[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-39805-id":3,"doc-seo-39805-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},39805,549758252649,"Ivy","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/8000253669c5317157?_k=1778319167496531819",49,"Sastra","Belajar Konsep Logika","Belajar Konsep Logika membahas nilai kebenaran sebagai fondasi utama berpikir dan menempatkannya pada urutan paling awal dalam kajian nilai universal: kebenaran (logika), kebaikan (etika), dan keindahan (estetika). Materi menekankan pentingnya neraca kebenaran untuk mengenali sesuatu sebagai baik atau indah serta mengkritik kekacauan intelektual akibat pencampuradukan nilai-nilai. Gagasan penggalian struktur berpikir diarahkan menuju konsep filsafat dan pembentukan cara pandang yang terbuka serta menghargai pluralitas dalam pencarian kebenaran.","RausyanFikr  \nRausyanFikrInstituteBelajanKonoepSoqika  \nInstitute  \nBELAJAR KONSEP LOGIKA  \nCksiologiatauFilsafat Nilaimembahastiga  \nnilai kesempurnaan universal:nilai kebenaran (logika),nilaikebaikan (etika),dan nilai keindahan (estetika).Logika,karenaBelajarkedudukannya yang penting dan mendasar,berada pada urutanpertama.ltu menandakan bahwa kebaikan dan keindahan adalahabsurd,atau paling tridak kurang berarti.,tanpa didasani oleh nilalkebenaranKonoep  \nUntuk dapatmengidentifikasisesuatusebagaibaikatauindah,kitamemerlukan neraca kebenaran.Betapa banyak orang yangmencamputadukkan ketiganilaitersebut.Sebagaiakibatnya,terjadilahoqikakesimpangsiuran dan kekacauan intelektual yang mengantarkan  \nkehidupanumatmanusiapadasebuahdilemaparadoksalMenggali Struktur Berpikir  \nke Arah Konsep FilsafatBelajar Konsep Logika mencobamembahas segala yangberhubungan dengannilai kebenaran danmemberkemudahan bagiyang ingin belajar memahamikonsep logika.RausyanFik;  \n11Pnay&MstneisWww sahabat-muthahhari.orgMURTADHAFBRausyan FikrHotline SMS:0817272705MUTHAHHARI  \nnluku效30BelajarKonep2oqika4eng8 Sua Eeike Ah onpFfaieMURTADHA  \nMUTHAHHARI  \n沙  \n# BELAJARKONSEP LOGIKA\n\nMENGGALI STRUKTUR BERPIKIR KEARAH KONSEP FILSAFAT  \nMURTADHA MUTHAHHARI  \n\"Kita mencrima kebenaran mutlak sebagai keniscayaan.Karena itu,kita percayaketerbukaan pemikiran.Kita menghargai pluralitas.Kita akan perjuangkankebenaran mutlak dengan keterbukaan dan pluralitas.\"  \nRausyanFikr1siam cPni16800ny8 Mysticisr  \nwww.Sahabat-muthahhari.orgFB:Rausyan FikrHotlineSMS:0817272705  \n# BELAJAR KONSEP LOGIKA:\n\nMENGGALI STRUKTUR BERPIKIR KE ARAH FILSAFAT  \nMURTADHA MUTHAHHARI  \nDiterjemahkan dari:Asynail ba 'ulum-e Islami karya Murtadha MuthahhariPernah ditebitkan Pustaka Zahra dengan judul Pengantar lmu-lmu lslam2003  \nPenerjemah:IBRAHIM HUSEIN ALHABSYIPenyuntingIsi:EDYY.SYARIFPemeriksa Aksara:WAHYU SETYANINGSIHDesain Sampul:ABDUL ADNANPenata Letak:FATHUR RAHMAN  \nDiterbitkan oleh  \nRAUSYANFIKR INSTITUTE  \nJIn.Kaliurang km 56gg Pandega Wreksa No.1BYogyakarta,Telp/Fax:0274540161Website:www.sahabat-muthahhai.orgCetakan Pertama,Desember 2011Cetakan Kedua,Jumada Tsani 1434H/Mei 2013  \nBekerjasama dengan  \nYayasan Fatimah  \nJI.Batu AmparⅢ No.14 Condet,Jakarta  \nISBN:978-602-17363-6-4  \nr  —  一           一一一一一7B U KU INI TERSEDIA DI TOKO BU KU  \nTB.RAUSYANFIKR YOGYAKARTAJI.Kaliurang km 5,6Gg.Pandega Wreksa No.1BYogyakarta,Telp/fax:0274540161  \nTB.RAUSYANFIKR MAKASSAR  \nJI.Taman Pahlawan Lrg.1 No.12Makassar Telp.0411446751,cp.085395386699  \nTB.HAWRA JAKARTA  \nJIBatu Ampar IIINo.14 CondetJakarta.Hp.0818601414  \nPEDOMANTRANSLTERASIARA………………………………………………XI  \nPRAKATA PENUL.S………………………………………………………………………XIII  \nPENGANTAR PENERJEMAH……………………………………………………………………XIX  \nBABI  \nILMUMANTK……………………………………………………………………………………………………XXIII  \nDefinisi Mantik.2  \nKeuntungan Mantik……………………………………………………………………………3  \nKesalahan Pikiran………………………………………………………………………………4  \nBAB 1l  \nSUBJEK(MAUDHU)MANTIK………………………………………………………7  \nBAB 1  \nTASHAWUR&TASHDIQ…………………………………………………………………………13  \nIImu dan Idrak……………………………………………………………………………………………16  \nBadih dan lktisabi…………………………………………………………………………………18  \nBAB IV  \nKULL DANJUZ…………………………………………………………………………………21  \nNisab al Arba'ah………………………………………………………………………………………24  \nKulliyaat al Khamsah…………………………………………………………………28","cbCailz0UZL4vM7q","https://ap.wps.com/l/cbCailz0UZL4vM7q","pdf",10490735,4,1,186,"Indonesian","id",113,"# Belajar Konsep Logika\n## Menggali Struktur Berpikir ke Arah Konsep Filsafat\n# Pedoman Translterasi\n# Prakata Penulis\n# Pengantar Penerjemah\n# Ilmu Mantik\n## Definisi Mantik\n## Keuntungan Mantik\n## Kesalahan Pikiran\n# Subjek (Maudhu) Mantik\n# Tashawur & Tashdiq\n## Ilmu dan Idrak\n## Badih dan Ikhtisabi\n# Kull dan Juz\n## Nisab al Arba'ah\n## Kulliyaat al Khamsah","[{\"question\":\"Apa hubungan nilai kebenaran dengan logika, etika, dan estetika dalam buku ini?\",\"answer\":\"Buku menempatkan nilai kebenaran (logika) sebagai yang mendasar, lalu menghubungkannya dengan kebaikan (etika) dan keindahan (estetika) sebagai nilai universal yang saling terkait.\"},{\"question\":\"Mengapa diperlukan “neraca kebenaran” untuk mengidentifikasi sesuatu sebagai baik atau indah?\",\"answer\":\"Untuk membedakan dan menilai sesuatu sebagai baik atau indah diperlukan alat ukur yang berlandaskan kebenaran. Tanpa neraca tersebut, nilai-nilai dapat tercampur dan menimbulkan kekacauan berpikir.\"},{\"question\":\"Bagaimana pembahasan struktur berpikir diarahkan dalam konsep filsafat?\",\"answer\":\"Pembahasan berfokus pada penggalian struktur berpikir menuju konsep filsafat, dengan menekankan peran logika dalam merapikan cara mengenali kebenaran dan mengurangi paradoks serta kekacauan intelektual.\"}]",1783086970,286,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"learning-the-concept-of-logic","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/sastra/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/learning-the-concept-of-logic/39805/",{"url":52,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-14","2026-07-03",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Apa hubungan nilai kebenaran dengan logika, etika, dan estetika dalam buku ini?","Question",{"text":75,"@type":76},"Buku menempatkan nilai kebenaran (logika) sebagai yang mendasar, lalu menghubungkannya dengan kebaikan (etika) dan keindahan (estetika) sebagai nilai universal yang saling terkait.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Mengapa diperlukan “neraca kebenaran” untuk mengidentifikasi sesuatu sebagai baik atau indah?",{"text":80,"@type":76},"Untuk membedakan dan menilai sesuatu sebagai baik atau indah diperlukan alat ukur yang berlandaskan kebenaran. Tanpa neraca tersebut, nilai-nilai dapat tercampur dan menimbulkan kekacauan berpikir.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Bagaimana pembahasan struktur berpikir diarahkan dalam konsep filsafat?",{"text":84,"@type":76},"Pembahasan berfokus pada penggalian struktur berpikir menuju konsep filsafat, dengan menekankan peran logika dalam merapikan cara mengenali kebenaran dan mengurangi paradoks serta kekacauan intelektual.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,102,106,110,114,118,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":99,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":100,"show_sort_weight":96,"slug":101},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":103,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":104,"show_sort_weight":96,"slug":105},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":107,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":108,"show_sort_weight":96,"slug":109},51,"Komik","comic",{"id":111,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":112,"show_sort_weight":96,"slug":113},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":115,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":116,"show_sort_weight":96,"slug":117},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":119},"literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]