[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-158116-113":53,"doc-detail-158116-id":132},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":125,"head_meta":127,"extra_data":129,"updated_unix":131},113,"id","high-school-students-anxiety-coping-in-facing-the-computer-based-written-test-utbk-in-2019-descriptive-qualitative-study","Coping Kecemasan Siswa SMA dalam Menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Tahun 2019 - Penelitian Kualitatif Deskriptif","","Tahun 2019 Kemenristekdikti menerapkan kebijakan seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Nilai UTBK digunakan untuk mendaftar ke perguruan tinggi negeri, sementara daya tampung PTN terbatas sehingga sebagian besar peserta gagal diterima. Kondisi ini memicu kecemasan pada siswa SMA, terutama terkait kurang percaya diri, kekhawatiran pada persaingan, dan ketidakyakinan kemampuan. Penelitian bertujuan menggambarkan coping kecemasan siswa yang menghadapi UTBK 2019 dengan metode kualitatif deskriptif melalui screening dan interview serta analisis sistematis. Hasil menunjukkan kecemasan tingkat mild cenderung menggunakan coping adaptif yang didominasi strategi kognitif, dan pada siswa perempuan juga melibatkan aspek emosi seperti berdoa.",{"@graph":63,"@context":124},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/high-school-students-anxiety-coping-in-facing-the-computer-based-written-test-utbk-in-2019-descriptive-qualitative-study/158116/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/high-school-students-anxiety-coping-in-facing-the-computer-based-written-test-utbk-in-2019-descriptive-qualitative-study/158116.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Lucas Vance","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-20","2026-08-29",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",12,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116,120],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Apa tujuan penelitian tentang coping kecemasan siswa SMA menghadapi UTBK 2019?","Question",{"text":110,"@type":111},"Penelitian bertujuan untuk melihat gambaran coping kecemasan pada siswa SMA yang mengadapi UTBK tahun 2019.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Metode apa yang digunakan dalam penelitian ini?",{"text":115,"@type":111},"Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi deskriptif. Pengambilan data dilakukan melalui screening dan interview, lalu hasil dianalisis secara sistematis.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Bagaimana bentuk coping kecemasan yang dominan pada siswa dengan tingkat kecemasan mild?",{"text":119,"@type":111},"Siswa dengan kecemasan mild cenderung memiliki teknik coping yang adaptif dan didominasi strategi kognitif seperti problem solving, managing avoidance, dan challenging anxious thoughts.",{"name":121,"@type":108,"acceptedAnswer":122},"Apakah terdapat perbedaan coping antara siswa perempuan dan siswa lain?",{"text":123,"@type":111},"Ya. Pada siswa perempuan, teknik coping juga melibatkan emosi, misalnya berdoa, selain strategi kognitif.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":126,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":128,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":130,"site_id":56},158116,1787994925,{"code":4,"msg":5,"data":133},{"doc_id":130,"user_id":134,"nickname":89,"user_avatar":135,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":136,"file_id":137,"file_url":138,"file_type":139,"file_size":140,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":141,"language":142,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":143,"faqs":144,"seo_title":145,"seo_description":61,"update_tm":131,"read_time":146},549768064622,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_6f874abed73319feea01a86fa6f0fab8","JurnalAL-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA, Vol. 5, No. 3, Maret 2020 110  \nCoping Kecemasan Siswa SMA dalam Menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Tahun 2019  \nMulia Mukminina 1, Zaenal Abidin 1  \n1Fakultas Psikologi, Universitas Padjadjaran,  \nJl. Raya Bandung Sumedang KM 21, Jatinangor – Sumedang, Jawa Barat  \n[Penulis untuk korespondensi/E-mail : muliamnina@gmail.com](Penulis untuk korespondensi/E-mail : muliamnina@gmail.com)  \nAbstrak - Tahun 2019 Kemenristekdikti memberlakukan kebijakan baru dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru, yakni Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Pada tahun ini peserta akan mengikuti UTBK terlebih dahulu kemudian nilai yang didapatkan akan dipakai untuk mendaftar ke perguruan tinggi. Jika dilihat dari peminatnya dari tahun ke tahun serta keterbatasan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dalam menerima mahasiswa baru, terdapat persentase cukup tinggi terkait peserta yang gagalditerima di PTN. Fakta ini dapat memunculkan kecemasan pada siswa SMA yang disebabkan oleh beberapa hal, yakni rasa tidak percaya diri dalam menghadapi tes, khawatir terhadap saingan, dan tidak yakin dengan kemampuan diri. Meskipun begitu, siswa yang memiliki kecemasan dalam menghadapi UTBK tentu memiliki strategi coping masing-masing. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untukmelihat gambaran coping kecemasan pada siswa SMA yang mengadapi UTBK tahun 2019. Metode yang digunkan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi deskriptif. Teknik pengambilan data dilakukan melalui screening dan interview, kemudian hasilnya akan diolah menggunakan analisistematik. Hasil penelitian menunjukkan pada siswa SMA yang memiliki tingkat kecemasan mild dalam menghadapi UTBK tahun 2019 cenderung memiliki teknik coping kecemasan yang tergolong adaptif. Coping tersebut dominan melibatkan kognitif, seperti problem solving, managing avoidance, challenging anxious thoughts. Sedangkan pada siswa perempuan, coping juga melibatkan emosi, yakni berdoa.  \nAbstract - In 2019, Kemenristekdikti will legitimate a new policy about the admission of new state university students, which is a computerized based test called UTBK. The students will attend the UTBK first and the score will be used to be their tickets to apply to the state university. Based on the data, it seems that the universities themselves have a limitation on accepting new students, therefore it might cause a huge percentage of students who fail attending university. This fact might be caused anxiety towards students who will face UTBK this year. According to that possibility, the assumption is every student who has anxiety will have different types of coping strategies with their anxiety. Thus, this research aims to describe how the students cope with their anxiety within this circumstance. The method that is used in this research is the qualitative method with a descriptive approach. The data was collected using screening and interview, then it was being analyzed using thematic analysis. The result has shown that most of the students who have a mild level of anxiety have an adaptive coping strategy. Most of them involve their cognitive, such as problem-solving, managing avoidance, and challenging anxious thoughts, while on girl students the finding showed the technique also involved physics and emotion, which is praying.  \nKeyword-Anxiety, Coping anxiety, High school students  \nPENDAHULUAN  \nKementrian Riset, Teknologi dan  \nTinggi (Kemenristekdikti) telah  \nPendidikanmenetapkan  \nkebijakan terkait Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri Tahun 2019. Kebijakan tersebut berisikan  \ntentang pengembangan model dan proses seleksi  \nmahasiswa baru yang berstandar nasional sertasesuai dengan perkembangan teknologi informasi di era digital. Mulai tahun 2019 Kemenristekdikti akan memberlakukan kebijakan di bidang seleksi penerimaan mahasiswa baru tersebut yang dilaksanakan oleh institusi bernama Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) .  \n111 JurnalAL-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA, Vol.","cbCaiddNc3JAW3ZU","https://ap.wps.com/l/cbCaiddNc3JAW3ZU","pdf",571625,7,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Kebijakan seleksi masuk PTN tahun 2019 dan UTBK\n## Dampak daya tampung terbatas terhadap kecemasan siswa\n# Pembahasan\n## Faktor penyebab kecemasan menghadapi UTBK\n# Metode dan Hasil\n## Metode kualitatif deskriptif\n## Teknik coping adaptif berdasarkan tingkat kecemasan","[{\"question\":\"Apa tujuan penelitian tentang coping kecemasan siswa SMA menghadapi UTBK 2019?\",\"answer\":\"Penelitian bertujuan untuk melihat gambaran coping kecemasan pada siswa SMA yang mengadapi UTBK tahun 2019.\"},{\"question\":\"Metode apa yang digunakan dalam penelitian ini?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi deskriptif. Pengambilan data dilakukan melalui screening dan interview, lalu hasil dianalisis secara sistematis.\"},{\"question\":\"Bagaimana bentuk coping kecemasan yang dominan pada siswa dengan tingkat kecemasan mild?\",\"answer\":\"Siswa dengan kecemasan mild cenderung memiliki teknik coping yang adaptif dan didominasi strategi kognitif seperti problem solving, managing avoidance, dan challenging anxious thoughts.\"},{\"question\":\"Apakah terdapat perbedaan coping antara siswa perempuan dan siswa lain?\",\"answer\":\"Ya. Pada siswa perempuan, teknik coping juga melibatkan emosi, misalnya berdoa, selain strategi kognitif.\"}]","Coping Kecemasan Siswa SMA dalam Menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Tahun 2019 - Penelitian Kualitatif Deskriptif | PDF",11]