakaan Keliling Ni Madé Ari Dwijayanthi BASAbali","Kisah Luh Ayu Manik yang terlambat dijemput memilih menunggu di pos satpam sambil bermain gawai, sembari mempertimbangkan keinginan membaca buku di tas sekolah. Saat ibunya mengizinkan pulang dengan ojek online, Luh Ayu Manik menghadapi situasi genting ketika tas turis dijambret. Dengan bantuan imajinasi transformasinya menjadi “Luh Ayu Manik Mas”, ia menghentikan penjambret, menyelamatkan barang korban, dan berujung pada penangkapan oleh polisi.","Luh Ayu Manik Mas, Membuat Perpustakaan Keliling Ni Madé Ari Dwijayanthi, BASAbali  \nGus Dark  \nIbu terlambat menjemput Luh Ayu Manik hari itu. Jadinya, ia duduk-duduk di lantai pos satpam sekolah, sambil memainkan gawainya. Sesekali ia tertawa, kemudian terlihat serius kembali. Tak lama berselang dia melonjak berdiri sebelum kembali duduk. Ibunya yang bermata pencahariansebagai pedagang canang dan banten itu terkadang sangat sibuk dan belum jugadatang menjemputnya. Luh Ayu Manik  \nsering minta untuk membawa sendiri motor ke sekolah agar ia tidak perlu menunggu. Namun, ibu tidak mengizinkannya. Luh Ayu Manik kemudian melihat ke dalamtas sekolahnya. Di dalamnya ada majalah remaja dan beberapa buku dari pameranseni yang dikunjunginya beberapa waktulalu. Ia sempat berpikir untuk mengeluarkandan melihat isi buku-buku tersebut sembari menunggu. Namun, diurungkannya niatnya tersebut. Luh Ayu Manik memutuskan untuk tetap bermain gawai saja. Toh juga masih banyak ilmu dan buku daring, pikirnya.  \nAkhirnya, Luh Ayu Manik menelepon ibunya,“Ibu di mana? Kenapa belum juga datang menjemput saya?”  \nIbunya menjawab, “Tunggu sebentar, Nak, Ibu masih sibuk berjualan.”  \nLuh Ayu Manik menanyakanjika ia boleh pulang dengan menumpang ojek online (ojol) . Ibu mengizinkannya. Ibunya mengingatkan,“Jika ojol itu lelaki, janganlah kamu memeluk pinggangnya, dan pastikan untuk meletakkan  \ntas gendongmu di antara punggung ojol dan dadamu.”  \nLuh Ayu Manik menyeringai lalu berkata,“Siap Komandaaan!” sebelum menutup telepon.  \nTidak berselang lama, ojol yang dipesannya datang. Luh  \nAyu Manik pun naik ke motor ojol tersebut. Sambil melaju perlahan, pengemudi ojol menanyakan alamat tepat tujuannya dan Luh Ayu Manik memberikannya. Beberapa menit kemudian pengemudi ojol menghentikan motornya. Karena memakai helm, Luh Ayu Manik tidak mendengar suara-suara keras berteriak di jalanan yang ramai. Ada turis  \nyang dijambret tasnya dan bule itu berteriak minta tolong.  \n“Help…, help…, please!” bule itu berteriakteriak kebingungan sembari menoleh kesana kemari minta tolong. Dari boncengan motor, Luh Ayu Manik melihat si penjambret melarikan diri. Ia tahu bagaimana agar ia bisamenolong, dengan menjadi Luh Ayu Manik Mas! Luh Ayu Manik meminta pengemudiojol yang ditumpanginya untuk berhenti. Segera sesudahnya ia berubah wujud dalam mahkota dan busana emas istimewanya.  \nTanpa kesulitan ia menangkap si penjambret dan merobohkannya ke tanah. Lalu lintaspun macet dan banyak orang berhenti untukmenontonnya melawan penjambret di tengah jalan.  \nBerkat kesaktiannya, Luh Ayu Manik Mas berhasil mengalahkan penjambret itu. Si penjambret berguling-guling di jalan dan memohon ampun. Banyak orang di jalan menggerutu.“Karena perilaku seperti inilah maka nama baik Bali jadi ternoda!” kata mereka. Si penjambret gemetar ketakutan, lalu ia mengembalikan tas milik turis tersebut. Ia lalu ditangkap polisi.","cbCaieXEGVbxsOzh","https://ap.wps.com/l/cbCaieXEGVbxsOzh","pdf",4545070,4,1,39,"Indonesian","id",113,"# Perjalanan Menunggu di Sekolah\n## Keinginan Membaca dan Menunggu\n# Pulang dengan Ojek Online\n## Pesan dari Ibu\n## Kejadian Penjambretan\n# Transformasi dan Penyelamatan\n## Menghentikan Penjambret\n## Penangkapan Polisi","[{\"question\":\"Mengapa Luh Ayu Manik harus menunggu lebih lama di sekolah?\",\"answer\":\"Ibunya terlambat menjemput karena masih sibuk berjualan, jadi Luh Ayu Manik menunggu di pos satpam sambil bermain gawai.\"},{\"question\":\"Bagaimana ibu memberi arahan terkait perjalanan dengan ojek online?\",\"answer\":\"Ibu mengingatkan agar tidak memeluk pinggang pengemudi jika pengemudinya lelaki dan menempatkan tas gendong di antara punggung pengemudi dan dadamu.\"},{\"question\":\"Apa akibat dari penanganan Luh Ayu Manik terhadap penjambret?\",\"answer\":\"Penjambret kalah dan tas turis dikembalikan, kemudian ia ditangkap polisi.\"},{\"question\":\"Mengapa Luh Ayu Manik tidak jadi membaca buku saat menunggu?\",\"answer\":\"Ia sempat ingin mengeluarkan dan melihat isi buku-buku, tetapi urung lalu memilih tetap bermain gawai karena masih banyak ilmu dan buku daring dalam pikirannya.\"}]",1783653083,60,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":90,"head_meta":92,"extra_data":94,"updated_unix":28},"luh-ayu-manik-mas-builds-a-mobile-library-ni-made-ari-dwijayanthi-basabali","",{"@graph":36,"@context":89},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/luh-ayu-manik-mas-builds-a-mobile-library-ni-made-ari-dwijayanthi-basabali/53033/",{"url":52,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-24","2026-07-10",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81,85],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Mengapa Luh Ayu Manik harus menunggu lebih lama di sekolah?","Question",{"text":75,"@type":76},"Ibunya terlambat menjemput karena masih sibuk berjualan, jadi Luh Ayu Manik menunggu di pos satpam sambil bermain gawai.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Bagaimana ibu memberi arahan terkait perjalanan dengan ojek online?",{"text":80,"@type":76},"Ibu mengingatkan agar tidak memeluk pinggang pengemudi jika pengemudinya lelaki dan menempatkan tas gendong di antara punggung pengemudi dan dadamu.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Apa akibat dari penanganan Luh Ayu Manik terhadap penjambret?",{"text":84,"@type":76},"Penjambret kalah dan tas turis dikembalikan, kemudian ia ditangkap polisi.",{"name":86,"@type":73,"acceptedAnswer":87},"Mengapa Luh Ayu Manik tidak jadi membaca buku saat menunggu?",{"text":88,"@type":76},"Ia sempat ingin mengeluarkan dan melihat isi buku-buku, tetapi urung lalu memilih tetap bermain gawai karena masih banyak ilmu dan buku daring dalam pikirannya.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":91,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":93,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":96},[97,101,103,107,111,115,119,123,127,131],{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":99,"show_sort_weight":29,"slug":100},55,"Agama & Spiritualitas","religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":29,"slug":102},"story-novel",{"id":104,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":105,"show_sort_weight":29,"slug":106},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":109,"show_sort_weight":29,"slug":110},51,"Komik","comic",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":113,"show_sort_weight":29,"slug":114},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":117,"show_sort_weight":29,"slug":118},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":120,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":121,"show_sort_weight":29,"slug":122},49,"Sastra","literature",{"id":124,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":125,"show_sort_weight":29,"slug":126},52,"Teknologi","technology",{"id":128,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":129,"show_sort_weight":29,"slug":130},50,"Ujian","exam",{"id":132,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":133,"show_sort_weight":29,"slug":134},57,"Umum","general"]