[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-48177-id":3,"doc-seo-48177-113":29,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":11},48177,16904993612988,"Olivia Brown","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_a8503ba1806abce46bf441b54a3ca4cd",48,"Cerita & Novel","Gula Merah Tobalo","Beddu dan ibunya tinggal di desa di Sulawesi Selatan dan mengandalkan penjualan kue di pasar. Saat hari ramai, kue mereka laris, tetapi persediaan gula aren untuk produksi malam habis. Sanna menawarkan gula merah dari persediaannya dan mengajak Beddu mengambilnya dengan bersepeda. Dalam perjalanan menembus jalan berbukit dengan tebing dan jurang, Beddu berusaha menyusul karena Sanna sangat terampil. Di rumah Sanna, Beddu bertemu keluarga dan melanjutkan mengambil gula aren sesuai kebutuhan.","Gula Merah Tobalo Nur Inayah Syar Sufina Wamina Rizki  \nBeddu dan ibunya tinggal di sebuah desa di Sulawesi Selatan. Beddu biasanya membantu Ibu berjualan kue di pasar terdekat.  \n“Wah, hari ini ramai! Semoga kue kita laris, ya, Bu!” ujar Beddu.  \n“Bolu peca’, dange, tenteng, apang!”Beddu meneriakkan nama-nama kuenya dengan lantang agar menarik perhatian orang lewat. Suaranya dapat terdengardengan jelas dari kejauhan.  \nMenjelang siang, semua kue habis terjual. Beddu senang sekali. Ia dan Ibu bisa pulanglebih cepat.  \n“Besok, bawa kue lebih banyak saja, Bu!” usul Beddu sambil membereskan kedai. Ibu hanyatersenyum mendengar usulnya.  \nKemudian Ibu teringat bahwa persediaangula aren mereka habis.  \n“Beddu saja yang pergi beli, Bu. Ibu pulangsaja.” Beddu menawarkan. Beddu tahu, Ibu perlu beristirahat. Nanti malam Ibu harusmembuat kue lagi.  \nBeddu akan membelinya di kedai  \nSanna. Bukan karena Sanna adalah temansekelasnya, melainkan karena di sanalah gula aren paling enak di pasar ini. Keluarga Sannamembuatnya dari aren asli.  \nSayangnya, gula aren di kedai Sanna tinggalsedikit karena sudah banyak pembeli dari tadi. Gula ini tidak cukup untuk kue-kuebuatan Ibu. Beddu perlu lebih banyak lagi.“Masih ada persediaan di rumahku, Beddu. Kalau kamu mau, kita ambil sekarang,” kata Sanna.  \nTentu saja Beddu mau . Ibunya memerlukangula merah itu nanti malam.  \n“Kamu nanti ikuti sepedaku, ya!” seru Sanna. Untung saja Sanna dan ayahnya juga akan pulang. Beddu tinggal mengikuti mereka. Beddu belum pernah ke rumah Sanna. Di sekolah, mereka tidak terlalu akrab.  \nBeddu bersepeda yang beriringan dengan Sanna. Mereka melintasi jalanan berbukit yang diapit tebing dan jurang.  \nSanna sangat mahir mengendarai sepedanya. Beberapa kali, Beddu tertinggal dan menyusul Sanna kembali. Beddu harus mengayuh sepedanya lebih cepat lagi.  \nSampai di rumah Sanna, Beddu bertemu mamak, kakak, dan adik Sanna. Kulit merekamemiliki tanda yang khas, seperti yang dimiliki Sanna.  \nBeddu  \nlalu mengikuti Sanna untuk mengambil gula  \naren .","cbCaigyGTQc5Wj83","https://ap.wps.com/l/cbCaigyGTQc5Wj83","pdf",6675945,5,1,31,"Indonesian","id",113,"# Beddu dan Penjualan Kue di Pasar\n## Persediaan Gula Aren Menipis\n# Bantuan Sanna\n## Perjalanan Bersepeda\n## Pertemuan di Rumah Sanna","[{\"question\":\"Mengapa Beddu perlu mencari gula aren lagi?\",\"answer\":\"Persediaan gula aren milik ibu Beddu habis, sedangkan malam itu ibu harus membuat kue kembali.\"},{\"question\":\"Apa alasan Sanna menyediakan gula merah untuk Beddu?\",\"answer\":\"Sanna menawarkan karena persediaannya masih ada di rumah, dan gula aren di sana dikenal paling enak di pasar ini karena dibuat dari aren asli.\"},{\"question\":\"Apa yang terjadi selama Beddu mengikuti Sanna ke rumahnya?\",\"answer\":\"Beddu bersepeda bersama Sanna melewati jalan berbukit yang diapit tebing dan jurang. Karena Sanna mahir, Beddu beberapa kali tertinggal lalu menyusul kembali.\"}]",1783567838,{"code":4,"msg":30,"data":31},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":32,"title":13,"keywords":33,"description":14,"schema_data":34,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"gula-merah-tobalo","",{"@graph":35,"@context":85},[36,53,68],{"@type":37,"itemListElement":38},"BreadcrumbList",[39,43,47,50],{"item":40,"name":41,"@type":42,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":44,"name":45,"@type":42,"position":46},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":48,"name":12,"@type":42,"position":49},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":51,"name":13,"@type":42,"position":52},"https://docshare.wps.com/id/document/gula-merah-tobalo/48177/",4,{"url":51,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":40,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-16","2026-07-09",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Mengapa Beddu perlu mencari gula aren lagi?","Question",{"text":75,"@type":76},"Persediaan gula aren milik ibu Beddu habis, sedangkan malam itu ibu harus membuat kue kembali.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Apa alasan Sanna menyediakan gula merah untuk Beddu?",{"text":80,"@type":76},"Sanna menawarkan karena persediaannya masih ada di rumah, dan gula aren di sana dikenal paling enak di pasar ini karena dibuat dari aren asli.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Apa yang terjadi selama Beddu mengikuti Sanna ke rumahnya?",{"text":84,"@type":76},"Beddu bersepeda bersama Sanna melewati jalan berbukit yang diapit tebing dan jurang. Karena Sanna mahir, Beddu beberapa kali tertinggal lalu menyusul kembali.","https://schema.org",{"og:url":51,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":51},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":99},"story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":102,"show_sort_weight":96,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":106,"show_sort_weight":96,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":110,"show_sort_weight":96,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":114,"show_sort_weight":96,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]