[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-47769-id":3,"doc-seo-47769-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":96},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},47769,1099513958762,"Logic","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/1000023916a998db790?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1784791008015729253",48,"Cerita & Novel","Aku Kartini","Cerita ini mengisahkan tentang Kartini, seorang anak perempuan beruntung yang dapat bersekolah di masa ketika banyak anak perempuan lain tidak memiliki kesempatan yang sama. Meskipun ayahnya, seorang bupati, mendukung pendidikannya, Kartini dihadapkan pada kenyataan bahwa ia harus berhenti sekolah karena adat yang berlaku. Namun, Kartini tidak menyerah. Ia terus belajar dari buku-buku, bahkan menciptakan pola sulaman baru dan resep masakan baru. Semangat belajarnya menular kepada teman-temannya, namun satu per satu mereka terpaksa berhenti sekolah dan harus pulang ke rumah karena tidak diizinkan lagi untuk belajar. Kisah ini menyoroti perjuangan Kartini untuk mendapatkan pendidikan dan semangatnya dalam belajar yang tidak padam meskipun menghadapi berbagai rintangan sosial dan adat istiadat yang membatasi kaum perempuan. Kartini menjadi simbol semangat belajar dan pemberdayaan perempuan yang terus menginspirasi hingga kini, menunjukkan bahwa pengetahuan adalah kekuatan yang dapat mengubah kehidupan, bahkan dalam keterbatasan.","Aku Kartini Wikan Satriati  \nFanny Santoso  \nDi negeriku, banyak anak perempuan tidak dapat bersekolah. Sekolah hanya untuk anaklaki-laki atau anak bangsawan saja.  \nUntunglah ayahku seorang bupati. Aku bisabersekolah setiap hari.  \nAku senang di sekolah. Aku punya banyaksahabat. Aku ingin terus bersekolah, bahkan ketika teman-teman sebayaku berhenti.  \nSampai suatu hari ... , ayahku bilang,”Sekolahmu cukup sampai di sini, Kartini. Anak perempuan tidak perlu sekolah tinggi-tinggi.”  \nAku tidak boleh menyerah. Aku mau belajar! Aku mau! Aku pasti bisa.  \nDari membaca buku, aku menciptakan pola sulaman baru.  \nDari membaca buku, aku menciptakan resep masakan baru.  \nTeman-temankujadi ingin belajar bersama. Sama seperti aku, mereka bersemangat untuk belajar.  \nNamun, satu per satu mereka tidak diizinkandatang lagi. Adat mengharuskan merekatinggal di rumah.","cbCais8UBrER2ktB","https://ap.wps.com/l/cbCais8UBrER2ktB","pdf",1469753,5,1,21,"Indonesian","id",113,"# Aku Kartini\n## Perjuangan Belajar Kartini","[{\"question\":\"Mengapa Kartini beruntung dibandingkan anak perempuan lain di negerinya?\",\"answer\":\"Kartini beruntung karena ayahnya adalah seorang bupati yang memungkinkannya untuk bersekolah, sementara banyak anak perempuan lain tidak memiliki kesempatan yang sama.\"},{\"question\":\"Apa yang Kartini lakukan ketika ia tidak diperbolehkan bersekolah lagi?\",\"answer\":\"Meskipun tidak dapat bersekolah lagi, Kartini tidak menyerah dan terus belajar dari buku. Dari buku-buku tersebut, ia menciptakan pola sulaman baru dan resep masakan baru.\"},{\"question\":\"Mengapa teman-teman Kartini berhenti belajar?\",\"answer\":\"Teman-teman Kartini berhenti belajar karena adat mengharuskan mereka untuk tinggal di rumah dan tidak diizinkan untuk melanjutkan pendidikan.\"},{\"question\":\"Apa yang dapat dipelajari dari kisah Kartini?\",\"answer\":\"Kisah Kartini mengajarkan tentang pentingnya semangat belajar, ketekunan, dan perjuangan untuk mendapatkan pendidikan meskipun menghadapi berbagai rintangan sosial dan adat istiadat.\"}]",1783565824,32,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":91,"head_meta":93,"extra_data":95,"updated_unix":28},"i-am-kartini","",{"@graph":36,"@context":90},[37,54,69],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":53},"https://docshare.wps.com/id/document/i-am-kartini/47769/",4,{"url":52,"name":13,"@type":55,"author":56,"headline":13,"publisher":58,"fileFormat":61,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":62,"datePublished":63,"encodingFormat":61,"isAccessibleForFree":64,"interactionStatistic":65},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":57},"Person",{"url":41,"name":59,"@type":60},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-28","2026-07-09",true,{"@type":66,"interactionType":67,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":68},"ViewAction",{"@type":70,"mainEntity":71},"FAQPage",[72,78,82,86],{"name":73,"@type":74,"acceptedAnswer":75},"Mengapa Kartini beruntung dibandingkan anak perempuan lain di negerinya?","Question",{"text":76,"@type":77},"Kartini beruntung karena ayahnya adalah seorang bupati yang memungkinkannya untuk bersekolah, sementara banyak anak perempuan lain tidak memiliki kesempatan yang sama.","Answer",{"name":79,"@type":74,"acceptedAnswer":80},"Apa yang Kartini lakukan ketika ia tidak diperbolehkan bersekolah lagi?",{"text":81,"@type":77},"Meskipun tidak dapat bersekolah lagi, Kartini tidak menyerah dan terus belajar dari buku. Dari buku-buku tersebut, ia menciptakan pola sulaman baru dan resep masakan baru.",{"name":83,"@type":74,"acceptedAnswer":84},"Mengapa teman-teman Kartini berhenti belajar?",{"text":85,"@type":77},"Teman-teman Kartini berhenti belajar karena adat mengharuskan mereka untuk tinggal di rumah dan tidak diizinkan untuk melanjutkan pendidikan.",{"name":87,"@type":74,"acceptedAnswer":88},"Apa yang dapat dipelajari dari kisah Kartini?",{"text":89,"@type":77},"Kisah Kartini mengajarkan tentang pentingnya semangat belajar, ketekunan, dan perjuangan untuk mendapatkan pendidikan meskipun menghadapi berbagai rintangan sosial dan adat istiadat.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":92,"og:title":13,"og:site_name":59,"og:description":14},"article",{"robots":94,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":97},[98,103,105,109,113,117,121,125,129,133],{"id":99,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":100,"show_sort_weight":101,"slug":102},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":101,"slug":104},"story-novel",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":107,"show_sort_weight":101,"slug":108},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":110,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":111,"show_sort_weight":101,"slug":112},51,"Komik","comic",{"id":114,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":115,"show_sort_weight":101,"slug":116},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":118,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":119,"show_sort_weight":101,"slug":120},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":123,"show_sort_weight":101,"slug":124},49,"Sastra","literature",{"id":126,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":127,"show_sort_weight":101,"slug":128},52,"Teknologi","technology",{"id":130,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":131,"show_sort_weight":101,"slug":132},50,"Ujian","exam",{"id":134,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":135,"show_sort_weight":101,"slug":136},57,"Umum","general"]