[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-52799-id":3,"doc-seo-52799-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":95},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},52799,1649267921044,"Ava Thompson","https://us-avatar.wpscdn.com/avatar/1800007509477c92dfb?_k=1782875107921204101",48,"Cerita & Novel","Indak Anak Ikan","Cerita \"Indak Anak Ikan\" mengisahkan tentang Fitri, seorang anak yang pulang sekolah dengan rasa lapar yang luar biasa dan antusias menantikan masakan ibunya. Awalnya, ia mengira hidangan yang disajikan adalah kremesan karena aroma yang tercium begitu menggiurkan. Namun, setelah suapan pertama, Fitri menyadari bahwa ia memakan bayi ikan. Kegelisahannya memuncak ketika ia akhirnya mengamati lebih teliti isi sendoknya dan mengkonfirmasi bahwa itu memang bayi ikan. Ibunya kemudian menjelaskan bahwa itu bukanlah kremesan. Saat Fitri menikmati suapan terakhirnya, ia dipanggil oleh teman-temannya, Ana dan Ade, yang mengajaknya bermain. Ade membawa alat penangkap ikan, yang membuat Fitri terkejut karena biasanya ia tidak tertarik dengan aktivitas tersebut. Fitri kemudian bersemangat untuk ikut serta menangkap ikan, terinspirasi oleh pengalamannya memakan bayi ikan dan membayangkan rasa ikan yang lebih besar akan lebih lezat. Cerita ini menggambarkan perubahan persepsi dan rasa ingin tahu seorang anak terhadap makanan dan aktivitas baru, serta bagaimana pengalaman sebelumnya dapat memicu minat pada hal yang baru.","Bukan Anak Ikan Novia Erwida Al Nurul Gheulia  \nFitri lapar sekali sepulang sekolah. Ia tak sabar ingin makan masakan Ibu.”Ibu masak apa?” tanyanya.  \nSebelum Ibu menjawab, Fitri sudah berseru,”Waah ... ini pasti kremesan . Aromanya saja sudah enak!”  \nIbu meminta Fitri bersabar. Ia harus mengganti baju dulu.  \n”Ini kremesan kan, Bu?”  \n”Hmmm …enak sekali!”Fitri menyuap lagi.  \nLagi dan lagi.  \n”Itu bukan kremesan,” kata Ibu. Hah, masa iya?  \nFitri mengamati isi sendoknya. Ooooh, ternyata ini bayi ikan!  \nIni suapan terakhir. Hap!  \nSiapa itu yang memanggil Fitri?  \nAna dan Ade mengajak Fitri bermain.  \nFitri melihat Ade membawa tangguak, alias serok penangkap ikan.  \n”Kalian mau menangkap ikan?” tanya Fitri. Ade mengangguk.  \n”Ayo, kita menangkap ikan!” seru Fitri sambil menyambar tangguak Ade.  \nAde melongo. Biasanya Fitri tidak sukamenangkap ikan.  \nDi kolam sering ada ikan-ikan kecil muncul ke permukaan. Ikan itu berukuran lebih besar dari ikan yang dimakannya tadi.  \nFitri makin bersemangat. Bayi ikan saja enak, apalagi ikan yang lebih besar itu. Pasti lebih sedap.","cbCaibP9cJObj5rK","https://ap.wps.com/l/cbCaibP9cJObj5rK","pdf",1726977,3,1,20,"Indonesian","id",113,"# Indak Anak Ikan\n## Cerita Fitri Sepulang Sekolah\n## Penemuan Bayi Ikan\n## Ajakan Bermain Teman-teman\n## Semangat Menangkap Ikan","[{\"question\":\"Apa yang dikira Fitri saat pertama kali melihat hidangan ibunya?\",\"answer\":\"Fitri mengira hidangan tersebut adalah kremesan karena aromanya yang enak.\"},{\"question\":\"Apa yang sebenarnya dimakan Fitri?\",\"answer\":\"Fitri sebenarnya memakan bayi ikan, bukan kremesan seperti yang ia duga.\"},{\"question\":\"Mengapa Fitri tiba-tiba bersemangat untuk menangkap ikan?\",\"answer\":\"Fitri menjadi bersemangat untuk menangkap ikan setelah merasakan lezatnya bayi ikan, dan ia membayangkan ikan yang lebih besar akan lebih sedap.\"},{\"question\":\"Apa yang dibawa Ade saat teman-temannya bertemu?\",\"answer\":\"Ade membawa tangguak, yaitu serok penangkap ikan.\"}]",1783651688,31,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":90,"head_meta":92,"extra_data":94,"updated_unix":28},"indak-anak-ikan-52799","",{"@graph":36,"@context":89},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,50],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",{"item":51,"name":13,"@type":43,"position":52},"https://docshare.wps.com/id/document/indak-anak-ikan-52799/52799/",4,{"url":51,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-22","2026-07-10",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81,85],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Apa yang dikira Fitri saat pertama kali melihat hidangan ibunya?","Question",{"text":75,"@type":76},"Fitri mengira hidangan tersebut adalah kremesan karena aromanya yang enak.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Apa yang sebenarnya dimakan Fitri?",{"text":80,"@type":76},"Fitri sebenarnya memakan bayi ikan, bukan kremesan seperti yang ia duga.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Mengapa Fitri tiba-tiba bersemangat untuk menangkap ikan?",{"text":84,"@type":76},"Fitri menjadi bersemangat untuk menangkap ikan setelah merasakan lezatnya bayi ikan, dan ia membayangkan ikan yang lebih besar akan lebih sedap.",{"name":86,"@type":73,"acceptedAnswer":87},"Apa yang dibawa Ade saat teman-temannya bertemu?",{"text":88,"@type":76},"Ade membawa tangguak, yaitu serok penangkap ikan.","https://schema.org",{"og:url":51,"og:type":91,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":93,"canonical":51},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":96},[97,102,104,108,112,116,120,124,128,132],{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":99,"show_sort_weight":100,"slug":101},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":100,"slug":103},"story-novel",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":100,"slug":107},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":100,"slug":111},51,"Komik","comic",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":100,"slug":115},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":100,"slug":119},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":100,"slug":123},49,"Sastra","literature",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":100,"slug":127},52,"Teknologi","technology",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":100,"slug":131},50,"Ujian","exam",{"id":133,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":134,"show_sort_weight":100,"slug":135},57,"Umum","general"]