[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-40467-id":3,"doc-seo-40467-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},40467,1099514068035,"Ezra","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c",48,"Cerita & Novel","Kopi Cafe dan Cinta Antologi Esai Bengkel Sastra Indonesia 2013","Antologi Esai Bengkel Sastra Indonesia 2013 yang disusun melalui kegiatan “Bengkel Sastra Indonesia” Pelatihan Penulisan Cerpen untuk siswa SLTA di Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Bantul. Buku ini menghimpun 58 cerpen karya peserta, menampilkan gagasan tentang fenomena kehidupan sehari-hari seperti cinta, budaya, dan seni. Materi disertai pengantar dari Balai Bahasa Provinsi DIY yang menekankan pembinaan kemampuan menulis dan proses kreatif sebagai bekal generasi muda menuju kualitas hidup yang lebih baik.","KOPI  \nCAFE DAN CINTA  \nAntologi Esai Bengkel Sastra Indonesia 2013  \nKEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BALAI BAHASA PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA  \nKOPI  \nCAFE  \nDAN CINTA  \nAntologi Esai Bengkel Sastra Indonesia 2013  \nPenyunting  \nY. Adhi Satiyoko  \nAhmad Zamzuri  \nPracetak  \nRijanto  \nSri Weningsih  \nKaryanto  \nNinik Sri Handayani  \nAmanat  \nRahmadi Sugiharto  \nPenerbit  \nKEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BADAN PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN BAHASA BALAI BAHASA PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA  \nJalan I Dewa Nyoman Oka 34  \nYogyakarta 55224  \nTelepon (0274) 562070, Faksimile (0274) 580667 [Laman www.balaibahasa.org](Laman www.balaibahasa.org)  \nCetakan Pertama  \nSeptember 2013  \nISBN: 978-602-777-744-6  \nKATA PENGANTARKEPALA BALAI BAHASA PROVINSI DIY  \nBalai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga hari ini, sesuai dengan apa yang diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009, yang dipertegas lagi dalam Permendikbud Nomor 21 Tahun 2012, masih mengembantugas sebagai suatulembagapembina dan pengembang bahasa dan sastra Indonesia dan Daerah, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta. Oleh karena itu, hingga hari ini pula, Balai Bahasa Provinsi DIY tetap melakukan serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan pengembangan substansi bahasa dan sastra serta berkenaan dengan pembinaan terhadap masyarakat pengguna bahasa dan apresiator sastra. Di antara serangkaian kegiatanyang dimaksudkan itu ialah pembinaan proseskreatif berbahasa dan bersastra melaluikegiatanyang dinamakan Bengkel Bahasa danSastra Indonesia.  \nSasaran kegiatan pembinaan proses kreatif yang dilakukan pada tahun ini masih tertuju pada generasi muda, khususnya bagipara siswa SLTA. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan bahwa generasi mudalah yang kelak diharapkan menjadi generasi yang kreatif, inovatif, dan mampu bersaing baik di tingkat lokal, nasional, maupun global. Generasi mudalah yang di masa datang juga akanmenjadi pemegang kendali kekuatan dan kesejahteraan bangsa; dan oleh karenanya, sejak dini mereka harus dibekali dengan kepekaanyang tinggi, wawasan yang tajam, dan sikap yang kritis sehinggakelakmampu menghadapi segalatantangan danhambatan. Dan kita yakin, bekal semacam itu, niscaya dapat diperoleh dari belajar berproseskreatif menulis, di antaranya menulis esai dan cerpen.  \nPembaca yang budiman, sejumlah karangan (esai dan cerpen) dalam buku antologi ini adalah bukti bahwa generasi muda kita, khususnya para siswa SMA, MA, dan SMK Kota Yogyakarta, KabupatenSleman, dan Kabupaten Bantulmampu“mencipta” sesuatu (karangan) melalui proses kreatif (perenungan dan pemikiran); dan didalamnya mereka menunjukkanbahwa mereka memilikiketajaman penglihatan dan kepekaan menangkap problem-problem sosial dan kemanusiaan yang dihadapinya. Untuk itu, kelak, setelah selesaiberproses kreatif melalui kegiatan Bengkel Bahasa dan Sastra 2013 yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi DIY selama hampir tiga bulan ini diharapkan mereka menjadi generasi yang senantiasa aktif dan kreatif. Sebab, hanya generasi yang aktif dan kreatiflah yang akan mampu meraih kualitas hidup yang lebih baik.  \nYogyakarta, September 2013  \nDrs. TirtoSuwondo, M.Hum.  \nKATA PENGANTAR  \nSalah satu tugas Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai instansipemerintah yang melaksanakan program pembinaan dan pengembangan bahasa dan sastra Indonesia dan daerah ialah ikut berperan serta membinakemampuan menulis bagimasyarakat, tak terkecuali bagi para siswa. Peran serta itu, antara lain, diwujudkan dalam bentuk penyelenggaraan kegiatan Bengkel Sastra Indonesia dalambentuk ”Pelatihan Penulisan Cerpen”yang diperuntukkan bagisiswaSLTA (SMA, SMK, MA) Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Bantul.  \nSelama sepuluh kali pertemuan peserta BengkelSastra Indonesia mengikuti pelatihan penulisan cerpen. Hasil kerja keras mereka diwujudkan dalam sebuah antologicerpen denganjudul ”Kopi, Cafe, dan Cinta”. Di dalam antologi itu ditampilkan 58 cerpen dari siswa. Cerpen para s","cbCaiiprgvDJYaKB","https://ap.wps.com/l/cbCaiiprgvDJYaKB","pdf",5468355,4,1,478,"Indonesian","id",113,"# Kata Pengantar Kepala Balai Bahasa Provinsi DIY\n# Kata Pengantar\n# Daftar Isi\n# Kopi, Cafe, dan Cinta\n## Akbar Yoga Pratama\n# Senjata Makan Tuan\n## Novisca Dyah Ayu L.\n# Kembaran Berbulu Dalam Kendi\n## Sofia Aulia Zakiyatun Nisa\n# Rumah Misteri\n## Alifia Nuralita Resqiana\n# Bohong Itu Menyiksa\n## Yuliana Dyah Ayu P.\n# Bukan Jodoh\n## Novisca Dyah Ayu L.\n# Ainiy Fi QolbiY\n## Sofia Aulia Zakiyatun Nisa","[{\"question\":\"Apa latar belakang terbitnya antologi “Kopi, Cafe, dan Cinta”?\",\"answer\":\"Antologi ini lahir dari kegiatan Bengkel Sastra Indonesia berupa Pelatihan Penulisan Cerpen untuk siswa SLTA di wilayah Yogyakarta, Sleman, dan Bantul pada tahun 2013.\"},{\"question\":\"Berapa jumlah cerpen yang dimuat dalam antologi ini?\",\"answer\":\"Antologi memuat 58 cerpen karya siswa peserta pelatihan.\"},{\"question\":\"Tema apa yang banyak diangkat oleh cerpen-cerpen dalam antologi?\",\"answer\":\"Cerpen-cerpen mengekspresikan fenomena kehidupan sehari-hari, terutama terkait cinta, budaya, dan seni.\"}]",1783311882,736,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"kopi-cafe-and-cinta-2013-indonesian-literature-workshop-anthology","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/kopi-cafe-and-cinta-2013-indonesian-literature-workshop-anthology/40467/",{"url":52,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-20","2026-07-06",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Apa latar belakang terbitnya antologi “Kopi, Cafe, dan Cinta”?","Question",{"text":75,"@type":76},"Antologi ini lahir dari kegiatan Bengkel Sastra Indonesia berupa Pelatihan Penulisan Cerpen untuk siswa SLTA di wilayah Yogyakarta, Sleman, dan Bantul pada tahun 2013.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Berapa jumlah cerpen yang dimuat dalam antologi ini?",{"text":80,"@type":76},"Antologi memuat 58 cerpen karya siswa peserta pelatihan.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Tema apa yang banyak diangkat oleh cerpen-cerpen dalam antologi?",{"text":84,"@type":76},"Cerpen-cerpen mengekspresikan fenomena kehidupan sehari-hari, terutama terkait cinta, budaya, dan seni.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":99},"story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":102,"show_sort_weight":96,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":96,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":96,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":96,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]