[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-39982-id":3,"doc-seo-39982-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":92},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},39982,7971461740886,"Theodore","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_3d24733baf745e90a7e4bdd5f77d97b2",55,"Agama & Spiritualitas","Sosialisme Islam Pemikiran Ali Syari'ati","Buku Sosialisme Islam: Pemikiran Ali Syari'ati menguraikan gagasan Ali Syari'ati dalam mengaitkan teologi dan analisis sosial-politik. Fokus utamanya menempatkan hubungan antara Imamah dan Khilafah, komunitas Ummah, serta konsep “sosialisme religius” sebagai paradigma. Syari'ati dibahas melalui cara membaca pemikir Barat seperti Marx dan Hegel, lalu mengeksplorasi Alquran dan hadis secara terstruktur. Uraian ini menelusuri pertalian dan batas pemikiran Islam dan Barat, sekaligus membahas latar serta sejarah sosialisme dan marxisme.","SosialismeIslam  \nPemikiran Ali Syari'ati  \n“Pemisahan antara Imamah dan Khilafah merupakan produkpemikiran Barat modern,dan di dalam /slam tidak ada pemisahan antarapolitik dan agama,dunia dan akhirat.Imamah adalah pelanjut risalahkemasyarakatan nabi yang bertujuan membangun umat.Ummah adalahkomunitas dinamis yang selalu berhijrah dan memiliki orientasi pemikiranideal,sedangkan Imamah merupakan sesuatu yang wajib yang ada bagisuatu Ummah.”  \nUngkapan itu kita temukan dalam paparan panjangAli Syariati di bukuUmmah &Imamah,sebuah spektrum analisis sejarah,sosiologi,dan refleksifilosofis sekaligus afirmasi teologi.Syari'ati membaca Marx,Hegel,MaxWeber,Albert Camus,Levy Strauss,dan Nietzsche langsung dari bahasaEropa dan mengeksplorasiAlquran serta hadis yang terstruktur dalam bingkaiteologi.Syariati membangun keterkaitan teks agama dan teks sosiologipengetahuan dari para pemikir Eropa.Keduanya berpadu dalam autentisitasideologi Islam Ali Syarilati.Bahasa Eropa dimasukkannya ke dalam bahasaagama tanpa kehilangan identitas agama sebagai basis pandangan dunia danideologi Syarilati.Kedua identitas itu dikenali dengan baik karena Syari'atimampu menunjukkan keterkaitan sekaligus keterpisahan kedua pandangandunia lslam dan Barat itu secaramutlak.  \nBuku ini akan mengajak kita—melalui kajian dan telaah yangekstensif—memasuki uraian terperinci Syari'ati tentang Islam dan Marxismesebagai dua konsep yang terpisah.Namun,beliau menemukan disposisi(Nazhariah AIIntidza)dalam sebuah ungkapan kontroversi,tetapi tetap dalamciri akademiknya:Sosialisme Religius,Sosialisme Islam,sebuah perspektifyang berhasil ditunjukkan Mas Eko Supriyadimenjadisebuah paradigma.  \nA.M.Safwan,Pengasuh Pondok Pesantren MahasiswaMadrasah Murtadha Muthahhari RausyanFikr,YogyakartaPengajar Takhassus Falsafatuna,M.Baqir Shadr&Kosmologi Perempuan  \nRausyanFikrMADRASAHInstituteMURTADHA1slamie Phitosophy a MysteissMUTHAHHARIe Rabybat mtoahan orgHoline SMS:0817272705  \nRausyanFikr  \nSOSIALISME ISLAM  \nEKO SUPRIYADI  \nSosialismeIslamPemikiran Ali Syari'ati  \nRausyanFikr  \nKO SUPRIYADI  \nInstitute  \n# Sosialisme\n\nIslannAII Syanati  \n高  \nSOSIALISME ISLAMPemikiran Ali Syariati  \nEko Supriyadi  \n\"Kita menerima kebenaran mutlak sebagai keniscayaan.Karena itu,kita percaya keterbukaan pemikiran.Kita menghargai pluralitas.Kita akan perjuangkankebenaran mutlak dengan keterbukaan dan pluralitas.”(RausyanFikr Institute,Islamic Philosophy &Mysticism)  \nRausvanFikr  \n1siamic Philosophy&Mysticism  \nwww.sahabat-muthahhari.orgHotline SMS:0817272705FB:Rausyan Fikr  \nSOSIALISME ISLAMPemikiran Ali SyariatiEko Supriyadi  \nPerpustakaan Nasional RI.Data Katalog dalam terbitan(KDT)Eko Supriyadi  \nSosialisme Islam:Pemikir Ali Syariati/Eko Supriyadi;penyunting,  \nA.M.Safwam,Rissa Maistiary.--Yogyakarta:Rausyan Fikr Institute,2012.  \n289 hlm.;1 cm.  \nISBN 978-602-18970-8-9  \n1.Sosiologi Islam.I.Judul.II.A.M.Safwan.III.Rissa MaistiaryIV.Abdul Adnan.  \n297.61  \nPenyunting:A.M.Safwan  \nPemeriksa Aksara:Rissa Maistiary,Tiasty Ifandarin  \nDesain Sampul:Abdul Adnan  \nPenata Letak:Edy Y.Syarif  \nPenyelaras Akhir:Tiasty Ifandarin  \nCetakan pertama,1431 H/Desember 2010Cetakan kedua,Rabiulakhir 1434H/Maret 2013  \nDiterbitkan olehRausyanFikr Institute  \nJ1.Kaliurang Km 5.6 Gg.Pandega Wreksa No.1B,YogyakartaTelp/Fax:0274540161;Hotline sms:0817272705Email:yrausyan@yahoo.com;  \nWebsite:www.sahabat-muthahhari.org  \nFb:Rausyan Fikr;Twitter:@RausyanFikr_  \nCopyright 2013  \nHak Cipta Dilindungi Undang-UndangAll Rights Reserved  \nDaftar Isi  \nProlog一ix  \nBABISOSOK ALI SYARI'ATI DI TENGAH  \nPERGULATAN IDEOLOGIS ANTARA ISLAM DANMARXISME一1  \nPengantar  一2  \nLatar Belakang Munculnya Sosialisme一7  \na.Embrio Sosialisme一7  \nb.Lahirnya Sosialisme Ilmiah(Marxisme)一8  \nPengaruh Sosialisme terhadap Gerakan Politik DuniaKetiga一11  \nPendekatan Kajian dalam Buku Ini一19  \nBAB II MENELUSURI JEJAK ALI SYARI'ATI,SUATU SKETSA BIOGRAFI一23  \nLahir untuk Menjadi Dewasa一24Memasuki Dunia Baru一28Hijrah ke Universitas Paris一31Kembali ke Negeri As","cbCaif0eVuPsnIQJ","https://ap.wps.com/l/cbCaif0eVuPsnIQJ","pdf",20852413,5,1,291,"Indonesian","id",113,"# Prolog\n# BAB I SOSOK ALI SYARI'ATI DI TENGAH PERGULATAN IDEOLOGIS ANTARA ISLAM DAN MARXISME\n## Pengantar\n## Latar Belakang Munculnya Sosialisme\n## Pengaruh Sosialisme terhadap Gerakan Politik Dunia Ketiga\n## Pendekatan Kajian dalam Buku Ini\n# BAB II MENELUSURI JEJAK ALI SYARI'ATI, SUATU SKETSA BIOGRAFI\n## Lahir untuk Menjadi Dewasa\n## Hijrah ke Universitas Paris\n## Kembali ke Negeri Asal\n## Melawan Hegemoni Rezim\n## Wajah Pemberontak yang Saleh\n## Produk Dialektika Ideologi Dunia\n# BAB III KILAS BALIK SOSIALISME DAN MARXISME\n## Sosialisme\n## Marxisme","[{\"question\":\"Apa gagasan utama mengenai Imamah, Khilafah, dan Ummah menurut uraian buku?\",\"answer\":\"Pemikiran yang dibahas menekankan bahwa Imamah dipahami sebagai penerus risalah kemasyarakatan Nabi untuk membangun umat, sedangkan Ummah merupakan komunitas dinamis yang selalu berhijrah dan berorientasi pada ide. Pemisahan antara politik dan agama dinilai sebagai produk pemikiran Barat modern.\"},{\"question\":\"Bagaimana Ali Syari'ati menghubungkan pemikir Barat seperti Marx dan Hegel dengan teks agama?\",\"answer\":\"Ali Syari'ati membaca karya-karya pemikir Eropa serta mengaitkannya dengan eksplorasi Alquran dan hadis yang disusun dalam bingkai teologi. Keterkaitan teks agama dan teks sosiologi pengetahuan pemikir Barat dipadukan untuk membentuk autentisitas ideologi Islam.\"},{\"question\":\"Apa yang dimaksud “Sosialisme Religius” atau “Sosialisme Islam” dalam konteks buku ini?\",\"answer\":\"Istilah ini digunakan sebagai perspektif yang ditunjukkan penulis/pemikir terkait sebagai paradigma. Buku menjelaskan bahwa Syari'ati menemukan disposisi (nazhariyah/teori) dalam ungkapan kontroversial namun tetap mempertahankan ciri akademiknya melalui kerangka sosialisme yang religius.\"}]",1783088796,448,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":87,"head_meta":89,"extra_data":91,"updated_unix":28},"islamic-socialism-the-thought-of-ali-shariati","",{"@graph":36,"@context":86},[37,54,69],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/agama-spiritualitas/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":53},"https://docshare.wps.com/id/document/islamic-socialism-the-thought-of-ali-shariati/39982/",4,{"url":52,"name":13,"@type":55,"author":56,"headline":13,"publisher":58,"fileFormat":61,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":62,"datePublished":63,"encodingFormat":61,"isAccessibleForFree":64,"interactionStatistic":65},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":57},"Person",{"url":41,"name":59,"@type":60},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-22","2026-07-03",true,{"@type":66,"interactionType":67,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":68},"ViewAction",{"@type":70,"mainEntity":71},"FAQPage",[72,78,82],{"name":73,"@type":74,"acceptedAnswer":75},"Apa gagasan utama mengenai Imamah, Khilafah, dan Ummah menurut uraian buku?","Question",{"text":76,"@type":77},"Pemikiran yang dibahas menekankan bahwa Imamah dipahami sebagai penerus risalah kemasyarakatan Nabi untuk membangun umat, sedangkan Ummah merupakan komunitas dinamis yang selalu berhijrah dan berorientasi pada ide. Pemisahan antara politik dan agama dinilai sebagai produk pemikiran Barat modern.","Answer",{"name":79,"@type":74,"acceptedAnswer":80},"Bagaimana Ali Syari'ati menghubungkan pemikir Barat seperti Marx dan Hegel dengan teks agama?",{"text":81,"@type":77},"Ali Syari'ati membaca karya-karya pemikir Eropa serta mengaitkannya dengan eksplorasi Alquran dan hadis yang disusun dalam bingkai teologi. Keterkaitan teks agama dan teks sosiologi pengetahuan pemikir Barat dipadukan untuk membentuk autentisitas ideologi Islam.",{"name":83,"@type":74,"acceptedAnswer":84},"Apa yang dimaksud “Sosialisme Religius” atau “Sosialisme Islam” dalam konteks buku ini?",{"text":85,"@type":77},"Istilah ini digunakan sebagai perspektif yang ditunjukkan penulis/pemikir terkait sebagai paradigma. Buku menjelaskan bahwa Syari'ati menemukan disposisi (nazhariyah/teori) dalam ungkapan kontroversial namun tetap mempertahankan ciri akademiknya melalui kerangka sosialisme yang religius.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":88,"og:title":13,"og:site_name":59,"og:description":14},"article",{"robots":90,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":93},[94,97,101,105,109,113,117,121,125,129],{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":95,"slug":96},60,"religion-spirituality",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":99,"show_sort_weight":95,"slug":100},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":103,"show_sort_weight":95,"slug":104},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":107,"show_sort_weight":95,"slug":108},51,"Komik","comic",{"id":110,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":111,"show_sort_weight":95,"slug":112},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":114,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":115,"show_sort_weight":95,"slug":116},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":118,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":119,"show_sort_weight":95,"slug":120},49,"Sastra","literature",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":123,"show_sort_weight":95,"slug":124},52,"Teknologi","technology",{"id":126,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":127,"show_sort_weight":95,"slug":128},50,"Ujian","exam",{"id":130,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":131,"show_sort_weight":95,"slug":132},57,"Umum","general"]