[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-58286-id":3,"doc-seo-58286-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},58286,4398048950312,"Violet","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/400002538284de19e3c?_k=1778320343897328908",48,"Cerita & Novel","How Ant Saved Dove","Kisah ini menceritakan tentang seekor semut kecil yang berjuang untuk bertahan hidup di tengah musim kemarau yang terik. Semut tersebut, yang dikenal sebagai Semut Cilik, telah berhari-hari tanpa menemukan setetes air pun. Keputusasaan melandanya saat ia menyadari ancaman kematian akibat dehidrasi. Berbekal tekad yang kuat, Semut Cilik memutuskan untuk mencari sungai terdekat, meskipun seekor tupai telah memperingatkannya tentang bahaya arus sungai yang deras. Perjalanan Semut Cilik melalui semak belukar dan dahan-dahan kering yang berguguran menunjukkan kegigihannya dalam menghadapi kesulitan. Ilustrasi dalam cerita ini menampilkan peta dengan jalur yang dilalui semut, serta pemandangan alam yang menggambarkan hutan, sungai, dan ciri-ciri geografis lainnya, memberikan gambaran visual tentang petualangan sang semut. Logo \"Let's Read\" dari The Asia Foundation juga disertakan, menandakan bahwa cerita ini merupakan bagian dari inisiatif literasi yang lebih luas. Cerita ini secara keseluruhan menggambarkan perjuangan untuk bertahan hidup, keberanian dalam menghadapi tantangan, dan pentingnya air, yang dihubungkan dengan harapan dan kelangsungan hidup. Nuansa allegoris dari cerita ini dapat diinterpretasikan sebagai metafora perjuangan hidup yang dihadapi oleh makhluk kecil di alam yang luas dan seringkali keras, serta pentingnya menemukan sumber daya untuk kelangsungan hidup.","Semut lan Dara Putih Wiehan deJager, Judith Baker, Kholeka Mabeta  \nWiehan deJager  \nNalika mangsa ketiga, ing sawijine alashawane krasa panas banget.  \nWis pirang-pirang dina Semut Cilik durung nemu banyu.  \n“Aku butuh banyu, sanadyan satetes sing netes saka godhong,” sambate Semut Cilik.  \nNanging banyu embune wis ora ana .  \n“Yen ora ana banyu, aku bakal mati,” tangise Semut Cilik.“Aku kudu menyang kali sing cedhak saka kene .”  \n“Kaline jero tur deres iline. Kowe isa keli,”bajing nuturi.  \nNanging Semut Cilik wis ngelak banget.“Aku bakal mati yen ora ngombe banyu.”Mulane, dheweke budhal nggoleki kali.  \nDheweke nrabas suket lan pang-pang garing sing gogrog ana ing lemah.","cbCaidibd2FP0UwN","https://ap.wps.com/l/cbCaidibd2FP0UwN","pdf",2272130,3,1,30,"Indonesian","id",113,"# Semut Cilik Mencari Air\n## Peringatan dari Tupai\n## Perjalanan ke Sungai","[{\"question\":\"Mengapa Semut Cilik sangat membutuhkan air?\",\"answer\":\"Semut Cilik sangat membutuhkan air karena musim kemarau membuatnya kesulitan menemukan air selama berhari-hari, dan ia merasa terancam akan mati kehausan.\"},{\"question\":\"Apa bahaya yang diperingatkan oleh tupai kepada Semut Cilik?\",\"answer\":\"Tupai memperingatkan Semut Cilik bahwa sungai itu dalam dan arusnya deras, yang berarti ia bisa terbawa arus.\"},{\"question\":\"Bagaimana Semut Cilik melanjutkan perjalanannya meskipun ada peringatan?\",\"answer\":\"Meskipun ada peringatan, Semut Cilik tetap melanjutkan perjalanannya untuk mencari sungai karena ia sudah sangat kehausan dan merasa akan mati jika tidak minum.\"}]",1783924305,46,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"how-ant-saved-dove","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,50],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",{"item":51,"name":13,"@type":43,"position":52},"https://docshare.wps.com/id/document/how-ant-saved-dove/58286/",4,{"url":51,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-24","2026-07-13",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Mengapa Semut Cilik sangat membutuhkan air?","Question",{"text":75,"@type":76},"Semut Cilik sangat membutuhkan air karena musim kemarau membuatnya kesulitan menemukan air selama berhari-hari, dan ia merasa terancam akan mati kehausan.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Apa bahaya yang diperingatkan oleh tupai kepada Semut Cilik?",{"text":80,"@type":76},"Tupai memperingatkan Semut Cilik bahwa sungai itu dalam dan arusnya deras, yang berarti ia bisa terbawa arus.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Bagaimana Semut Cilik melanjutkan perjalanannya meskipun ada peringatan?",{"text":84,"@type":76},"Meskipun ada peringatan, Semut Cilik tetap melanjutkan perjalanannya untuk mencari sungai karena ia sudah sangat kehausan dan merasa akan mati jika tidak minum.","https://schema.org",{"og:url":51,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":51},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":99},"story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":102,"show_sort_weight":96,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":96,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":96,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":96,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]