[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-50233-id":3,"doc-seo-50233-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},50233,8796095360427,"Lucas Martin","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_994ba38a5ba835b3df7d355c54d3ed8d",48,"Cerita & Novel","Goodnight Tinku!","Kisah pengantar tidur tentang Tinku yang tidak bisa mengantuk saat malam terang menyinari peternakan Mangu. Di langit, Tinku berkenalan dengan kunang-kunang, kelelawar, rubah, burung hantu, dan jangkrik—masing-masing memperkenalkan cara mereka hidup dan beraktivitas dalam gelap. Pertemanan hangat membuat malam yang semula terasa sunyi berubah menjadi penuh kegembiraan, hingga Tinku akhirnya mengantuk dan pulang bersama rasa syukur kepada ibunya.","Selamat Malam, Tinku Preethi Nambiar  \nSonal Goyal, Sumit Sakhuja  \nMalam ini bulan bersinar terang. Semuabinatang di peternakan Mangu sedang tidur. Kecuali Tinku!  \n”Aku tidak mengantuk, Bu,” bisik Tinku. Sayang, Ibu tidak mendengarnya karenasudah tidur nyenyak.  \nTinku berguling ke kiri dan ke kanan. Dia tengkurap dan telentang, namun tetap tidak bisa tidur.  \nTinku beranjak keluar untuk melihat-lihat. Di langit, Tinku melihat bulan, putih dan bulat, tersenyum kepadanya. Tinku sangat senang.”Ternyata malam itu indah,” pikir Tinku.  \nDi puncak pohon yang tinggi, ada cahayaberkelap-kelip.  \nSatu titik cahaya terbang turun dan berkata,”Aku kunang-kunang. Aku bercahaya dalam gelap.”  \n”Maukah kamu berteman denganku?” tanya Tinku.  \n”Tentu mau,” sahut kunang-kunang.  \nSesuatu terbang dan bergantung terbalik dipohon.  \n”Siapa namamu, Burung?” tanya Tinku.”Aku bukan burung. Aku kelelawar. Aku bisamelihat saat malam.”  \n”Maukah kamu berteman denganku?” tanya Tinku.  \n”Tentu mau,”jawab kelelawar.  \nDaun-daun bergerak di semak-semak. Ada yang sembunyi!  \n”Kamu siapa?” tanya Tinku.  \n”Aku rubah. Aku senang jalan-jalan saatmalam,” kata rubah.  \n”Maukah kamu berteman denganku?” tanya Tinku.  \n”Tentu mau,”jawab rubah.  \nDua mata bersinar menatapnya dari atas pohon.  \n”Siapa kamu?” tanya Tinku.  \n”Aku burung hantu. Aku berburu mencarimakan saat malam,”jawabnya.  \n”Maukah kamu berteman denganku?” tanya Tinku.  \n”Tentu mau,”jawab burung hantu.  \nKrik! Krik!  \n”Siapa itu?” tanya Tinku.  \n”Aku jangkrik. Aku mengerik ketika gelap,”jawab jangkrik.  \n”Maukah kamu berteman denganku?” tanya Tinku.  \n”Tentu aku mau,” sahut jangkrk.  \nTinku dan teman-temannya melompat„ bermain, dan berguling-guling sampai Tinku mengantuk.  \n”Aku mengantuk, Aku harus pulang sekarang,” kata Tinku.  \nDia sangat senang karena mempunyai banyak teman baru.  \nTinku meringkuk di dekat Ibunya dan berkata,”Ternyata malam tidak sepi, Bu. Malam penuh dengan hal-hal menakjubkan.”","cbCaije4iDcAObcb","https://ap.wps.com/l/cbCaije4iDcAObcb","pdf",1888540,4,1,14,"Indonesian","id",113,"# Perkenalan Tinku di malam hari\n## Teman-teman baru dalam gelap\n## Permainan dan waktu pulang","[{\"question\":\"Mengapa Tinku tidak bisa tidur pada malam itu?\",\"answer\":\"Tinku tidak mengantuk meski ibu dan hewan-hewan lain sudah tertidur nyenyak. Ia berguling-guling dan akhirnya keluar untuk melihat-lihat.\"},{\"question\":\"Siapa saja yang berteman dengan Tinku di malam hari?\",\"answer\":\"Tinku bertemu kunang-kunang, kelelawar, rubah, burung hantu, dan jangkrik, lalu masing-masing menyatakan ingin berteman.\"},{\"question\":\"Bagaimana perasaan Tinku setelah memiliki banyak teman baru?\",\"answer\":\"Tinku menjadi sangat senang karena malam tidak sepi. Ia kemudian bermain dan berguling-guling sampai akhirnya mengantuk dan pulang bersama ibunya.\"}]",1783580033,22,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"goodnight-tinku","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/goodnight-tinku/50233/",{"url":52,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-15","2026-07-09",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Mengapa Tinku tidak bisa tidur pada malam itu?","Question",{"text":75,"@type":76},"Tinku tidak mengantuk meski ibu dan hewan-hewan lain sudah tertidur nyenyak. Ia berguling-guling dan akhirnya keluar untuk melihat-lihat.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Siapa saja yang berteman dengan Tinku di malam hari?",{"text":80,"@type":76},"Tinku bertemu kunang-kunang, kelelawar, rubah, burung hantu, dan jangkrik, lalu masing-masing menyatakan ingin berteman.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Bagaimana perasaan Tinku setelah memiliki banyak teman baru?",{"text":84,"@type":76},"Tinku menjadi sangat senang karena malam tidak sepi. Ia kemudian bermain dan berguling-guling sampai akhirnya mengantuk dan pulang bersama ibunya.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":99},"story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":102,"show_sort_weight":96,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":96,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":96,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":96,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]