[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-232585-113":53,"doc-detail-232585-id":132},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":125,"head_meta":127,"extra_data":129,"updated_unix":131},113,"id","jurnal-ners-the-relationship-between-basal-metabolic-rate-and-blood-pressure-in-physiotherapy-students","Jurnal Ners - Hubungan Basal Metabolic Rate dengan Tekanan Darah pada Mahasiswa Jurusan Fisioterapi","","Tekanan darah tinggi atau hipertensi menjadi salah satu penyebab kematian utama di seluruh dunia dan faktor risiko penting penyakit kardiovaskular. Basal metabolic rate (BMR) berperan dalam mempertahankan fungsi fisiologis saat istirahat dan diduga berkaitan dengan tekanan darah. Penelitian analitik cross-sectional pada 212 mahasiswa fisioterapi (Agustus–September 2024) mengevaluasi hubungan BMR dengan tekanan darah sistolik dan diastolik menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil menunjukkan hubungan signifikan BMR–sistolik serta tidak adanya hubungan bermakna BMR–diastolik.",{"@graph":63,"@context":124},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":27,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/layanan-kesehatan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/jurnal-ners-the-relationship-between-basal-metabolic-rate-and-blood-pressure-in-physiotherapy-students/232585/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/jurnal-ners-the-relationship-between-basal-metabolic-rate-and-blood-pressure-in-physiotherapy-students/232585.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Theodore","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-04","2026-09-10",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",7,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116,120],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Apa tujuan penelitian ini?","Question",{"text":110,"@type":111},"Mengetahui hubungan basal metabolic rate (BMR) dengan tekanan darah sistolik dan diastolik pada mahasiswa jurusan fisioterapi.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Bagaimana desain dan lokasi penelitian dilakukan?",{"text":115,"@type":111},"Penelitian analitik menggunakan desain cross-sectional pada 212 mahasiswa fisioterapi. Pengambilan data dilakukan pada bulan Agustus sampai September 2024 di ruangan laboratorium jurusan fisioterapi UPN Veteran Jakarta.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Instrumen apa yang digunakan untuk mengukur tekanan darah dan BMR?",{"text":119,"@type":111},"Tekanan darah diukur menggunakan sphygmomanometer elektronik Omron, sedangkan BMR diukur menggunakan Body Composition Analyzer (InBody 570).",{"name":121,"@type":108,"acceptedAnswer":122},"Apakah BMR berhubungan dengan tekanan darah diastolik?",{"text":123,"@type":111},"Tidak. Uji korelasi Spearman menunjukkan hubungan negatif yang sangat lemah, menandakan tidak ada hubungan yang berarti antara BMR dan tekanan darah diastolik.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":126,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":128,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":130,"site_id":56},232585,1789072643,{"code":4,"msg":5,"data":133},{"doc_id":130,"user_id":134,"nickname":89,"user_avatar":135,"doc_module":4,"category_id":26,"category_name":27,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":136,"file_id":137,"file_url":138,"file_type":139,"file_size":140,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":141,"language":142,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":143,"faqs":144,"seo_title":145,"seo_description":61,"update_tm":131,"read_time":146},7971461740886,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_3d24733baf745e90a7e4bdd5f77d97b2","Jurnal Ners Volume 10 Nomor 2 Tahun 2026 Halaman 4445-4450  \nJURNAL NERS  \nResearch & Learning in Nursing Science [http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/ners](http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/ners)  \n| HUBUNGAN BASAL METABOLIC RATE DENGAN TEKANAN DARAH PADA\u003Cbr>MAHASISWA JURUSAN FISIOTERAPI\u003Cbr>Kiki Rezki Faradillah 􀀀 1, Rabia2, Fidyatul Nazhira3, Harvina Mukrim4, Solagracia Sukatno Putri5, Fadhira Citra Surya Anjani6, Muhammad Syukran Haydar7\u003Cbr>1,2,5,6,7Program Studi Fisioterapi Program Sarjana, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pembangunan Nasional\u003Cbr>Veteran Jakarta\u003Cbr>3Program Studi Fisioterapi Program Diploma Tiga, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pembangunan Nasional\u003Cbr>Veteran Jakarta\u003Cbr>4Jurusan Fisioterapi, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Universitas Negeri Makassar\u003Cbr>[kikirezkif@upnvj.ac.id](kikirezkif@upnvj.ac.id) |\n| --- |\n| Abstrak\u003Cbr>Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan salah satu penyebab kematian utama di seluruh dunia dan merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Basal metabolic rate (BMR) berperan penting dalam mempertahankan fungsi fisiologis tubuh pada kondisi istirahat dan diduga berhubungan dengan tekanan darah. Tujuan untuk mengetahui hubungan antara BM dengan tekanan darah sistolik dan diastolik pada mahasiswafisioterapi. Metode penelitian analitik menggunakan desain cross-sectional pada 212 mahasiswa fisioterapi yang telah memenuhi kriteria penelitian. Penelitian dilakukan pada bulan agustus hingga september 2024 di ruangan laboratorium jurusan fisioterapi UPN Veteran Jakarta. Data yang dikumpulkan terdiri dari jenis kelamin, usia, berat badan, tinggi badan, tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolik, BMR. pengukuran tekanan darah menggunakan sphygmomanometer elektronik omron. Nilai BMR diukur menggunakan Body Composition Analyzer [InBody 570](InBody 570. data)[. data](InBody 570. data) dianalisis menggunakan statistik IBM SPSS versi 25 dengan uji korelasi Spearman. Hasil mayoritas responden perempuan (80.7%), berusia 17-19 tahun (88.7%) dan memiliki kategori tekanan darah normal (71.69%) . Hasil rerata BMR yaitu 1207.2 kcal/hari. Rerata tekanan darah sistolik yaitu 114.6 mmHg sedangkan rerata tekanan darah diastolik yaitu 77.7 mmHg. Berdasarkan uji korelasi spearman terdapat hubunganyang signifikan secara statistik antara BMR dengan tekanan darah sistol. selain itu, terdapat hubungan negatif yang sangat lemah yang menandakan tidak ada hubungan yang berarti antara BMR dan tekanan darah diastolik. Kesimpulan adanya hubungan yang signifikan antara BMR dengan tekanan darah sistolik dan tidak ada hubungan antara BMR dengan tekanan darah diastolik.\u003Cbr>Kata Kunci: Basal metabolic rate (BMR), tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolik, mahasiswa Abstract\u003Cbr>High blood pressure or hypertension is one of the leading causes of death worldwide and is a major risk factor for cardiovascular disease. Basal metabolic rate (BMR) has an important role in maintaining the body's physiological functions at rest and is thought to be related to blood pressure. Objective to determine the relationship between BM and systolic and diastolic blood pressure in physiotherapy students. Method this analytical study used a cross-sectional design on 212 physiotherapy students who have the research criteria. The study was conducted from August to September 2024 in the laboratory room of the physiotherapy department of UPN Veteran Jakarta. The data collected consisted of gender, age, weight, height, systolic blood pressure, diastolic blood pressure, BMR. Blood pressure measurements used an Omron electronic sphygmomanometer. BMR values were measured using the Body Composition Analyzer InBody 570. Data were analyzed using IBM SPSS statistics version 25 with the Spearman correlation test. Results the majority of respondents were female (80. 7%), aged 17-19 years (88. 7%) and had a normal blood pressure category (71.69%). The average BMR result was 1207.2 kcal/","cbCaih8T1txxhS6j","https://ap.wps.com/l/cbCaih8T1txxhS6j","pdf",680650,6,"Indonesian","# Abstrak\n# Pendahuluan\n# Metode Penelitian\n# Hasil dan Pembahasan\n# Kesimpulan\n# Kata Kunci","[{\"question\":\"Apa tujuan penelitian ini?\",\"answer\":\"Mengetahui hubungan basal metabolic rate (BMR) dengan tekanan darah sistolik dan diastolik pada mahasiswa jurusan fisioterapi.\"},{\"question\":\"Bagaimana desain dan lokasi penelitian dilakukan?\",\"answer\":\"Penelitian analitik menggunakan desain cross-sectional pada 212 mahasiswa fisioterapi. Pengambilan data dilakukan pada bulan Agustus sampai September 2024 di ruangan laboratorium jurusan fisioterapi UPN Veteran Jakarta.\"},{\"question\":\"Instrumen apa yang digunakan untuk mengukur tekanan darah dan BMR?\",\"answer\":\"Tekanan darah diukur menggunakan sphygmomanometer elektronik Omron, sedangkan BMR diukur menggunakan Body Composition Analyzer (InBody 570).\"},{\"question\":\"Apakah BMR berhubungan dengan tekanan darah diastolik?\",\"answer\":\"Tidak. Uji korelasi Spearman menunjukkan hubungan negatif yang sangat lemah, menandakan tidak ada hubungan yang berarti antara BMR dan tekanan darah diastolik.\"}]","Jurnal Ners - Hubungan Basal Metabolic Rate dengan Tekanan Darah pada Mahasiswa Jurusan Fisioterapi | PDF",9]