[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-228048-113":3,"doc-detail-228048-id":81,"detail-sidebar-cat-0-id-113":98},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":74,"head_meta":76,"extra_data":78,"updated_unix":80},113,"id","jurnal-pendidikan-seroja-formulating-learning-objectives-using-the-abcd-formula-at-sd-01-cipondoh-tangerang-city","Jurnal Pendidikan : SEROJA - Perumusan Tujuan Pembelajaran Menggunakan Rumus A B C D di SD 01 Cipondoh Kota Tangerang","","Riset ini membahas perumusan tujuan pembelajaran dengan menggunakan rumus A B C D sebagai bagian dari Tujuan Instruksional Khusus (TIK) dalam penyusunan tes. Penerapan rumus A, B, C, D ditujukan untuk memperjelas perumusan tujuan agar mampu mengukur pengetahuan, keterampilan, serta sikap/kompetensi yang ingin dicapai peserta didik. Penelitian dilakukan untuk menilai sejauh mana rumus A B C D digunakan dalam tujuan pembelajaran di SD Negeri 02 Cipondoh Kota Tangerang.",{"@graph":14,"@context":73},[15,34,56],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/ujian/","Ujian",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/jurnal-pendidikan-seroja-formulating-learning-objectives-using-the-abcd-formula-at-sd-01-cipondoh-tangerang-city/228048/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/jurnal-pendidikan-seroja-formulating-learning-objectives-using-the-abcd-formula-at-sd-01-cipondoh-tangerang-city/228048.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"River Wang","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-07","2026-09-10",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":55},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",12,{"@type":57,"mainEntity":58},"FAQPage",[59,65,69],{"name":60,"@type":61,"acceptedAnswer":62},"Apa itu Tujuan Instruksional Khusus (TIK) dalam konteks pembelajaran?","Question",{"text":63,"@type":64},"TIK adalah terjemahan dari specific instructional objective, juga dikenal sebagai objective atau enabling objective untuk membedakannya dari tujuan instruksional umum/akhir.","Answer",{"name":66,"@type":61,"acceptedAnswer":67},"Mengapa rumus A B C D digunakan dalam tujuan pembelajaran?",{"text":68,"@type":64},"Rumus A B C D membantu merumuskan tujuan yang spesifik dan dapat dipakai sebagai kerangka kegiatan pembelajaran serta memudahkan pengukuran hasil belajar.",{"name":70,"@type":61,"acceptedAnswer":71},"Komponen apa saja yang berinteraksi dalam proses pembelajaran menurut dokumen?",{"text":72,"@type":64},"Dokumen menyebut komponen pembelajaran yang saling berinteraksi meliputi tujuan, materi, metode, media, dan evaluasi.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":75,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":77,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":79,"site_id":7},228048,1789019535,{"code":4,"msg":82,"data":83},"success",{"doc_id":79,"user_id":84,"nickname":42,"user_avatar":85,"doc_module":4,"category_id":86,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":87,"file_id":88,"file_url":89,"file_type":90,"file_size":91,"view_count":55,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":92,"language":93,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":94,"faqs":95,"seo_title":96,"seo_description":12,"update_tm":80,"read_time":97},1099514067438,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/100002539ee87300030?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1780474512215547542",50,"Jurnal Pendidikan : SEROJA  \n[http://jurnal.anfa.co.id](http://jurnal.anfa.co.id)  \n[ISSN : 2961-9408](ISSN : 2961-9408)  \nBulan,2Tahun 2023 Vol 1 , No1 .  \nAnfa Mediatama Copyright  \nPERUMUSAN TUJUAN PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN RUMUS A B C D DI  \nSD 01 CIPONDOH KOTA TANGERANG  \nIna Magdalena1 , Jihan Fitri Tsabitah², Marshanda Istikharah ³, Wahdania 4  \nProgram Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhammadiyah Tangerang  \nEmail: [inapgsd@gmail.com](inapgsd@gmail.com)  \nAbstract  \nThe A B C D formula is one of the Specific Instructional Purposes (ICT) in learning that is used to develop tests. Formulas A, B, C, D in learning objectives can provide benefits at SD Negeri 02 Cipondoh, Tangerang City. Because Formulas A, B, C, D can measure knowledge, skills, and attitudes or competencies that students want to achieve and make it easy for formula developers to measure student learning outcomes. Conducting research to determine the extent to which the use of the A B C D formula is used in learning objectives at SD Negeri 02 Cipondoh, Tangerang City.  \nArticle History  \nReceived: 2 Februari 2023  \nReviewed: 12 Februari 2023  \nPublished: 21 Februari 2023  \nKey Words  \nFormula A B C D, Learning Objectives, Tujuan Instruksional Khusus  \nAbstrak  \nRumus A B C D merupakan salah satu Tujuan Instruksional Khusus (TIK) dalampembelajaran yang digunakan untuk mengembangkan tes. Rumus A, B, C, D dalam tujuan pembelajaran dapat memberikan manfaat di SD Negeri 02 Cipondoh Kota Tangerang. Karena Rumus A, B, C, D dapat mengukur pengetahuan, keterampilan, dan sikap atau kompetensi yang ingin dicapai siswa dan memberikan kemudahan bagipengembang rumus untuk mengukur hasil belajar siswa. Melakukan penelitian untuk mengetahui sejauh mana penggunaan rumus A B C D digunakan dalam tujuan pembelajaran di SD Negeri 02 Cipondoh Kota Tangerang.  \nSejarah Artikel  \nReceived: 2 Februari 2023  \nReviewed: 12 Februari 2023  \nPublished: 21 Februari 2023  \nKata Kunci  \nFormula A B C D, Learning Objectives, Tujuan Instruksional Khusus  \nVisit us Jurnal Pendidikan : Seroja  \nAnfa Mediatama  \nJurnal Pendidikan : SEROJA  \n[http://jurnal.anfa.co.id](http://jurnal.anfa.co.id)  \n[ISSN : 2961-9408](ISSN : 2961-9408)  \nBulan,2Tahun 2023 Vol 1 , No1 .  \nAnfa Mediatama Copyright  \nPendahuluan  \nPembuatan rencana pembelajaran sangatlah penting dalam kegiatan belajar dan mengajar. Tahapan pembuatan rencana pembelajaran dimulai dengan analisis karakteristik siswa dan lingkungan. Hasil akhir dari kegiatan mengindentifikasikan perilaku dan karakteristik awal peserta didik antara perilaku yang diajarkan dengan perilaku yang tidak diajarkan. Selanjutnya guru dapat melakukan pembuatan tujuan instruksional. Tujuan daripembuatan instrusional ada dua yaitu tujuan instruksional khusus (TIU) dan tujuan instrusional khusus (TIK) .  \nTujuan Instruksional Khusus (TIK) merupakan terjemahan dari specific instructional objective. Literatur asing menyebutkannya pula sebagai objective, atau enabling objective, untuk membedakannya dengan general instructional objective, goal, atau terminal objective. Yang berarti tujuan instruksional umum (TIU) atau tujuan instruksional akhir.  \nUntuk merumuskan tujuan pembelajaran, kita dapat merujuk pada pendapat Robert F. Mager yang dikutip oleh Hamzah B. Uno dalam bukunya yang berjudul Perencanaan Pembelajaran. Mager menyatakan tujuan pembelajaran dalam rums ABCD.  \nSeperti yang telah kita ketahui bersama, tujuan pembelajaran memiliki definisipernyataan mengenai tingkah laku yang harus dimiliki ole peserta didik setelah prosespembelajaran berlangsung. Rumusan tujuan pembelajaran harus merujuk pada Kompetensi Dasar yang hendak dicapai. Tujuan pembelajaran ini harus dinyatakan dalam pernyataanyang spesifik yang nantinya dapat digunakan sebagai kerangka bagi kegiatan pembelajaranyang hendak dilakukan.  \nTujuan merupakan sesuatu yang diharapkan tercapai setelah sesuatu usaha selesai. Karena instruksi atau pengajaran merupakan suatu usaha dan kegiatan yang","cbCaipCuppKLFXys","https://ap.wps.com/l/cbCaipCuppKLFXys","pdf",259454,10,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Konsep Tujuan Instruksional Khusus (TIK)\n## Perumusan Tujuan Pembelajaran dengan Rumus ABCD\n## Komponen Tujuan Pembelajaran\n## Rancangan Pembelajaran","[{\"question\":\"Apa itu Tujuan Instruksional Khusus (TIK) dalam konteks pembelajaran?\",\"answer\":\"TIK adalah terjemahan dari specific instructional objective, juga dikenal sebagai objective atau enabling objective untuk membedakannya dari tujuan instruksional umum/akhir.\"},{\"question\":\"Mengapa rumus A B C D digunakan dalam tujuan pembelajaran?\",\"answer\":\"Rumus A B C D membantu merumuskan tujuan yang spesifik dan dapat dipakai sebagai kerangka kegiatan pembelajaran serta memudahkan pengukuran hasil belajar.\"},{\"question\":\"Komponen apa saja yang berinteraksi dalam proses pembelajaran menurut dokumen?\",\"answer\":\"Dokumen menyebut komponen pembelajaran yang saling berinteraksi meliputi tujuan, materi, metode, media, dan evaluasi.\"}]","Jurnal Pendidikan : SEROJA - Perumusan Tujuan Pembelajaran Menggunakan Rumus A B C D di SD 01 Cipondoh Kota Tangerang | PDF",15,{"code":4,"msg":82,"data":99},[100,105,109,113,117,121,125,129,133,135,139],{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":102,"show_sort_weight":103,"slug":104},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":107,"show_sort_weight":103,"slug":108},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":110,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":111,"show_sort_weight":103,"slug":112},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":114,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":115,"show_sort_weight":103,"slug":116},51,"Komik","comic",{"id":118,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":119,"show_sort_weight":103,"slug":120},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":123,"show_sort_weight":103,"slug":124},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":126,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":127,"show_sort_weight":103,"slug":128},49,"Sastra","literature",{"id":130,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":131,"show_sort_weight":103,"slug":132},52,"Teknologi","technology",{"id":86,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":103,"slug":134},"exam",{"id":136,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":137,"show_sort_weight":103,"slug":138},57,"Umum","general",{"id":140,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":141,"show_sort_weight":4,"slug":142},181,"Formulir","formulir"]