[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-50169-id":3,"doc-seo-50169-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},50169,962075006959,"Anda","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/e0002397efbe92a78e?_k=1776741047341049297",48,"Cerita & Novel","Tupai Cokelat Kecil","Tupai Cokelat Kecil, anak yang rajin, membantu berbagai tetangga: mendorong gerobak wortel bersama Paman Kelinci Putih, merapikan sarang Ayam Kuning, serta menolong Pak Kambing Berjanggut yang sakit dengan bubur dan membantu minum obat. Ia mendapat pujian, namun ibunya mengingatkan agar tidak menyombongkan perbuatan. Cerita menekankan nilai kebaikan, ketulusan, dan sikap rendah hati agar semakin terpuji.","Tupai Cokelat Kecil HẢI VÂN  \nNGUYỄN THANH HÀ  \nTupai Cokelat Kecil adalah anak yang rajin dan suka membantu. Suatu hari, sepulang sekolah, Tupai Cokelat membantu Paman Kelinci Putih mendorong pulang gerobak wortelnya. Dalam perjalanan, Tupai Cokelatterus membanggakan dirinya kepada siapa pun yang ditemuinya.  \n”Hei, lihat, aku membantu Paman Kelincimendorong gerobak wortel ini. Aku baik sekali, kan?”  \nTupai Cokelat membantu Bibi Induk  \nAyam Kuning merapikan sarangnya. Dia membereskan semuanya secepat kilat, bersih, dan rapi. Tupai Cokelat pun berkeliling memberi tahu tetangga-tetangga sekitarnya dengan bangga.  \n“Barusan aku membantu Induk Ayammerapikan sarangnya! Aku anak yang baik, kan?”  \nPak Kambing Berjanggut jatuh sakit. Tupai Cokelat membuatkan bubur untuknya, dan membantunya minum obat.  \nPak Kambing Berjanggut sangat terharu, dia memeluk Tupai Cokelat dan berkata,“Terima kasih, Nak! Kamu sangat baik hati.”  \nSetelah berpamitan  \nkepada Pak Kambing, Tupai Cokelat pulang dengan riang. Dalam perjalanan pulang, dia terus membanggakan dirinya kepada semua orang yang ditemuinya.  \n“Barusan aku dipuji oleh Pak Kambing Berjanggut karena sudah merawatnya saatsakit.”  \nSesampainya di rumah, Tupai Cokelat memanggil ibunya dari jauh.  \n“Bu, barusan aku membantu Pak Kambing Berjanggut.”  \nIbu pun tersenyum dan berkata, “Membantu orang itu baik sekali, Sayang. Tetapi, kamutidak boleh menyombongkan perbuatanmu. Semakin kamu tidak membicarakannya, semakin terpuji perbuatannya.”  \nTupai Cokelat termenung beberapa saat, lalu dia berkata kepada ibunya, “Aku mengerti, Bu.”  \n6  \nBadan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, atau yang lebih dikenal dengan Badan Bahasa, adalah unit di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan  \nTeknologi yang ditugaskan untuk menangani masalah kebahasaan dan kesastraan di Indonesia. Badan Bahasa memiliki misi untuk meningkatkan mutu kebahasaan dan pemakaiannya, meningkatkan keterlibatan  \nperan bahasa dan sastra dalam membangunekosistem pendidikan dan kebudayaan, dan meningkatkan keterlibatan para pemangku kepentingan dalam pengembangan, pembinaan, dan pelindungan bahasa dansastra, serta meningkatkan peran aktif diplomasi dalam internasionalisasi bahasa Indonesia. Badan Bahasa memiliki Unit Pelaksana Teknis di tiga puluh provinsidi Indonesia yang memiliki tugas dan fungsi melaksanakan pengembangan, pembinaan, dan pelindungan bahasa dansastra Indonesia.  \nBrought to you by  \nLet’s Read is a program of The Asia Foundation that supports early reading skills and habits to develop our next generation of critical thinkers and creative innovators in Asia and the Pacific.  \nTo read more books like this and get further information,  \nvisit: [letsreadasia.org](letsreadasia.org)  \nOriginal Story  \nTupai Cokelat Kecil (Little Brown Squirrel) . Author: HẢI VÂN.  \nIllustrator: NGUYỄN THANH HÀ .  \nPublished by Kim Dong Publishing House, © Kim Dong Publishing House. Released under CC-BY-NC-4 .0.  \nThis work is a modified version of the original story. @ The Asia Foundation, 2021. Some rights reserved. Released under  \nCC-BY-NC-4 .0.  \nFor full terms of use and attribution,  \n[http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/](http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/)  \nContributing translators: Muhammad Irsyad Rafsadie and Sonya Sondakh","cbCaifHMg15yMx65","https://ap.wps.com/l/cbCaifHMg15yMx65","pdf",893421,3,1,10,"Indonesian","id",113,"# Tupai Cokelat Kecil Membantu Paman Kelinci Putih\n## Pertolongan di Jalan Pulang","[{\"question\":\"Siapa tokoh utama dalam cerita ini?\",\"answer\":\"Tokoh utamanya adalah Tupai Cokelat Kecil, seekor anak tupai yang rajin dan suka membantu.\"},{\"question\":\"Bagaimana Tupai Cokelat Kecil menolong Pak Kambing Berjanggut yang sakit?\",\"answer\":\"Tupai Cokelat Kecil membuatkan bubur dan membantunya minum obat.\"},{\"question\":\"Apa pesan yang diberikan ibu kepada Tupai Cokelat Kecil setelah ia dipuji?\",\"answer\":\"Ibu meminta agar Tupai Cokelat Kecil tidak menyombongkan perbuatannya; semakin tidak membicarakannya, semakin terpuji perbuatannya.\"}]",1783579789,15,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"little-brown-squirrel","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,50],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",{"item":51,"name":13,"@type":43,"position":52},"https://docshare.wps.com/id/document/little-brown-squirrel/50169/",4,{"url":51,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-19","2026-07-09",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Siapa tokoh utama dalam cerita ini?","Question",{"text":75,"@type":76},"Tokoh utamanya adalah Tupai Cokelat Kecil, seekor anak tupai yang rajin dan suka membantu.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Bagaimana Tupai Cokelat Kecil menolong Pak Kambing Berjanggut yang sakit?",{"text":80,"@type":76},"Tupai Cokelat Kecil membuatkan bubur dan membantunya minum obat.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Apa pesan yang diberikan ibu kepada Tupai Cokelat Kecil setelah ia dipuji?",{"text":84,"@type":76},"Ibu meminta agar Tupai Cokelat Kecil tidak menyombongkan perbuatannya; semakin tidak membicarakannya, semakin terpuji perbuatannya.","https://schema.org",{"og:url":51,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":51},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":99},"story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":102,"show_sort_weight":96,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":96,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":96,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":96,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]