[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-49077-id":3,"doc-seo-49077-113":31,"detail-sidebar-cat-0-id-113":93},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":28,"seo_description":14,"update_tm":29,"read_time":30},49077,7971461740909,"Levi","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d",51,"Komik","Tolong Mintakan Durian","Cerita anak berjudul \"Tolong Mintakan Durian\" ini mengisahkan tentang Tapir yang sangat menginginkan buah durian hasil panen Paman Harimau. Namun, Paman Harimau memiliki suara yang menggelegar dan membuat Tapir gentar. Tapir kemudian mencari bantuan dari hewan lain untuk memintakan durian baginya. Ia bertanya kepada Kancil, yang ternyata rindu makan biji durian bakar dan bersedia membantu. Sesampainya di rumah Paman Harimau, Tapir merasa ngeri melihat badan Paman Harimau yang kekar. Tapir melanjutkan pencariannya dan bertanya kepada Rangkong Badak, namun Rangkong Badak sedang membantu ayahnya menyiapkan makan siang. Terakhir, Tapir menemui Buaya Senyulong yang tidak menyukai durian, tetapi justru bersedia memintakan durian karena durian dapat dijadikan umpan untuk menarik ikan besar yang sedang diincarnya. Cerita ini mengajarkan tentang keberanian, mencari solusi, dan bagaimana setiap karakter memiliki keunikannya masing-masing dalam menghadapi suatu masalah. Ilustrasi yang menarik dalam cerita ini menambah daya tarik bagi pembaca, terutama anak-anak, dengan penggambaran karakter hewan yang lucu dan alur cerita yang sederhana namun edukatif.","Tolong Mintakan Durian Pristian Wulanita  \nLivia Lim  \nHmmm … harumnya …. Paman Harimau panen durian! Tapir ingin minta durian, tetapi  \n….  \nAuuum…Aduh! Suara Paman Harimau menggelegar. Tapir gentar. Kepada siapa Tapir bisa minta tolong?  \nLihat! Kancil sedang berlatih balap. Apakah Kancil bisa memintakan durian?  \nBisa! Kancil rindu makan biji durian bakar. Diapergi ke rumah Paman Harimau.  \nAduh! Badan Paman Harimau kekar sekali. Kancil ngeri. Hiii ….  \nApakah Rangkong Badak bisa memintakan durian?  \nTidak bisa! Rangkong Badak ingin durian. Namun, dia harus membantu ayahnya. Mereka sedang menyiapkan makan siang.  \nLihat! Buaya Senyulong masih mengincar ikan besar. Akan tetapi, Buaya Senyulong tidaksuka durian. Apakah dia mau memintakan durian?  \nTentu mau! Bau durian sangat kuat. Umpan durian membuat ikan besar tertarik.","cbCaimkOKLO3AbCG","https://ap.wps.com/l/cbCaimkOKLO3AbCG","pdf",2038549,15,1,25,"Indonesian","id",113,"# Tolong Mintakan Durian\n## Tapir Menginginkan Durian\n## Kancil Membantu Tapir\n## Rangkong Badak dan Buaya Senyulong","[{\"question\":\"Siapa saja tokoh utama dalam cerita \\\"Tolong Mintakan Durian\\\"?\",\"answer\":\"Tokoh utama dalam cerita ini adalah Tapir yang ingin durian, Paman Harimau yang memanen durian, Kancil yang membantu Tapir, serta Rangkong Badak dan Buaya Senyulong yang ditemui Tapir.\"},{\"question\":\"Mengapa Tapir merasa takut untuk meminta durian kepada Paman Harimau?\",\"answer\":\"Tapir merasa gentar karena suara Paman Harimau yang menggelegar dan badannya yang kekar sehingga Tapir merasa ngeri untuk menghadapinya secara langsung.\"},{\"question\":\"Bagaimana Buaya Senyulong akhirnya membantu Tapir mendapatkan durian?\",\"answer\":\"Meskipun Buaya Senyulong tidak menyukai durian, ia bersedia memintakannya karena bau durian yang kuat dapat digunakan sebagai umpan untuk menarik ikan besar yang sedang diincarnya.\"}]","Tolong Mintakan Durian | PDF",1783572340,39,{"code":4,"msg":32,"data":33},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":34,"title":13,"keywords":35,"description":14,"schema_data":36,"social_meta":88,"head_meta":90,"extra_data":92,"updated_unix":29},"help-ask-for-durian","",{"@graph":37,"@context":87},[38,55,70],{"@type":39,"itemListElement":40},"BreadcrumbList",[41,45,49,52],{"item":42,"name":43,"@type":44,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":46,"name":47,"@type":44,"position":48},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":50,"name":12,"@type":44,"position":51},"https://docshare.wps.com/id/document/komik/",3,{"item":53,"name":13,"@type":44,"position":54},"https://docshare.wps.com/id/document/help-ask-for-durian/49077/",4,{"url":53,"name":13,"@type":56,"author":57,"headline":13,"publisher":59,"fileFormat":62,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":63,"datePublished":64,"encodingFormat":62,"isAccessibleForFree":65,"interactionStatistic":66},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":58},"Person",{"url":42,"name":60,"@type":61},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-08-15","2026-07-09",true,{"@type":67,"interactionType":68,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":69},"ViewAction",{"@type":71,"mainEntity":72},"FAQPage",[73,79,83],{"name":74,"@type":75,"acceptedAnswer":76},"Siapa saja tokoh utama dalam cerita \"Tolong Mintakan Durian\"?","Question",{"text":77,"@type":78},"Tokoh utama dalam cerita ini adalah Tapir yang ingin durian, Paman Harimau yang memanen durian, Kancil yang membantu Tapir, serta Rangkong Badak dan Buaya Senyulong yang ditemui Tapir.","Answer",{"name":80,"@type":75,"acceptedAnswer":81},"Mengapa Tapir merasa takut untuk meminta durian kepada Paman Harimau?",{"text":82,"@type":78},"Tapir merasa gentar karena suara Paman Harimau yang menggelegar dan badannya yang kekar sehingga Tapir merasa ngeri untuk menghadapinya secara langsung.",{"name":84,"@type":75,"acceptedAnswer":85},"Bagaimana Buaya Senyulong akhirnya membantu Tapir mendapatkan durian?",{"text":86,"@type":78},"Meskipun Buaya Senyulong tidak menyukai durian, ia bersedia memintakannya karena bau durian yang kuat dapat digunakan sebagai umpan untuk menarik ikan besar yang sedang diincarnya.","https://schema.org",{"og:url":53,"og:type":89,"og:title":13,"og:site_name":60,"og:description":14},"article",{"robots":91,"canonical":53},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":94},[95,100,104,108,110,114,118,122,126,130,134],{"id":96,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":97,"show_sort_weight":98,"slug":99},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":102,"show_sort_weight":98,"slug":103},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":106,"show_sort_weight":98,"slug":107},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":12,"show_sort_weight":98,"slug":109},"comic",{"id":111,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":112,"show_sort_weight":98,"slug":113},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":115,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":116,"show_sort_weight":98,"slug":117},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":119,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":120,"show_sort_weight":98,"slug":121},49,"Sastra","literature",{"id":123,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":124,"show_sort_weight":98,"slug":125},52,"Teknologi","technology",{"id":127,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":128,"show_sort_weight":98,"slug":129},50,"Ujian","exam",{"id":131,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":132,"show_sort_weight":98,"slug":133},57,"Umum","general",{"id":135,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":136,"show_sort_weight":4,"slug":137},181,"Formulir","formulir"]