[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-108803-id":3,"doc-seo-108803-113":31,"detail-sidebar-cat-0-id-113":85},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":28,"seo_description":14,"update_tm":29,"read_time":30},108803,549768702563,"Sage","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/8000c4aa63b76e948b?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1786536092046926083",54,"Penelitian & Laporan","Kajian Belanja Publik Indonesia - Belanja untuk Hasil yang Lebih Baik","Kajian Belanja Publik Indonesia membahas temuan, interpretasi, dan kesimpulan mengenai kualitas belanja publik serta faktor yang memengaruhi efisienitas dan efektivitasnya. Laporan menyoroti transformasi ekonomi Indonesia, kemajuan kebijakan fiskal, dan tantangan berupa kesenjangan sumber daya manusia serta infrastruktur. Di tengah dampak pandemi COVID-19 dan tekanan fiskal, laporan menekankan perlunya reformasi pajak dan belanja untuk menciptakan ruang fiskal guna mendukung tujuan pembangunan.","Pub lic Disclosure Authorized Pub lic Disclosure Authorized Pub lic Disclosure Authorized Pub lic Disclosure Authorized  \n\n| KAJIAN BELANJA PUBLIK INDONESIA |  |  |\n| --- | --- | --- |\n| Belanjauntuk ~~ Hasil Lebih Baik ~~ |  |  |\n|  |  |  |\n\nyang  \n2020  \nDidukung oleh pendanaandariPemerintah Kanada, Swiss, dan UniEropadibawah Public Financial Management Multi-Donor Trust Fund (PFM-MDTF) dan Pemerintah Australia (Departemen Luar Negeri dan Perdagangan) dibawah Program Support for Enhanced Macroeconomics and Fiscal Policy Analysis (SEMEFPA)  \nSwiss Confederation  \nKAJIAN BEL ANJA PUBLIK INDONESIA:  \nBelanjauntuk Hasil yang Lebih Baik  \nTemuan-temuan, interpretasi dan kesimpulankesimpulan yang dinyatakan di dalam laporan ini tidak mencerminkan pandangan Kementerian Keuangan atau Pemerintah Indonesia, para Direktur Pelaksana Bank Dunia, Uni Eropa atau Pemerintah Australia, Canada atau Swiss.  \nBank Dunia tidak menjamin ketepatan datadata yang termuat dalam laporan ini. Batasbatas, warna, denominasi dan informasiinformasi lain yang digambarkan pada setiap peta di dalam laporan ini tidak mencerminkan pendapat Bank Dunia mengenai status hukum dari wilayah atau dukungan atau persetujuan dari batas-batas tersebut.  \nHak dan Izin materi dalam karya initunduk pada hak cipta. Karena Bank Duniamendorong diseminasi pengetahuannya, karya ini dapat direproduksi, seluruhnya atausebagian, untuk tujuan nonkomersial selama diberikan atribusi penuh pada karya ini.  \nSetiap pertanyaan tentang hak dan lisensi, termasuk hak anak perusahaan, harusditujukan ke Publikasi Bank Dunia, World Bank Group, 1818 H Street NW, Washington, DC 20433, AS; faks: 202-522-2625; e-mail: [pubrights@worldbank.org](pubrights@worldbank.org).  \n\n| Laporan ini dapat di download dalam Bahasa Indonesia dan Inggris di\u003Cbr>→ WORLDBANK. ORG/ID PER | Untuk mendapatkan publikasi terkaitmelalui e-mail, silakan hubungi\u003Cbr>→ Y SOEPARDJO@WORLDBANK. ORG |\n| --- | --- |\n\nUntuk informasi mengenai Bank Dunia serta kegiatannya di Indonesia, silakan berkunjung ke:  \n@ BANKDUNIA  \n| BANKDUNIA |  |\n| --- | --- |\n| INSTAGRAM. COM/WORLDBANK |  |\n| WWW. LINKEDIN. COM/ COMPANY/THE-WORLD-BANK |  |\n\nSemua foto dalam laporan ini dari [unsplash.com](unsplash.com) dan bebas royalti  \n→ HELP. UNSPLASH. COM/ EN/COLLECTIONS/1 463188-UNSPLASH-LICENSE)  \nKata Pengantar  \ndari Country Director  \nSatu Kahkonen  \nCOUNTRY DIRECTOR,  \nBANK DUNIA UNT UK INDONESIA  \nDAN TIMOR LESTE  \nebagai salah satu perekonomian terbesar di Asia Tenggara, Indonesia telah mengalami transformasi pembangunan yang luar  \nbiasa selama dua dekade terakhir. Indonesia memiliki pertumbuhanekonomi yang kuat dan berkelanjutan meskipun terjadi guncangan eksternal, dengan rata-ratapertumbuhanekonomisebesar 5,3 persen antara tahun 2000 dan 2019. Indonesia telah menjadi negara berpenghasilan menengah yang menonjoldengan Pendapatan Nasional Bruto (PNB) per kapita hampir mencapai ambang batas negara berpendapatan menengah-atas pada tahun 2019. Sebagai hasilnya, Indonesia dapat mengurangitingkat kemiskinan lebih dari setengahnyapada periode yang samahinggamencapai 9,4 persenpadatahun 2019. Dengan pendapatanyang lebih tinggi dan akses yang lebih baikterhadaplayanan publik secara rata-rata, ma-  \nsyarakat Indonesia telah menjadilebih sehat dan lebih berpendidikan yang berdampak pada peningkatan hasil pembangunan manusia dan harapan hidup.  \nIndonesia juga terus membuat kemajuan dalamperbaikan pembuatankebijakan fiskal. Kebijakan fiskal menjadi lebih efektifdalam mengurangiketimpangandan kemiskinan, meskipun masihadaruang untuk perbaikan. Pada 2015, pemerintah mengambil keputusan kebijakan yang berani untuk merealokasi sumber daya dari subsidi energi regresif kepada sektor-sektor prioritaspembangunan. Selanjutnya, pemerintah telah memperkuatlembagapenganggaran dan sistem manajemenkeuangan publikmelalui modernisasi proses manajemen anggaran dan sistem informasi manajemenkeuangan. Pemerintah jugaterus menerapkan manajemen fiskal yang hati-hati dengan","cbCaigRMZLdooZ3T","https://ap.wps.com/l/cbCaigRMZLdooZ3T","pdf",8971102,5,1,76,"Indonesian","id",113,"# Kata Pengantar\n## Latar belakang transformasi pembangunan dan konteks fiskal\n## Tujuan Tinjauan Belanja Publik (Public Expenditure Review/PER)","[{\"question\":\"Tantangan utama apa yang masih dihadapi Indonesia terkait belanja publik?\",\"answer\":\"Adanya kesenjangan besar dalam modal sumber daya manusia dan infrastruktur yang menghambat daya saing, penciptaan lapangan kerja, dan pengurangan kemiskinan dalam jangka menengah.\"}]","Kajian Belanja Publik Indonesia - Belanja untuk Hasil yang Lebih Baik | PDF",1784474021,117,{"code":4,"msg":32,"data":33},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":34,"title":13,"keywords":35,"description":14,"schema_data":36,"social_meta":80,"head_meta":82,"extra_data":84,"updated_unix":29},"indonesia-public-expenditure-review-spending-for-better-results","",{"@graph":37,"@context":79},[38,55,70],{"@type":39,"itemListElement":40},"BreadcrumbList",[41,45,49,52],{"item":42,"name":43,"@type":44,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":46,"name":47,"@type":44,"position":48},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":50,"name":12,"@type":44,"position":51},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":53,"name":13,"@type":44,"position":54},"https://docshare.wps.com/id/document/indonesia-public-expenditure-review-spending-for-better-results/108803/",4,{"url":53,"name":13,"@type":56,"author":57,"headline":13,"publisher":59,"fileFormat":62,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":63,"datePublished":64,"encodingFormat":62,"isAccessibleForFree":65,"interactionStatistic":66},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":58},"Person",{"url":42,"name":60,"@type":61},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-08-15","2026-07-19",true,{"@type":67,"interactionType":68,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":69},"ViewAction",{"@type":71,"mainEntity":72},"FAQPage",[73],{"name":74,"@type":75,"acceptedAnswer":76},"Tantangan utama apa yang masih dihadapi Indonesia terkait belanja publik?","Question",{"text":77,"@type":78},"Adanya kesenjangan besar dalam modal sumber daya manusia dan infrastruktur yang menghambat daya saing, penciptaan lapangan kerja, dan pengurangan kemiskinan dalam jangka menengah.","Answer","https://schema.org",{"og:url":53,"og:type":81,"og:title":13,"og:site_name":60,"og:description":14},"article",{"robots":83,"canonical":53},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":86},[87,92,96,100,104,108,110,114,118,122,126],{"id":88,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":89,"show_sort_weight":90,"slug":91},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":93,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":94,"show_sort_weight":90,"slug":95},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":97,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":98,"show_sort_weight":90,"slug":99},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":102,"show_sort_weight":90,"slug":103},51,"Komik","comic",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":106,"show_sort_weight":90,"slug":107},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":12,"show_sort_weight":90,"slug":109},"research-report",{"id":111,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":112,"show_sort_weight":90,"slug":113},49,"Sastra","literature",{"id":115,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":116,"show_sort_weight":90,"slug":117},52,"Teknologi","technology",{"id":119,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":120,"show_sort_weight":90,"slug":121},50,"Ujian","exam",{"id":123,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":124,"show_sort_weight":90,"slug":125},57,"Umum","general",{"id":127,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":128,"show_sort_weight":4,"slug":129},181,"Formulir","formulir"]