[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-425339-113":53,"doc-detail-425339-id":130},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":123,"head_meta":125,"extra_data":127,"updated_unix":129},113,"id","improving-mastery-of-japanese-vocabulary-through-the-implementation-of-the-word-square-game-media","Peningkatan Penguasaan Kosakata Bahasa Jepang Melalui Implementasi Media Permainan Word Square","","Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penerapan media Word Square serta menilai tingkat efektivitasnya dalam pembelajaran kosakata bahasa Jepang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif pra-eksperimen desain One Group Pretest-Posttest pada 23 siswa kelas XI SMK N 1 Taluk Kuantan. Hasil pretest rata-rata 58,61 meningkat menjadi 85,43 pada posttest. N-Gain rata-rata 0,71 (kategori tinggi), dengan 52,17% siswa kategori tinggi dan 47,83% kategori sedang; tidak ada kategori rendah. Media terbukti meningkatkan daya ingat kosakata, ketelitian, keaktifan, serta motivasi belajar.",{"@graph":63,"@context":122},[64,81,101],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":43,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/ujian/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/improving-mastery-of-japanese-vocabulary-through-the-implementation-of-the-word-square-game-media/425339/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":95,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":96,"interactionStatistic":97},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/improving-mastery-of-japanese-vocabulary-through-the-implementation-of-the-word-square-game-media/425339.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"A glass of water","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-28",true,{"@type":98,"interactionType":99,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":100},"ViewAction",{"@type":102,"mainEntity":103},"FAQPage",[104,110,114,118],{"name":105,"@type":106,"acceptedAnswer":107},"Apa tujuan penelitian ini?","Question",{"text":108,"@type":109},"Mengetahui perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penggunaan media Word Square serta tingkat efektivitasnya pada pembelajaran kosakata bahasa Jepang.","Answer",{"name":111,"@type":106,"acceptedAnswer":112},"Metode apa yang digunakan dalam penelitian ini?",{"text":113,"@type":109},"Pendekatan kuantitatif dengan metode pra-eksperimen desain One Group Pretest-Posttest, menggunakan tes kosakata berupa pretest dan posttest.",{"name":115,"@type":106,"acceptedAnswer":116},"Bagaimana hasil belajar siswa setelah perlakuan Word Square?",{"text":117,"@type":109},"Nilai rata-rata pretest sebesar 58,61 meningkat menjadi 85,43 pada posttest, dengan N-Gain rata-rata 0,71 (kategori tinggi).",{"name":119,"@type":106,"acceptedAnswer":120},"Apa temuan utama terkait peningkatan kemampuan siswa?",{"text":121,"@type":109},"52,17% siswa berada pada kategori peningkatan tinggi dan 47,83% pada kategori sedang; tidak ada siswa pada kategori peningkatan rendah, sehingga media Word Square efektif digunakan.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":124,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":126,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":128,"site_id":56},425339,1790636963,{"code":4,"msg":5,"data":131},{"doc_id":128,"user_id":132,"nickname":89,"user_avatar":133,"doc_module":4,"category_id":42,"category_name":43,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":134,"file_id":135,"file_url":136,"file_type":137,"file_size":138,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":139,"language":140,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":141,"faqs":142,"seo_title":143,"seo_description":61,"update_tm":129,"read_time":144},962090760832,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d","[https://idngreen.com/index.php/green](https://idngreen.com/index.php/green)  \ne-ISSN: 3025 – 4574, p-ISSN: 3025 – 2679 Volume 4 Nomor 2 Tahun 2026 Halaman: 696 – 703  \n~~  ~~RESEARCH~~ ~~ARTICLE~~  ~~  \nPeningkatan Penguasaan Kosakata Bahasa Jepang Melalui Implementasi Media Permainan Word Square  \nSri Puja Rahayu1, Sri Wahyu Widiati2, Putri Rahayuningtyas3  \nPendidikan Bahasa Jepang, Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia  \n[sripujarahayu147@gmail.com](sripujarahayu147@gmail.com1)[1](sripujarahayu147@gmail.com1)  \nKata Kunci:  \nWord Square, Kosakata, Bahasa Jepang, Dan Media Pembelajaran  \nKey Word:  \nWord Square,  \nVocabulary, Japanese Language, Learning Media  \nAbstrak  \nPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penggunaan media Word Square serta tingkat efektivitasnya dalam pembelajaran kosakata bahasa Jepang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pra-eksperimen desain One Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian adalah 23 siswa kelas XI SMK N 1 Taluk Kuantan yang mengikuti mata pelajaran pilihan bahasa Jepang. Data dikumpulkan melalui tes kosakata berupapretest dan posttest, kemudian dianalisis secara deskriptif, uji normalitas, uji-t berpasangan, dan NGain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan awal siswa masih tergolong rendah dengan nilai rata-rata pretest sebesar 58,61 . Setelah diberikan perlakuan menggunakan media Word Square pada materi aisatsu, kazoku, dan tabemono, nilai rata-rata posttest meningkat menjadi 85,43 . Hasil perhitungan N-Gain memperoleh rata-rata 0,71 yang termasuk kategori tinggi. Sebanyak 52,17% siswa berada pada kategori peningkatan tinggi dan 47,83% pada kategori sedang. Tidak terdapat siswadengan kategori peningkatan rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa media Word Square dapat membantu siswa mengingat kosakata, meningkatkan ketelitian, keaktifan, dan motivasi belajar. Dengan demikian, media Word Square efektif digunakan sebagai alternatif media pembelajarankosakata bahasa Jepang di tingkat SMK, khususnya untuk menciptakan pembelajaran yang menarik, menyenangkan, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan siswa dalam memahami kosakata dasar secara lebih mudah, terarah, bermakna, dan berkelanjutan di kelas tersebut.  \nAbstract  \nThis study aimed to determine the difference in students’ learning outcomes before and after the use of Word Square media and to examine its effectiveness in Japanese vocabulary learning. This research employed a quantitative approach with a pre-experimental method using a One Group Pretest-Posttest design. The subjects were 23 eleventh-grade students of SMK N 1 Taluk Kuantan who took Japanese as an elective subject. Data were collected through vocabulary tests in the form of pretest and posttest, then analyzed using descriptive statistics, normality test, paired sample t-test, and N-Gain. The results showed that students’ initial vocabulary ability was relatively low, with an average pretest score of 58.61. After treatment using Word Square media on aisatsu, kazoku, and tabemono materials, the average posttest score increased to 85.43. The N-Gain result showed an average score of 0. 71, categorized as high. A total of 52.17% of students achieved a high improvement category, while 47.83% were in the medium category, with no students in the low category. These findings indicate that Word Square media effectively improves students’ Japanese vocabulary mastery and supports amore active, enjoyable, and meaningful classroom learning process in accordance with students’needs and basic communication goals in Japanese language education.  \nInformation Production:  \n© 2026 by the authors of this article. This work is licensed under an Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0)  \nPENDAHULUAN  \nProses pembelajaran merupakan proses penyampaian informasi atau materi yang melibatkan interaksi timbal balik antara guru dan siswa maupun antarsiswa untuk mencapai tujuan pembelajaran. Untuk mencapai p","cbCaiu0XVG9ywtsB","https://ap.wps.com/l/cbCaiu0XVG9ywtsB","pdf",824143,8,"Indonesian","# PENDAHULUAN\n## Peran media pembelajaran dalam proses belajar\n## Masalah pembelajaran bahasa Jepang di SMK N 1 Taluk Kuantan\n## Fokus penelitian pada kosakata bahasa Jepang","[{\"question\":\"Apa tujuan penelitian ini?\",\"answer\":\"Mengetahui perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penggunaan media Word Square serta tingkat efektivitasnya pada pembelajaran kosakata bahasa Jepang.\"},{\"question\":\"Metode apa yang digunakan dalam penelitian ini?\",\"answer\":\"Pendekatan kuantitatif dengan metode pra-eksperimen desain One Group Pretest-Posttest, menggunakan tes kosakata berupa pretest dan posttest.\"},{\"question\":\"Bagaimana hasil belajar siswa setelah perlakuan Word Square?\",\"answer\":\"Nilai rata-rata pretest sebesar 58,61 meningkat menjadi 85,43 pada posttest, dengan N-Gain rata-rata 0,71 (kategori tinggi).\"},{\"question\":\"Apa temuan utama terkait peningkatan kemampuan siswa?\",\"answer\":\"52,17% siswa berada pada kategori peningkatan tinggi dan 47,83% pada kategori sedang; tidak ada siswa pada kategori peningkatan rendah, sehingga media Word Square efektif digunakan.\"}]","Peningkatan Penguasaan Kosakata Bahasa Jepang Melalui Implementasi Media Permainan Word Square | PDF",12]