[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-39751-id":3,"doc-seo-39751-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":92},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},39751,4810365810221,"Aurora","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d",55,"Agama & Spiritualitas","Hermeneutika & Modernisasi Penafsiran al-Qur’an","Kajian membahas hermeneutika sebagai teori dan metode memahami serta menafsirkan teks, berangkat dari asal-usul istilah dan pengaruh tradisi penafsiran Barat. Paparan menyinggung pembedaan hermeneutika dengan eksegesis, konteks historis penerapannya, serta gagasan para pemikir seperti Ricoeur, Schleiermacher, Dilthey, Heidegger, dan Gadamer. Materi juga menelaah alasan perlunya hermeneutika melalui persoalan otoritas, autentisitas, dan kanonisasi teks, serta dinamika sejarah-kesadaran dan hubungan teks dengan bahasa.","18/06/2020  \nHermeneutika & Modernisasi Penafsiran al-Qur’an  \n* * *  \nDr Syamsuddin Arif  \nASAL-USUL  \n􀀁 istilah “hermeneutics” berasal dari  bahasa Yunani kuno “τa ἑρµενευτικα   \n􀀁 (dibaca: ta hermeneutika) , yaitu bentuk jamak dari το ἑρµενευτικον (to hermeneutikon)” yang bermakna:  \n􀀁 ‘perkara-perkara yang berkenaandengan pemahamanataupenerjemahan suatu pesan.  \n􀀁 Diambil dari infinitif: ἑρµενεύειν  \n􀀁 dari nama dewa Yunani kuno:“Hermes”(Ἑρµες)  \n18/06/2020  \nPembekuan & Pengembangan:  \n􀀂Mulai abad ke-17 istilah ‘hermeneutics’ dipakai untuk menunjuk suatu ilmu, metode dan teknik memahami suatu pesan, karya atau teks.  \n􀀂 Sejak itu, istilah ‘hermeneutics’ dikontraskandengan ‘exegesis’ (εξεγησις), sebagaimana ‘ilmutafsir’ dibedakan dengan ‘tafsir’.  \n􀀂 Lebih tepatnya, hermeneutika adalah ilmumenafsirkan Bibel.  \n“Hermeneutics is the theory of the operations of understanding in relation to the interpretation of texts.”  \nPaul Ricoeur (1981, p.43)  \n18/06/2020  \n\n| \u003Cbr>Friedrich Schleiermacher |  |\n| --- | --- |\n|  | 􀀃 􀀁􀀂􀀃􀀄 􀀁􀀂􀀁􀀃􀀂􀀄􀀅􀀆􀀇 􀀈􀀇􀀉􀀊􀀇􀀋􀀇􀀌􀀍􀀂􀀎 􀀅􀀆􀀏􀀇􀀋􀀇􀀉􀀐􀀃􀀇 􀀈􀀇􀀉􀀊􀀇􀀋􀀇􀀌􀀍􀀂􀀎 􀀇􀀈􀀆􀀃􀀉􀀆􀀊􀀆􀀋􀀌􀀄􀀅􀀂􀀋􀀉􀀋􀀉􀀍􀀎\u003Cbr>􀀃 􀀏􀀐􀀂􀀅􀀂􀀈 􀀅􀀑􀀊􀀒􀀄􀀓􀀄􀀔􀀅􀀑􀀊􀀒􀀄􀀓􀀄 􀀂􀀌􀀂􀀋􀀐􀀃􀀂􀀓􀀕􀀂􀀃􀀂􀀌 􀀌􀀆􀀃􀀖􀀋􀀗􀀋􀀒􀀊􀀕􀀂􀀐􀀆􀀉􀀂􀀈􀀂􀀉􀀂􀀊􀀘􀀐􀀆􀀊􀀂􀀙􀀓􀀄􀀃􀀂􀀊 􀀕􀀂􀀊􀀚 􀀜􀀆􀀌􀀋􀀝􀀌􀀆􀀃􀀈􀀂􀀒􀀂􀀐 􀀓􀀋􀀂􀀌􀀋 􀀌􀀆􀀅􀀓\u003Cbr>􀀃 􀀞􀀊􀀚􀀄􀀊 􀀉􀀆􀀉􀀜􀀆􀀜􀀂􀀓􀀅􀀂􀀊 􀀌􀀂􀀙􀀓􀀄􀀃 􀀒􀀂􀀃􀀄􀀒􀀑􀀚􀀉􀀂\u003Cbr>􀀃 􀀒􀀆􀀓􀀂􀀅􀀃􀀂􀀝􀀄􀀓􀀂􀀓􀀄 􀀌􀀆􀀅􀀓” – 􀀓􀀆􀀉􀀋􀀂 􀀌􀀆􀀅􀀓􀀒􀀄􀀐􀀆􀀃􀀝􀀂􀀅􀀋􀀅􀀂􀀊 􀀓􀀂􀀉􀀂\u003Cbr>􀀃 T􀀈􀀆 B􀀄􀀜􀀝􀀆 􀀂􀀓 􀀝􀀄􀀌􀀆􀀃􀀂􀀌􀀋􀀃􀀆” |\n\n\n| 􀀃 Gagasan “historisitas teks”\u003Cbr>􀀃 Kesadaran sejarah ( historisches Bewusstsein)\u003Cbr>􀀃 Melompati “jarak-sejarah”(Zeitferne) antara masa lalu dan masa kini\u003Cbr>􀀃 Menghayati (Erleben) & Mengalami kembali (Nacherleben) | \u003Cbr>Wilhelm Dilthey |\n| --- | --- |\n\n18/06/2020  \n\n| \u003Cbr>Heidegger & Gadamer\u003Cbr>􀀃 Interpretasi ialah bergumuldengan Keberadaan dalam kancah bahasa.\u003Cbr>􀀃 Lingkaran Hermeneutik: teks- – prejudice-interpretasi-revisi.\u003Cbr>􀀃 “Berdialog” dengan teks\u003Cbr>􀀃 Peleburan Cakrawala ( Horizontverschmelzung)\u003Cbr>􀀃 Menschliche Endlichkeit – relativisme hermeneutis |  |\n| --- | --- |\n\nMengapa Perlu Hermeneutika?  \n􀀃 Problematika Teks Bibel: masalah Auctoritas, Authenticitas, Kanonisasi  \n􀀃 Monopoli Gereja Katholik – Konsili Trent (1545-63)– Inquisisi heresi  \n􀀃 Martin Luther (w. 1546): “Scriptura sui ipsius interpres”  \n􀀃 Matthias F. Illyricus (w. 1575):“Historia est fundamentum doctrinae” – historical criticism  \n18/06/2020  \n| HEBREW OT – Sefer Bereshit (Genesis KEJADIANTerjemahan Baru (TB) |  |\n| --- | --- |\n| אאאא בְ רֵ א שִׁ ית, בָּ רָ א אֱ 􀀐הִ ים, אֵ ת הַ שָּׁ מַ יִ ם,וְ אֵ ת הָ אָרֶ ץ . | 1 Pada mulanya Alah menciptakan langit dan bumi. |\n| בבבב וְ הָ אָרֶ ץ, הָ יְ תָ ה תֹ ה וּ וָ בֹ ה וּ, וְ חֹ שֶׁ 􀀛, עַ ל- פְּ נֵיתְ ה וֹם; וְ רוּחַ אֱ 􀀐הִ ים, מְ רַ חֶ פֶ ת עַ ל- פְּ נֵיהַ מָּ יִ ם .\u003Cbr>גגגג וַ יֹּ א מֶ ר אֱ 􀀐הִ ים, יְ הִ י א וֹר; וַ יְ הִ י - א וֹר . | 2 Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Alah melayanglayang di atas permukaan air.\u003Cbr>3 Berfirmanlah Alah: \"Jadilah terang. \" Lalu terang itu jadi. |\n| דדדד וַ יַּרְ א אֱ 􀀐הִ ים אֶ ת- הָ אוֹר, כִּ י - טוֹב ; וַ יַּבְ דֵּ לאֱ 􀀐הִ ים, בֵּ ין הָ א וֹר וּבֵ ין הַ חֹ שֶׁ 􀀛 .\u003Cbr>הההה וַ יִּ קְ רָ א אֱ 􀀐הִ ים לָ א וֹר יוֹם, וְ לַ חֹ שֶׁ 􀀛 קָ רָ אלָ יְ לָ ה ; וַ יְ הִ י - עֶ רֶ ב וַ יְ הִ י - בֹ קֶ ר, יוֹם אֶ חָ ד. | 4 Alah melihat bahwa terang itu baik, laludipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap.\u003Cbr>5 Dan Alah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama. |\n\n18/06/2020  \n| ΚΑΤΑ ΙΩΑΝΝΗΝ(Greek NT acc. to JOHN) | Tischendorf 8th Edition with Strong's Nos |\n| --- | --- |\n| 1. Ἐν ἀρχῇ ἦν ὁ λόγος, καὶ ὁ λόγος ἦν πρὸς τὸν θεόν, καὶ θεὸς ἦνὁ λόγος. 2 οὗτος ἦν ἐν ἀρχῇ πρὸς τὸν θεόν. 3 πάντα δι’ αὐτοῦἐγένετο, καὶ χωρὶς αὐτοῦ ἐγένετο οὐδὲ ἕν ὃ γέγονεν 4 ἐν αὐτῷζωὴ ἐστιν, καὶ ἡ ζωὴ ἦν τὸ φῶς τῶν ἀνθρώπων. 5 καὶ τὸ φῶς ἐντῇ σκοτίᾳ φαίνει, καὶ ἡ σκοτία αὐτὸ οὐ κατέλαβεν.\u003Cbr>YOHANES 1 -Terjemahan Baru (TB) 1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Alah dan Firman itu adalah Alah. 2 Ia padamulanya bersama-sama dengan Alah. 3 Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang","cbCaigCbNE0GRiqY","https://ap.wps.com/l/cbCaigCbNE0GRiqY","pdf",5581468,5,1,22,"Indonesian","id",113,"# Asal-usul istilah hermeneutika\n# Pembekuan dan pengembangan konsep\n# Tokoh-tokoh hermeneutika\n# Mengapa perlu hermeneutika?\n# Contoh teks dan terjemahan","[{\"question\":\"Apa asal-usul istilah hermeneutika dan apa maknanya?\",\"answer\":\"Istilah hermeneutics berasal dari bahasa Yunani kuno yang terkait dengan pemahaman atau penerjemahan suatu pesan, dengan keterkaitan pada nama dewa Hermes.\"},{\"question\":\"Bagaimana hermeneutika diposisikan dibandingkan eksegesis dan penafsiran lainnya?\",\"answer\":\"Hermeneutika dikontraskan dengan eksegesis, sehingga “ilmu tafsir” dan “tafsir” dibedakan dari cara hermeneutika memahami teks secara lebih teoritis.\"},{\"question\":\"Mengapa hermeneutika dianggap perlu untuk penafsiran teks keagamaan?\",\"answer\":\"Hermeneutika dibutuhkan untuk menghadapi problematika seperti otoritas, autentisitas, dan proses kanonisasi teks, serta pergeseran otoritas tafsir dalam sejarah.\"}]",1783086518,34,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":87,"head_meta":89,"extra_data":91,"updated_unix":28},"hermeneutika-modernisasi-penafsiran-al-quran","",{"@graph":36,"@context":86},[37,54,69],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/agama-spiritualitas/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":53},"https://docshare.wps.com/id/document/hermeneutika-modernisasi-penafsiran-al-quran/39751/",4,{"url":52,"name":13,"@type":55,"author":56,"headline":13,"publisher":58,"fileFormat":61,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":62,"datePublished":63,"encodingFormat":61,"isAccessibleForFree":64,"interactionStatistic":65},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":57},"Person",{"url":41,"name":59,"@type":60},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-15","2026-07-03",true,{"@type":66,"interactionType":67,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":68},"ViewAction",{"@type":70,"mainEntity":71},"FAQPage",[72,78,82],{"name":73,"@type":74,"acceptedAnswer":75},"Apa asal-usul istilah hermeneutika dan apa maknanya?","Question",{"text":76,"@type":77},"Istilah hermeneutics berasal dari bahasa Yunani kuno yang terkait dengan pemahaman atau penerjemahan suatu pesan, dengan keterkaitan pada nama dewa Hermes.","Answer",{"name":79,"@type":74,"acceptedAnswer":80},"Bagaimana hermeneutika diposisikan dibandingkan eksegesis dan penafsiran lainnya?",{"text":81,"@type":77},"Hermeneutika dikontraskan dengan eksegesis, sehingga “ilmu tafsir” dan “tafsir” dibedakan dari cara hermeneutika memahami teks secara lebih teoritis.",{"name":83,"@type":74,"acceptedAnswer":84},"Mengapa hermeneutika dianggap perlu untuk penafsiran teks keagamaan?",{"text":85,"@type":77},"Hermeneutika dibutuhkan untuk menghadapi problematika seperti otoritas, autentisitas, dan proses kanonisasi teks, serta pergeseran otoritas tafsir dalam sejarah.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":88,"og:title":13,"og:site_name":59,"og:description":14},"article",{"robots":90,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":93},[94,97,101,105,109,113,117,121,125,129],{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":95,"slug":96},60,"religion-spirituality",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":99,"show_sort_weight":95,"slug":100},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":103,"show_sort_weight":95,"slug":104},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":107,"show_sort_weight":95,"slug":108},51,"Komik","comic",{"id":110,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":111,"show_sort_weight":95,"slug":112},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":114,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":115,"show_sort_weight":95,"slug":116},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":118,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":119,"show_sort_weight":95,"slug":120},49,"Sastra","literature",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":123,"show_sort_weight":95,"slug":124},52,"Teknologi","technology",{"id":126,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":127,"show_sort_weight":95,"slug":128},50,"Ujian","exam",{"id":130,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":131,"show_sort_weight":95,"slug":132},57,"Umum","general"]