[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-268181-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":81,"doc-detail-268181-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":74,"head_meta":76,"extra_data":78,"updated_unix":80},113,"id","implementation-of-the-communicative-language-teaching-clt-method-in-teaching-describing-place-at-puri-kasih-orphanage","Penerapan Metode Communicative Language Teaching (CLT) dalam Pengajaran Describing Place di Panti Asuhan Puri Kasih","","Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan berbicara Bahasa Inggris anak-anak di Panti Asuhan Puri Kasih Tembilahan melalui penerapan metode Communicative Language Teaching (CLT) pada materi Describing Place. Metode dipilih karena menekankan penggunaan bahasa dalam konteks nyata untuk mendorong interaksi dan partisipasi aktif. Pelaksanaan berlangsung selama tiga hari dengan teknik vocabulary dan guided speaking, asking-giving informasi tentang tempat, serta presentasi my favourite place. Hasil menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dan kemampuan menyusun kalimat deskriptif lisan. Selain itu, CLT membentuk suasana belajar komunikatif dan menyenangkan sehingga siswa lebih berani mengekspresikan ide dalam bahasa Inggris dan bekerja sama dalam kelompok.",{"@graph":14,"@context":73},[15,34,56],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/implementation-of-the-communicative-language-teaching-clt-method-in-teaching-describing-place-at-puri-kasih-orphanage/268181/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/implementation-of-the-communicative-language-teaching-clt-method-in-teaching-describing-place-at-puri-kasih-orphanage/268181.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Putri","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-05","2026-09-14",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":55},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",5,{"@type":57,"mainEntity":58},"FAQPage",[59,65,69],{"name":60,"@type":61,"acceptedAnswer":62},"Apa tujuan kegiatan pengabdian ini?","Question",{"text":63,"@type":64},"Meningkatkan keterampilan berbicara Bahasa Inggris anak-anak di Panti Asuhan Puri Kasih melalui penerapan metode CLT pada materi Describing Place.","Answer",{"name":66,"@type":61,"acceptedAnswer":67},"Mengapa metode Communicative Language Teaching (CLT) dipilih?",{"text":68,"@type":64},"CLT menempatkan komunikasi sebagai inti pembelajaran dan menekankan penggunaan bahasa dalam konteks nyata agar interaksi serta partisipasi siswa meningkat.",{"name":70,"@type":61,"acceptedAnswer":71},"Apa hasil utama setelah penerapan CLT pada Describing Place?",{"text":72,"@type":64},"Terjadi peningkatan kepercayaan diri dan kemampuan siswa membuat kalimat deskriptif secara lisan, serta terbentuk atmosfer belajar yang menyenangkan, komunikatif, dan mendukung kerja sama kelompok.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":75,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":77,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":79,"site_id":7},268181,1790338220,{"code":4,"msg":82,"data":83},"success",[84,89,93,97,101,105,108,112,116,120,124],{"id":85,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":86,"show_sort_weight":87,"slug":88},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":90,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":91,"show_sort_weight":87,"slug":92},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":95,"show_sort_weight":87,"slug":96},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":99,"show_sort_weight":87,"slug":100},51,"Komik","comic",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":103,"show_sort_weight":87,"slug":104},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":87,"slug":107},54,"research-report",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":110,"show_sort_weight":87,"slug":111},49,"Sastra","literature",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":114,"show_sort_weight":87,"slug":115},52,"Teknologi","technology",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":118,"show_sort_weight":87,"slug":119},50,"Ujian","exam",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":122,"show_sort_weight":87,"slug":123},57,"Umum","general",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":126,"show_sort_weight":4,"slug":127},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":82,"data":129},{"doc_id":79,"user_id":130,"nickname":42,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":106,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":55,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":55,"language":137,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":12,"update_tm":141,"read_time":142},962085571259,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_29158cc5080c5b710cf443261637dec0","Penerapan Metode Communicative Language Teaching (CLT) dalam Pengajaran \"Describing Place\" di Panti Asuhan Puri Kasih  \nSri Erma Purwanti*1), Maizarah2), Agus Mustajib3), Melda Yeni4), Alda Oktarisma Salsabil5)  \n1,2,3,4,5Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan  \n1,2,3,4,5Universitas Islam Indragiri  \n1,2,3,4,5Tembilahan, Indonesia  \n[sri.ermapurwanti@unisi.ac.id](sri.ermapurwanti@unisi.ac.id1)[1](sri.ermapurwanti@unisi.ac.id1)), [maizarah@unisi.ac.id](maizarah@unisi.ac.id2)[2](maizarah@unisi.ac.id2)), [agus.mustajib@unisi.ac.id](agus.mustajib@unisi.ac.id3)[3](agus.mustajib@unisi.ac.id3)), [melda.yeni@unisi.ac.id](melda.yeni@unisi.ac.id4)[4](melda.yeni@unisi.ac.id4)), [aldaoktarismasalsabil@gmail.com](aldaoktarismasalsabil@gmail.com5)[5](aldaoktarismasalsabil@gmail.com5))  \nAbstrak  \nKegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara Bahasa Inggris (speaking skill) anak-anak di Panti Asuhan Puri Kasih Tembilahan melalui implementasi metode Communicative Language Teaching (CLT) pada materi Describing Place. Metode ini dipilih karena berfokus pada penggunaan bahasa dalam konteks nyata dan mampu mendorong interaksi dan partisipasi aktif siswa. Kegiatan pengajaran dilaksanakan selama tiga hari dengan tehnik yang beragam yaitu Vocabulary and Guided Speaking, Asking and Giving Information about Place, dan My favourite Place Presentation. Hasil Kegiatan menunjukkan ada peningkatan kepercayaan diri dan kemampuan siswa dalam membuat kalimat deskriptif secara lisan. Disamping itu penerapan metode CLT membangun atmosfer belajar yang menyenangkan dankomunikatif dimana siswa lebih berani mengungkapkan idenya dalam bahasa inggris serta mampubekerja sama dalam kelompok. Dari hasil tersebut dapat dikatakan bahwa metode CLT sangat efektif dan relevan untuk digunakan dalam pembelajaran Bahasa Inggris di lingkungan non-formal sepertipanti asuhan.  \nKata kunci: Communicative Language Teaching, Describing Place, Panti Asuhan  \nAbstract  \nThis community service aims at improving the English speaking skills of children at Puri Kasih Orphanage in Tembilahan through the implementation of Communicative Language Teaching (CLT) method on Describing Place material. This method was chosen since itfocuses on the use of language in real contexts and is able to encourage interaction and active participation of students. The teaching activities were carried out for three days with various techniques, namely Vocabulary and Guided Speaking, Asking and Giving Information about place, and My Favorit Place Presentation. The results of the activities showed an inrease in students’s self confidence and ability to make descriptive sentences orally. In additon, the implementation of CLT method builds a fun and communicative learning atmosphere where students are more confident in expressing their ideas in English and are able to work together in groups. From these results, It can be concluded that the CLT method is very effective and relevant for use in learning English in non-formal environments such as orphanage.  \nKeywords: Communicative Language Teaching, Describing Place, Orphanage.  \n1. Pendahuluan  \nKeterampilan berbicara (speaking skill) merupakan salah satu keterampilan yang sangat penting untuk dicapai dalam pembelajaran Bahasa Inggris sebagai bahasa asing (English as a Foreign Language) . Dalam keterampilan ini siswa dapat menyampaikan pikiran, perasaan, dan ide secaralisan kepada orang lain dalam berbagai konteks kehidupan. Menurut Brown (2004), berbicara adalah bentuk komunikasi produktif yang paling kompleks karena melibatkan proses kognitif dan linguistik secara simultan. Namun, kenyataannya, speaking sering menjadi keterampilan yang paling sulituntuk dikuasai oleh siswa, terutama mereka yang tidak terbiasa dengan penggunaan bahasa Inggrisdalam kehidupan sehari-hari.  \nAnak-anak yang tinggal di panti asuhan adalah salah satu kelompok yang sangat sulit untuk menguasai kemampuan berbicara bahasa Inggris. Hambatan ut","cbCaiagVYTotlNWZ","https://ap.wps.com/l/cbCaiagVYTotlNWZ","pdf",487142,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Latar belakang pentingnya speaking\n## Tantangan anak panti asuhan\n## Pemilihan topik Describing Place\n## Urgensi metode CLT","[{\"question\":\"Apa tujuan kegiatan pengabdian ini?\",\"answer\":\"Meningkatkan keterampilan berbicara Bahasa Inggris anak-anak di Panti Asuhan Puri Kasih melalui penerapan metode CLT pada materi Describing Place.\"},{\"question\":\"Mengapa metode Communicative Language Teaching (CLT) dipilih?\",\"answer\":\"CLT menempatkan komunikasi sebagai inti pembelajaran dan menekankan penggunaan bahasa dalam konteks nyata agar interaksi serta partisipasi siswa meningkat.\"},{\"question\":\"Apa hasil utama setelah penerapan CLT pada Describing Place?\",\"answer\":\"Terjadi peningkatan kepercayaan diri dan kemampuan siswa membuat kalimat deskriptif secara lisan, serta terbentuk atmosfer belajar yang menyenangkan, komunikatif, dan mendukung kerja sama kelompok.\"}]","Penerapan Metode Communicative Language Teaching (CLT) dalam Pengajaran Describing Place di Panti Asuhan Puri Kasih | PDF",1789428989,8]