[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-57127-id":3,"doc-seo-57127-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":92},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},57127,1374391974564,"Clementine","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/14000253aa45c000a9e?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1779874745381141002",48,"Cerita & Novel","Cahaya Kecil","Cerita \"Cahaya Kecil\" mengisahkan tentang seorang gadis bernama Thida yang mengunjungi kakeknya di pedesaan. Awalnya, Thida merasa bosan dengan kehidupan pedesaan yang dianggapnya minim hiburan, terutama ketiadaan televisi. Kehidupannya berubah ketika ia melihat anak-anak setempat bermain layang-layang dengan mahir. Terpesona oleh keahlian mereka, Thida akhirnya memberanikan diri untuk mencoba menerbangkan salah satu layang-layang milik seorang anak laki-laki bernama Dara. Meskipun awalnya kesulitan, angin kencang akhirnya membantu layang-layang itu terbang. Namun, kebahagiaan itu berumur pendek karena tali layang-layang putus, menyebabkan layang-layang itu terbawa angin. Dara, pemilik layang-layang, menghampiri Thida untuk meminta kembali layang-layangnya. Dalam momen ini, Dara mengajak Thida untuk mencari layang-layang yang hilang bersama-sama, membuka potensi persahabatan baru di tengah petualangan tak terduga di pedesaan. Cerita ini menggambarkan bagaimana pengalaman di luar zona nyaman dapat mengajarkan pelajaran berharga tentang kepercayaan diri, keberanian, dan pentingnya interaksi sosial, serta mengubah persepsi awal tentang kesederhanaan kehidupan pedesaan menjadi sumber kegembiraan dan petualangan.","Cahaya Kecil Mel Sopheawatey  \nេជឿន ្របុស  \nThida dan ayahnya pergi mengunjungi kakek Thida di pedesaan.  \nThida menganggap pedesaan itu membosankan, tidak ada cahaya saat malam. Thida berharap bisa berjemur di bawah sinarmatahari!  \nKetika mereka tiba, Thida bertanya kepadakakeknya apakah dia bisa menonton TV.“Di sini tidak ada TV,” jawab kakek,” Tapi, kamu bisa ikut bermain dengan anak-anak itu!”  \nAnak-anak itu mampu menerbangkan layang-layang mereka begitu tinggi sehinggamembuat Thida terpesona. Seorang anak lakilaki menghampiri Thida dan mengajaknyaikut bermain bersama mereka. Thida merasamalu dan hanya menggelengkan kepalanya.  \nNamun, ketika si anak laki-laki merapikan dan menyimpan layang-layangnya, Thida mengambilnya untuk ia mainkan sendiri.  \nThida mencoba menerbangkan layang-layang itu. Ia melempar layang-layangnya setinggi mungkin, dan menarik talinya sambil berjalan mundur. Sayangnya, ia tidak bisa membuat layang-layang itu terbang!  \nPada akhirnya, angin kencang mulai berembus, dan layang-layang itu terbang! Namun, beberapa saat kemudian, tali layanglayangnya terputus dan layang-layang terbang menjauh.  \nSi anak laki-laki melihat layang-layang miliknya melayang menjauh. Lalu, ia berlari menghampiri Thida.  \n“Apa yang kamu lakukan dengan layanglayangku? Aku ingin layang-layangku kembali!  \n”  \n“Aku minta maaf,” jawab Thida.“Aku tidak bermaksud menghilangkannya.”  \n“Namaku Dara . Maukah kamu ikut denganku untuk mencarinya?” tanya si anak laki-laki.  \n9","cbCailRmIlKl2PIP","https://ap.wps.com/l/cbCailRmIlKl2PIP","pdf",1376371,5,1,22,"Indonesian","id",113,"# Perjalanan ke Pedesaan\n## Ketidakpuasan Thida\n## Pertemuan dengan Anak-anak\n## Bermain Layang-layang\n## Layang-layang yang Hilang\n# Tawaran Pertemanan","[{\"question\":\"Mengapa Thida awalnya merasa pedesaan itu membosankan?\",\"answer\":\"Thida menganggap pedesaan itu membosankan karena tidak ada cahaya di malam hari dan dia tidak bisa menonton TV, yang merupakan hiburan favoritnya.\"},{\"question\":\"Bagaimana Thida akhirnya bisa menerbangkan layang-layang?\",\"answer\":\"Awalnya Thida kesulitan, namun angin kencang mulai berembus dan membuat layang-layang itu terbang.\"},{\"question\":\"Siapakah Dara dan apa yang ditawarkannya kepada Thida di akhir cerita?\",\"answer\":\"Dara adalah anak laki-laki pemilik layang-layang yang hilang. Dia kemudian mengajak Thida untuk ikut mencarinya.\"}]",1783915577,34,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":87,"head_meta":89,"extra_data":91,"updated_unix":28},"little-light","",{"@graph":36,"@context":86},[37,54,69],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":53},"https://docshare.wps.com/id/document/little-light/57127/",4,{"url":52,"name":13,"@type":55,"author":56,"headline":13,"publisher":58,"fileFormat":61,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":62,"datePublished":63,"encodingFormat":61,"isAccessibleForFree":64,"interactionStatistic":65},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":57},"Person",{"url":41,"name":59,"@type":60},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-23","2026-07-13",true,{"@type":66,"interactionType":67,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":68},"ViewAction",{"@type":70,"mainEntity":71},"FAQPage",[72,78,82],{"name":73,"@type":74,"acceptedAnswer":75},"Mengapa Thida awalnya merasa pedesaan itu membosankan?","Question",{"text":76,"@type":77},"Thida menganggap pedesaan itu membosankan karena tidak ada cahaya di malam hari dan dia tidak bisa menonton TV, yang merupakan hiburan favoritnya.","Answer",{"name":79,"@type":74,"acceptedAnswer":80},"Bagaimana Thida akhirnya bisa menerbangkan layang-layang?",{"text":81,"@type":77},"Awalnya Thida kesulitan, namun angin kencang mulai berembus dan membuat layang-layang itu terbang.",{"name":83,"@type":74,"acceptedAnswer":84},"Siapakah Dara dan apa yang ditawarkannya kepada Thida di akhir cerita?",{"text":85,"@type":77},"Dara adalah anak laki-laki pemilik layang-layang yang hilang. Dia kemudian mengajak Thida untuk ikut mencarinya.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":88,"og:title":13,"og:site_name":59,"og:description":14},"article",{"robots":90,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":93},[94,99,101,105,109,113,117,121,125,129],{"id":95,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":96,"show_sort_weight":97,"slug":98},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":97,"slug":100},"story-novel",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":103,"show_sort_weight":97,"slug":104},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":107,"show_sort_weight":97,"slug":108},51,"Komik","comic",{"id":110,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":111,"show_sort_weight":97,"slug":112},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":114,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":115,"show_sort_weight":97,"slug":116},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":118,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":119,"show_sort_weight":97,"slug":120},49,"Sastra","literature",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":123,"show_sort_weight":97,"slug":124},52,"Teknologi","technology",{"id":126,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":127,"show_sort_weight":97,"slug":128},50,"Ujian","exam",{"id":130,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":131,"show_sort_weight":97,"slug":132},57,"Umum","general"]