[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-99432-id":3,"doc-seo-99432-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},99432,4810365810221,"Aurora","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d",48,"Cerita & Novel","Kero Gii - Digigit Semut","Buku cerita Kero Gii: Digigit Semut, yang diterbitkan melalui kemitraan Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata dengan Yayasan Suluh Insan Lestari, menceritakan kisah persahabatan antara Tono dan Tika. Cerita ini ditulis oleh Yuliana Deram dan diterjemahkan ke dalam bahasa Lewo Eleng oleh Tim Penerjemah Bahasa Lewo Eleng, dengan ilustrasi karya Chandra Kurniawan. Berlatar di Lewo Eleng, Lembata, Nusa Tenggara Timur, Indonesia, buku ini membawa pembaca pada petualangan Tono yang mengajak sahabatnya, Tika, mengunjungi taman bunga. Sesampainya di sana, mereka disuguhkan pemandangan indah mawar-mawar yang sedang mekar. Buku ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0), yang berarti karya ini dapat dibagikan dan diadaptasi asalkan sumbernya diakui, tidak digunakan untuk tujuan komersial, dan hasil adaptasinya didistribusikan di bawah lisensi yang sama. Hak cipta dilindungi untuk semua kontributor termasuk penulis dan ilustrator. Buku ini didukung oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata dan Yayasan Suluh Insan Lestari, serta diterbitkan pada tahun 2025. Judul alternatif yang disebutkan dalam dokumen adalah \"Kero Gii\" dan \"Digigit Semut\". Terdapat juga cuplikan teks dalam bahasa Lewo Eleng yang menggambarkan interaksi antara Tono dan Tika dalam bahasa tersebut, yaitu \"Tono rua Tika sahabat woi\" yang berarti \"Tono dan Tika bersahabat,\" dan \"Tono masa Tika rai we taman bungo ro\" yang berarti \"Tono mengajak Tika pergi ke taman bunga,\" serta \"Hoe we taman, roe roi bungo mawar i puhu bou-bou\" yang berarti \"Sesampainya di taman, mereka melihat begitu banyak mawar yang sedang mekar.\" Buku ini merupakan karya kolaborasi yang bertujuan untuk memperkaya literatur anak-anak dengan cerita yang menarik dan berakar pada budaya lokal.","Kero Gii  \nDigigit Semut  \nKemitraan Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata Dengan  \nYayasan Suluh Insan Lestari  \nLewo Eleng, Indonesia Buku Cerita  \nKero Gii  \nDigigit Semut  \nCerita oleh:  \nYuliana Deram  \nDiterjemahkan ke bahasa Lewo Eleng oleh: Tim Penerjemah Bahasa Lewo Eleng  \nIlustrasi oleh:  \nChandra Kurniawan  \nKemitraan Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata Dengan Yayasan Suluh Insan Lestari  \nLewo Eleng, Indonesia Lembata, Nusa Tenggara Timur, Indonesia  \nCopyright © 2025, Suluh Insan Lestari  \n[http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/](http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/)  \nAnda tidak boleh menggunakan karya ini untuk keperluan komersial. Anda dapat menyesuaikan dan menambahkan ke karya ini, namun Anda hanya dapat mendistribusikan hasil karya tersebut di bawah lisensi yang sama atau serupa dengan yang ini. Anda harus menghargai hak cipta dan pengakuan untuk para penulis, ilustrator, dsb.  \nTono rua Tika sahabat woi .  \nTono dan Tika bersahabat.  \nTono masa Tika rai we taman bungo ro .  \nTono mengajak Tika pergi ke taman bunga.  \nHoe we taman, roe roi bungo mawar i puhu bou-bou .  \nSesampainya di taman, mereka melihat begitu banyak mawar yang sedang mekar.","cbCaicwCnnteafPX","https://ap.wps.com/l/cbCaicwCnnteafPX","pdf",9890845,2,1,25,"Indonesian","id",113,"# Kero Gii - Digigit Semut\n## Cerita oleh: Yuliana Deram\n## Diterjemahkan ke bahasa Lewo Eleng oleh: Tim Penerjemah Bahasa Lewo Eleng\n## Ilustrasi oleh: Chandra Kurniawan\n## Kemitraan Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata Dengan Yayasan Suluh Insan Lestari\n## Lokasi: Lewo Eleng, Indonesia","[{\"question\":\"Siapa penulis dan penerjemah buku Kero Gii: Digigit Semut?\",\"answer\":\"Penulis buku ini adalah Yuliana Deram, dan penerjemahnya ke dalam bahasa Lewo Eleng adalah Tim Penerjemah Bahasa Lewo Eleng.\"},{\"question\":\"Di bawah lisensi apa buku ini didistribusikan dan apa implikasinya?\",\"answer\":\"Buku ini didistribusikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0). Ini berarti karya ini dapat dibagikan dan diadaptasi, namun tidak untuk tujuan komersial, dan hasil adaptasinya harus didistribusikan di bawah lisensi yang sama atau serupa.\"},{\"question\":\"Apa inti cerita dari buku Kero Gii: Digigit Semut?\",\"answer\":\"Buku ini menceritakan tentang persahabatan antara Tono dan Tika yang diajak oleh Tono untuk mengunjungi taman bunga, di mana mereka menemukan pemandangan mawar yang sedang mekar.\"}]",1784381609,39,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"kero-gii-mosquito-bite","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,47,50],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",{"item":48,"name":12,"@type":43,"position":49},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":51,"name":13,"@type":43,"position":52},"https://docshare.wps.com/id/document/kero-gii-mosquito-bite/99432/",4,{"url":51,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-29","2026-07-18",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Siapa penulis dan penerjemah buku Kero Gii: Digigit Semut?","Question",{"text":75,"@type":76},"Penulis buku ini adalah Yuliana Deram, dan penerjemahnya ke dalam bahasa Lewo Eleng adalah Tim Penerjemah Bahasa Lewo Eleng.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Di bawah lisensi apa buku ini didistribusikan dan apa implikasinya?",{"text":80,"@type":76},"Buku ini didistribusikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0). Ini berarti karya ini dapat dibagikan dan diadaptasi, namun tidak untuk tujuan komersial, dan hasil adaptasinya harus didistribusikan di bawah lisensi yang sama atau serupa.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Apa inti cerita dari buku Kero Gii: Digigit Semut?",{"text":84,"@type":76},"Buku ini menceritakan tentang persahabatan antara Tono dan Tika yang diajak oleh Tono untuk mengunjungi taman bunga, di mana mereka menemukan pemandangan mawar yang sedang mekar.","https://schema.org",{"og:url":51,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":51},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":99},"story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":102,"show_sort_weight":96,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":96,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":96,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":96,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]