[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-339971-113":53,"doc-detail-339971-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":120,"head_meta":122,"extra_data":124,"updated_unix":126},113,"id","indah-mendung-berhenti-mengejar-pak-dokter-chapter-1","Indah Mendung - Berhenti Mengejar Pak Dokter - Chapter 1","","Bab 1 mengisahkan Mei yang geram karena Ivanka terus mengejar Arthur, bahkan saat Arthur bersikap dingin dan jarang menghargai upayanya. Ivanka tetap yakin Arthur akan luluh, namun ketidakpastian makin memuncak ketika ia melihat Arthur sedang akrab dengan Sandra, yang membahas soal Epril. Ivanka terluka melihat Arthur tampak hangat, lalu panik dan akhirnya pulang karena sesak. Sementara itu, Arthur merasakan kejanggalan karena Ivanka tidak datang seperti biasanya.",{"@graph":63,"@context":119},[64,81,102],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":15,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/indah-mendung-berhenti-mengejar-pak-dokter-chapter-1/339971/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/indah-mendung-berhenti-mengejar-pak-dokter-chapter-1/339971.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Ezra","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-04","2026-09-21",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":71},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",{"@type":103,"mainEntity":104},"FAQPage",[105,111,115],{"name":106,"@type":107,"acceptedAnswer":108},"Mengapa Mei khawatir dan menegur Ivanka?","Question",{"text":109,"@type":110},"Mei menilai usaha Ivanka mengejar Arthur terlalu berisiko karena Arthur tidak pernah menghargai perjuangannya, serta persaingan dan situasi Arthur berat.","Answer",{"name":112,"@type":107,"acceptedAnswer":113},"Apa yang membuat Ivanka berubah menjadi sangat sedih?",{"text":114,"@type":110},"Ivanka melihat Arthur mengobrol akrab dengan Sandra, dan Arthur bersikap ramah serta hangat saat Sandra membahas bekal dan Epril, yang kontras dengan sikap Arthur kepadanya.",{"name":116,"@type":107,"acceptedAnswer":117},"Apa yang terjadi setelah Ivanka menyadari Arthur bersikap hangat pada Sandra?",{"text":118,"@type":110},"Ivanka menangis di atas motor, akhirnya memilih pulang ke rumah kos, sementara Mei mencoba menghubunginya karena kelas hampir dimulai namun Ivanka tak kunjung kembali.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":121,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":123,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":125,"site_id":56},339971,1791099645,{"code":4,"msg":5,"data":128},{"doc_id":125,"user_id":129,"nickname":89,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":14,"category_name":15,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":71,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":136,"language":137,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":61,"update_tm":141,"read_time":142},1099514068035,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c","# Chapter 1\n\n\"Van,udah stop.Lo ngapain sih buang-buangwaktu buat ngejar orang yang bahkan nggakpernah peduli sama lo?\"pungkas Mei kesalketika Ivanka lagi-lagi memilih untuk pergimenemui Arthur ke rumah sakit saat jamistirahat.Padahal Arthur sendiri tidak pernahmenghargai perjuangan Ivanka.  \n\"Gue yakin banget,pak dokter pasti bakalanluluh sama gue,\"sahut Ivanka penuh percayadiri.  \n\"Lo itu nggak usah terlalu berharap.Nanti ujung-ujungnya cuma sakit hati yang lo dapet.Apalagisaingan lo juga berat-berat,dan bukan orangsembarangan,\"ujar Mei memperingatkan.  \n\"Mending lo cari yang pasti-pasti aja.Yangumurnya sepantaran sama lo.Dan yang masihsingle juga,\"imbuhnya.  \n\"Dia juga single,\"kata lvanka.  \n\"Iya,tapi status dia duda.Udah punya anak satulagi,\"balas Ivanka.  \n\"Dan umurnya juga udah kepala tiga.Masa mausama om-om?Kayak nggak ada cowok lain aja,\"imbuhnya ketus.  \n\"Ya nggak pa-pa.Yang penting kan gue cinta,\"  \nsahut lvanka tak acuh.  \nMei melotot tajam ke arah Ivanka.  \n\"Heh!Lo itu kalau dibilangin,dengerin.Guecerewet begini karena peduli sama lo.\"Meimenarik telinga lvanka gemas.  \n\"Eh!Aduh!\"Ivanka meringis.  \n\"Lo masih muda,dan perjalanan lo juga masihpanjang.Jangan ngehabisin waktu lo cuma buathal yang nggak berguna,\"tukas Mei.  \n\"Ya kan gue lagi usaha.Seenggaknya lo dukungtemen lo,'celetuk Ivanka sembari  \nmengusap-usap telinganya yang ditarik olehMei.  \n\"Dari dulu gue selalu dukung lo.Tapi kali ini guenggak setuju sama pilihan lo.Udah cukup duatahun lo terbuang sia-sia.Mau sampai kapan lokayak gini terus?Iya kalau akhirnya dia luluh.Kalau enggak?Gimana,hah?\"tukas Mei lugas.\"Ah,udah,lah.Gue mau pergi sekarang,bye,\"cetus Ivanka meninggalkan Mei.  \n\"Habis ini ada kelasnya pak Gusti.Mau cari matilo?\"  \n\"Gue cuma sebentar.Cuma mau lihat mukanyapak dokter doang,habis itu balik lagi,\"ujarIvanka tak mendengarkan ucapan Mei.  \nMei membuang napas kasar.\"Benar-benar nihanak.Kalau udah jatuh cinta begonya mintaampun,\"tukasnya frustasi.  \nSetelah tiba di tempat parkir,Ivanka segeramenyalakan motornya menuju rumah sakittempat Arthur bekerja.Saat berada diperjalanan,dia terus tersenyum ketikamembayangkan wajah Arthur.Bahkan,dia  \ntertawa cekikikan sendiri di atas motor.Sampaimembuat pengendara lain yang melihatnyaterheran-heran,karena saat itu Ivanka tidakmenutup kaca helm.  \nSetibanya di rumah sakit,Ivanka segeramelangkah menuju ruangan kerja ArthurNamun saat berada di tengah perjalanan,diatiba-tiba terhenti saat melihat Arthur tengahmengobrol dengan seorang wanita yang jugamemakai jas berwarna putih sama seperti yangdikenakan Arthur.  \nMereka berdua terlihat akrab.Bahkan,Arthuryang biasanya bersikap datar dengan Ivanka,saat itu justru terlihat ramah ketika mengobroldengan Sandra.  \n\"Terima kasih untuk bekal makan siangnya,\"ujarArthur dengan nada suara halus.  \nSandra tersenyum lembut.\"Sama-sama,Dok.Semoga Dokter Arthur suka,\"sahutnya.  \n\"Maaf kalau saya ngerepotin Dokter Sandra.\"\"Enggak,lah.Kan saya sendiri yang ngasih,\"tutur Sandra tersenyum simpul.  \n\"Oh ya,gimana kabarnya Epril?Sudah lama sayanggak pernah ketemu,\"imbuhnya.  \n\"Alhamdulillah,dia baik.Sekarang kan Eprilsudah sekolah,jadi sibuk belajar di rumah.Makanya dia nggak lagi ikut saya ke rumahsakit,\"jawab Arthur.  \n\"Pantesan,saya nggak pernah lihat Epril lagi disini,\"gumam Sandra.  \n\"Masuk TK kecil,ya?\"sambungnya.  \n\"Iya,soalnya dia masih lima tahun,\"sahut Arthur.Sandra mengangguk.  \n\"Kapan-kapan apa saya boleh datang ke rumahketemu Epril?\"tanya Sandra.  \n\"Iya,boleh.Saya rasa Epril akan senang ketemuDokter Sandra,\"sahut Arthur tersenyum lembutsembari menatap Sandra dengan tatapanhangat.  \nSandra membalas senyuman Arthur.Lalumereka berdua melangkah pergi bersama.Ivanka mengepalkan tangan erat sembari  \nmengigit bibir bawahnya keras untuk menahanrasa sesak di d**a yang kian menusuk hinggaulu hati.  \nDia kemudian berbalik dan berlari pergi darirumah sakit tersebut dengan mata memerah.Hatinya semakin terasa perih ketika mengingatArthur selama ini tidak pernah tersenyumhangat seperti ","cbCaifeCMcxAxISk","https://ap.wps.com/l/cbCaifeCMcxAxISk","pdf",52382187,368,"Indonesian","# Chapter 1\n## Mei menegur Ivanka\n## Ivanka melihat Arthur bersama Sandra\n## Ivanka pulang sambil menahan sakit hati","[{\"question\":\"Mengapa Mei khawatir dan menegur Ivanka?\",\"answer\":\"Mei menilai usaha Ivanka mengejar Arthur terlalu berisiko karena Arthur tidak pernah menghargai perjuangannya, serta persaingan dan situasi Arthur berat.\"},{\"question\":\"Apa yang membuat Ivanka berubah menjadi sangat sedih?\",\"answer\":\"Ivanka melihat Arthur mengobrol akrab dengan Sandra, dan Arthur bersikap ramah serta hangat saat Sandra membahas bekal dan Epril, yang kontras dengan sikap Arthur kepadanya.\"},{\"question\":\"Apa yang terjadi setelah Ivanka menyadari Arthur bersikap hangat pada Sandra?\",\"answer\":\"Ivanka menangis di atas motor, akhirnya memilih pulang ke rumah kos, sementara Mei mencoba menghubunginya karena kelas hampir dimulai namun Ivanka tak kunjung kembali.\"}]","Indah Mendung - Berhenti Mengejar Pak Dokter - Chapter 1 | PDF",1790033429,567]