[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-185768-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":80,"doc-detail-185768-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":73,"head_meta":75,"extra_data":77,"updated_unix":79},113,"id","jppi-kecam-sekolah-negeri-surabaya-yang-tolak-calon-murid-disabilitas","JPPI Kecam Sekolah Negeri Surabaya yang Tolak Calon Murid Disabilitas","","JPPI (Jaringan Pendidikan Pemilih Indonesia) mengecam tindakan sekolah negeri di Surabaya yang menolak calon siswa disabilitas. Padahal, dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB) sudah ada jalur afirmasi yang disediakan khusus untuk calon murid disabilitas, namun jalur tersebut tidak dimanfaatkan oleh sekolah negeri yang bersangkutan. Koordinator Nasional JPPI Ubaid Matraji menegaskan bahwa penolakan siswa disabilitas merupakan pelanggaran hak asasi manusia dan undang-undang. Ia mendesak agar pihak sekolah segera memperbaiki kebijakannya dan memberikan kesempatan yang sama bagi semua calon siswa tanpa terkecuali. Hal ini penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan adil bagi seluruh lapisan masyarakat. Ubaid menekankan bahwa anak-anak disabilitas memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas, dan sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman dan mendukung bagi mereka untuk berkembang. Ia juga mengimbau orang tua murid untuk melaporkan jika menemukan indikasi diskriminasi serupa di sekolah lain.",{"@graph":14,"@context":72},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/umum/","Umum",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/jppi-kecam-sekolah-negeri-surabaya-yang-tolak-calon-murid-disabilitas/185768/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/jppi-kecam-sekolah-negeri-surabaya-yang-tolak-calon-murid-disabilitas/185768.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Dipper","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-28","2026-09-02",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":30},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58,64,68],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Mengapa JPPI mengecam sekolah negeri di Surabaya?","Question",{"text":62,"@type":63},"JPPI mengecam sekolah negeri di Surabaya karena menolak calon siswa disabilitas, padahal sudah ada jalur afirmasi khusus untuk mereka dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB).","Answer",{"name":65,"@type":60,"acceptedAnswer":66},"Apa yang merupakan hak bagi calon murid disabilitas di sekolah negeri?",{"text":67,"@type":63},"Calon murid disabilitas memiliki hak untuk mendapatkan kesempatan pendidikan yang sama melalui jalur afirmasi yang telah disediakan dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB).",{"name":69,"@type":60,"acceptedAnswer":70},"Apa yang harus dilakukan jika menemukan diskriminasi serupa?",{"text":71,"@type":63},"Orang tua murid dihimbau untuk melaporkan jika menemukan indikasi diskriminasi serupa di sekolah lain, agar tindakan perbaikan dapat segera dilakukan.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":74,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":76,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":78,"site_id":7},185768,1790425238,{"code":4,"msg":81,"data":82},"success",[83,88,92,96,100,104,108,112,116,120,123],{"id":84,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":85,"show_sort_weight":86,"slug":87},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":89,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":90,"show_sort_weight":86,"slug":91},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":93,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":94,"show_sort_weight":86,"slug":95},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":97,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":98,"show_sort_weight":86,"slug":99},51,"Komik","comic",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":102,"show_sort_weight":86,"slug":103},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":106,"show_sort_weight":86,"slug":107},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":110,"show_sort_weight":86,"slug":111},49,"Sastra","literature",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":114,"show_sort_weight":86,"slug":115},52,"Teknologi","technology",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":118,"show_sort_weight":86,"slug":119},50,"Ujian","exam",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":86,"slug":122},57,"general",{"id":124,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":125,"show_sort_weight":4,"slug":126},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":81,"data":128},{"doc_id":78,"user_id":129,"nickname":42,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":121,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":11,"file_id":131,"file_url":132,"file_type":133,"file_size":134,"view_count":33,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":135,"language":136,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":11,"faqs":137,"seo_title":138,"seo_description":12,"update_tm":139,"read_time":140},1374404997633,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_a8503ba1806abce46bf441b54a3ca4cd","cbCaimVVvOWxfkhV","https://ap.wps.com/l/cbCaimVVvOWxfkhV","pdf",414434,6,"Indonesian","[{\"question\":\"Mengapa JPPI mengecam sekolah negeri di Surabaya?\",\"answer\":\"JPPI mengecam sekolah negeri di Surabaya karena menolak calon siswa disabilitas, padahal sudah ada jalur afirmasi khusus untuk mereka dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB).\"},{\"question\":\"Apa yang merupakan hak bagi calon murid disabilitas di sekolah negeri?\",\"answer\":\"Calon murid disabilitas memiliki hak untuk mendapatkan kesempatan pendidikan yang sama melalui jalur afirmasi yang telah disediakan dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB).\"},{\"question\":\"Apa yang harus dilakukan jika menemukan diskriminasi serupa?\",\"answer\":\"Orang tua murid dihimbau untuk melaporkan jika menemukan indikasi diskriminasi serupa di sekolah lain, agar tindakan perbaikan dapat segera dilakukan.\"}]","JPPI Kecam Sekolah Negeri Surabaya yang Tolak Calon Murid Disabilitas | PDF",1788368950,9]