[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-90106-id":3,"doc-seo-90106-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},90106,1099513958762,"Logic","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/1000023916a998db790?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1784791008015729253",48,"Cerita & Novel","KURA-KURA YANG SOMBONG - The Proud Turtle","Kisah bertema kebanggaan dan empati saat Pion, kura-kura yang sombong dan iri, bertemu Koko dan Tiko, sepasang bangau, yang sedang mencari ikan di rawa. Percakapan mereka menyoroti perbedaan kemampuan ciptaan dan pentingnya menghargai kelebihan masing-masing. Pion ingin belajar terbang, namun menghadapi kenyataan bahwa ia tidak memiliki sayap. Cerita menekankan bahwa setiap makhluk memiliki karunia berbeda dan patut disyukuri.","KURA-KURA YANG SOMBONG  \nThe Proud Turtle  \nBahasa Indonesia Buku Cerita  \nKURA-KURA YANG SOMBONG  \nThe Proud Turtle  \nOriginal book by: Eddy Supangkat, B.Sc.  \nDr. Joost J.J. Pikkert  \nIllustrated by:  \nSlamet Prayitno  \nBahasa Indonesia  \n[http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/](http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/)  \nAnda tidak boleh menggunakan karya ini untuk keperluankomersial. Anda dapat menyesuaikan dan menambahkan ke karyaini. Anda harus menghargai hak cipta dan pengakuan untuk para penulis, ilustrator, dsb.  \nAdapted from original, Copyright © 1994, LPM and SIL International. Licensed under CC-BY-NC 4.0.  \nDevelopment of The Proud Turtle made possible by a grant from the Canadian Embassy in Indonesia.  \nPada suatu waktu ada seekor kura-kura bernama Pion yang hidup di tepi sebuah rawa. Pion terkenal sebagaibinatang yang sombong dan selalu iri terhadap kelebihan binatang lain.  \nSuatu siang Pion mendekati Koko dan Tiko, sepasang bangau, yang sedang mencari ikan di rawa.“Selamatsiang, Koko dan Tiko,” Pion menyapa ramah.“Selamatsiang, Pion,”jawab mereka bersama-sama.  \n“Senang ya bila bisa terbang sepertimu?” “Kupikir menyenangkan juga kalau punya pelindung badan yang indah dan kuat sepertimu,”jawab Koko.“Tetapi tentulebih hebat kalau bisa terbang sepertimu,” kata Pion.  \n“Karunia Tuhan memang berbeda-beda,” kata Koko.“Ada binatang yang bisa terbang, ada yang bisaberenang, ada yang bisa merayap, dan sebagainya.”“Tetapi yang paling istimewa adalah yang bisaterbang,” sahut Pion.“Ah, tidak juga. Kita punya kelebihan sendiri-sendiri yang harus disyukur,” kata Tiko.  \n“Koko dan Tiko, maukah kalian mengajariku terbang?”“Kamu mau belajar terbang?” Koko bertanya heran.“Ya. Kalian tidak keberatan, bukan?” Koko dan Tiko saling berpandangan dengan keheranan.  \n“Kamu tidak mungkin bisa terbang, karena kamu tidak punya sayap, Pion,” kata Tiko menjelaskan.“Kalaubegitu boleh aku meminjam sayapmu?” tanya Pion.“Ha, ha, ha! Itu juga tidak mungkin, Pion.”","cbCailOlaKAOWFKA","https://ap.wps.com/l/cbCailOlaKAOWFKA","pdf",1144439,3,1,19,"Indonesian","id",113,"# Pion si Kura-kura yang Sombong\n## Pertemuan dengan Koko dan Tiko\n## Perbedaan Karunia Tuhan\n## Keinginan Belajar Terbang","[{\"question\":\"Siapa tokoh utama dalam cerita Kura-kura yang sombong?\",\"answer\":\"Tokoh utamanya adalah Pion, seekor kura-kura yang terkenal sombong dan iri terhadap kelebihan binatang lain.\"},{\"question\":\"Mengapa Pion iri pada hewan lain?\",\"answer\":\"Pion selalu iri karena merasa ada binatang lain memiliki kelebihan yang lebih menonjol dibanding dirinya.\"},{\"question\":\"Apa pelajaran yang disampaikan melalui dialog Koko dan Tiko?\",\"answer\":\"Koko dan Tiko menegaskan bahwa karunia Tuhan berbeda-beda, dan kelebihan masing-masing perlu disyukuri. Pion juga belajar bahwa tidak semua kemampuan bisa dimiliki seperti hewan yang lain.\"}]",1784290663,29,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"kura-kura-yang-sombong-the-proud-turtle","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,50],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",{"item":51,"name":13,"@type":43,"position":52},"https://docshare.wps.com/id/document/kura-kura-yang-sombong-the-proud-turtle/90106/",4,{"url":51,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-27","2026-07-17",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Siapa tokoh utama dalam cerita Kura-kura yang sombong?","Question",{"text":75,"@type":76},"Tokoh utamanya adalah Pion, seekor kura-kura yang terkenal sombong dan iri terhadap kelebihan binatang lain.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Mengapa Pion iri pada hewan lain?",{"text":80,"@type":76},"Pion selalu iri karena merasa ada binatang lain memiliki kelebihan yang lebih menonjol dibanding dirinya.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Apa pelajaran yang disampaikan melalui dialog Koko dan Tiko?",{"text":84,"@type":76},"Koko dan Tiko menegaskan bahwa karunia Tuhan berbeda-beda, dan kelebihan masing-masing perlu disyukuri. Pion juga belajar bahwa tidak semua kemampuan bisa dimiliki seperti hewan yang lain.","https://schema.org",{"og:url":51,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":51},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":99},"story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":102,"show_sort_weight":96,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":96,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":96,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":96,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]