[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-447912-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":80,"doc-detail-447912-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":73,"head_meta":75,"extra_data":77,"updated_unix":79},113,"id","how-to-properly-eliminate-corruption-first-sermon","CARA SYAR'I MEMBASMI KORUPSI - KHUTBAH PERTAMA","","Khutbah Jumat bertema pencegahan korupsi menurut ajaran Islam, menjelaskan bahwa korupsi terus terjadi meski aturan telah dibuat dan masyarakat sudah muak. Naskah menegaskan larangan memakan harta dengan cara batil, menyuap, serta praktik khianat terhadap amanah. Korupsi dipandang sebagai pelanggaran haram dan pengkhianatan yang akan berakibat kehinaan pada Hari Kiamat. Paparan lalu mengurai langkah pencegahan menyeluruh: penguatan takwa individu, menjadikan penguasa sebagai pengurus rakyat, melarang hadiah karena jabatan, mengawasi harta pejabat, dan memastikan kompensasi yang memadai.",{"@graph":14,"@context":72},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/agama-spiritualitas/","Agama & Spiritualitas",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/how-to-properly-eliminate-corruption-first-sermon/447912/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/how-to-properly-eliminate-corruption-first-sermon/447912.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Maya Linwood","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-01","2026-09-29",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":22},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58,64,68],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Mengapa korupsi tetap terjadi meski banyak aturan dan penolakan masyarakat?","Question",{"text":62,"@type":63},"Korupsi terus muncul karena persoalan besar yang merusak kepercayaan publik serta adanya peluang akibat lemahnya pengawasan dan sistem, termasuk politik yang mahal, biaya perebutan kekuasaan, budaya materialisme, dan kedekatan pemilik modal dengan penguasa.","Answer",{"name":65,"@type":60,"acceptedAnswer":66},"Apa dasar dalil yang melarang korupsi dan pengambilan harta secara tidak sah?",{"text":67,"@type":63},"Naskah mengutip larangan memakan harta secara batil serta peringatan tentang tidak boleh menyuap hakim agar mengambil hak orang lain secara jalan dosa. Selain itu disebutkan ancaman bagi orang yang berkhianat membawa apa yang dikhianati pada Hari Kiamat.",{"name":69,"@type":60,"acceptedAnswer":70},"Bagaimana Islam mencegah korupsi sejak awal, bukan hanya menghukum pelakunya?",{"text":71,"@type":63},"Islam membangun pencegahan menyeluruh melalui penguatan takwa individu (kesadaran Allah mengawasi), memastikan penguasa bekerja sebagai pengurus rakyat, melarang hadiah karena jabatan, mengawasi pengelolaan harta pejabat, dan memberikan gaji atau kompensasi yang cukup.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":74,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":76,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":78,"site_id":7},447912,1790853041,{"code":4,"msg":81,"data":82},"success",[83,87,91,95,99,103,107,111,115,119,123],{"id":84,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":85,"slug":86},55,60,"religion-spirituality",{"id":88,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":89,"show_sort_weight":85,"slug":90},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":92,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":93,"show_sort_weight":85,"slug":94},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":96,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":97,"show_sort_weight":85,"slug":98},51,"Komik","comic",{"id":100,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":101,"show_sort_weight":85,"slug":102},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":104,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":105,"show_sort_weight":85,"slug":106},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":109,"show_sort_weight":85,"slug":110},49,"Sastra","literature",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":113,"show_sort_weight":85,"slug":114},52,"Teknologi","technology",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":117,"show_sort_weight":85,"slug":118},50,"Ujian","exam",{"id":120,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":121,"show_sort_weight":85,"slug":122},57,"Umum","general",{"id":124,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":125,"show_sort_weight":4,"slug":126},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":81,"data":128},{"doc_id":78,"user_id":129,"nickname":42,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":84,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":22,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":136,"language":137,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":12,"update_tm":141,"read_time":142},962084928432,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d","CARA SYAR’IMEMBASMI KORUPSI  \nKHUTBAH PERTAMA  \nاااللّٰللْْ ٰححََمـقْدوَّأَ شلّْ يلِلهَّٰدّظْ هّ رَهرأََنبَّّعمَ لَىا حلْ عَ َماَّ لَدًَّيْاالدنَ ،ّ يْنّرَساَولكْْ حللَّهمّ ْداللّٰٰ،وَ لَ وْلِلّٰ ّكَرّهَاَ للٰ هالَّ ذـمّاَّيلَْ ْصَلشْرّكأَ رّْسَلَعَ لَىوْنَ ،رَسسَيأَ شوْْ لَههَدّ دّ نَ ابّ اأمَلنْ هْحَدَملَََّىدٍاّ لٰ هَووََ دعّ َيْلَنىّإّ لََّاٰ لّ هّ وَ أَصْحَ ابّ هّ أَ جْمَعّ يْنَ ، أَ مَّا بَعْد.  \nقفََ ياَلا َعاللهّ بَ ادَتَ عَ الىَاللّٰٰ،: أوْصّ يْنّيّ نَ فْسّ يْ وَإّيَّ اكمْ بّ تَ قْوَى اللهّ ، فَقَدْ فَ ازَالَْتَّ قوْنَ.ومَلََّ نْتَ أْ كاَ مْولَوآْْ لاّاَ مْوَ الَ كالنَّ اسّمْبّ ابَلَْيّْنَثْكمّمْوَاَ نْ تبّ الْ بَماْطّ لّتَ عْ لَ موَ توْنََدْ لوْ ا١٨٨بّ هَ آْ(اَاّلْلىَبَقَرَةالْح)كَّامّ لّ تَ أْ كلوْ ا فَ رّيْقً ا  \nAlhamdulillah, kita masih dipertemukan oleh Allah di hari mulia, hari Jumat . Di tempat yang dimuliakan, masjid. Bersama orang-orang yang insya Allah dimuliakan, orang-orang bertakwa . Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurahkepada junjungan alam Nabi Besar Muhammad saw .  \nPertama dan paling utama, mari tingkatkan takwa kitakepada Allah. Taati perintah-Nya dan jauhi larangan-Nya. Allah  \nيْٰٓ اَ يُّ هَا الَّ ذّ يْنَ اٰ مَنوا اتَّ قوا اللّٰٰ َ حَقَّ تقٰ ىتّ هٖ وَلََ تَ موْ تنَّ اّ لََّ وَاَ نْ تSwt. berfirman:مْ مُّسْلّ موْنَ   \n“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kep ada Allah deng an sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamumati kecuali dalam keadaan muslim.”(QS. Âli ‘Imrân [3]: 102) .  \nMa’âsyiral Muslimîn rahimakumullâh,  \nAda pertanyaan yang terus menggelitik di benak kita: mengapa korupsi terus terjadi, padahal masyarakat sudah begitu muak dan berbagai aturan sudah dibuat untuk memberantasnya? Belakangan ini berbagai demonstrasi kembali terjadi. Diantaranya menuntut Pemerintah dan DPR segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset, bahkan ada yang menuntut agar koruptor dihukum mati. Ini menunjukkan betapakorupsi telah menjadi persoalan besar yang merusakkepercayaan masyarakat. Islam sejak awal sudah memberikan  \nوَلََ تَ أْ كلوْْٓ ا اَ مْوَ الَ كمّ نمْْ بَ يْ نَ كاَ مْوَ ا ملّْبّااللْنَّبَااسطّّ لّ: erfirmanبّ اوَلَْتّ ثْدْمّلbوْ اوَاَبّنْهَتwt. Sآْمْاّ لىَperingatantegas. Allahتَ عْ لَ مالْحوْنََكَّامّ لّ تَ أْ كلوْ ا فَ رّيْقً ا  \n“Janganlah kalian memakan harta di antara kalian dengan jalan yang batil. Jangan pula kalian menyuap hakim deng an harta agar kalian dapat memakan sebagian harta orang lain denganjalan dosa, padahal kalian tahu.”( QS. Al-Baqarah [2]: 188) .  \nAyat ini melarang mengambil harta dengan cara yang batil, termasuk menggunakan uang untuk mem pengaruhi orang yang memiliki kekuasaan agar mendapatkan sesuatu yang sebenarnyabukan hak kita .  \nوَمَنْ يَّغْ للْ يَ أْتّ بّ مَا:غَلَّjugaberfirmanيَوْمَ الْ قّ يٰمَةّ Allah Swt.  \n“Siapa saja yang berkhianat, niscay a pada Hari Kiamat ia akandatang membawa apa yang dia khianati itu.”( QS. Âli ’Imrân [3]: 161) .  \nInilah ghuluul, yaitu mengambil atau menyalahgunakanharta yang diamanahkan. Maka, korupsi bukan sekadarpelanggaran hukum, tetapi perbuatan haram dan pengkhianatanterhadap amanah. Harta yang dapat disembunyikan dari manusia, tidak akan pernah tersembunyi dari Allah Swt .  \nMa’âsyiral Muslimîn rahimakumullâh,  \nKorupsi bukan hanya soal orang yang tamak, tetapi jugabisa tumbuh karena lingkungan dan sistem yang membuka  \npeluang untuk korupsi. Politik yang mahal, biaya perebutankekuasaan, kedekatan penguasa dengan pemilik modal, transaksikepentingan, budaya materialisme, dan lemahnya pengawasandapat membuat jabatan berubah dari amanah menjadi alat mencari keuntungan.  \nإّ نَّ هَا أَ مَانَ ةٌ، وَ إّنَّهَ: ا. raيَوْمَbersabdakepadaAbuDzarالْ قّ يَ امَةّ خّ زْيٌ وَ نَ دَ امَةٌ، إّ لََّ مَنﷺْ أَ خَذَهَ اRasulullahبّ حَقّ هَا  \nوَ أَ دَّى الَّ ذّ ي عَ لَ يْهّ فّ يْهَ ا  \n“Sesungguhnya jabatan itu adalah amanah. Pada Hari Kiamat ia menjadi kehinaan dan penyesalan, kecuali bagi orang yang meng ambilny a dengan benar dan menunaikan kewajibannya.”(HR. Muslim) .  \nHadits ini menegaskan bahwa jabatan adal","cbCaibVoyhwcjBUn","https://ap.wps.com/l/cbCaibVoyhwcjBUn","pdf",356711,7,"Indonesian","# CARA SYAR'I MEMBASMI KORUPSI\n## Khutbah Pertama\n## Dasar Al-Qur'an tentang larangan batil dan suap\n## Makna pengkhianatan amanah (ghuluul) dan ancaman Hari Kiamat\n## Pencegahan korupsi: takwa, penguasa sebagai pengurus, larangan hadiah jabatan\n## Pengawasan harta pejabat dan kecukupan kompensasi","[{\"question\":\"Mengapa korupsi tetap terjadi meski banyak aturan dan penolakan masyarakat?\",\"answer\":\"Korupsi terus muncul karena persoalan besar yang merusak kepercayaan publik serta adanya peluang akibat lemahnya pengawasan dan sistem, termasuk politik yang mahal, biaya perebutan kekuasaan, budaya materialisme, dan kedekatan pemilik modal dengan penguasa.\"},{\"question\":\"Apa dasar dalil yang melarang korupsi dan pengambilan harta secara tidak sah?\",\"answer\":\"Naskah mengutip larangan memakan harta secara batil serta peringatan tentang tidak boleh menyuap hakim agar mengambil hak orang lain secara jalan dosa. Selain itu disebutkan ancaman bagi orang yang berkhianat membawa apa yang dikhianati pada Hari Kiamat.\"},{\"question\":\"Bagaimana Islam mencegah korupsi sejak awal, bukan hanya menghukum pelakunya?\",\"answer\":\"Islam membangun pencegahan menyeluruh melalui penguatan takwa individu (kesadaran Allah mengawasi), memastikan penguasa bekerja sebagai pengurus rakyat, melarang hadiah karena jabatan, mengawasi pengelolaan harta pejabat, dan memberikan gaji atau kompensasi yang cukup.\"}]","CARA SYAR'I MEMBASMI KORUPSI - KHUTBAH PERTAMA | PDF",1790724005,11]