[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-55723-id":3,"doc-seo-55723-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":90},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},55723,1099514067415,"Rowan","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/100002539d78ffe74a7?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1779092875211072502",48,"Cerita & Novel","Jalan Pulang","Cerita \"Jalan Pulang\" karya Nhã Thuyê n Trần Khánh Duyê n mengisahkan interaksi hangat antara seorang ayah dan anaknya, Chi Chi, dalam perjalanan pulang. Dimulai dengan permintaan Chi Chi untuk digendong karena kakinya sakit, ayahnya mengalihkan perhatiannya dengan berbagai cara. Ayahnya menunjuk burung yang terbang keluar dari semak-semak, mengajaknya bermain jingkat, dan bahkan mengajukan pertanyaan tentang kabel listrik yang mengarah ke rumah. Melalui dialog yang sederhana namun penuh kasih, cerita ini menggambarkan momen-momen keseharian yang penuh keakraban dan rasa ingin tahu anak. Ayah menggunakan kreativitasnya untuk membuat Chi Chi terhibur dan bergerak maju, menunjukkan kesabaran dan kecerdikannya dalam menghadapi rengekan anaknya. Cerita ini menyoroti pentingnya perhatian orang tua dan bagaimana momen-momen kecil dalam perjalanan pulang dapat menjadi petualangan yang menyenangkan bagi anak. Ilustrasi yang digunakan memperkuat suasana ceria dan penuh imajinasi dalam cerita, menciptakan gambaran visual yang menarik bagi pembaca, terutama anak-anak. Keseluruhan narasi memberikan kesan manis tentang hubungan keluarga dan pentingnya menemukan kegembiraan dalam hal-hal sederhana. Cerita ini secara efektif menangkap esensi dari masa kanak-kanak yang penuh keingintahuan dan kasih sayang orang tua, menjadikannya bacaan yang menyenangkan dan menghangatkan hati bagi pembaca dari segala usia.","Jalan Pulang  \nNhã Thuyê n Trần Khánh Duyê n  \n“Ayah, gendong aku.”  \n“Tidak, Chi Chi, kamu terlalu berat sekarang. Dan kamu sudah bisa berjalan sendiri.”  \n“Tidak, tidak, gendong aku, kakiku sakit. Huhu …aku menangis sekarang!”  \n“He, Chi Chi, lihat, ada burung yang terbang keluar dari semak itu.”  \n“Di mana, di mana? Biar kulihat! Aku tidak dapat melihat apa pun.”  \n“Lihat, aku sedang bermain jingkat. Bisakah Chi Chi menangkapku?”  \n“Aku menang, aku menang, Ayah.”  \n“Lelah sekali. Ayo,  \nkita istirahat. He, menurutmu kabel listrik ini menuju ke rumah siapa, Chi Chi?”  \n“Aku akan segera tahu, Ayah!”","cbCaivfiuEJqt9my","https://ap.wps.com/l/cbCaivfiuEJqt9my","pdf",1690801,3,1,16,"Indonesian","id",113,"","[{\"question\":\"Siapa saja tokoh dalam cerita \\\"Jalan Pulang\\\"?\",\"answer\":\"Tokoh utama dalam cerita ini adalah seorang ayah dan anaknya yang bernama Chi Chi.\"},{\"question\":\"Mengapa Chi Chi meminta digendong oleh ayahnya?\",\"answer\":\"Chi Chi meminta digendong karena kakinya sakit dan ia tidak mau berjalan sendiri.\"},{\"question\":\"Bagaimana cara ayah menghibur Chi Chi?\",\"answer\":\"Ayah menghibur Chi Chi dengan menunjukkan burung yang terbang keluar dari semak-semak, mengajaknya bermain jingkat, dan bertanya tentang kabel listrik.\"}]",1783682486,25,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":26,"description":14,"schema_data":34,"social_meta":85,"head_meta":87,"extra_data":89,"updated_unix":28},"jalan-pulang",{"@graph":35,"@context":84},[36,52,67],{"@type":37,"itemListElement":38},"BreadcrumbList",[39,43,47,49],{"item":40,"name":41,"@type":42,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":44,"name":45,"@type":42,"position":46},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":48,"name":12,"@type":42,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",{"item":50,"name":13,"@type":42,"position":51},"https://docshare.wps.com/id/document/jalan-pulang/55723/",4,{"url":50,"name":13,"@type":53,"author":54,"headline":13,"publisher":56,"fileFormat":59,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":60,"datePublished":61,"encodingFormat":59,"isAccessibleForFree":62,"interactionStatistic":63},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":55},"Person",{"url":40,"name":57,"@type":58},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-23","2026-07-10",true,{"@type":64,"interactionType":65,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":66},"ViewAction",{"@type":68,"mainEntity":69},"FAQPage",[70,76,80],{"name":71,"@type":72,"acceptedAnswer":73},"Siapa saja tokoh dalam cerita \"Jalan Pulang\"?","Question",{"text":74,"@type":75},"Tokoh utama dalam cerita ini adalah seorang ayah dan anaknya yang bernama Chi Chi.","Answer",{"name":77,"@type":72,"acceptedAnswer":78},"Mengapa Chi Chi meminta digendong oleh ayahnya?",{"text":79,"@type":75},"Chi Chi meminta digendong karena kakinya sakit dan ia tidak mau berjalan sendiri.",{"name":81,"@type":72,"acceptedAnswer":82},"Bagaimana cara ayah menghibur Chi Chi?",{"text":83,"@type":75},"Ayah menghibur Chi Chi dengan menunjukkan burung yang terbang keluar dari semak-semak, mengajaknya bermain jingkat, dan bertanya tentang kabel listrik.","https://schema.org",{"og:url":50,"og:type":86,"og:title":13,"og:site_name":57,"og:description":14},"article",{"robots":88,"canonical":50},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":91},[92,97,99,103,107,111,115,119,123,127],{"id":93,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":94,"show_sort_weight":95,"slug":96},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":12,"show_sort_weight":95,"slug":98},"story-novel",{"id":100,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":101,"show_sort_weight":95,"slug":102},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":104,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":105,"show_sort_weight":95,"slug":106},51,"Komik","comic",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":109,"show_sort_weight":95,"slug":110},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":113,"show_sort_weight":95,"slug":114},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":117,"show_sort_weight":95,"slug":118},49,"Sastra","literature",{"id":120,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":121,"show_sort_weight":95,"slug":122},52,"Teknologi","technology",{"id":124,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":125,"show_sort_weight":95,"slug":126},50,"Ujian","exam",{"id":128,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":129,"show_sort_weight":95,"slug":130},57,"Umum","general"]