[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-227977-113":53,"doc-detail-227977-id":131},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":124,"head_meta":126,"extra_data":128,"updated_unix":130},113,"id","improving-numeracy-ability-through-a-quick-method-strategy-participants-in-civil-service-test-preparation-program","Peningkatan Kemampuan Numerasi melalui Strategi Cara Cepat - Peserta Program Persiapan Tes Kedinasan","","Kemampuan numerasi merupakan kompetensi dasar yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi tes kedinasan, terutama pada materi pecahan dan perbandingan kuantitatif yang menuntut ketepatan serta kecepatan. Observasi di Bimbingan Belajar Taruna Akademia menunjukkan peserta masih kesulitan memahami konsep dasar, melakukan perhitungan efisien, dan menerapkan strategi penyelesaian yang tepat. Kegiatan pengabdian bertujuan meningkatkan kemampuan numerasi melalui penerapan strategi cara cepat. Metode pelatihan partisipatif menggunakan one-group pretest–posttest; hasil melibatkan 15 peserta dengan analisis deskriptif, uji Shapiro-Wilk, Paired Sample t-Test, dan effect size (Cohen’s d). Rata-rata meningkat dari 50,67 menjadi 83,67; uji menghasilkan p \u003C 0,001 dan Cohen’s d = 8,701 yang menandakan peningkatan signifikan berukuran sangat besar.",{"@graph":63,"@context":123},[64,81,102],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":43,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/ujian/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/improving-numeracy-ability-through-a-quick-method-strategy-participants-in-civil-service-test-preparation-program/227977/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/improving-numeracy-ability-through-a-quick-method-strategy-participants-in-civil-service-test-preparation-program/227977.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"\tWilliam","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-03","2026-09-10",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":80},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",{"@type":103,"mainEntity":104},"FAQPage",[105,111,115,119],{"name":106,"@type":107,"acceptedAnswer":108},"Apa tujuan kegiatan pengabdian dalam dokumen ini?","Question",{"text":109,"@type":110},"Meningkatkan kemampuan numerasi peserta melalui penerapan strategi cara cepat agar lebih siap menghadapi tes kedinasan.","Answer",{"name":112,"@type":107,"acceptedAnswer":113},"Masalah apa yang ditemukan pada peserta berdasarkan observasi awal?",{"text":114,"@type":110},"Peserta kesulitan memahami konsep dasar, lambat dalam perhitungan, dan belum memiliki strategi penyelesaian yang efektif sehingga tidak mampu menyelesaikan seluruh soal dalam waktu terbatas.",{"name":116,"@type":107,"acceptedAnswer":117},"Bagaimana metode evaluasi yang digunakan untuk mengukur peningkatan kemampuan numerasi?",{"text":118,"@type":110},"Menggunakan desain One-Group Pretest–Posttest dengan analisis statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji Paired Sample t-Test, serta perhitungan Effect Size (Cohen’s d).",{"name":120,"@type":107,"acceptedAnswer":121},"Seberapa besar peningkatan kemampuan numerasi yang diperoleh peserta?",{"text":122,"@type":110},"Rata-rata skor meningkat dari 50,67 pada pre-test menjadi 83,67 pada post-test, dengan Paired Sample t-Test menghasilkan p \u003C 0,001 dan Cohen’s d = 8,701 yang menunjukkan efek sangat besar.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":125,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":127,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":129,"site_id":56},227977,1789017876,{"code":4,"msg":5,"data":132},{"doc_id":129,"user_id":133,"nickname":89,"user_avatar":134,"doc_module":4,"category_id":42,"category_name":43,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":135,"file_id":136,"file_url":137,"file_type":138,"file_size":139,"view_count":80,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":140,"language":141,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":142,"faqs":143,"seo_title":144,"seo_description":61,"update_tm":130,"read_time":145},5909887254083,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c","Peningkatan Kemampuan Numerasi melalui Strategi Cara Cepat bagi Peserta Program Persiapan Tes Kedinasan  \nSefri Imanuel Fallo1, Beatrix Purnama Sari2, Florianus Aloysius Nay 3, Andrian Runtius  \nLalang 4  \n1,3Program Studi Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas San Pedro, Kota  \nKupang, Indonesia  \n2Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas San Pedro, Kota Kupang,  \nIndonesia  \n4Program Studi Statistika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas San Pedro, Kota  \nKupang, Indonesia  \nEmail: [fallosefriimanuel@gmail.com](fallosefriimanuel@gmail.com)  \nAbstrak  \nKemampuan numerasi merupakan kompetensi dasar yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi tes kedinasan, khususnya pada materi pecahan dan perbandingan kuantitatif yang menuntut ketepatan dan kecepatan dalam penyelesaian soal. Berdasarkan hasil observasi di Bimbingan Belajar Taruna Akademia, peserta masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep dasar, melakukan perhitungan secara efisien, serta menerapkan strategi penyelesaian soal yang tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan numerasi peserta melalui penerapan strategi cara cepat. Metode yang digunakanadalah pelatihan partisipatif yang meliputi observasi dan identifikasi masalah, penyusunan materi dan instrumen, pemberian materi, pelatihan strategi cara cepat, latihan intensif, pendampingan, serta evaluasi menggunakan desain One-Group Pretest–Posttest. Evaluasidilakukan terhadap 15 peserta melalui analisis statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji Paired Sample t-Test, dan perhitungan Effect Size (Cohen's d) . Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata skor peserta meningkat dari 50,67 pada pre-test menjadi 83,67 pada post-test. Uji Paired Sample t-Test menghasilkan nilai t = -33,698 dengan p \u003C 0,001, yang menunjukkanadanya peningkatan kemampuan numerasi yang signifikan. Selain itu, nilai Cohen's d = 8,701 menunjukkan efek yang sangat besar. Dengan demikian, strategi cara cepat efektif dalam meningkatkan kemampuan numerasi serta dapat menjadi alternatif metode pembelajaran untuk mendukung kesiapan peserta menghadapi tes kedinasan.  \nKata Kunci: kemampuan numerasi, pelatihan, strategi cara cepat, tes kedinasan, Tes Intelegensia Umum (TIU)  \nPENDAHULUAN  \nKemampuan numerasi merupakan salah satu kompetensi dasar yang sangat penting dalam menghadapi berbagai bentuk seleksi, termasuk tes kedinasan yang  \nmenuntut ketepatan, kecepatan, dan ketelitian dalam menyelesaikan soal-soal kuantitatif. Numerasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan berhitung, tetapi jugamencakup kemampuan memahami, menafsirkan, menggunakan, serta  \nmengomunikasikan informasi matematisdalam berbagai konteks kehidupan seharihari (Know & Do, 2018) . Oleh karena itu, kemampuan numerasi menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur kesiapan peserta menghadapi tantangan pendidikan maupun dunia kerja yang semakin kompetitif.  \nBerdasarkan hasil observasi awal di Bimbingan Belajar Taruna Akademia, ditemukan bahwa sebagian besar peserta program persiapan tes kedinasan masih mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal-soal numerasi, khususnya pada materipecahan dan perbandingan kuantitatif. Kesulitan tersebut ditunjukkan oleh rendahnya pemahaman konsep dasar, lambatnya proses perhitungan, serta belum dimilikinya strategi penyelesaian yang efektifdalam mengerjakan soal secara cepat dan tepat. Akibatnya, peserta sering tidak mampu menyelesaikan seluruh soal dalambatas waktu yang tersedia sehinggaberdampak pada rendahnya tingkat kepercayaan diri dan hasil simulasi tes yang diperoleh.  \nPermasalahan tersebut menunjukkanadanya kesenjangan antara kemampuannumerasi yang dimiliki peserta dengan kompetensi yang dibutuhkan dalam seleksikedinasan. Kondisi serupa juga dilaporkanoleh Rezeki et al.,(2025) yang menyatakanbahwa rendahnya kemampuan numerasipeserta didik dipengaruhi oleh minimnya  \nlatihan menyelesaikan soal-soal k","cbCaidgrJxcSiN4A","https://ap.wps.com/l/cbCaidgrJxcSiN4A","pdf",518318,13,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Permasalahan kemampuan numerasi pada peserta tes kedinasan\n## Strategi cara cepat sebagai pendekatan penyelesaian soal\n## Landasan teoretis kemampuan numerasi\n## Penelitian terdahulu terkait peningkatan kemampuan numerasi","[{\"question\":\"Apa tujuan kegiatan pengabdian dalam dokumen ini?\",\"answer\":\"Meningkatkan kemampuan numerasi peserta melalui penerapan strategi cara cepat agar lebih siap menghadapi tes kedinasan.\"},{\"question\":\"Masalah apa yang ditemukan pada peserta berdasarkan observasi awal?\",\"answer\":\"Peserta kesulitan memahami konsep dasar, lambat dalam perhitungan, dan belum memiliki strategi penyelesaian yang efektif sehingga tidak mampu menyelesaikan seluruh soal dalam waktu terbatas.\"},{\"question\":\"Bagaimana metode evaluasi yang digunakan untuk mengukur peningkatan kemampuan numerasi?\",\"answer\":\"Menggunakan desain One-Group Pretest–Posttest dengan analisis statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji Paired Sample t-Test, serta perhitungan Effect Size (Cohen’s d).\"},{\"question\":\"Seberapa besar peningkatan kemampuan numerasi yang diperoleh peserta?\",\"answer\":\"Rata-rata skor meningkat dari 50,67 pada pre-test menjadi 83,67 pada post-test, dengan Paired Sample t-Test menghasilkan p \\u003c 0,001 dan Cohen’s d = 8,701 yang menunjukkan efek sangat besar.\"}]","Peningkatan Kemampuan Numerasi melalui Strategi Cara Cepat - Peserta Program Persiapan Tes Kedinasan | PDF",20]