[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-50717-id":3,"doc-seo-50717-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":92},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},50717,1374391974468,"Eden","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_29158cc5080c5b710cf443261637dec0",48,"Cerita & Novel","Kota Panam HerStory Foundation","Kisah berbingkai dialog yang mengangkat legenda Kota Panam di Bangladesh, yang dulu menjadi ibu kota kerajaan Isa Khan Sang Pemberani dan pusat kekuasaan Baro-Bhuyan. Setelah beralih dominasi hingga masa Mughallah dan kemudian pengambilalihan oleh Kongsi Dagang Hindia Timur Britania, kota dikenal karena perdagangan kain katun halus berkualitas tinggi. Kejayaan memuncak dengan banyak keluarga dan kemegahan, namun kini tersisa 52 rumah besar terbengkalai, menyisakan ketenangan kelam serta sebutan “kota hantu” akibat kebakaran, perang, dan konflik umat Hindu–Muslim.","Kota Panam HerStory Foundation  \nSayeef Mahmud  \n“Mira, apakah kamu tahu ada sebuah ibu kota hantu di Bangladesh?” tanya Nahian.  \n“Masa iya? Ibu kota Bangladesh itu ya, Dhaka,” jawab Mira .  \n“Sekarang iya. Dulunya berbeda. Jadi, sekitartahun 15 00 an, wilayah Bengali terbagi ke dalam banyak negeri merdeka. Dahulu kala, Kota Panamlah yang merupakan ibu kota dari sebuah kerajaan dari Isa Khan Sang Pemberani. Ia salah satu dari penguasa  \nterakhir Baro-Bhuyan. Setelah Isa Khan tiada, kaum Mughallah yang menguasai daerah tersebut.”  \n“Apa arwah Isa Khan yang menghantui Kota Panam?” tanya Mira .  \n“Benar. Salah satunya arwah Isa Khan! Dulu, kota itu memiliki banyak penguasa. Seusaikaum Mughal, Kongsi Dagang Hindia Timur Britania mengambil alih dan mendirikan kantor dagang tekstil mereka di sini.”  \n“Jadi, Dhaka punya sejarah panjang dalam hal perdagangan tekstil!” Mira terkejut mengetahui bahwa perdagangan tekstil  \nmemiliki sejarah yang dapat ditarik jauh ke belakang.  \n“Ya betul, Bengali dulunya terkenal akan kain katun halus berkualitas tinggi. Saking tipisnya kain katun tersebut sampai-sampaikain sari sepanjang lima meter dapat dilipat dan diselipkan ke dalam lubang cincin.  \nKota Panam merupakan rumah bagi para penenun kain katun dan banyak pedagang berdatangan ke sini lalu membangun rumahrumah yang sangat mewah. Pada puncak kejayaannya, kota itu punya hampir 14 00 jumlah keluarga.”  \n“Wow, pastinya kota itu merupakan tempat yang nyaman untuk ditinggali!” Mira membayangkan keramaian di kota itu.  \n“Betul. Banyak aula besar dibangun, juga festival dan perayaan yang diadakan di sana . Tapi, jika kamu pergi ke Kota Panamsekarang, yang akan kamu rasakan hanya ketenangan dan keheningan. Di sana hanya ada satu jalan yang dijejeri oleh 52 rumah besar yang sudah terbengkalai.  \nRumah-rumah itu dulunya merupakan bangunan mewah, tapi sekarang kosong dan hancur berantakan. Hanya anjing-anjing dan pepohonan yang ada di Kota Panamsekarang.”  \n“Wah! Apa yang terjadi? Apa para arwah yang membuat semua orang keluar dari sana?”Mira sangat senang dengan cerita seram .“Ada yang bilang bahwa ada kebakaran . Ada juga yang mengatakan bahwa ketikakekuasaan Inggris berakhir, orang-orang di sana saling berperang. Umat Hindu dan Muslim sudah ratusan tahun tinggal bersamadi sana tapi sekarang tidak lagi. Semuanya porak-poranda dan mereka pun akhirnya  \nmeninggalkan kota tersebut. Itulah sebabnya sekarang banyak orang menyebutnya sebagai Kota Hantu.”  \n“Ya ampun, kedengarannya seperti cerita sedih daripada cerita seram,” kata Mira .“Ya . Tapi, pergi ke Kota Panam sekarang terasa seperti pergi ke masa lalu. Di Kota Dhaka, semuanya modern dan banyak bangunan tinggi. Namun di Kota Panam, waktu seolah terhenti,” balas Nahian.","cbCairB91BwSJQo4","https://ap.wps.com/l/cbCairB91BwSJQo4","pdf",2625926,5,1,15,"Indonesian","id",113,"# Pengenalan legenda Kota Panam\n## Dari Dhaka ke masa lalu kerajaan\n## Kejayaan kain katun dan aktivitas dagang\n## Kemunduran kota dan sebutan “kota hantu”\n## Refleksi suasana masa kini di Dhaka","[{\"question\":\"Apa yang membuat Kota Panam disebut sebagai kota hantu?\",\"answer\":\"Kota Panam disebut kota hantu karena kini hanya tersisa rumah-rumah besar yang terbengkalai dan suasananya sunyi. Cerita menyebut kebakaran serta konflik ketika kekuasaan Inggris berakhir yang membuat warga meninggalkan kota.\"},{\"question\":\"Siapa Isa Khan dan apa kaitannya dengan Kota Panam?\",\"answer\":\"Isa Khan Sang Pemberani pernah menjadikan Kota Panam sebagai ibu kota kerajaan. Setelah Isa Khan tiada, penguasaan bergeser ke kaum Mughal/Mughallah.\"},{\"question\":\"Mengapa Kota Panam terkenal dalam sejarah perdagangan?\",\"answer\":\"Kota Panam terkenal karena kain katun halus berkualitas tinggi. Pedagang berdatangan, membangun rumah mewah, dan aktivitas dagangnya membuat kota berkembang pesat.\"}]",1783584371,23,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":87,"head_meta":89,"extra_data":91,"updated_unix":28},"kota-panam-herstory-foundation","",{"@graph":36,"@context":86},[37,54,69],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":53},"https://docshare.wps.com/id/document/kota-panam-herstory-foundation/50717/",4,{"url":52,"name":13,"@type":55,"author":56,"headline":13,"publisher":58,"fileFormat":61,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":62,"datePublished":63,"encodingFormat":61,"isAccessibleForFree":64,"interactionStatistic":65},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":57},"Person",{"url":41,"name":59,"@type":60},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-16","2026-07-09",true,{"@type":66,"interactionType":67,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":68},"ViewAction",{"@type":70,"mainEntity":71},"FAQPage",[72,78,82],{"name":73,"@type":74,"acceptedAnswer":75},"Apa yang membuat Kota Panam disebut sebagai kota hantu?","Question",{"text":76,"@type":77},"Kota Panam disebut kota hantu karena kini hanya tersisa rumah-rumah besar yang terbengkalai dan suasananya sunyi. Cerita menyebut kebakaran serta konflik ketika kekuasaan Inggris berakhir yang membuat warga meninggalkan kota.","Answer",{"name":79,"@type":74,"acceptedAnswer":80},"Siapa Isa Khan dan apa kaitannya dengan Kota Panam?",{"text":81,"@type":77},"Isa Khan Sang Pemberani pernah menjadikan Kota Panam sebagai ibu kota kerajaan. Setelah Isa Khan tiada, penguasaan bergeser ke kaum Mughal/Mughallah.",{"name":83,"@type":74,"acceptedAnswer":84},"Mengapa Kota Panam terkenal dalam sejarah perdagangan?",{"text":85,"@type":77},"Kota Panam terkenal karena kain katun halus berkualitas tinggi. Pedagang berdatangan, membangun rumah mewah, dan aktivitas dagangnya membuat kota berkembang pesat.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":88,"og:title":13,"og:site_name":59,"og:description":14},"article",{"robots":90,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":93},[94,99,101,105,109,113,117,121,125,129],{"id":95,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":96,"show_sort_weight":97,"slug":98},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":97,"slug":100},"story-novel",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":103,"show_sort_weight":97,"slug":104},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":107,"show_sort_weight":97,"slug":108},51,"Komik","comic",{"id":110,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":111,"show_sort_weight":97,"slug":112},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":114,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":115,"show_sort_weight":97,"slug":116},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":118,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":119,"show_sort_weight":97,"slug":120},49,"Sastra","literature",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":123,"show_sort_weight":97,"slug":124},52,"Teknologi","technology",{"id":126,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":127,"show_sort_weight":97,"slug":128},50,"Ujian","exam",{"id":130,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":131,"show_sort_weight":97,"slug":132},57,"Umum","general"]