[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-181365-113":53,"doc-detail-181365-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","haluan-sastra-budaya-vol-8-countermyth-of-the-ideal-family-in-the-novel-kita-pergi-hari-by-ziggy-zesyazeoviennazabrizkie","HALUAN SASTRA BUDAYA - Vol 8 - Artikel Kontramitos Keluarga Ideal dalam Novel ‘Kita Pergi Hari’ karya Ziggy Zesyazeoviennazabrizkie","","Artikel ini membahas konsep keluarga ideal dalam masyarakat Indonesia melalui novel ‘Kita Pergi Hari’ karya Ziggy Zesyazeoviennazabrizkie, yang menampilkan figur “monster” sebagai representasi dari pihak terdekat, yakni keluarga. Penelitian menggunakan metode analisis deskriptif dengan teknik analisis isi, untuk menelusuri bagaimana makna ideologis dibangun. Landasan teori yang dipakai adalah mitologi menurut Roland Barthes, sehingga pembacaan dilakukan terhadap countermyth yang muncul dalam relasi keluarga. Fokus kajian menyoroti konstruksi stereotipe keluarga ideal sejak Orde Baru.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":35,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/sastra/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/haluan-sastra-budaya-vol-8-countermyth-of-the-ideal-family-in-the-novel-kita-pergi-hari-by-ziggy-zesyazeoviennazabrizkie/181365/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/haluan-sastra-budaya-vol-8-countermyth-of-the-ideal-family-in-the-novel-kita-pergi-hari-by-ziggy-zesyazeoviennazabrizkie/181365.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Dozel","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-05","2026-09-02",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",7,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Apa yang dimaksud keluarga ideal dalam masyarakat Indonesia menurut kajian artikel ini?","Question",{"text":110,"@type":111},"Keluarga ideal dipahami sebagai konsep yang telah tertanam sejak abad ke-20 dan berkembang melalui ideologi, terutama pada masa Orde Baru, sebagai pedoman tingkah laku anggota keluarga.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Bagaimana novel ‘Kita Pergi Hari’ menggambarkan sosok “monster” dalam kaitannya dengan keluarga?",{"text":115,"@type":111},"Artikel menjelaskan bahwa “monster” muncul dari pihak terdekat, yaitu anggota keluarga, sehingga keluarga berperan sebagai sumber ancaman sekaligus relasi inti yang membentuk makna.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Metode dan teori apa yang digunakan untuk menganalisis novel tersebut?",{"text":119,"@type":111},"Penelitian memakai metode analisis deskriptif dengan teknik analisis isi, serta teori mitologi Roland Barthes untuk membaca countermyth yang terbentuk melalui tanda-tanda dalam teks.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},181365,1788344417,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":34,"category_name":35,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":127,"read_time":142},962085662650,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_29158cc5080c5b710cf443261637dec0","HALUAN SASTRA BUDAYA Vol 8 (2), 2024 • ISSN Print: 0852-0933 • ISSN Online: 2549-1733  \nAdzkia Sabila, Aldi Aditya, UmmiNurjamil Baiti Lapiana – Kontramitos KeluargaIdealdalam Novel ‘Kita  \nPergi Hari’ini Karya Ziggy Zesyazaoviennazabrizkie  \n# KontramitosKeluargaIdealdalam Novel Kita Pergi Hari IniKarya Ziggy Zesyazeoviennazabrizkie\n\nAdzkia Sabila  \nUniversitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, IndonesiaEmail:adzkia.sabila@mhs.unsoed.ac.id  \nAldi Aditya  \nUniversitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, IndonesiaEmail:aldi.aditya@unsoed.ac.id  \nUmmi Nurjamil Baiti Lapiana  \nUniversitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, IndonesiaEmail:ummi.nurjamil@unsoed.ac.id  \n## Article History:\n\nSubmitted June 15, 2023Revised December 11, 2023Accepted October 2, 2024Published December 1, 2024  \n## ABSTRACT\n\nThe concept of the ideal family in Indonesian society has been embedded since the20th century, especially during the new order era. However, in the novel we gotoday, there is a cat figure who acts as the main monster in the novel. This novelprovides in illustration that monster figures can appear from those closest to them,namely family members. This research uses descriptive analysis methods, withcontent analysis techniques. The theory used is the myth put forward by RolandBarthes.  \nKeywords: countermyth, family, Ziggy Zesyazeoviennazabrizkie, We Go Today  \n## PENDAHULUAN\n\nKeluarga adalah rumah tangga yang memiliki hubungan darah atauperkawinan atau menyediakan terselenggaranya fungsi-fungsi instrumentalmendasar dan fungsi-fungsi ekspresif keluarga bagi para anggotanya yangberada dalam suatu jaringan (Lestari, 2012: 6) . Dalam perkembangannya,keluarga yang ideal merupakan sesuatu yang menjadi harapan banyak orang.Konsep keluarga ideal menggambarkan harapan dan cita-cita terhadap sebuah  \n 135  \n   \nHALUAN SASTRA BUDAYA Vol 8 (1), 2024 • ISSN Print: 0852-0933 • ISSN Online: 2549-1733  \nAdzkia Sabila, Aldi Aditya, UmmiNurjamil Baiti Lapiana – Kontramitos KeluargaIdealdalam Novel ‘KitaPergi Hari’ini Karya Ziggy Zesyazaoviennazabrizkie  \nkeluarga, yang dapat dijadikan petunjuk tingkah laku dalam memperkuatkeluargasebagaisistemsosial (Mas’udah, 2023: 156-158) .  \nPotret keluarga ideal dalam masyarakat Indonesia juga sudah melekatdi abad ke-20. Konsep keluarga ditanamkan pada literatur khusus anak-anakpada masa Orde Baru, yakni dalam genre kisah kehidupan keluarga yangmenurut Shirashi (1996: 225-226) tebukti paling kuat dari semua genre. Kisahini memuat gambaran kehidupan keluarga sehari-hari di rumah. Pola dasarhubungan keluarga sebagian besar dituliskan dalam cerita yang menunjukkangambaran kehidupan keluarga sehari-hari di rumah dan membentukkeseragamansecaragaris besar: ayahyang berwibawa, ibu yang memberi, sertaanak-anak-anak yang penurut (Shirashi, 1996: 226) . Potret ini kemudianditambah dengan penanaman ideologikeluarga sejak masa Orde Baru. Brenner(1999) dalam Yulindrasari dan McGregor (2011), menunjukkan bahwa rezimOrde Baru yang berfokuspada perilakuperempuandan moralitas dalamupayauntuk mengontrol nasional masa depan didasarkan pada asumsi bahwa masadepan stabilitas dapat terjaga dengan mengontrol perempuan dan keluarga.Oleh karena itu, potret keluarga ideal tersebut sangat berkaitan denganpersepsi“keluarga ideal”menurut Orde Baru.  \nMedia yang dikonsumsi oleh masyarakat sejak masa pemerintahanOrde Baru juga memperkuat ideologi keluarga ideal. TVRI (Televisi RepublikIndonesia) sebagai satu-satunya saluran televisi nasional di masa Orde Barusecara tidak langsung berperan dalam penanaman keluarga ideal. Melaluitayangan-tayangan sinetron, pemerintah Orde Baru membentuk stereotipekepada masyarakat bahwa cita-cita yang ideal adalah perempuan sebagai iburumah tanggadanlaki-lakisebagai pencarinafkah sertapengambil keputusan.  \nOrde Baru juga mengukuhkan stereotip terkait dengan peran anakdalam keluarga. Pada masa itu, pendidikan anak-anak merupakan bagianpenting dalam pembangunan nasional sebagai bentuk “pendisiplinan”.Ideologi tentang peran a","cbCaiptmRCCAhz3O","https://ap.wps.com/l/cbCaiptmRCCAhz3O","pdf",430289,16,"Indonesian","# Kontramitos Keluarga Ideal dalam Novel ‘Kita Pergi Hari’ karya Ziggy Zesyazeoviennazabrizkie\n## Artikel History\n## Abstract\n## Pendahuluan","[{\"question\":\"Apa yang dimaksud keluarga ideal dalam masyarakat Indonesia menurut kajian artikel ini?\",\"answer\":\"Keluarga ideal dipahami sebagai konsep yang telah tertanam sejak abad ke-20 dan berkembang melalui ideologi, terutama pada masa Orde Baru, sebagai pedoman tingkah laku anggota keluarga.\"},{\"question\":\"Bagaimana novel ‘Kita Pergi Hari’ menggambarkan sosok “monster” dalam kaitannya dengan keluarga?\",\"answer\":\"Artikel menjelaskan bahwa “monster” muncul dari pihak terdekat, yaitu anggota keluarga, sehingga keluarga berperan sebagai sumber ancaman sekaligus relasi inti yang membentuk makna.\"},{\"question\":\"Metode dan teori apa yang digunakan untuk menganalisis novel tersebut?\",\"answer\":\"Penelitian memakai metode analisis deskriptif dengan teknik analisis isi, serta teori mitologi Roland Barthes untuk membaca countermyth yang terbentuk melalui tanda-tanda dalam teks.\"}]","HALUAN SASTRA BUDAYA - Vol 8 - Artikel Kontramitos Keluarga Ideal dalam Novel ‘Kita Pergi Hari’ karya Ziggy Zesyazeoviennazabrizkie | PDF",25]