[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-154683-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":81,"doc-detail-154683-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":74,"head_meta":76,"extra_data":78,"updated_unix":80},113,"id","linguistic-dynamics-of-emoji-and-emoticon-use-in-computer-mediated-discourse-case-study-of-social-media-users-in-indonesia","Dinamika Linguistik Penggunaan Emotikon dan Emoji dalam Wacana Termediasi Komputer - Studi Kasus Pengguna Sosial Media di Indonesia","","Popularitas emotikon dan emoji mendorong kajian atas fenomena mutakhir penggunaan keduanya dalam media sosial di Indonesia. Penelitian ini menjembatani kesenjangan teoretis melalui tinjauan komprehensif namun spesifik tentang penggunaan emotikon dan emoji oleh pengguna media sosial. Penelitian menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Hasil menunjukkan struktur grafis dan morfologis sebagai unit mirip piktogram yang terbentuk dari alfagram dan topogram, serta dua fungsi linguistis-komunikasi berbeda: non-verbal dan verbal.",{"@graph":14,"@context":73},[15,34,56],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/linguistic-dynamics-of-emoji-and-emoticon-use-in-computer-mediated-discourse-case-study-of-social-media-users-in-indonesia/154683/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/linguistic-dynamics-of-emoji-and-emoticon-use-in-computer-mediated-discourse-case-study-of-social-media-users-in-indonesia/154683.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Lucas Vance","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-21","2026-08-28",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":55},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",7,{"@type":57,"mainEntity":58},"FAQPage",[59,65,69],{"name":60,"@type":61,"acceptedAnswer":62},"Apa tujuan penelitian tentang emotikon dan emoji dalam penelitian ini?","Question",{"text":63,"@type":64},"Penelitian bertujuan menjembatani disparitas teoretis dan memberikan tinjauan yang komprehensif namun spesifik terkait penggunaan emotikon dan emoji oleh pengguna media sosial di Indonesia.","Answer",{"name":66,"@type":61,"acceptedAnswer":67},"Metode apa yang digunakan dalam penelitian ini?",{"text":68,"@type":64},"Penelitian menggunakan metode deskriptif-kualitatif.",{"name":70,"@type":61,"acceptedAnswer":71},"Fungsi apa yang dijelaskan untuk emotikon dan emoji non-verbal?",{"text":72,"@type":64},"Emotikon dan emoji non-verbal mengekspresikan elemen paralinguistik atau non-verbal, dengan empat fungsi utama: penambahan elemen para-verbal ke pesan, redundansi, antifrasa, dan penanda sintaksis.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":75,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":77,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":79,"site_id":7},154683,1787896951,{"code":4,"msg":82,"data":83},"success",[84,89,93,97,101,105,108,112,116,120,124],{"id":85,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":86,"show_sort_weight":87,"slug":88},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":90,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":91,"show_sort_weight":87,"slug":92},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":95,"show_sort_weight":87,"slug":96},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":99,"show_sort_weight":87,"slug":100},51,"Komik","comic",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":103,"show_sort_weight":87,"slug":104},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":87,"slug":107},54,"research-report",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":110,"show_sort_weight":87,"slug":111},49,"Sastra","literature",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":114,"show_sort_weight":87,"slug":115},52,"Teknologi","technology",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":118,"show_sort_weight":87,"slug":119},50,"Ujian","exam",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":122,"show_sort_weight":87,"slug":123},57,"Umum","general",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":126,"show_sort_weight":4,"slug":127},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":82,"data":129},{"doc_id":79,"user_id":130,"nickname":42,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":106,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":55,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":137,"language":138,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":12,"update_tm":80,"read_time":142},549768064622,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_6f874abed73319feea01a86fa6f0fab8","DINAMIKA LINGUISTIK PENGGUNAAN EMOTIKON DAN EMOJIDALAM WACANA TERMEDIASI KOMPUTER: STUDI KASUS PENGGUNA SOSIAL MEDIA DI INDONESIA  \nWagiati1, Nani Darmayanti2, MuhamadAdji3  \n1,2,3Universitas Padjadjaran  \n[1](1 wagiati@unpad.ac.id)[ wagiati@unpad.ac.id](1 wagiati@unpad.ac.id); [2](2 n.darmayanti@unpad.ac.id)[ n.darmayanti@unpad.ac.id](2 n.darmayanti@unpad.ac.id)  \n[3](3 m.adji@unpad.ac.id)[ m.adji@unpad.ac.id](3 m.adji@unpad.ac.id)  \nAbstrak  \nPopularitas emotikon dan emojitelah mendorong minat pengkajian dalam fenomena mutakhir ini, yakni penggunaan emotikon dan emoji dalam sosial media (di Indonesia) . Studi ihwal emotikon dan emojitelah banyak dilakukan dan umumnya mengadopsi beragam perspektif dan paradigma. Studi linguistik berkonsentrasi pada analisis peran emotikon dan emoji dalam dikotomi ujaran verbal-tulis. Penelitian ini bertujuan untuk menjembatani disparitas teoretis dan memberikan tinjauan yang komprehensif tetapi spesifik, yakni ihwal penggunaan emotikon dan emoji oleh pengguna sosial media di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (a) secara analisis grafis dan morfologis, struktur emotikon dan emoji dipandang sebagai unit sepertipiktogram yang dibentuk dengan alfagram dan topogram yang memiliki fungsi khas dan signifikatif sertahubungan yang dikondisikan secara visual; (b) emotikon dan emoji setidaknya memiliki dua fungsi linguistis dan komunikasi yang berbeda, yakni fungsi non-verbal dan fungsi verbal; dan (c) emotikon danemoji non-verbal mengekspresikan elemen paralinguistik atau non-verbal. Kesemuanya tidak diucapkan, tetapi diekspresikan melalui perangkat non-verbal, seperti pantomim, gerakan, dan intonasi. Terdapat empat fungsi utama dari emotikon dan emoji nonverbal dalam kalimat, yakni penambahelemen para-verbal ke dalam pesan, redundansi, antifrasa, dan penanda sintaksis.  \nKata Kunci: emoji, emotikon, Indonesia, sosial media, wacana termediasi komputer.  \nAbstract  \nThe popularity of emoticons and emoji has stimulated interest in studying this recent phenomenon, namely the use of emoticons and emoji in social media (in Indonesia) . Many studies on emoticons and emoji have been carried out and generally adopt various perspectives and paradigms. Linguistic studies concentrate on analyzing the role of emoticons and emoji in the verbal-written dichotomy. This research aims to bridge  \nthe theoretical disparity and provide a comprehensive but specific review, namely the use of emoticons andemoji by social media users in Indonesia. This study used descriptive qualitative method. The results of the  \nresearch show that: (a) graphically and morphologically, the structure of emoticons and emojis is viewed as a unit such as a pictogram formed by an alphagram and a topogram that has a distinctive and significant function as well as a visually conditioned relationship; (b) emoticons and emoji have at least two different linguistic and communication functions, namely non-verbal and verbal functions; and (c) non-verbal emoticons and emoji express paralinguistic or non-verbal elements. All of them are not spoken, but are expressed through non-verbal devices, such as pantomime, movement, and intonation. There are four main  \nfunctions of nonverbal emoticons and emoji in sentences, namely adding para-verbal elements to the message, redundancy, antiphrases, and syntactic markers.  \nKeywords: emoji, emoticons, Indonesia, social media, computer mediated discourse  \n563  \nDinamika Linguistik | Wagiati; Darmayanti; Adji-UNPAD  \ne-ISSN: 2549-5119 Vol. 7, No. 2, Agustus 2023  \nA. PENDAHULUAN  \nPenggunaan emotikon dan emoji tampaknya telah menjadi bagiantakterpisahkan dalam berbagai bentuk komunikasi yang termediasi komputer (Computer-Mediated  \nCommunication – selanjutnyadisebut CMC) . Setidaknya, terdapatenam miliar emotikon atau emoji yang diproduksi dan dikirim setiap hari melalui berbagai platform aplikasi pesan seluler di seluruh dunia hingga tahun 2015 (","cbCaikHJmZ8Hjx90","https://ap.wps.com/l/cbCaikHJmZ8Hjx90","pdf",2313501,19,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Latar belakang penggunaan emotikon dan emoji dalam CMC\n## Konsep emotikon dan emoji\n## Popularitas penggunaan dalam praktik CMC","[{\"question\":\"Apa tujuan penelitian tentang emotikon dan emoji dalam penelitian ini?\",\"answer\":\"Penelitian bertujuan menjembatani disparitas teoretis dan memberikan tinjauan yang komprehensif namun spesifik terkait penggunaan emotikon dan emoji oleh pengguna media sosial di Indonesia.\"},{\"question\":\"Metode apa yang digunakan dalam penelitian ini?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan metode deskriptif-kualitatif.\"},{\"question\":\"Fungsi apa yang dijelaskan untuk emotikon dan emoji non-verbal?\",\"answer\":\"Emotikon dan emoji non-verbal mengekspresikan elemen paralinguistik atau non-verbal, dengan empat fungsi utama: penambahan elemen para-verbal ke pesan, redundansi, antifrasa, dan penanda sintaksis.\"}]","Dinamika Linguistik Penggunaan Emotikon dan Emoji dalam Wacana Termediasi Komputer - Studi Kasus Pengguna Sosial Media di Indonesia | PDF",29]