[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-50275-id":3,"doc-seo-50275-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},50275,1649267921044,"Ava Thompson","https://us-avatar.wpscdn.com/avatar/1800007509477c92dfb?_k=1782875107921204101",48,"Cerita & Novel","Bagaimana Pasta Gigi Masuk Tube","Kisah berawal pada era 1870-an di New London, Connecticut, ketika keluarga membersihkan gigi dengan ranting yang dicelupkan ke stoples pasta gigi, tanpa adanya tube. Lucius, putra dokter gigi, muak dengan kebiasaan tersebut lalu beralih menggunakan bubuk pembersih. Setelah belajar kedokteran gigi di Paris, ia melihat seniman menekan cat dari tube dan mengusulkan penggunaan tube logam untuk pasta gigi, termasuk cara mengisinya dari stoples hingga disegel rapat agar tidak bocor.","Bagaimana Pasta Gigi Masuk Tube?  \nVeena Prasad  \nSaat itu tahun 18 70 ,di New London, Connecticut, Amerika, pukul tujuh pagi. Setengah mengantuk, anak-anak turun daritempat tidur, dan para ibu menyuruh mereka bergegas menggosok gigi, menyodorkan ranting gigi dan stoples pasta gigi.  \nApa? Benarkah tadi kubilang—”Ranting gigi”? Itu benar.  \nTahun 18 70 , mereka menggunakan ranting untuk membersihkan gigi mereka. Ujungranting kayu itu biasanya berserabut. Beberapa anak memiliki ranting pembersih gigi dengan bulu-bulu babi diikat di salah satu ujungnya agar gigi lebih berkilau.  \nTadi aku mengatakan apa lagi, ya?”Stoples pasta gigi”?  \nItu benar.  \nTube pasta gigi saat itu belum ditemukan. Mereka hanya memiliki pasta gigi dalam stoples. Setiap anak yang masih setengah mengantuk memulai hari mereka dengan mencelupkan ranting ke stoples porselen berisi pasta gigi.  \nBahkan, setiap anggota  \nkeluarga mencelupkan ranting pembersih gigi mereka ke wadah yang sama . Termasuk saat Nenek yang giginya kuning dan hitam—persis seperti warna ranting pembersih giginya—berkunjung.  \nSuatu pagi, terdengar teriakan jijik dari rumahdokter gigi. ”Iiiiiiiiiiih!”  \nItu suara Lucius, putra dokter Sheffield, yang tidak mau lagi mencelupkan ranting ke stoples dan mulai saat itu memilih menggunakan bubuk pembersih gigi. Namun, dia terus memikirkan hal itu—pastiada cara menggunakan pasta gigi yang lebih baik.  \nBeberapa tahun kemudian, Lucius pergi ke Paris untuk mempelajari ilmu kedokteran gigi. Di sana, dia melihat para seniman menekan tube logam untuk mengeluarkan cat ke kuas mereka. Bukankah dia bisa menggunakan tube yang sama untuk menampung pasta gigi? Dia segera pulang dan menyampaikan gagasan itu pada ayahnya, yang menganggap itu ide luar biasa.  \nHanya saja, ada satu masalah kecil, yaitu mencari cara memasukkan pasta gigi dari stoples ke tube yang bermulut sempit. Menurutmu, bagaimana cara Lucius mengisikan pasta gigi ke tube kosong? Pernahkah suatu pagi kau tak sengajamenekan keluar terlalu banyak pasta gigi saat masih setengah mengantuk? Dan kaumelihat pasta gigi belepotan di wastafel, sementara ibumu mengingatkan bahwa bus sekolah akan tiba dua puluh menit lagi. Halterakhir yang kauinginkan adalah dimarahiibumu karena kau melakukan kekacauan. Apa yang akan kaulakukan untuk memasukkan pasta itu ke tubenya lagi? Menurutmu, apa yang digunakan Lucius dan ayahnya untuk memasukkan pasta gigi ke tube? Kapaspentul? Atau sendok mungil? Tusuk gigi?  \nTernyata, itu tidak seberantakan yang kaubayangkan, karena dokter Sheffield dan tim melakukannya bahkan tanpa membukatutup tube! Benar, mereka membiarkantutup tube terpasang rapat, dan membukaujung yang lain! Jauh lebih mudah mengisi tube dari ujung lain yang bermulut lebih besar, terutama jika kau mempunyai alatuntuk memasukkan pasta sepertijarum suntik. Setelah itu, kau tinggal menyegel tube tersebut dengan rapat agar tidak bocor.","cbCaiuixYDZmmVin","https://ap.wps.com/l/cbCaiuixYDZmmVin","pdf",644781,3,1,17,"Indonesian","id",113,"# Bagaimana Pasta Gigi Masuk Tube\n## Kebiasaan membersihkan gigi dengan ranting dan stoples\n## Keluhan Lucius dan beralih ke bubuk pembersih\n## Gagasan tube setelah melihat seniman di Paris\n## Tantangan mengisi tube sempit dan solusinya","[{\"question\":\"Pada era kapan dan di mana kebiasaan mencelupkan ranting gigi dilakukan?\",\"answer\":\"Kebiasaan itu terjadi pada era 1870-an di New London, Connecticut, Amerika. Setiap pagi anak-anak mencelupkan ranting ke stoples pasta gigi.\"},{\"question\":\"Mengapa Lucius tidak mau lagi mencelupkan ranting ke stoples?\",\"answer\":\"Lucius muak dan merasa jijik, sehingga ia memilih menggunakan bubuk pembersih gigi. Ia tetap memikirkan cara yang lebih baik untuk memakai pasta gigi.\"},{\"question\":\"Bagaimana Lucius mendapatkan ide menggunakan tube untuk pasta gigi?\",\"answer\":\"Di Paris, Lucius melihat para seniman menekan tube logam untuk mengeluarkan cat ke kuas. Ia lalu membayangkan tube seperti itu bisa dipakai untuk menampung dan mengeluarkan pasta gigi.\"}]",1783580215,26,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"how-toothpaste-got-into-the-tube","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,50],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",{"item":51,"name":13,"@type":43,"position":52},"https://docshare.wps.com/id/document/how-toothpaste-got-into-the-tube/50275/",4,{"url":51,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-24","2026-07-09",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Pada era kapan dan di mana kebiasaan mencelupkan ranting gigi dilakukan?","Question",{"text":75,"@type":76},"Kebiasaan itu terjadi pada era 1870-an di New London, Connecticut, Amerika. Setiap pagi anak-anak mencelupkan ranting ke stoples pasta gigi.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Mengapa Lucius tidak mau lagi mencelupkan ranting ke stoples?",{"text":80,"@type":76},"Lucius muak dan merasa jijik, sehingga ia memilih menggunakan bubuk pembersih gigi. Ia tetap memikirkan cara yang lebih baik untuk memakai pasta gigi.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Bagaimana Lucius mendapatkan ide menggunakan tube untuk pasta gigi?",{"text":84,"@type":76},"Di Paris, Lucius melihat para seniman menekan tube logam untuk mengeluarkan cat ke kuas. Ia lalu membayangkan tube seperti itu bisa dipakai untuk menampung dan mengeluarkan pasta gigi.","https://schema.org",{"og:url":51,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":51},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":99},"story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":102,"show_sort_weight":96,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":96,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":96,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":96,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]