[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-99406-id":3,"doc-seo-99406-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},99406,3848291630094,"Emma Wilson","https://eur-avatar.wpscdn.com/davatar_085a072bc5b1113ac321206ff7593b45",48,"Cerita & Novel","Kaka Sakit Mata","Buku cerita ini berjudul \"Kaka Sakit Mata\" yang ditulis oleh Maria Emiliana H. Koten, S.Pd, Helena Kewa, S.Pd, dan Agustina Etbunda Ema, S.Pd, dengan ilustrasi oleh Maria Emiliana H. Koten, S.Pd. Cerita ini berasal dari Lamatuka, Lembata, Nusa Tenggara Timur, Indonesia, dan diterbitkan pada tahun 2024 oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata bekerja sama dengan Yayasan Suluh Insan Lestari. Terdapat lisensi Creative Commons (CC BY 4.0) yang mengizinkan penggunaan karya untuk keperluan komersial, penyesuaian, dan penambahan, dengan syarat menghargai hak cipta dan atribusi kepada penulis serta ilustrator. Cerita diawali dengan Kaka bangun terlambat di pagi hari, kemudian mendengar suara ibunya memanggil untuk membangunkannya. Narasi ini menggambarkan sebuah momen dalam kehidupan sehari-hari Kaka yang kemungkinan akan berkembang menjadi cerita tentang mengatasi masalah sakit mata yang dialami Kaka, sesuai dengan judulnya. Buku ini merupakan bagian dari inisiatif pendidikan di Kabupaten Lembata, menunjukkan kolaborasi antara pemerintah daerah dan yayasan untuk menyediakan materi pembelajaran yang kreatif dan relevan bagi anak-anak. Bahasa yang digunakan dalam narasi awal adalah campuran antara bahasa Indonesia dan bahasa lokal, yang menunjukkan konteks budaya dan geografis cerita. Judul dan beberapa frasa menunjukkan bahwa teks asli mungkin berasal dari bahasa daerah setempat yang kemudian diterjemahkan sebagian atau diintegrasikan ke dalam bahasa Indonesia. Fokus utama adalah pada karakter Kaka, rutinitas paginya, dan interaksi dengan ibunya, yang kemungkinan akan mengarah pada tema penyembuhan atau pencegahan sakit mata.","Kaka mat'a baa  \nkaka sakit mata  \nLamatuka, Indonesian  \nKaka mat'a baa  \nkaka sakit mata  \nCerita Oleh : Maria Emiliana H. Koten S. Pd Helena Kewa ,S. Pd Agustina Etbunda ema ,S.Pd  \nDi Ceritakan oleh : Helena kewa S. Pd  \nGambar oleh :  \nMaria Emiliana H. Koten S. Pd  \nLamatuka, Indonesian Lembata, Nusa Tenggara Timur, Indonesia  \nCopyright © 2024, Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata bekerjasama dengan yayasan Suluh Insan Lestari.  \n[http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/](http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/)  \nAnda bebas menggunakan karya ini untuk keperluan komersial. Anda dapat menyesuaikan dan menambahkan ke karya ini. Anda harus menghargai hak cipta dan pengakuan untuk para penulis, ilustrator, dsb.  \n1  \n2  \nTeba hule kaka hogo pur,e  \nPagi itu Kaka bangun terlambat  \nkaka kaka...ema mas'aa moe kaka, modenge hii tea, hogo be  \nkaka.  \nkaka mendengar suara ibumemanggilnya \"kak...kak ayobangun .","cbCair8tDaompZEo","https://ap.wps.com/l/cbCair8tDaompZEo","pdf",6075388,4,1,25,"Indonesian","id",113,"# Pendahuluan\n## Pagi Hari Kaka","[{\"question\":\"Siapa penulis dan ilustrator buku \\\"Kaka Sakit Mata\\\"?\",\"answer\":\"Penulis buku \\\"Kaka Sakit Mata\\\" adalah Maria Emiliana H. Koten, S.Pd, Helena Kewa, S.Pd, dan Agustina Etbunda Ema, S.Pd. Ilustrasi dibuat oleh Maria Emiliana H. Koten, S.Pd.\"},{\"question\":\"Di mana cerita \\\"Kaka Sakit Mata\\\" berasal?\",\"answer\":\"Cerita ini berasal dari Lamatuka, Lembata, Nusa Tenggara Timur, Indonesia.\"},{\"question\":\"Apa lisensi yang melekat pada karya ini?\",\"answer\":\"Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0), yang mengizinkan penggunaan komersial, penyesuaian, dan penambahan dengan syarat atribusi yang sesuai.\"}]",1784381472,39,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"kaka-sakit-mata","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/kaka-sakit-mata/99406/",{"url":52,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-28","2026-07-18",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Siapa penulis dan ilustrator buku \"Kaka Sakit Mata\"?","Question",{"text":75,"@type":76},"Penulis buku \"Kaka Sakit Mata\" adalah Maria Emiliana H. Koten, S.Pd, Helena Kewa, S.Pd, dan Agustina Etbunda Ema, S.Pd. Ilustrasi dibuat oleh Maria Emiliana H. Koten, S.Pd.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Di mana cerita \"Kaka Sakit Mata\" berasal?",{"text":80,"@type":76},"Cerita ini berasal dari Lamatuka, Lembata, Nusa Tenggara Timur, Indonesia.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Apa lisensi yang melekat pada karya ini?",{"text":84,"@type":76},"Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0), yang mengizinkan penggunaan komersial, penyesuaian, dan penambahan dengan syarat atribusi yang sesuai.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":99},"story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":102,"show_sort_weight":96,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":96,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":96,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":96,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]