[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-135777-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":80,"doc-detail-135777-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":73,"head_meta":75,"extra_data":77,"updated_unix":79},113,"id","identification-of-diclofenac-sodium-drug-chemicals-by-tlc-and-uv-vis-spectrophotometry-in-pegellinu-herbal-medicine-in-banjarmasin-city","IDENTIFIKASI BAHAN KIMIA OBAT NATRIUM DIKLOFENAK DENGAN METODE KLT DAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS PADA JAMU PEGELLINU DI KOTA BANJARMASIN","","Jamu merupakan obat tradisional yang luas digunakan masyarakat Indonesia dan diyakini aman untuk konsumsi jangka panjang. Risiko muncul ketika Bahan Kimia Obat (BKO) ditambahkan tanpa informasi yang jelas pada kemasan, sehingga berpotensi menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan pengguna. Penelitian ini bertujuan menentukan kadar BKO natrium diklofenak pada jamu pegel linu yang beredar. Analisis kualitatif menggunakan KLT dan analisis kuantitatif memakai spektrofotometri UV-Vis, menghasilkan nilai Rf sampel 0,85 serta Rf standar 0,84 dan kadar 17,363 ppm (0,0017363%).",{"@graph":14,"@context":72},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/layanan-kesehatan/","Layanan Kesehatan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/identification-of-diclofenac-sodium-drug-chemicals-by-tlc-and-uv-vis-spectrophotometry-in-pegellinu-herbal-medicine-in-banjarmasin-city/135777/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/identification-of-diclofenac-sodium-drug-chemicals-by-tlc-and-uv-vis-spectrophotometry-in-pegellinu-herbal-medicine-in-banjarmasin-city/135777.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Noah","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-19","2026-08-21",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":33},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58,64,68],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Apa tujuan penelitian ini?","Question",{"text":62,"@type":63},"Menentukan kadar Bahan Kimia Obat (BKO) natrium diklofenak yang terkandung pada jamu pegel linu yang beredar.","Answer",{"name":65,"@type":60,"acceptedAnswer":66},"Metode apa yang digunakan untuk analisis kualitatif dan kuantitatif?",{"text":67,"@type":63},"Analisis kualitatif dilakukan dengan Kromatografi Lapis Tipis (KLT), sedangkan analisis kuantitatif menggunakan spektrofotometri UV-Vis.",{"name":69,"@type":60,"acceptedAnswer":70},"Bagaimana hasil uji Rf dan kadar natrium diklofenak pada sampel?",{"text":71,"@type":63},"Nilai Rf sampel jamu pegel linu sebesar 0,85 dan standar natrium diklofenak sebesar 0,84. Konsentrasi natrium diklofenak terukur 17,363 ppm atau kadar 0,0017363%.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":74,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":76,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":78,"site_id":7},135777,1787319733,{"code":4,"msg":81,"data":82},"success",[83,88,92,96,100,103,107,111,115,119,123],{"id":84,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":85,"show_sort_weight":86,"slug":87},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":89,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":90,"show_sort_weight":86,"slug":91},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":93,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":94,"show_sort_weight":86,"slug":95},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":97,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":98,"show_sort_weight":86,"slug":99},51,"Komik","comic",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":86,"slug":102},53,"healthcare",{"id":104,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":105,"show_sort_weight":86,"slug":106},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":109,"show_sort_weight":86,"slug":110},49,"Sastra","literature",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":113,"show_sort_weight":86,"slug":114},52,"Teknologi","technology",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":117,"show_sort_weight":86,"slug":118},50,"Ujian","exam",{"id":120,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":121,"show_sort_weight":86,"slug":122},57,"Umum","general",{"id":124,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":125,"show_sort_weight":4,"slug":126},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":81,"data":128},{"doc_id":78,"user_id":129,"nickname":42,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":101,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":33,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":136,"language":137,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":12,"update_tm":79,"read_time":141},8796095462418,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/80000253c1241d02b47?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1778826106357471780","IDENTIFIKASI BAHAN KIMIA OBAT NATRIUM DIKLOFENAK DENGAN METODE KLT DAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS PADA JAMU PEGELLINU DI KOTA BANJARMASIN  \nIdentification Of Diclofenac Sodium Drug Chemicals By Klt Method And Uv-Vis Spectrophotometry In PegelLinu Herbal Medicine In Banjarmasin City  \nGhina Raudhatul Jannah 1 *, Dayna Maharani Syahran 1, Hafizatul Husna 1, Desy Mutia 1, Fifi Alayda Azzahra 1, Gemilang Septianto 1, Febby Yulia Hastika 1  \n1Program Studi Sarjana Farmasi, Universitas Sari Mulia  \n*Corresponding author: [ghinaraudhatuljannah048@gmail.com](ghinaraudhatuljannah048@gmail.com)  \nInfo Artikel  \nDiterima:  \n24 Juli 2024  \nDirevisi:  \n14 Agustus 2024  \nDipublikasikan:  \n17 Agustus 2024  \nThis is an open access article under the CC BY-NC 4.0 license.  \nABSTRAK  \nJamu merupakan salah satu obat tradisional yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia dan telah dikonsumsi sebagai pengobatan sejak dahulu. Masyarakat meyakinibahwa jamu tidak memiliki efek samping yang serius dan berpikir bahwa jamu sangat aman bila dikonsumsi dalam jangka waktu panjang jika dibandingkan dengan mengonsumsi obat-obatan dari bahan kimia atau sintesis pa Sedangkan, Bahan Kimia Obat (BKO) yang ditambahkan pada jamu biasanya tidak menyertakan informasi yang jelas pada kemasannya sehingga memungkinkan terjadinya efek buruk bagi kesehatan penggunanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar BKO natrium diklofenak yang terkandung padajamu pegel linu yang beredar. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif dengan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan analisis kuantitatif Spektrofotometri UV-Vis. Hasil analisis kualitatifpada sampel jamu pegel linu memiliki nilai Rf yakni 0,85 sedangkan pada larutan standar natrium diklofenak memiliki nilai Rf 0,84 . Pada analisis kuantitatif didapatkan hasil konsentrasi natrium diklofenak 17,363 ppm atau kadar sebanyak 0,0017363% . Hasil tersebut membuktikan bahwa adanya kandungan obat pada sampel jamu tersebut. Berdasarkan hasil yang didapatkan dapat disimpulkan bahwa produk jamu pegel linu positif mengandung natrium diklofenak.  \nKata kunci: Jamu pegel linu, KLT, Spektrofotometri UV-Vis, Natrium diklofenak  \nABSTRACT  \nJamu is one of the traditional medicines widely used by Indonesian people and has been consumed as a treatment since ancient times. People believe that herbal medicine does not have serious side effects and think that herbal medicine is very safe if consumed in the long term when compared to consuming drugs from chemical or synthetic materials. Meanwhile, Chemical Drugs (BKO) added to herbal medicine usually do not include clear information on the packaging so that it can have adverse effects on the health of its users. This study aims to determine the levels of Chemical Drugs (BKO) sodium diclofenac contained in herbal medicine for pegel linu that are circulating. This study used a qualitative analysis method with Thin Layer Chromatography (TLC) and quantitative analysis of UV-Vis Spectrophotometry. The results of the qualitative analysis on herbal medicine samples for pegel linu have an Rf value of 0.85 while the standard solution of sodium diclofenac has an Rf value of 0.84. In the quantitative analysis, the results of the sodium diclofenac concentration were 17.363 ppm or a level of 0.0017363%. The results prove that there is a drug content in the herbal medicine sample. Based on the results obtained, it can be concluded that the herbal medicine product for pegel linu positively contains the sodium diclofenac.  \nKeywords: Jamu, TLC, UV-Vis Spectrophotometry, Diclofenac sodium.  \nPENDAHULUAN  \nObat tradisional adalah ramuan yang terdiriatas bahan-bahan yang diperoleh dari tumbuhtumbuhan, bahan hewani, mineral, sari yang  \ndicampur, dan diracik untuk dikonsumsi sertadipercaya secara turun temurun oleh masyarakatdapat mengobati penyakit. Obat tradisional jugadisebut dengan obat herbal, karena bahan-bahan  \nyang digunakan berasal dari bahan alami (Adiyasa & Meiyanti, 2021) . Di Indonesia ","cbCain0d83j6KgdH","https://ap.wps.com/l/cbCain0d83j6KgdH","pdf",407388,7,"Indonesian","# Abstrak\n# Pendahuluan\n## Klasifikasi obat tradisional di Indonesia\n## Keyakinan masyarakat terhadap jamu dan potensi risiko BKO\n## Temuan BKO pada obat tradisional (acuan BPOM)","[{\"question\":\"Apa tujuan penelitian ini?\",\"answer\":\"Menentukan kadar Bahan Kimia Obat (BKO) natrium diklofenak yang terkandung pada jamu pegel linu yang beredar.\"},{\"question\":\"Metode apa yang digunakan untuk analisis kualitatif dan kuantitatif?\",\"answer\":\"Analisis kualitatif dilakukan dengan Kromatografi Lapis Tipis (KLT), sedangkan analisis kuantitatif menggunakan spektrofotometri UV-Vis.\"},{\"question\":\"Bagaimana hasil uji Rf dan kadar natrium diklofenak pada sampel?\",\"answer\":\"Nilai Rf sampel jamu pegel linu sebesar 0,85 dan standar natrium diklofenak sebesar 0,84. Konsentrasi natrium diklofenak terukur 17,363 ppm atau kadar 0,0017363%.\"}]","IDENTIFIKASI BAHAN KIMIA OBAT NATRIUM DIKLOFENAK DENGAN METODE KLT DAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS PADA JAMU PEGELLINU DI KOTA BANJARMASIN | PDF",11]