[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-339896-113":53,"doc-detail-339896-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","indah-mendung-my-beloved-husband-chapter-1-romantic-intrigue-begins","Indah Mendung - My Beloved Husband - Chapter 1 - Romantic intrigue begins","","Bab 1 mengikuti Bintang saat bertemu dosen favoritnya, Pak Rian, dan merasakan degup jantung yang sulit dikendalikan hanya karena senyum karismatiknya. Nia menegur Bintang yang terus melamun serta mengingatkan batas harapan agar tidak terluka. Percakapan berubah tegang ketika Pak Pandu muncul dan menegur Bintang soal cara berpakaian, memicu konflik, rasa tidak adil, dan kecurigaan motif prasangka di kampus.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":15,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/indah-mendung-my-beloved-husband-chapter-1-romantic-intrigue-begins/339896/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/indah-mendung-my-beloved-husband-chapter-1-romantic-intrigue-begins/339896.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Ezra","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-04","2026-09-21",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",7,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Siapa yang menjadi fokus perhatian Bintang di awal bab?","Question",{"text":110,"@type":111},"Bintang fokus pada Pak Rian, dosen favoritnya, dan merasa gugup hanya karena senyum Pak Rian.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Apa yang Nia sampaikan kepada Bintang mengenai perasaan dan harapan?",{"text":115,"@type":111},"Nia mengingatkan Bintang bahwa kagum boleh, tetapi jangan bawa perasaan, karena harapan yang tidak sesuai kenyataan bisa membuat sakit hati.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Mengapa Pak Pandu menegur Bintang?",{"text":119,"@type":111},"Pak Pandu menegur Bintang karena dianggap tidak pantas memakai celana jeans ketat di tempat belajar serta meminta agar Bintang berpakaian lebih sopan.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},339896,1790768104,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":14,"category_name":15,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":142,"read_time":143},1099514068035,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c","My Beloved Husband  \nCopyright © 2022  \nBy : Indah mendung  \nWattpad : @indahmendung  \nHak Cipta dilindungi Undang-undang  \nAll right reserved  \nDilarang mengutip, memfotokopi, menerjemahkan sebagian atau seluruh isi buku ini tanpa ijintertulis dari penerbit!  \nCHAPTER 1  \n“Selamat pagi, Pak Rian,” sapa Bintang ceria saat berpapasan dengan dosen favoritnya.  \n“Pagi, Bintang,” sahut Rian tersenyum ramah.  \nBintang tersentak dengan raut wajah yang memerah. Jantungnya berdetak dua kali lebih cepat dari biasanya saat melihat senyuman Rian yang berkharisma. Walaupun sudah berkali-kali melihatsenyuman itu, tetapi jantungnya tetap berdebar-debar.  \nApakah ini yang dinamakan cinta?  \nPlak!  \n“Ah! Iya, Pak?” Bintang seketika tersadar dari lamunannya ketika ada seseorang yang menepuk wajahnya cukup keras.  \n“Pak-pak-pak! Udah lewat tuh pak Rian,” cetus Nia ketus saat mendapati sahabatnya kembali melamun seperti orang linglung setiap kali bertemu dengan orang yang disukainya.  \n“Loh, kapan? Kok gue nggak tau?” tanya Bintang bingung.  \n“Makanya jangan bengong terus, jadi nggak tau kan lo,” pungkas Nia dengan raut wajah datar.  \n“Lagian Lo juga aneh, deh. Setiap kali ketemu sama pak Rian pasti ujung-ujungnya begini. Sesuka itu ya lo sama pak Rian?” tanyanya heran.  \nSudut bibir Bintang mengembang ke atas membentuk senyuman lebar.  \n“Soalnya pak Rian itu beda sama dosen yang lain. Dia ramah dan baik sama semua orang, bukan sama yang pinter aja. Terus yang paling gue suka dari pak Rian itu karena kepribadian dan attitudenya itu bagus. Apalagi dia juga punya jiwa sosial yang tinggi. Dan kalau untuk masalah agama udah nggak perlu diragukan lagi lah, semuanya juga udah tau kalau pak Rian itu laki-laki sholeh. Terus apalagi, ya?” Bintang terlihat sedang berpikir sejenak.  \n“Ah iya! Mukanya juga di atas rata-rata,” imbuhnya riang sembari membayangkan wajah tampan Rian.  \n“Yeah, gue akuin pak Rian emang suami idaman, sih. Paket komplit lah dia,” ujar Nia saat menyadarikepopuleran Rian di universitasnya.  \n“Nah, kan. Kapan lagi ada cowok kayak gitu coba? Selagi masih ada, nggak apa-apa dong kalauberharap. Siapa tau jodoh, kan kita nggak ada yang tau,” sahut Bintang penuh percaya diri.  \nNia menatap Bintang dengan tatapan malas.“Berharap ya harus lihat orangnya juga kali. Loberharap sama cowok yang jelas mustahil untuk lo gapai, apa nggak remuk tuh hati.”  \n“Sadar diri, sadar posisi, Bosque,” imbuhnya enteng tanpa dosa sembari menepuk pundak Bintang.  \nRaut wajah Bintang seketika berubah datar saat mendengar ucapan Nia yang tepat menusuk jantungnya.“Hati gue masih baik-baik aja sebelum lo bilang begitu,” balasnya ketus.  \n“Gue sebagai sahabat, sekaligus pengagum cogan Cuma memperingatkan aja. Kagum boleh, tapi jangan bawa perasaan. Karena kita sendiri yang akan sakit hati kalau apa yang kita harapkan nggak sesuai dengan kenyataan,” jelas Nia.  \nBintang memutar bola mata malas.“Tanpa lo bilang pun gue juga udah sadar diri kali,” jawabnyadengan raut wajah mencibir.  \nNia terkekeh.“Oh iya, di sini kan nggak Cuma pak Rian aja yang populer. Masih ada satu dosen lagi yang juga jadi cowok idaman di kampus ini,” imbuhnya.  \n“Dosen killer maksud lo?” balas Bintang sinis saat mengetahui siapa orang yang Nia maksud.  \nNia mengangguk.  \n“Enggak deh kalau dia,” pungkas Bintang.  \n“Kok bisa lo nggak suka sama pak Pandu? Padahal kan di sini banyak yang ngincar dia. Dosen cewekjuga kalau ada dia pada caper semua,” tanya Nia heran.  \n“Nggak suka aja,” jawab Bintang singkat.  \n“Ya kan pasti ada alasannya kenapa nggak suka,” sahut Nia penasaran.  \n“Terlalu banyak sampai gue nggak bisa nyebutin satu per satu ,” pungkas Bintang malas.  \nBintang dan Nia terlalu sibuk membicarakan Pandu hingga tidak sadar jika orang yang sedang mereka bicarakan kini sudah berada di hadapan mereka berdua.  \nMata Nia membuat sempurna saat berpapasan dengan Pandu. Begitupula dengan Bintang yang tidakkalah terkejut saat mendapati orang yang sedang dibicarakannya tiba-tiba muncul tepat di hada","cbCairTmEyLwBsQ7","https://ap.wps.com/l/cbCairTmEyLwBsQ7","pdf",1422960,301,"Indonesian","# CHAPTER 1\n## Bintang dan pesona Pak Rian\n## Teguran Nia dan batas harapan\n## Pertemuan dengan Pak Pandu dan teguran pakaian","[{\"question\":\"Siapa yang menjadi fokus perhatian Bintang di awal bab?\",\"answer\":\"Bintang fokus pada Pak Rian, dosen favoritnya, dan merasa gugup hanya karena senyum Pak Rian.\"},{\"question\":\"Apa yang Nia sampaikan kepada Bintang mengenai perasaan dan harapan?\",\"answer\":\"Nia mengingatkan Bintang bahwa kagum boleh, tetapi jangan bawa perasaan, karena harapan yang tidak sesuai kenyataan bisa membuat sakit hati.\"},{\"question\":\"Mengapa Pak Pandu menegur Bintang?\",\"answer\":\"Pak Pandu menegur Bintang karena dianggap tidak pantas memakai celana jeans ketat di tempat belajar serta meminta agar Bintang berpakaian lebih sopan.\"}]","Indah Mendung - My Beloved Husband - Chapter 1 - Romantic intrigue begins | PDF",1790032976,464]