[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-185486-113":53,"doc-detail-185486-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","implementation-of-oss-policy-at-dpmptsp-analysis-of-communication-resources-disposition-and-bureaucratic-structure-indicators","Implementasi Kebijakan OSS pada DPMPTSP - Analisis Indikator Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi, dan Struktur Birokrasi","","Analisis ini membahas implementasi kebijakan OSS pada layanan DPMPTSP melalui pengamatan faktor-faktor penentu keberhasilan kebijakan. Kerangka penilaian meliputi indikator komunikasi (transmisi, kejelasan, konsistensi), sumber daya (SDM, anggaran, peralatan, kewenangan), disposisi (pengangkatan birokrasi dan insentif), serta struktur birokrasi (SOP dan fragmentasi). Temuan dari berbagai studi menunjukkan keberhasilan dipengaruhi optimalisasi komunikasi dan kecukupan sumber daya, sementara hambatan seperti kendala jaringan internet dan kurangnya pemahaman pelaku usaha dapat menurunkan efektivitas.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/implementation-of-oss-policy-at-dpmptsp-analysis-of-communication-resources-disposition-and-bureaucratic-structure-indicators/185486/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/implementation-of-oss-policy-at-dpmptsp-analysis-of-communication-resources-disposition-and-bureaucratic-structure-indicators/185486.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Lucas Vance","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-05","2026-09-02",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",12,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Apa saja indikator utama dalam analisis implementasi kebijakan OSS pada DPMPTSP?","Question",{"text":110,"@type":111},"Indikator utamanya meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi, serta struktur birokrasi (SOP dan fragmentasi).","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Bagaimana komunikasi berpengaruh dalam implementasi kebijakan OSS?",{"text":115,"@type":111},"Komunikasi dilihat dari transmisi informasi, kejelasan, dan konsistensi. Kegiatan sosialisasi dan pendampingan yang luas membantu mengatasi hambatan serta mendukung keberhasilan implementasi.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Hambatan apa yang paling sering muncul dalam pelaksanaan OSS berbasis daring?",{"text":119,"@type":111},"Kendala yang muncul antara lain jaringan internet serta rendahnya pemahaman pelaku usaha terhadap perubahan kebijakan. Hal ini biasanya diatasi melalui sosialisasi dan pendampingan berkelanjutan.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},185486,1788367360,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":127,"read_time":142},549768064622,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_6f874abed73319feea01a86fa6f0fab8","| No. | Peneliti dan\u003Cbr>tahun | Obyek kajian | Metode | Hasil dan kesimpulan |\n| --- | --- | --- | --- | --- |\n| 1 | Sanjaya, 2023 | Implementasi kebijakan OSS-RBA di DPMPTSP Kota Pangkalpinang | Kualitatif, dengandesain penelitian deskriptif | Komunikasi serta sumber daya yang dioptimalkan oleh DPMPTSP Kota Pangkalpinang mampu membawa keberhasilandalam implementasi kebijakan OSS-RBA.\u003Cbr>Hambatan berupa jaringan internet diatasi dengan sosialisasi yang meluas serta pendampingandalam pengurusan perizinan |\n| 2 | Robby & Tarwini, 2019 | Inovasi pelayanan OSS yang diterapkan di DPMPTSP Kabupaten Bekasi | Kualitatif, dengankuesioner | Tidak adanya sarana penunjang kegiatan perizinan secara online menjadi penghambat utamapenerapaan Kebijakan OSS, namun secara umum berjalan cukup baik |\n| 3 | Fadhilah & Prabawati, 2019 | Implementasi OSS di DPMPTSP Kabupaten Nganjuk | kualitatif-deskriptif, dengan metode pengumpulan data melalui kegiatanwawancara | Faktor komunikasi sudahdilaksanakan dengan sosialisasi. Sumber daya implementor kebijakan cukup kompeten Fasilitas serta struktur birokrasijuga terpenuhi dengan baik |\n| 4 | Maulidya, 2021 | Implementasi OSS oleh DPMPTSP Kota Salatiga | kualitatif dengan pendekatan induktif, menggunakanwawancara dan observasi | DPMPTSP setempat telah cukupbaik mengimplementasikan kebijakan OSS. Namun, peranpemerintah masih cenderung kurang, jumlah SDM terbatasserta sarana prasarana menjadifaktor penghambat, sehinggamasih perlu ditingkatkan Faktor pendorong sepertiketersediaan staf yang berkompeten serta SOP dan fasilitas pendampingan sudahdimiliki. |\n| 5 | Nurhayati et al., 2022 | Implementasi OSSpada pelayanan usahadi DPMPTSPKabupaten Enrekang | kualitatif, denganteknik pengumpulan data melalui kegiatan observasi dan wawancara | Akses internet masih menjadi kendala dalam pelaksanaan kegiatan perizinan berbasis daring.\u003Cbr>Pelaku usaha masih banyak yang belum memahami perubahankebijakan tersebut, sehinggadiperlukan sosialisasi dan pendampingan yang berkelanjutan |\n\n\n| No. | Indikator | Sub indikator |\n| --- | --- | --- |\n| 1 | Komunikasi | a. Transmisi\u003Cbr>b. Kejelasan\u003Cbr>c. Konsistensi |\n| 2 | Sumber Daya | a. Sumber daya manusia\u003Cbr>b. Sumber daya anggaran\u003Cbr>c. Sumber daya peralatan\u003Cbr>d. Sumber daya kewenangan |\n| 3 | Disposisi | a. Pengangkatan birokrasi\u003Cbr>b. Insentif |\n| 4 | Struktur Birokrasi | a. Standar operasional prosedur (SOP)\u003Cbr>b. Fragmentasi |\n\n\n| No. | Indikator | Sub indikator | Nomor butir pernyataan |\n| --- | --- | --- | --- |\n| 1 | Komunikasi | Transmisi informasi | 1, 2 |\n|  |  | Kejelasan informasi | 3, 4 |\n|  |  | Konsistensi informasi | 5, 6 |\n|  |  | Sumber daya manusia | 7, 8 |\n| 2 | Sumber Daya | Sumber daya anggaran | 9 |\n|  |  | Sumber daya peralatan | 10, 11, 12 |\n|  |  | Sumber daya kewenangan | 13, 14 |\n| 3 | Disposisi | Pengangkatan birokrasi Insentif | 15, 16, 17, 18, 19 20 |\n| 4 | Struktur Birokrasi | SOP kebijakan\u003Cbr>Fragmentasi | 21, 22, 23, 24\u003Cbr>25 |\n\n\n| No. | Indikator | Sub indikator | Nomor butir pernyataan |\n| --- | --- | --- | --- |\n| 1 | Komunikasi | Transmisi informasi | 1, 2 |\n|  |  | Kejelasan informasi | 3, 4, 5, 6, 7 |\n|  |  | Konsistensi informasi | 8 |\n|  |  | Sumber daya manusia | 9, 10, 11 |\n| 2 | Sumber Daya | Sumber daya peralatan\u003Cbr>Sumber daya kewenangan | 12, 13, 14\u003Cbr>15 |\n| 3 | Disposisi | Pengangkatan birokrasi | 16, 17, 18, 19 |\n| 4 | Struktur Birokrasi | SOP kebijakan\u003Cbr>Fragmentasi | 20, 21, 22\u003Cbr>23, 24, 25 |\n\n\n| Interval persentase | Nilai |\n| --- | --- |\n| \u003C 26% | Sangat tidak berhasil |\n| 26%-50% | Tidak berhasil |\n| 51%-75% | Berhasil |\n| 76%-100% | Sangat berhasil |\n\n| No. | Indikator | Persentase\u003Cbr>keberhasilan\u003Cbr>(implementor\u003Cbr>kebijakan) | Nilai skala likert | Persentase\u003Cbr>keberhasilan\u003Cbr>(pelaku usaha\u003Cbr>perkebunan) | Nilai skala\u003Cbr>likert |\n| --- | --- | --- | --- | --- | --- |\n| 1. | Komunikasi | 83% | Sangat Berhasil | 90% | Sangat Berhasil |\n| 2. | Sumber Daya | 75% | Berhasil | 87% | Sangat Berhasil |\n| 3. | Disposisi | 75% |","cbCaigk01Sk8b2LK","https://ap.wps.com/l/cbCaigk01Sk8b2LK","pdf",413595,14,"Indonesian","# Indikator Implementasi Kebijakan OSS\n## Komunikasi\n## Sumber Daya\n## Disposisi\n## Struktur Birokrasi\n# Skala Nilai dan Kategori Keberhasilan\n## Interval Persentase Keberhasilan\n## Persentase Keberhasilan dan Nilai Likert\n# Ringkasan Mean Penilaian Implementor dan Pelaku Usaha","[{\"question\":\"Apa saja indikator utama dalam analisis implementasi kebijakan OSS pada DPMPTSP?\",\"answer\":\"Indikator utamanya meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi, serta struktur birokrasi (SOP dan fragmentasi).\"},{\"question\":\"Bagaimana komunikasi berpengaruh dalam implementasi kebijakan OSS?\",\"answer\":\"Komunikasi dilihat dari transmisi informasi, kejelasan, dan konsistensi. Kegiatan sosialisasi dan pendampingan yang luas membantu mengatasi hambatan serta mendukung keberhasilan implementasi.\"},{\"question\":\"Hambatan apa yang paling sering muncul dalam pelaksanaan OSS berbasis daring?\",\"answer\":\"Kendala yang muncul antara lain jaringan internet serta rendahnya pemahaman pelaku usaha terhadap perubahan kebijakan. Hal ini biasanya diatasi melalui sosialisasi dan pendampingan berkelanjutan.\"}]","Implementasi Kebijakan OSS pada DPMPTSP - Analisis Indikator Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi, dan Struktur Birokrasi | PDF",22]