[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-132825-113":53,"doc-detail-132825-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","i-regret-becoming-a-bully-a-story-of-experience-of-bullying-in-dormitory","Saya menyesal sangat jadipembuli - Kisah pengalaman pembuli di asrama","","Kisah pengalaman seorang pelajar tingkatan lima di sekolah kemahiran yang pernah menjadi pembuli ketika tinggal di asrama. Rahimi, 17 tahun, menceritakan budaya ragging yang dianggap biasa bagi penghuni asrama, termasuk pembuli senior pada hari pertama pendaftaran. Ketika memasuki tingkatan lima, pembuliannya semakin teruk, menargetkan pelajar lemah dan menimbulkan ketakutan, hingga pelajaran merosot serta beberapa kali dipanggil guru disiplin. Kini Rahimi menyesal kerana perbuatannya memusnahkan hubungan sosial dan meninggalkan trauma pada rakan. ",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":19,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/gaya-hidup/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/i-regret-becoming-a-bully-a-story-of-experience-of-bullying-in-dormitory/132825/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/i-regret-becoming-a-bully-a-story-of-experience-of-bullying-in-dormitory/132825.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Violet","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-20","2026-08-14",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",5,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Siapakah Rahimi dan apa yang dia ceritakan dalam artikel ini?","Question",{"text":110,"@type":111},"Rahimi ialah pelajar tingkatan lima berusia 17 tahun yang berkongsi pengalaman pernah menjadi pembuli ketika tinggal di asrama.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Bagaimana bermula kisah buli Rahimi sejak awal pendaftaran asrama?",{"text":115,"@type":111},"Rahimi berkata budaya ragging mungkin biasa, tetapi hari pertama mendaftar ke asrama dia sudah dibuli oleh pelajar senior.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Mengapa Rahimi menyesal dan apa dampaknya kepada hubungan serta rakan?",{"text":119,"@type":111},"Rahimi menyesal kerana perbuatannya memusnahkan hubungan dengan orang sekeliling, hingga ada rakan yang masih takut menegur dan ada yang trauma sehingga kini.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},132825,1786668745,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":18,"category_name":19,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":71,"language":137,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":61,"update_tm":127,"read_time":74},4398048950312,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/400002538284de19e3c?_k=1778320343897328908","TARIKH:18 OGOS 2025(ISNIN)  \nBERITA HARIAN  \nUTUSAN M'SIA  \nSEKTOR DOKUMENTASI PENDIDIKANBPPDP,Kementerian Pendidikan MalaysiaAras SB-4,Blok E8,Kompleks E,Pusat Pentadbiran Kerajaan Persekutuan62604 Putrajaya.Tel :03-88846425Faks:03-88846284                   \nN.STRAITS TIMES  \nTHE STAR  \nSINAR HARIAN  \n# Saya menyesal sangat jadipembuli'\n\n8H 18/8 /25 ms.3  \nKEPALA BATAS-\"Bukan jadi abangsenior yang dihormati tapi dijauhipelajar lain.\"  \nItu kata seorang pelajar TingkatanLima sebuah sekolah kemahiran disini yang berkongsi pengalamannyapernah menjadi pembuli ketika diasrama.  \nPelajar yang mahu dikenali se-bagai Rahimi,17,berkata,budayaragging mungkin biasa bagimerekayang pernah menghuni asrama.  \nMalah,katanya,ketika mulamendaftarkan diri ke asrama sebuahsekolah vokasional awal tahun lalu,hari pertama dia sudah dibuli olehpelajar senior.  \n\"Basuh dan seterika baju senioritu boleh dikatakan perkara biasabuat pelajar baharu,malah sikaptegas abang senior membuatkanramai budak baharu yang takut.  \n\"Mungkin kerana saya mudahbercampur dan kenal beberapa se-nior yang tinggal sekampung me-nyebabkan saya terselamat daripa-da dibuli.Tapi kelebihan itu  \nRahimi mula sedar dia dijauhirakan-rakan lain apabila bercampurdengan kumpulan pembuli.  \nmembawa saya terjerumus dengankumpulan mereka yang ramai takuti,”katanya ketika ditemui Sinar Harian.  \nApabila melangkah ke TingkatanLima,katanya,sikap membuli dalam  \ndirinya makin menjadi-jadi,malahbeberapa pelajar yang lemah men-jadi sasarannya untuk melepaskanmarah untuk dia mengarahkan apasahaja.  \n\"Orang takut nak dekat dengansaya dan itu buat saya rasa di-hormati.Tapi saya rasa kehidupantak tenang,pelajaran makin merosotmalah beberapa kali dipanggil gurudisiplin.  \n\"Dahulu mungkin ada pelajar se-nior bersama,tapi lepas merekahabis sekolah dan ramai kawan lainyang keluar asrama termasuk adadibuang menyebabkan saya berfikirsampai bila untuk terus dengan sikappembuli,\"katanya.  \nRahimi berkata,dia menyesalapabila menyedari perbuatan mem-buli hanya memusnahkan hubungandengan orang sekeliling.  \n\"Saya menyesal sangat.Sekarang ada rakan yang masihtakut nak tegur saya.Adayang terusterang kata mereka trauma sampaisekarang,\"katanya.","cbCaiv6tTbXD1C3d","https://ap.wps.com/l/cbCaiv6tTbXD1C3d","pdf",176840,"Indonesian","# Kisah pengalaman pembuli di asrama\n## Ragging dan buli ketika hari pertama\n## Ketika tingkatan lima: pembuli makin teruk\n## Penyesalan dan dampak pada rakan","[{\"question\":\"Siapakah Rahimi dan apa yang dia ceritakan dalam artikel ini?\",\"answer\":\"Rahimi ialah pelajar tingkatan lima berusia 17 tahun yang berkongsi pengalaman pernah menjadi pembuli ketika tinggal di asrama.\"},{\"question\":\"Bagaimana bermula kisah buli Rahimi sejak awal pendaftaran asrama?\",\"answer\":\"Rahimi berkata budaya ragging mungkin biasa, tetapi hari pertama mendaftar ke asrama dia sudah dibuli oleh pelajar senior.\"},{\"question\":\"Mengapa Rahimi menyesal dan apa dampaknya kepada hubungan serta rakan?\",\"answer\":\"Rahimi menyesal kerana perbuatannya memusnahkan hubungan dengan orang sekeliling, hingga ada rakan yang masih takut menegur dan ada yang trauma sehingga kini.\"}]","Saya menyesal sangat jadipembuli - Kisah pengalaman pembuli di asrama | PDF"]