[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-133984-113":53,"doc-detail-133984-id":122},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":115,"head_meta":117,"extra_data":119,"updated_unix":121},113,"id","legal-protection-for-digital-comic-creators-webtoon","PELINDUNGAN HUKUM TERHADAP PENCIPTA KOMIK DIGITAL (WEBTOON)","","Perkembangan ilmu dan teknologi mendorong lahirnya karya cipta digital, termasuk komik digital pada platform webtoon, namun juga memunculkan praktik pembajakan melalui situs ilegal. Studi normatif yuridis ini bertujuan membahas pengaturan hak cipta pada komik digital (webtoon) serta perlindungan hukum bagi penciptanya dalam praktik. Perlindungan diberikan melalui pengakuan hak eksklusif bagi pencipta sebagai pemegang hak cipta. Pelanggaran seperti pembajakan, penggandaan, penerjemahan, dan distribusi menimbulkan konsekuensi hukum sesuai UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dan peraturan terkait.",{"@graph":63,"@context":114},[64,81,97],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/legal-protection-for-digital-comic-creators-webtoon/133984/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"author":83,"headline":59,"publisher":86,"fileFormat":89,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":90,"datePublished":91,"encodingFormat":89,"isAccessibleForFree":92,"interactionStatistic":93},"DigitalDocument",{"name":84,"@type":85},"Sarah ","Person",{"url":68,"name":87,"@type":88},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-05","2026-08-20",true,{"@type":94,"interactionType":95,"userInteractionCount":80},"InteractionCounter",{"@type":96},"ViewAction",{"@type":98,"mainEntity":99},"FAQPage",[100,106,110],{"name":101,"@type":102,"acceptedAnswer":103},"Apa tujuan penelitian tentang komik digital (webtoon)?","Question",{"text":104,"@type":105},"Penelitian bertujuan membahas pengaturan hak cipta pada komik digital (webtoon) serta perlindungan hukum bagi pencipta dalam praktik.","Answer",{"name":107,"@type":102,"acceptedAnswer":108},"Bagaimana metode penelitian yang digunakan?",{"text":109,"@type":105},"Penelitian menggunakan metode penelitian hukum normatif yuridis dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach).",{"name":111,"@type":102,"acceptedAnswer":112},"Apa saja bentuk pelanggaran hak cipta pada komik digital dan dampaknya?",{"text":113,"@type":105},"Bentuk pelanggaran mencakup pembajakan, penggandaan, penerjemahan, dan distribusi. Pelanggaran tersebut memiliki konsekuensi hukum yang diatur dalam UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dan regulasi terkait.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":116,"og:title":59,"og:site_name":87,"og:description":61},"article",{"robots":118,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":120,"site_id":56},133984,1787230989,{"code":4,"msg":5,"data":123},{"doc_id":120,"user_id":124,"nickname":84,"user_avatar":125,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":126,"file_id":127,"file_url":128,"file_type":129,"file_size":130,"view_count":80,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":131,"language":132,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":133,"faqs":134,"seo_title":135,"seo_description":61,"update_tm":121,"read_time":136},962085320529,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_9964176cb1d06d4a9deccf72a44ae3dc","PELINDUNGAN HUKUM TERHADAP PENCIPTA KOMIK DIGITAL (WEBTOON)  \nKrisanty Jacomina Putri Numbery1, Bernard Nainggolan2, Johnson SMT Pangaribuan3  \n1 Faculty of Law, Universitas Kristen Indonesia  \n2 Faculty of Law, Universitas Kristen Indonesia  \n3 Faculty of Law, Universitas Kristen Indonesia  \nAbstract: The development of science and technology over time has been changed significantly. These significant developments have also led creators to create copyrighted works in digital form, including digital comics on the webtoon platform, digital comics on webtoon circulating without permission on illegal websites. This study aims to discuss the legal protection of creators of digital comics (webtoon), stating about copyright arrangements in digital comics and legal protection of copyright in digital comics (webtoon) in practice. This research uses normative juridical legal research methods with a statutory approach (the statue approach). From the results of this study it is concluded that copyright protection is given to copyrighted works which are then given exclusive rights to the creator as the copyright holder. Copyright infringement of digital comics such as piracy, duplication, translation, and distribution have legal consequences that have been regulated in Law Number 28 of 2014 concerning Copyright and other regulations related to copyright in digital comics.  \nKeywords: Legal protection, Creators, Copyright, Digital Comics.  \nHow to Site: Krisanty Jacomina Putri Numbery, Bernard Nainggolan, Johnson SMT Pangaribuan (2024) . Pelindungan Hukum Terhadap Pencipta Komik Digital (Webtoon) . Jurnal hukum to-ra, 10 (Special Issue), pp 214-227. DOI.10.55809  \nIntroduction  \nDalam perkembangan ilmu dan teknologi sekarang ini, teknologi telah berkembang dengan sangat pesat di berbagai bidang. Perkembangan ini digunakan oleh banyak orang untuk mengakses situs internet dan berselancar untuk mencari berbagai banyak hal, ada juga yang memanfaatkan teknologi internet untuk pendidikan, kesehatan, media sosial maupun hiburan. Adanya perubahan pada bidang teknologi menyebabkan semua hal dapat didigitalisasi mulai dari berita, dokumen, lagu, film, sertahasil karya tulis. Hal ini terlihat dengan banyaknya kemudahan yang bisa didapatkan dari teknologi, dan membuat orang-orang mencoba berkreasi untuk menciptakan suatukarya. Contohnya seperti dalam bidang kekayaan intelektual. Dengan adanya kemajuan teknologi ini mempermudah penulis untuk menerbitkan karya ciptaannyayang tidak lagiharus melalui media cetak tetapi bisa melalui platform/situs online yang menyediakanwadah bagi para penulis untuk menuangkan kreativitasnya dalam menulis. Dalam hal ini  \nterdapat banyak aplikasi-aplikasi, situs blog, website, maupun media sosial. Wadahwadah digital seperti ini merupakan tempat para penulis untuk menuangkan idenyamelalui karya tulisnya tanpa perlu proses yang sulit untuk menerbitkannya.  \nSebagaimana diketahui, dalam Undang-Undang Hak Cipta (UUHC) yang berlakudi Indonesia, kepada pencipta diberikan hak-hak yaitu hak moral dan hak ekonomi. Hakekonomi pencipta terdiri atas dua bagian besar yaitu hak memperbanyak ciptaan dan hak mengumumkan ciptaan. Dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat, pengeksploitasian hak cipta melalui perbanyakan dan pengumuman menjadi sangat masif. Penggunaan dan pemakaian ciptaan sudah semakin cepat dan luas, yang membuat seorang pencipta tidak mungkin mengontrol sendiri penggunaan dan pemakaian karya ciptanya oleh orang lain.1 Dalam pemanfaatan aplikasi webtoon inisering terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh pembaca komik digital. Pelanggaran yang dilakukan adalah pelanggaran hak cipta karena pada aplikasi tersebut dikenakan biayauntuk beberapa episode tertentu. Pembaca harus melakukan pendaftaran diri dan login pada platform yang ada, kemudian untuk beberapa cerita dikenakan biaya. Dimanakarena faktor inilah jadi ada peluang untuk adanya indikasi pembajakan dan penyebarluasan tanpa izin dari penulis karya tersebut.  \nTers","cbCaiaqLXXmQIuyj","https://ap.wps.com/l/cbCaiaqLXXmQIuyj","pdf",407239,14,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Latar belakang digitalisasi dan perkembangan teknologi\n## Hak cipta dalam UU Hak Cipta Indonesia\n## Pelanggaran hak cipta pada webtoon\n# Metode dan Tujuan Penelitian\n## Metode penelitian normatif yuridis\n## Pendekatan perundang-undangan (statute approach)\n# Kesimpulan\n## Perlindungan melalui hak eksklusif pencipta\n## Konsekuensi hukum atas pelanggaran","[{\"question\":\"Apa tujuan penelitian tentang komik digital (webtoon)?\",\"answer\":\"Penelitian bertujuan membahas pengaturan hak cipta pada komik digital (webtoon) serta perlindungan hukum bagi pencipta dalam praktik.\"},{\"question\":\"Bagaimana metode penelitian yang digunakan?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan metode penelitian hukum normatif yuridis dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach).\"},{\"question\":\"Apa saja bentuk pelanggaran hak cipta pada komik digital dan dampaknya?\",\"answer\":\"Bentuk pelanggaran mencakup pembajakan, penggandaan, penerjemahan, dan distribusi. Pelanggaran tersebut memiliki konsekuensi hukum yang diatur dalam UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dan regulasi terkait.\"}]","PELINDUNGAN HUKUM TERHADAP PENCIPTA KOMIK DIGITAL (WEBTOON) | PDF",22]