[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-141426-113":53,"doc-detail-141426-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","implementation-of-art-appreciation-activities-by-non-degree-early-childhood-education-teachers-in-cipicung-village-banyuresmi-district","Pelaksanaan Kegiatan Apresiasi Seni Oleh Pendidik AUD Non Gelar PAUD di Desa Cipicung Kecamatan Banyuresmi","","Penelitian ini dilatarbelakangi temuan lapangan bahwa di lembaga PAUD/RA Desa Cipicung terdapat pendidik yang belum memiliki gelar formal pada bidang pendidikan anak usia dini maupun seni. Hasil observasi awal dan wawancara menunjukkan keterbatasan pemahaman guru dalam melaksanakan kegiatan apresiasi seni rupa sesuai tahapan yang semestinya. Akibatnya guru cenderung berfokus pada berkarya tanpa menghadirkan apresiasi, sehingga pelaksanaan belum optimal. Penelitian deskriptif kualitatif menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan sebagian lembaga memberikan pujian lisan atau memajang karya, tetapi belum konsisten. Kendala utama meliputi fasilitas, waktu, dan pemahaman pendidik. Upaya perbaikan melalui pemberian apresiasi sederhana, pengaturan waktu khusus, serta pelatihan diharapkan meningkatkan kualitas apresiasi dan menumbuhkan rasa percaya diri anak.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/implementation-of-art-appreciation-activities-by-non-degree-early-childhood-education-teachers-in-cipicung-village-banyuresmi-district/141426/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/implementation-of-art-appreciation-activities-by-non-degree-early-childhood-education-teachers-in-cipicung-village-banyuresmi-district/141426.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Oliver Hayes","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-21","2026-08-25",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",5,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Apa tujuan penelitian tentang apresiasi seni pada pendidik AUD non gelar?","Question",{"text":110,"@type":111},"Penelitian bertujuan mengidentifikasi sejauh mana pemahaman pendidik tentang konsep apresiasi seni serta kendala pelaksanaannya.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Bagaimana temuan observasi terkait pelaksanaan apresiasi seni di tiap lembaga?",{"text":115,"@type":111},"TK Al-Ajra memberikan pujian lisan tetapi belum memajang karya anak; RA Suandika memajang karya anak tetapi belum memberikan pujian lisan; sedangkan PAUD Al-Ajra belum melakukan apresiasi.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Faktor apa yang menyebabkan kegiatan apresiasi seni kurang optimal?",{"text":119,"@type":111},"Pelaksanaan kurang optimal karena keterbatasan fasilitas, waktu, dan pemahaman pendidik.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},141426,1787655825,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":127,"read_time":142},687207020761,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d","Pelaksanaan KegiatanApresiasi Seni Oleh Pendidik AUD Non Gelar PAUD Di Desa Cipicung Kecamatan Banyuresmi  \nShelly Pratiwi 1, Hilmi Imamatus Sadiah2  \n1UIN Sunan Gunung Djati Bandung  \n2STAIAl Musaddadiyah Garut  \n[1](1shelly.pratiwi@uinsgd.ac.id)[shelly.pratiwi@uinsgd.ac.id](1shelly.pratiwi@uinsgd.ac.id)  \n[2](2hilmi.imamatus.2116@stai-musaddadiyah.ac.id)[hilmi.imamatus.2116@stai-musaddadiyah.ac.id](2hilmi.imamatus.2116@stai-musaddadiyah.ac.id)  \nARTICLE HISTORY  \nSubmitted: 15-03-2025 Accepted: 16-09-2026 Published: 13-06-2026  \nAbstrak  \nPenelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan lapanganbahwa di lembaga PAUD/RADesa Cipicungterdapat beberapa pendidik yang belum memiliki gelar formal pendidikan anak usia dini maupunseni. Berdasarkan hasil observasi awal dan wawancara, kondisi ini berdampak pada keterbatasan pemahaman guru dalam melaksanakan kegiatan apresiasi seni rupa sesuai dengan tahapannya.  \nDampaknya guru hanya fokus pada kegiatan berkarya tanpa adanya apresiasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sejauh mana pemahaman pendidik tentang konsep apresiasi senibeserta kendala pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriftifkualitatif dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil wawancara ditemukan terdapat tiga pendidik non-gelar PAUD di RA Suandika, TK Al-Ajra, dan PAUD AlAjra. Hasil observasi menunjukkan pelaksanaan apresiasi seni belum optimal.TKAl-Azra terlihat melakukan apresiasi dengan memberikan pujian lisan, namun belum memajang karya anak. RASuandika terlihat memajang hasil karya anak, namun belum memberikan pujian lisan. Sedangkan PAUD Al-Azra terlihat belum melakukan apresiasi. Diantara faktor yang menyebabkan lembagakurang optimal melakukan kegiatan apresiasi yaitu karena keterbatasan fasilitas, waktu dan pemahaman pendidik. Supaya kegiatan lebih optimal guru bisa membiasakan memberikanapresiasi sederhana, mengatur waktu khusus, dan mengikuti pelatihan agar pemahaman tentangapresiasi seni semakin optimal. Karena kegiatan apresiasi seni sangat penting sekali untuk menumbuhkan rasa percaya diri pada anak.  \nKata kunci: Apresiasi Seni, Guru Non Gelar, PAUD  \nAbstract  \nThis study is motivated by fieldfindings showing that in several PAUD/RA institutions in Cipicung Village there are educators who do not hold formal degrees in early childhood education or the arts. Based on initial observations and interviews, this condition has led to limited teacher understanding in carrying out art appreciation activities according to proper stages. As a result, teachers tend to focus only on art-making activities without including appreciation. The purpose of this study is to identify the extent of educators ’understanding of the concept ofart appreciation and the obstacles to its implementation. This research employed a descriptive qualitative approach using observation, interview, and documentation techniques. Interviews revealed three non-degree early childhood teachers at RA Suandika, TK Al-Ajra, and PAUD Al-Ajra. The observations indicated that art appreciation practices were not optimal. TK Al-Azra practiced appreciation by giving verbal praise but did not display children ’s works. RA Suandika displayed children ’s works but did not provide verbal praise. Meanwhile, PAUD Al-Azra had not implemented appreciation at all. Factors contributing to the lack of optimal implementation include limited facilities, time, and teacher understanding. To improve these practices, teachers are encouraged to provide simple forms of appreciation, manage time specifically for  \nappreciation, and participate in training to enhance their understanding of art appreciation. Such activities are crucial for fostering children ’s self-confidence.  \nKeywords: Art Appreciation, Non-Degree Teachers, PAUD  \n1. Pendahuluan  \nMenurut penelitian terdahulu oleh Jasmine, K., menyebutkan bahwa tujuan pendidikan islam sangat luas dandalam, seluas dan sedalam kebutuhan hidup manusia baik sebag","cbCaioFp39R8Fwzu","https://ap.wps.com/l/cbCaioFp39R8Fwzu","pdf",741262,9,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Latar belakang pendidikan anak usia dini dan urgensi apresiasi seni\n## Tujuan pendidikan dan konteks pembelajaran pada PAUD","[{\"question\":\"Apa tujuan penelitian tentang apresiasi seni pada pendidik AUD non gelar?\",\"answer\":\"Penelitian bertujuan mengidentifikasi sejauh mana pemahaman pendidik tentang konsep apresiasi seni serta kendala pelaksanaannya.\"},{\"question\":\"Bagaimana temuan observasi terkait pelaksanaan apresiasi seni di tiap lembaga?\",\"answer\":\"TK Al-Ajra memberikan pujian lisan tetapi belum memajang karya anak; RA Suandika memajang karya anak tetapi belum memberikan pujian lisan; sedangkan PAUD Al-Ajra belum melakukan apresiasi.\"},{\"question\":\"Faktor apa yang menyebabkan kegiatan apresiasi seni kurang optimal?\",\"answer\":\"Pelaksanaan kurang optimal karena keterbatasan fasilitas, waktu, dan pemahaman pendidik.\"}]","Pelaksanaan Kegiatan Apresiasi Seni Oleh Pendidik AUD Non Gelar PAUD di Desa Cipicung Kecamatan Banyuresmi | PDF",14]