[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-227378-113":53,"doc-detail-227378-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","litera-vol-21-no-1-march-2022-tempos-representation-of-taking-sides-on-the-oppressed-critical-discourse-analysis","LITERA - Vol. 21 No. 1, Maret 2022 - Representasi keberpihakan Tempo pada golongan tertindas: Analisis wacana kritis","","Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan representasi media Tempo terhadap kasus TWK melalui bukti teks pada tataran linguistik, peran pihak-pihak yang terlibat dalam penyelesaian kasus TWK bagi pegawai KPK melalui interpretasi tema dan judul wacana berita, serta representasi keberpihakan Tempo dalam wacana berita TWK melalui interpretasi dan eksplanasi makna berdasarkan unsur modalitas, metafora, dan keterlibatan aktor. Penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan Analisis Wacana Kritis menggunakan teknik simak. Hasil menunjukkan struktur teks berita (judul, orientasi, untaian peristiwa, penutup) dan dominasi modalitas intensional.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/litera-vol-21-no-1-march-2022-tempos-representation-of-taking-sides-on-the-oppressed-critical-discourse-analysis/227378/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/litera-vol-21-no-1-march-2022-tempos-representation-of-taking-sides-on-the-oppressed-critical-discourse-analysis/227378.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"McQueen","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-04","2026-09-10",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",5,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Apa tujuan penelitian ini terkait pemberitaan Tempo dan kasus TWK?","Question",{"text":110,"@type":111},"Penelitian bertujuan mendeskripsikan representasi Tempo terhadap kasus TWK melalui bukti linguistik, peran pihak-pihak yang terlibat melalui tema dan judul, serta bentuk keberpihakan Tempo melalui modalitas, metafora, dan keterlibatan aktor.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Pendekatan penelitian apa yang digunakan untuk menganalisis wacana berita TWK?",{"text":115,"@type":111},"Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK), dengan analisis kualitatif serta validitas semantis dan reliabilitas interrater/intrarater.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Apa temuan utama mengenai struktur dan pilihan bahasa dalam teks berita Tempo?",{"text":119,"@type":111},"Struktur teks berita mencakup empat elemen: judul, orientasi, untaian peristiwa, dan penutup. Penyusunan tema dan informasi pada judul didominasi pihak-pihak yang menilai TWK tidak tepat, sementara modalitas intensional dan penggunaan metafora juga cukup dominan.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},227378,1789007639,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":127,"read_time":142},5909890329169,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_9964176cb1d06d4a9deccf72a44ae3dc","LITERA  \nVol. 21 No. 1, Maret 2022, pp. 54-65  \n[https://journal.uny.ac.id/index.php/litera/article/view/44981](https://journal.uny.ac.id/index.php/litera/article/view/44981)[ ](https://journal.uny.ac.id/index.php/litera/article/view/44981)DOI: [https://doi.org/10.21831/ltr.v21i1.44981](https://doi.org/10.21831/ltr.v21i1.44981)  \n\n| Representasi keberpihakan Tempo pada golongan tertindas: Analisis wacana kritis\u003Cbr>Donald Jupply*, Yayuk Eny Rahayu, Sumarlam\u003Cbr>Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia\u003Cbr>*Corresponding Author; Email: [donaldjupply@uny.ac.id](donaldjupply@uny.ac.id) |  |  |\n| --- | --- | --- |\n| ABSTRAK |  |  |\n| Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) deskripsi representasi media tempo terhadap kasus TWKmelalui deksripsi teks dalam tataran linguistik (2) deskripsi peran pihak-pihak yang terlibat dalam penyelesaiankasus TWK bagi pegawai KPK melalui interpretasi tema dan judul wacana berita TWK dan (3) deskripsi representasi keberpihakan media tempo dalam wacana berita TWK melalui interpretasi dan eksplanasi makna wacana berdasarkan unsur modalitas, metafora, dan keterlibatan actor dalam wacana berita TWK. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatifdengan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) . Objek penelitian ini adalah wacana berita dengan topik TWK di media Tempo. Data dikumpulkan dengan teknik simak dan cacat. Data dianalisis sesuai rumusan permasalahan. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif, menggunakan validitas semantis, serta reliabilitas interrater dan intrarater. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) Struktur dalam teks berita ini terdiri dari empat elemen yaitu judul berita, orientasi, untaian peristiwa dan penutup. (2) penyusunan tema dan informasi dalam judul berita utama didominasi 57 anggota KPK yang tidak lolos TWK, LSM, Pakar Hukum tata negara, Komnas HAM, dan Ombudsman yang melihat TWK tidak tepat. Penggunaan modalitas dalam teks berita ini didominasi modalitas intensional sebanyak 69 tuturan (61 %) . Dalam tataran diksi, penggunaan metafora juga cukup dominan, khususnya dalam diksi kalimat judul (3) Berdasarkan hasil interpretasi dan eksplanasi, Tempo menyuguhkan beberapa argumen dengan kutipan langsung dari pihakpihak yang tidak mendukung langkah ketua KPK untuk segera memberhentikan pegawai KPK yang tidak lolosasesmen TWK.\u003Cbr>Kata kunci: representasi media Tempo, wacana berita, Tes Wawasan Kebangsaan, Analisis Wacana Kritis\u003Cbr>Representation of Tempo's taking sides on the oppressed: A critical discourse analysis\u003Cbr>Abstract\u003Cbr>This research presents a critical discourse analysis on how twelve Tempo headlines represent their taking sides with the 57 KPK employees who failed the civics test. Using the qualitative method, this study aims: 1) to describe the textual evidence of how Tempo framed the KPK civics test through its twelve headlines, 2) to describe how Tempo employs the theme structure of its twelve headlines titles that invokingly indicate its position concerning the KPK civic test, and 3) to describe how Tempo takes sides with the 57 KPK employees through modalities, metaphors, and direct quoted utterances in the news discourses. This study finds firstly that the twelve Tempo headlines were instantiated with the schematic structure of orientation, events sequence, and closing. Secondly, the theme-rheme analysis on the twelve headlines titles show that the 57 KPK employees, Indonesian Human Rights Commission, Ombudsman, Indonesian Corruption Watch (ICW), and Constitutional Law experts are foregrounded as the topical unmarked themes. Thirdly, the use of intentional modalities and metaphors and the direct quoting of arguments against the dismissal of the 57 employees voiced by Indonesian Human Rights Commission, Ombudsman, Indonesian Corruption Watch (ICW), and Constitutional Law experts show how Tempo headlines framed the KPK civic test.\u003Cbr>Keywords: Civics Tests, critical discourse analysis, media representation |  |  |\n| Article histor","cbCaifm0ls3yyJf8","https://ap.wps.com/l/cbCaifm0ls3yyJf8","pdf",859767,12,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Latar belakang TWK dan dasar hukum\n## Dampak kebijakan TWK serta kritik publik","[{\"question\":\"Apa tujuan penelitian ini terkait pemberitaan Tempo dan kasus TWK?\",\"answer\":\"Penelitian bertujuan mendeskripsikan representasi Tempo terhadap kasus TWK melalui bukti linguistik, peran pihak-pihak yang terlibat melalui tema dan judul, serta bentuk keberpihakan Tempo melalui modalitas, metafora, dan keterlibatan aktor.\"},{\"question\":\"Pendekatan penelitian apa yang digunakan untuk menganalisis wacana berita TWK?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK), dengan analisis kualitatif serta validitas semantis dan reliabilitas interrater/intrarater.\"},{\"question\":\"Apa temuan utama mengenai struktur dan pilihan bahasa dalam teks berita Tempo?\",\"answer\":\"Struktur teks berita mencakup empat elemen: judul, orientasi, untaian peristiwa, dan penutup. Penyusunan tema dan informasi pada judul didominasi pihak-pihak yang menilai TWK tidak tepat, sementara modalitas intensional dan penggunaan metafora juga cukup dominan.\"}]","LITERA - Vol. 21 No. 1, Maret 2022 - Representasi keberpihakan Tempo pada golongan tertindas: Analisis wacana kritis | PDF",18]