[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-55241-id":3,"doc-seo-55241-113":31,"detail-sidebar-cat-0-id-113":93},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":28,"seo_description":14,"update_tm":29,"read_time":30},55241,687197207639,"Asher","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_a8503ba1806abce46bf441b54a3ca4cd",56,"Gaya Hidup","Pejuang Kemanusiaan Alyson Curro Lahpai Seng Raw","Kisah Lahpai Seng Raw tentang perjalanan menjadi pejuang kemanusiaan: berhadapan dengan salah paham identitas saat memasuki kampus, lalu menghadapi dampak konflik panjang di wilayah Kachin. Konflik membuat akses jalan dan layanan kesehatan terbatas, mendorong pengungsian, serta menunda pendidikan bagi banyak anak. Setelah menjadi orang tua tunggal dan pada usia 48 tahun mendirikan organisasi kemanusiaan, ia mendukung pendidikan, petani, dan pengobatan. Ia menekankan membangun kepercayaan melalui kerja sama lintas pihak, hingga organisasinya membantu ribuan orang.","Pejuang Kemanusiaan Alyson Curro  \nPhyu Mon  \nLahpai Seng Raw sedang membongkar isitasnya. Hari ini adalah hari pertamanyamenjadi seorang mahasiswa, dan dia sangat bersemangat.  \nSambil menyiapkan kamar barunya, Lahpai Seng Raw membayangkan kelasnya nanti danteman-teman sekelasnya.  \nDia terkejut melihat sekelompok anak lakilaki memandangnya dari arah pintu asrama . Mereka juga terlihat kaget.  \n“Ini adalah asrama putra . Keluar!” kata mereka.  \nLahpai Seng Raw berusaha tetap tenang. Dia tumbuh di keluarga yang semuanya lakilaki.  \n“Nama saya tertulis di pintu,” dia berkata dengan tenang.  \nDia kemudian mengetahui bahwa pihakkampus mengira namanya yang berasal dari etnis Kachin adalah nama laki-laki.  \nNamun, hal tersebut tidak menjadi masalahataupun hambatan bagi Lahpai Seng Raw.  \n*Kachin adalah kelompok masyarakat yang tinggal di Myanmar, Cina, dan India yang memiliki budaya dan bahasa yang mirip.  \nBeberapa tahun kemudian, Lahpai Seng Raw tinggal di Myitkyina, ibu kota Negara Bagian Kachin.  \nSelama bertahun-tahun, konflik yang terjadidi wilayah Kachin telah menyebabkan penderitaan.  \nAkses jalan rusak, rumah sakit masih jarang, dan para orang tua takut untuk menyekolahkan anak-anak mereka.  \nBanyak orang meninggalkan rumah mereka  \ndan melarikan diri untuk menghindari kekerasan .  \nLahpai Seng Raw ingin membantu orangorang di tanah kelahirannya dan semua orang di seluruh negeri yang menderita akibat konflik.  \nLahpai Seng Raw menjadi orang tua tunggal dan ketika berusia 48 tahun, dia melakukan sesuatu yang sangat berani: mendirikan sebuah organisasi kemanusiaan.  \nOrganisasi ini membantu anak-anak untukmendapatkan pendidikan, membantu petani, dan membantu masyarakat untukmendapatkan pengobatan.  \nLahpai Seng Raw yakin bahwa membangunkepercayaan sangat  \npenting dalam memperjuangkan perdamaiansehingga dia dengan berani mendengarkandan bekerja sama dengan semua orang—pemerintah, militer, kelompok agama, dan para pemimpin etnis.  \nSekarang, organisasi Lahpai Seng Raw telah membantu ribuan orang di seluruh Myanmar. Setelah bertahun-tahun memimpin organisasi, Lahpai Seng Raw mundur. Ini saatnya bagi pemimpin baru yang lebih muda melanjutkan perjuangannya yang telah dia lakukan untuk membangun Myanmar yang kuat dan damai.","cbCaivtqZhv2uvwS","https://ap.wps.com/l/cbCaivtqZhv2uvwS","pdf",551340,5,1,16,"Indonesian","id",113,"# Perjalanan awal dan ujian di kampus\n# Dampak konflik di wilayah Kachin\n# Mendirikan organisasi kemanusiaan\n# Membangun kepercayaan untuk perdamaian\n# Regenerasi kepemimpinan","[{\"question\":\"Apa tantangan yang dihadapi Lahpai Seng Raw saat masuk kampus?\",\"answer\":\"Ia terkejut ketika mengetahui sebuah asrama putra menolaknya karena nama yang dianggap berasal dari etnis Kachin, sehingga kampus mengira namanya laki-laki.\"},{\"question\":\"Bagaimana konflik di wilayah Kachin memengaruhi kehidupan masyarakat?\",\"answer\":\"Konflik menyebabkan akses jalan rusak, rumah sakit jarang, orang tua takut menyekolahkan anak, banyak keluarga meninggalkan rumah untuk menghindari kekerasan.\"},{\"question\":\"Apa yang dilakukan Lahpai Seng Raw setelah mendirikan organisasi kemanusiaan?\",\"answer\":\"Ia mendukung anak-anak agar memperoleh pendidikan, membantu petani, serta membantu masyarakat mendapatkan pengobatan, dengan menekankan pentingnya membangun kepercayaan lewat kerja sama lintas pihak.\"}]","Pejuang Kemanusiaan Alyson Curro Lahpai Seng Raw | PDF",1783681023,25,{"code":4,"msg":32,"data":33},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":34,"title":13,"keywords":35,"description":14,"schema_data":36,"social_meta":88,"head_meta":90,"extra_data":92,"updated_unix":29},"humanitarian-fighter-alyson-curro-lahpai-seng-raw","",{"@graph":37,"@context":87},[38,55,70],{"@type":39,"itemListElement":40},"BreadcrumbList",[41,45,49,52],{"item":42,"name":43,"@type":44,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":46,"name":47,"@type":44,"position":48},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":50,"name":12,"@type":44,"position":51},"https://docshare.wps.com/id/document/gaya-hidup/",3,{"item":53,"name":13,"@type":44,"position":54},"https://docshare.wps.com/id/document/humanitarian-fighter-alyson-curro-lahpai-seng-raw/55241/",4,{"url":53,"name":13,"@type":56,"author":57,"headline":13,"publisher":59,"fileFormat":62,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":63,"datePublished":64,"encodingFormat":62,"isAccessibleForFree":65,"interactionStatistic":66},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":58},"Person",{"url":42,"name":60,"@type":61},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-08-16","2026-07-10",true,{"@type":67,"interactionType":68,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":69},"ViewAction",{"@type":71,"mainEntity":72},"FAQPage",[73,79,83],{"name":74,"@type":75,"acceptedAnswer":76},"Apa tantangan yang dihadapi Lahpai Seng Raw saat masuk kampus?","Question",{"text":77,"@type":78},"Ia terkejut ketika mengetahui sebuah asrama putra menolaknya karena nama yang dianggap berasal dari etnis Kachin, sehingga kampus mengira namanya laki-laki.","Answer",{"name":80,"@type":75,"acceptedAnswer":81},"Bagaimana konflik di wilayah Kachin memengaruhi kehidupan masyarakat?",{"text":82,"@type":78},"Konflik menyebabkan akses jalan rusak, rumah sakit jarang, orang tua takut menyekolahkan anak, banyak keluarga meninggalkan rumah untuk menghindari kekerasan.",{"name":84,"@type":75,"acceptedAnswer":85},"Apa yang dilakukan Lahpai Seng Raw setelah mendirikan organisasi kemanusiaan?",{"text":86,"@type":78},"Ia mendukung anak-anak agar memperoleh pendidikan, membantu petani, serta membantu masyarakat mendapatkan pengobatan, dengan menekankan pentingnya membangun kepercayaan lewat kerja sama lintas pihak.","https://schema.org",{"og:url":53,"og:type":89,"og:title":13,"og:site_name":60,"og:description":14},"article",{"robots":91,"canonical":53},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":94},[95,100,104,106,110,114,118,122,126,130,134],{"id":96,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":97,"show_sort_weight":98,"slug":99},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":102,"show_sort_weight":98,"slug":103},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":12,"show_sort_weight":98,"slug":105},"lifestyle",{"id":107,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":108,"show_sort_weight":98,"slug":109},51,"Komik","comic",{"id":111,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":112,"show_sort_weight":98,"slug":113},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":115,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":116,"show_sort_weight":98,"slug":117},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":119,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":120,"show_sort_weight":98,"slug":121},49,"Sastra","literature",{"id":123,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":124,"show_sort_weight":98,"slug":125},52,"Teknologi","technology",{"id":127,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":128,"show_sort_weight":98,"slug":129},50,"Ujian","exam",{"id":131,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":132,"show_sort_weight":98,"slug":133},57,"Umum","general",{"id":135,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":136,"show_sort_weight":4,"slug":137},181,"Formulir","formulir"]