[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-109032-id":3,"doc-seo-109032-113":31,"detail-sidebar-cat-0-id-113":97},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":28,"seo_description":14,"update_tm":29,"read_time":30},109032,8796095027276,"Valentina","https://avatar.qwps.com/avatar/d3BzX2FwX3Rlc3RfMjUxMTI2XzAxODA=",54,"Penelitian & Laporan","Indonesia - Kajian Belanja Publik Daerah di bidang Pendidikan tahun 2020 - Vol. 2 dari 2","Kajian Bank Dunia ini menelaah bagaimana pemerintah daerah di Indonesia membelanjakan dana anggaran untuk pendidikan pada tahun 2020, dengan fokus pada alokasi, pelaksanaan, dan dampaknya terhadap akses serta mutu pembelajaran. Publikasi menyoroti tantangan implementasi di tingkat kabupaten/kota dan sekolah, termasuk kesenjangan partisipasi, pengeluaran per siswa, kualitas guru, dan kapasitas manajemen. Temuan menunjukkan peningkatan pendanaan belum diikuti perbaikan hasil belajar yang tercermin dari rendahnya capaian pada Ujian Nasional, PISA, serta layanan pendidikan pada sekolah di bawah Kementerian Agama.","IKH TI SAR  \nLAPORAN INI DISIAPKAN OLEH:  \nRYTHIA AFKAR-JAVIER LUQUE-SHINSAKU NOMURA-JEFFERY MARSHALL  \nPublikasi ini disusun oleh staf Bank Dunia dengan dukungan pendanaan dari Pemerintah Australia. Hasil temuan, interpretasi dan kesimpulan yang disampaikan dalam publikasi ini tidak serta merta mewakili pandangan Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia maupun organisasi-organisasi yang diwakilinya. Bank Dunia tidak menjamin akurasi data yang tercantum dalam publikasi ini. Batas-batas, warna, denominasi, dan informasi lain yang ditampilkan pada peta mana pun di dalam publikasi initidak menyiratkan penilaian apa pun dari pihak Bank Dunia mengenai status hukum suatu wilayah, atau dukungan maupun penerimaan terhadap batasan tersebut.  \nHak dan Izin  \n© 2020 Bank Dunia  \n1818 H Street NW, Washington DC 20433  \nTelepon: 202-473-1000; [Internet: www.worldbank.org](Internet: www.worldbank.org)  \n[Sebagian hak cipta dilidungi Undang-Undang](Sebagian hak cipta dilidungi Undang-Undang)  \nMateri dalam publikasi ini memiliki hak cipta. Karena Bank Dunia sangat mendukung penyebarluasan pengetahuan, publikasi ini boleh diproduksi ulang, secara keseluruhan atau sebagaian, untuk tujuan non-komersil selama mencantumkan secara lengkapatribusi untuk publikasi ini. Berbagai pertanyaan lainnya yang terkait dengan hak dan perizinan, termasuk hak tambahan, harap dialamatkan kepada Kantor Penerbit Bank Dunia (World Bank Publication), The World Bank Group, 1818 H Street NW, Washington, DC 20433, USA; faks: 202-522-2625; e-mail: [pubrights@worldbank.org](pubrights@worldbank.org).  \nAtribusi  \nHarap mengutip publikasi ini sebagai berikut: Afkar, R; Luque, J; Nomura, S; Marshall, J 2020. Mengungkap Bagaimana Pemerintah Daerah di Indonesia Membelanjakan Dana Anggaran Mereka untuk Pendidikan, Bank Dunia. Jakarta. © Bank Dunia.  \nInformasi Kontak  \nPenulis dapat dihubungi di: [rafkar@worldbank.org](rafkar@worldbank.org)  \nKredit Foto  \nAkhmad Dody/World Bank  \nDAFTARISI  \nSingkatan dan Akronim 2  \nDaftar Gambar 2  \nKata Pengantar Oleh Satu Kahkonen  \nCountry Director, Bank Dunia untuk Indonesia  \ndan Timor-Leste 3  \nUcapan Terima Kasih 5  \n1. Ringkasan Eksekutif 6  \n2. Kesimpulan 14 Daftar Pustaka 21  \nIndonesia: Kajian Belanja Publik Daerah di bidang Pendidikan tahun 2020 1  \nSINGKATANdan AKRONIM  \n\n| A. | APM | Angka Partisipasi Murni |\n| --- | --- | --- |\n| B. | BOS BOSDA | Bantuan Operasional Sekolah\u003Cbr>Bantuan Operasional Sekolah Daerah |\n| C. | CoA | Chart of Accounts |\n| D. | DAK\u003Cbr>DAPODIK | Dana Alokasi Khusus\u003Cbr>Data administrasi dan hasil pendidikan |\n| H. | HCI | Human Capital Index |\n| I. | IDR\u003Cbr>IINN | Indonesian Rupiah\u003Cbr>Integrity Index of the National Exam |\n| K. | Kemdikbud\u003Cbr>Kemenag\u003Cbr>Kemenkeu\u003Cbr>KIAT Guru | Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan\u003Cbr>Kementerian Agama\u003Cbr>Kementerian Keuangan\u003Cbr>Kinerja dan Akuntabilitas Guru |\n| N. | NTT | Nusa Tenggara Timur |\n| O. | OECD\u003Cbr>OTSUS | Organisation for Economic Co-operation and Development Special Autonomy Fund (Dana Otonomi Khusus) |\n| P. | PAUD\u003Cbr>PDB\u003Cbr>PER\u003Cbr>PNS\u003Cbr>PNS\u003Cbr>PPAUD | Pendidikan Anak Usia Dini\u003Cbr>Produk Domestik Bruto\u003Cbr>Public Expenditure Review\u003Cbr>Programme for International Student Assessment Pegawai Negri Sipil\u003Cbr>Pendidikan dan Pengembangan Anak Usia Dini |\n| R. | Renstra\u003Cbr>RPJMN | Rencana Strategis\u003Cbr>Rencana Pembangunan Nasional Jangka Menengah |\n| S. | SDI SIKD\u003Cbr>SNP\u003Cbr>SPM | Service Delivery Indicators\u003Cbr>Sistem Informasi Keuangan Daerah\u003Cbr>Standar Nasional Pendidikan\u003Cbr>Standar Pelayanan Minimum |\n| T. | TKG\u003Cbr>TPG | Tunjangan Khusus Guru\u003Cbr>Tunjangan Profesi Guru |\n| U. | UN | Ujian Nasional |\n\ndaftarGAMBAR  \nC.1 Teori kerangka perubahan: Alokasi anggaran pendidikan, anjuran sekolah dan hasil siswa 7  \nKATA PENGANTAR  \nOLEH SATU KAHKONEN, COUNTRY DIRECTOR,  \nBANK DUNIA UNTUK INDONESIA DAN TIMOR-LESTE  \nSistem sekolah di Indonesia adalah yang keempat terbesar di dunia, dengan lebih dari 53 juta siswa dan 2,6 juta guru di lebih dari 250.000 sekolah. Selama 15 tahun ","cbCairN8SAIuHZIl","https://ap.wps.com/l/cbCairN8SAIuHZIl","pdf",4902426,6,1,26,"Indonesian","id",113,"# Ringkasan Eksekutif\n# Kesimpulan\n# Daftar Pustaka\n# Singkatan dan Akronim\n# Daftar Gambar\n# Kata Pengantar","[{\"question\":\"Apa tujuan kajian tentang belanja publik daerah bidang pendidikan tahun 2020?\",\"answer\":\"Kajian menelaah bagaimana pemerintah daerah membelanjakan dana anggaran untuk pendidikan, serta melihat dampaknya terhadap akses dan hasil pembelajaran.\"},{\"question\":\"Mengapa peningkatan pendanaan belum berdampak signifikan pada hasil belajar?\",\"answer\":\"Publikasi menyatakan pendanaan yang meningkat belum menghasilkan perkembangan berarti dalam hasil pembelajaran yang diukur melalui rendahnya capaian Ujian Nasional, PISA, dan layanan pendidikan.\"},{\"question\":\"Tantangan implementasi pendidikan apa yang disoroti dalam kajian?\",\"answer\":\"Kajian menyoroti kesenjangan partisipasi, pengeluaran per siswa, hasil belajar, kualitas guru, dan kapasitas manajemen sekolah di seluruh kabupaten/kota.\"},{\"question\":\"Landasan kebijakan apa yang disebut terkait pembiayaan pendidikan di Indonesia?\",\"answer\":\"Publikasi menyinggung mandat konstitusional 20 persen anggaran nasional untuk pendidikan, desentralisasi fungsi, serta pengaturan guru/dosen dalam Undang-Undang No. 14/2005 dan mandat lain dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20/2003.\"}]","Indonesia - Kajian Belanja Publik Daerah di bidang Pendidikan tahun 2020 - Vol. 2 dari 2 | PDF",1784476006,40,{"code":4,"msg":32,"data":33},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":34,"title":13,"keywords":35,"description":14,"schema_data":36,"social_meta":92,"head_meta":94,"extra_data":96,"updated_unix":29},"indonesia-study-on-subnational-public-expenditure-on-education-in-2020-vol-2-of-2","",{"@graph":37,"@context":91},[38,55,70],{"@type":39,"itemListElement":40},"BreadcrumbList",[41,45,49,52],{"item":42,"name":43,"@type":44,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":46,"name":47,"@type":44,"position":48},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":50,"name":12,"@type":44,"position":51},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":53,"name":13,"@type":44,"position":54},"https://docshare.wps.com/id/document/indonesia-study-on-subnational-public-expenditure-on-education-in-2020-vol-2-of-2/109032/",4,{"url":53,"name":13,"@type":56,"author":57,"headline":13,"publisher":59,"fileFormat":62,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":63,"datePublished":64,"encodingFormat":62,"isAccessibleForFree":65,"interactionStatistic":66},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":58},"Person",{"url":42,"name":60,"@type":61},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-08-15","2026-07-19",true,{"@type":67,"interactionType":68,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":69},"ViewAction",{"@type":71,"mainEntity":72},"FAQPage",[73,79,83,87],{"name":74,"@type":75,"acceptedAnswer":76},"Apa tujuan kajian tentang belanja publik daerah bidang pendidikan tahun 2020?","Question",{"text":77,"@type":78},"Kajian menelaah bagaimana pemerintah daerah membelanjakan dana anggaran untuk pendidikan, serta melihat dampaknya terhadap akses dan hasil pembelajaran.","Answer",{"name":80,"@type":75,"acceptedAnswer":81},"Mengapa peningkatan pendanaan belum berdampak signifikan pada hasil belajar?",{"text":82,"@type":78},"Publikasi menyatakan pendanaan yang meningkat belum menghasilkan perkembangan berarti dalam hasil pembelajaran yang diukur melalui rendahnya capaian Ujian Nasional, PISA, dan layanan pendidikan.",{"name":84,"@type":75,"acceptedAnswer":85},"Tantangan implementasi pendidikan apa yang disoroti dalam kajian?",{"text":86,"@type":78},"Kajian menyoroti kesenjangan partisipasi, pengeluaran per siswa, hasil belajar, kualitas guru, dan kapasitas manajemen sekolah di seluruh kabupaten/kota.",{"name":88,"@type":75,"acceptedAnswer":89},"Landasan kebijakan apa yang disebut terkait pembiayaan pendidikan di Indonesia?",{"text":90,"@type":78},"Publikasi menyinggung mandat konstitusional 20 persen anggaran nasional untuk pendidikan, desentralisasi fungsi, serta pengaturan guru/dosen dalam Undang-Undang No. 14/2005 dan mandat lain dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20/2003.","https://schema.org",{"og:url":53,"og:type":93,"og:title":13,"og:site_name":60,"og:description":14},"article",{"robots":95,"canonical":53},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":98},[99,104,108,112,116,120,122,126,130,134,138],{"id":100,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":101,"show_sort_weight":102,"slug":103},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":106,"show_sort_weight":102,"slug":107},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":110,"show_sort_weight":102,"slug":111},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":114,"show_sort_weight":102,"slug":115},51,"Komik","comic",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":118,"show_sort_weight":102,"slug":119},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":12,"show_sort_weight":102,"slug":121},"research-report",{"id":123,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":124,"show_sort_weight":102,"slug":125},49,"Sastra","literature",{"id":127,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":128,"show_sort_weight":102,"slug":129},52,"Teknologi","technology",{"id":131,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":132,"show_sort_weight":102,"slug":133},50,"Ujian","exam",{"id":135,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":136,"show_sort_weight":102,"slug":137},57,"Umum","general",{"id":139,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":140,"show_sort_weight":4,"slug":141},181,"Formulir","formulir"]