[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-143439-113":53,"doc-detail-143439-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","jessica-t-nevermoore-book-two","Jessica T. - Nevermoore - Buku Dua","","Nevermoore: Buku Dua melanjutkan kisah Morrigan Crow dan pengayomnya Jupiter North dalam kota yang dipenuhi misteri, atraksi surealis, dan bahaya tersembunyi. Narasi memperlihatkan pengejaran cepat di distrik Bohemia yang ramai, gangguan asap dan seruan orang-orang sekitar, hingga Morrigan terpaksa menyelaraskan rasa ingin tahu dengan kewaspadaan. Latar malam Spring’s Eve menambah tekanan, sementara petunjuk, teka-teki, dan konflik membangun menuju kejadian berikutnya.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":15,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/jessica-t-nevermoore-book-two/143439/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/jessica-t-nevermoore-book-two/143439.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Maeve","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-20","2026-08-25",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",19,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Apa yang menjadi latar waktu utama pada bagian yang dibuka di Nevermoore: Buku Dua?","Question",{"text":110,"@type":111},"Bagian awal menyinggung Spring’s Eve sebagai malam terakhir musim dingin, sehingga suasana terasa menekan dan dingin di tengah keramaian.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Siapa tokoh yang dikejar Morrigan dan mengapa ia mengejarnya?",{"text":115,"@type":111},"Morrigan mengejar pengayomnya, Jupiter North, karena Jupiter bergerak cepat dan menghilang di tengah kerumunan, sementara Morrigan berusaha tetap menyusul.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Masalah apa yang mengganggu Morrigan saat berada di distrik Bohemia?",{"text":119,"@type":111},"Morrigan terganggu oleh kepulan asap biru safir berbau menyengat dari seorang wanita pemegang cerutu emas tipis, membuatnya batuk dan sulit melihat Jupiter.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},143439,1787695147,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":14,"category_name":15,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":127,"read_time":142},5909877438554,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/5600025385ad2bf12a7?_k=1778553567797529272","NEVERMOOR  \nBuku Dua  \nWundersmith, The Calling of Morrigan Crow Jessica Townsend  \nDiterjemahkan dari Wundersmith, The Calling of Morrigan Crow karya Jessica Townsend  \nterbitan ORION Children ’s Book  \nText copyright © Jessica Townsend, 2018 Illustrations copyright © Beatriz Castro, 2018  \n“Tak Ada yang Bernyanyi Semerdu, Sedahsyat Dirinya” diambil dari puisi Israfel karya Edgar  \nAllan Poe  \nHak penerjemahan ke dalam Bahasa Indonesia ada pada Noura Books (PT Mizan Publika)  \nAll rights reserved  \nPenerjemah: Reni Indardini  \nPenyunting: Yuli Pritania  \nPenyelaras aksara: Ike  \nPenata aksara: CDDC  \nE-Book converter: Lian Kagura  \nCetakan ke-1 , Februari 2019  \nISBN: 978-602-385-744-9  \nDiterbitkan dengan lini Mizan Fantasi oleh Penerbit Noura Books PT Mizan Publika (Anggota IKAPI) Jln . Jagakarsa No .40 Rt.007/Rw.04 , Jagakarsa-Jakarta Selatan Telp: 021-78880556 , Faks: 021-78880563  \nE-mail: [redaksi@noura.mizan.com](redaksi@noura.mizan.com)  \n[www.nourabooks.co.id](www.nourabooks.co.id)  \nEbook ini didistribusikan oleh: Mizan Digital Publishing Jl. Jagakarsa Raya No . 40 Jakarta Selatan-12620 Phone.: +62-21-7864547 (Hunting)  \nFax .: +62-21-7864272 [email: mizandigitalpublishing@mizan.com](email: mizandigitalpublishing@mizan.com)  \n[email: nouradigitalpublishing@gmail.com](email: nouradigitalpublishing@gmail.com)  \nBuku ini kupersembahkan, dengan penuh sayang dan terima kasih, untuk perempuan-perempuanyang mendampingiku hinggapenulisannya  \nrampung:  \nTerutama Gemma dan Helen,  \njuga para nenek pemandu sorakJepangyang dipimpin Fumie Takino.  \nIsi Buku  \nMalaikat Israfel  \nSaudara-Saudari  \nBukan-Tato dan Bukan-Pintu  \nHometrain  \nDearborn dan Murgatroyd  \nKekhilafan, Blunder, Kegagalan, Keburukan, dan Malapetaka Janji Kelingking  \nPeta Hidup  \nLima Sekawan Charlton  \nTuntutan dan Naga  \nIntel  \nDevilish Court  \nApi dan Es  \nBalai Tetua  \nAtraksi Teraneh yang Pernah Kalian Saksikan  \nGhastly Market  \nAkademi Hotel Deucalion untuk Satu Orang  \nTeka-Teki dan Tulang Belulang  \nMomen-Momen Rampasan  \nNocturne  \nSesuatu yang Menakjubkan  \nPenjaga Waktu Penuh Tipu Daya  \nHallowmas  \nSeni Sesat Inferno  \nPengkhianat  \nLelang  \nTak ada yang Bernyanyi Semerdu, Sedahsyat Dirinya  \nMenutup Jendela  \nTuntutan Terakhir Ucapan Terima Kasih Tentang Penulis  \nB12 S1>?  \nMalaikat Israfel  \nSprings’ Eve, Musim Dingin Tahun Satu  \nMORRIGAN CROW MELOMPAT DARI Brolly Rail dengan gigi bergemeletuk, sedangkan tangannya yang memegang ujung payung perlak serasa beku. Angin telah melecut rambutnya hingga acak-acakan. Dia berusaha sebisanya merapikan rambut selagi terburu-buru menyusul pengayomnya yang sudah bermeter-meter di depan, memelesat di jalan raya distrik Bohemian yang berisik dan ramai.  \n“Tunggu!” Morrigan memanggil pria itu sambil menembus sekelompok perempuan bergaun satin dan berjubah beledu elok.“Jupiter, pelan-pelan.”  \nJupiter North menoleh ke belakang, tetapi tidak berhenti bergerak.“Tidak bisa, Mog. Pelan-pelan tidak ada dalam kamusku. Cepatlah.”  \nKemudian, sang Pengayom lagi-lagi menghilang, berlari ke sela-selapejalan kaki dan gerobak serta kereta kuda dan kendaraan bermotor.  \nMorrigan bergegas mengejar Jupiter dan sontak menyongsong kepulanasap biru safir berbau harum menyengat, yang diembuskan ke wajahnya oleh seorang wanita yang memegang cerutu emas tipis dengan ujungujung jari bernoda biru.  \n“Ih. Bau!” Morrigan batuk-batuk dan melambai-lambai untuk mengusirasap. Sejenak, dia tidak bisa melihat Jupiter karena asap keruh, tetapikemudian dia melihat puncak kepala pria itu yang berwarna merah tembaga cerah, terangguk-angguk di tengah-tengah khalayak ramai, jadi Morrigan segera berlari untuk menyusul.  \n“Anak-anak!” Dia mendengar wanita berjari biru berseru di belakangnya. “Sayang, lihat—ada anak-anak, di Bohemia sini. Menakutkan sekali!”  \n“Itu bagian dari pertunjukan, Sayang.”  \n“Oh, begitu. Sangat inovatif!”  \nMorrigan berharap sempat berhenti dan menengok sana sini. Dia belum pernah melihat kawasan Nevermoor yang ini. Jika","cbCaisFApLnCYwnb","https://ap.wps.com/l/cbCaisFApLnCYwnb","pdf",4785564,437,"Indonesian","# Isi Buku\n## Malaikat Israfel\n## Saudara-Saudari\n## Bukan-Tato dan Bukan-Pintu\n## Hometrain\n## Dearborn dan Murgatroyd\n## Kekhilafan, Blunder, Kegagalan, Keburukan, dan Malapetaka Janji Kelingking\n## Peta Hidup\n## Lima Sekawan Charlton\n## Tuntutan dan Naga\n## Intel\n## Devilish Court\n## Api dan Es\n## Balai Tetua\n## Atraksi Teraneh yang Pernah Kalian Saksikan\n## Ghastly Market\n## Akademi Hotel Deucalion untuk Satu Orang\n## Teka-Teki dan Tulang Belulang\n## Momen-Momen Rampasan\n## Nocturne\n## Sesuatu yang Menakjubkan\n## Penjaga Waktu Penuh Tipu Daya\n## Hallowmas\n## Seni Sesat Inferno\n## Pengkhianat\n## Lelang\n## Tak ada yang Bernyanyi Semerdu, Sedahsyat Dirinya\n## Menutup Jendela\n## Tuntutan Terakhir\n## Ucapan Terima Kasih\n## Tentang Penulis\n## B12 S1>?","[{\"question\":\"Apa yang menjadi latar waktu utama pada bagian yang dibuka di Nevermoore: Buku Dua?\",\"answer\":\"Bagian awal menyinggung Spring’s Eve sebagai malam terakhir musim dingin, sehingga suasana terasa menekan dan dingin di tengah keramaian.\"},{\"question\":\"Siapa tokoh yang dikejar Morrigan dan mengapa ia mengejarnya?\",\"answer\":\"Morrigan mengejar pengayomnya, Jupiter North, karena Jupiter bergerak cepat dan menghilang di tengah kerumunan, sementara Morrigan berusaha tetap menyusul.\"},{\"question\":\"Masalah apa yang mengganggu Morrigan saat berada di distrik Bohemia?\",\"answer\":\"Morrigan terganggu oleh kepulan asap biru safir berbau menyengat dari seorang wanita pemegang cerutu emas tipis, membuatnya batuk dan sulit melihat Jupiter.\"}]","Jessica T. - Nevermoore - Buku Dua | PDF",673]