[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-47445-id":3,"doc-seo-47445-113":29,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":20,"language":22,"language_code":23,"site_id":24,"html_lang":23,"table_of_contents":25,"faqs":26,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":27,"read_time":28},47445,1099514068035,"Ezra","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c",55,"Agama & Spiritualitas","LGBT Haram dan Dosa Besar! Khutbah Jumat","Khutbah Jumat membahas isu LGBT (lesbian, gay, biseksual, transgender) yang kembali menghangat, menempatkannya dalam kerangka akidah dan syariat. Naskah ini menegaskan kewajiban meningkatkan takwa, taat pada perintah Allah, serta menjauhi larangan-Nya. Isi utama menolak pembenaran LGBT dengan alasan HAM dan kebebasan, menguraikan dalil Al-Qur’an dan hadis tentang kaum Nabi Luth sebagai perbuatan haram serta dosa besar, serta menyoroti risiko kesehatan terkait HIV dan infeksi lain.","LGBT HARAM DAN DOSA BESAR!  \nKHUTBAH PERTAMA  \nأإَِ ننْ َّفُسِ نَ االْحَمْدَوَسَيلِلِّه ِ ،ِ ئَ اتِنَحْمَدُهُأَ عْمَالِ نَ ا،وَ نَسْ مَتَنعِْ يْ نُ هُيَ هْدِ هِوَ نَاللهسْتَُ غفَْفلََِ رُهُ ،مُضِ لَّوَ نَ عُوْذُلَ هُ ،بِ اللهِوَمَنْمِ نْيُضْ لِ لْشُرُوْرِفَلََهَ ادِ يَقَ ائِ لَ هَا لَ هُمِ نَ. أَاشلْنَّهاَردُِ أَ نْوَ أَ شْلََ هَدُإِ لٰ هَأَ نَّإِ لََّسَياللهُِ دَ نَ اوَحْدَهُمُحَمَّلََدً اشَرِيْكَعَ بْدُهُ لَ هُ ،وَرَسُوْ لُ هُشَهَادَ ةًالْْ ُتَّتُصنِْجِيفْ ُبِ الْْ َكَارِمِ كَ بِ يْ رًا وَصَ بِ يًّ ا.الله هُمَّ صَلِ وَسَلِ مْ عَ لَى سَيِ دِ نَ ا مُحَمَّدٍ النَّ بِيِ الْْ ُمِيِ، الصَّ ادِ قِ الْْ َمِ يْنِ ،  \nوَعَ لَى آلِ هِ وَصَحْبِ هِ الَّ ذِ يْنَ حَسُنَ إِ سْلََمُهُمْ. أَ مَّا بَعْدُ ؛ فَ يَ ا أَ يُّ هَ ا  \nالْْ ُتَّ قُوْنَالْحَ اضِ رُوْنَقَ الَرَحاللهِ مَ ُكُمُتَ عَ الىَاللهُ ،: أُ وْصِ يْ نَ فْسِ يْ وَإِيَّ اكُمْ بِ تَ قْوَى اللهِ ، فَ قَدْ فَ ازَقُلْ يٰعِ بَ ادِ يَ الَّ ذِ يْنَ اَسْرَفُ وْ ا عَ لٰٰٓى اَ نْ فُسِ هِ مْ لََ تَ قْ نَطُوْ ا مِ نْ رَّحْمَةِ اللّهِِۗ اِ نَّاللّه َ يَغْ فِ رُالذُّ نُوْبَ جَمِ يْعًِۗا اِ نَّ هٗ هُوَالْ غَ فُوْرُالرَّحِ يْمُ ٥٣ (اَ لزُّمَرُ)  \nAlhamdulillah, kita masih dipertemukan oleh Allah di hari mulia, hari Jumat . Di tempat yang dimuliakan, masjid. Bersama orang-orang yang insya Allah dimuliakan, orang-orang bertakwa . Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurahkepada junjungan alam Nabi Besar Muhammad saw .  \nPertama dan paling utama, mari tingkatkan takwa kitakepada Allah. Taati perintah-Nya dan jauhi larangan-Nya. Pesan  \nاِ تَّقُُِ الل حيْ ثُ ما كُ نْت، و أتْ بِعِ السَّيِ ئة الْحسنة;ت. Nabi Muhammad sawمْحُها، وخالِ قِ النَّ اس بِ خلق حسن  \n“Bertakwalah kep ada Allah di mana pun engkau berada. Iringilah perbuatan buruk deng an perbuatan baik, niscaya kebaikan itu akan menghap us (kesalahan)nya. Dan berg aullah deng an manusia deng an akhlak yang baik.”(HR. Tirmidzi) .  \nMa’âsyiral Muslimîn rahimakumullâh,  \nAkhir-akhir ini isu LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) kembali menjadi perbincangan hangat. Di banyak negara Barat, LGBT dipandang sebagai bagian dari kebebasanindividu dan hak asasi manusia . Pandangan ini lahir dari paham liberalisme yang mengutamakan kebebasan manusia, sehinggaukuran benar dan salah dianggap relatif selama tidak merugikanorang lain. Akibatnya, ajaran agama sering dipandang hanyamengatur kehidupan pribadi. Cara pandang seperti ini pun dinilai telah ikut memengaruhi sebagian masyarakat di Indonesia .  \nDi tengah kondisi tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak Pemerintah dan DPR segera menyusun aturan pidanakhusus ( lex specialis) untuk menindak pelaku maupun pengkampanye gerakan LGBT. Wakil Ketua Umum MUI, KH M. Cholil Nafis, menilai belum adanya aturan khusus membuat penanganannya di daerah hanya sebatas pembinaan . Menurut beliau, sanksi yang diberikan semestinya lebih berat daripadadelik perzinaan karena dinilai mengandung dua pelanggaransekaligus, yakni perbuatan asusila dan penyimpangan dari kodrat manusia . Namun, usulan tersebut ditentang oleh 37 LSM. Dalam pernyataan tertulis pada Kamis (18 Juni 2026), Jaringan Masyarakat Sipil menilai regulasi itu berpotensi mengkriminalisasi individu berdasarkan identitas gender dan orientasi seksualnya, serta membatasi pihak-pihak yang memperjuangkan hak asasi manusia (HAM) .  \nMa’âsyiral Muslimîn rahimakumullâh,  \nPerilaku LGBT sering dibenarkan atas nama hak asasimanusia (HAM) . Pendukungnya menganggap orientasi seksualadalah hak pribadi yang tidak boleh diatur oleh agama atau  \nbudaya . Bahkan, sejumlah negara Barat telah melegalkan pernikahan sesama jenis . Ini menunjukkan betapa liberalisme berkedok HAM telah menggeser standar moral masyarakat menuju kebebasan manusia tanpa batas . Data Kementerian Kesehatan tahun 2022 mencatat sekitar 1.095.970 orang (0,44% penduduk) masuk kategori LGBT. Di Kota Bekasitercatat 6.176 orang, sedangkan di Jawa Barat diperkirakan mencapai 300.198 orang.  \nSelain bertentangan dengan syariat Islam, perilaku LGBT juga memiliki risiko kesehatan yang tinggi. Data Kem","cbCaibWjo6nAN1MT","https://ap.wps.com/l/cbCaibWjo6nAN1MT","pdf",377685,7,1,"Indonesian","id",113,"# Isu LGBT dan perdebatan kebebasan vs HAM\n## Desakan aturan pidana khusus\n## Tanggapan penolakan dari LSM\n# Pandangan Islam tentang kehormatan dan keturunan\n## Dalil Al-Qur’an tentang kaum Nabi Luth\n## Hadis dan pendapat jumhur ulama\n# Konteks risiko kesehatan","[{\"question\":\"Apa inti pesan khutbah mengenai LGBT?\",\"answer\":\"Khutbah menegaskan LGBT dipandang sebagai perbuatan haram dan termasuk dosa besar berdasarkan dalil syariat, serta menolak pembenarannya atas nama HAM dan kebebasan individu.\"},{\"question\":\"Mengapa pembahasan LGBT dikaitkan dengan takwa dan ketaatan kepada Allah?\",\"answer\":\"Naskah mengawali dengan ajakan meningkatkan takwa, menaati perintah Allah, dan menjauhi larangan-Nya, lalu menempatkan isu LGBT sebagai bagian dari kepatuhan pada aturan agama.\"},{\"question\":\"Dalil apa yang digunakan untuk menyatakan LGBT sebagai dosa besar?\",\"answer\":\"Khutbah mengutip ayat-ayat Al-Qur’an tentang kaum Nabi Luth, serta hadis yang memerintahkan penegasan hukum terhadap pelaku perbuatan liwath.\"}]",1783558251,11,{"code":4,"msg":30,"data":31},"ok",{"site_id":24,"language":23,"slug":32,"title":13,"keywords":33,"description":14,"schema_data":34,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":27},"lgbt-is-forbidden-and-a-major-sin-friday-sermon","",{"@graph":35,"@context":85},[36,53,68],{"@type":37,"itemListElement":38},"BreadcrumbList",[39,43,47,50],{"item":40,"name":41,"@type":42,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":44,"name":45,"@type":42,"position":46},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":48,"name":12,"@type":42,"position":49},"https://docshare.wps.com/id/document/agama-spiritualitas/",3,{"item":51,"name":13,"@type":42,"position":52},"https://docshare.wps.com/id/document/lgbt-is-forbidden-and-a-major-sin-friday-sermon/47445/",4,{"url":51,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":23,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":40,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-22","2026-07-09",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Apa inti pesan khutbah mengenai LGBT?","Question",{"text":75,"@type":76},"Khutbah menegaskan LGBT dipandang sebagai perbuatan haram dan termasuk dosa besar berdasarkan dalil syariat, serta menolak pembenarannya atas nama HAM dan kebebasan individu.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Mengapa pembahasan LGBT dikaitkan dengan takwa dan ketaatan kepada Allah?",{"text":80,"@type":76},"Naskah mengawali dengan ajakan meningkatkan takwa, menaati perintah Allah, dan menjauhi larangan-Nya, lalu menempatkan isu LGBT sebagai bagian dari kepatuhan pada aturan agama.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Dalil apa yang digunakan untuk menyatakan LGBT sebagai dosa besar?",{"text":84,"@type":76},"Khutbah mengutip ayat-ayat Al-Qur’an tentang kaum Nabi Luth, serta hadis yang memerintahkan penegasan hukum terhadap pelaku perbuatan liwath.","https://schema.org",{"og:url":51,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":51},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":24},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,96,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":12,"show_sort_weight":94,"slug":95},60,"religion-spirituality",{"id":97,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":98,"show_sort_weight":94,"slug":99},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":102,"show_sort_weight":94,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":106,"show_sort_weight":94,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":110,"show_sort_weight":94,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":114,"show_sort_weight":94,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":118,"show_sort_weight":94,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":122,"show_sort_weight":94,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":126,"show_sort_weight":94,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":130,"show_sort_weight":94,"slug":131},57,"Umum","general"]