[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-40753-id":3,"doc-seo-40753-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":92},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},40753,2336464648746,"Skyler","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c",55,"Agama & Spiritualitas","God Delusion Richard Dawkins","God Delusion karya Richard Dawkins membahas mengapa keyakinan pada Tuhan dan agama perlu dipandang secara kritis, sekaligus menjawab ketakutan dan keraguan orang-orang yang tumbuh dalam lingkungan religius. Pendahuluan menekankan gagasan bahwa menjadi ateis adalah pilihan yang realistis dan dapat menghadirkan hidup yang bahagia, waras, bermoral, serta memuaskan secara intelektual. Melalui pendekatan argumentatif, buku ini mengajak analisis skeptis terhadap hipotesis tentang Tuhan, menilai lemahnya argumen teologis, serta menelusuri asal-usul agama dan moralitas.","# Richard Dawkins\n\nTheDELUSION  \n# GOD DELUSION\n\nRICHARD DAWKINS  \n2013  \nGod DelusionRichard Dawkins  \nHak Cipta Richard Dawkins,2012All rights reserved  \nCetakan pertama,Desember 2013  \nPenerjemah:Zaim RofiqiDesain isi:RisdiSampulRio si Tupay  \nBanana  \nEmail:bukubanana@yahoo.co.id  \n14x21cm,vi+522 hlmISBN:978-978-1079-38-9  \nBuku ini terbit atas bantuanDr.Ryu Hasan  \n# Daftar Isi\n\nPendahuluan  \n1  \n1.Orang Tak-Beriman yang Sangat Religius  \n13  \n2.Hipotesa-Hipotesa tentang Tuhan  \n37  \n3.Argumen-Argumen yang Mendukung99Eksistensi Tuhan  \n4.Mengapa Hampir Pasti Tidak Ada Tuhan145  \n5.Asal-Usul Agama  \n215  \n6.Asal-Usul Moralitas:Mengapa Kita Baik?  \n281  \n7.Buku 'Bagus'dan Zeitgeist315Moral yang Berubah  \n8.Apa yang Salah Dengan Agama?373Mengapa Begitu Memusuhi?  \n9.Masa Kecil,Pelecehan Anak413dan Lari dari Agama  \n10.Celah yang Banyak Dibutuhkan?457Lampiran497Bibliografi504Catatan513  \nPendahuluan  \nSebagai seorang bocah,istri saya membenci sekolahnyadan berharap ia dapat meninggalkannya.Bertahun-tahunkemudian,ketika ia berusia 20-an,ia mengungkapkan faktatak menyenangkan ini kepada orang tuanya,dan ibunyaterkejut:\"Sayangku,mengapa kamu tidak menemui kami danmengatakannya kepada kami?”Jawaban Lalla bahasan kitasekarang ini:\"Aku tak tahu aku bisa melakukannya.\"  \nAku tak tahu aku bisa melakukannya.  \nSaya curiga—atau,saya yakin—-bahwa terdapat banyaksekali orang di luar sana yang dibesarkan dalam sebuahagama atau yang lain,tidak berbahagia di dalamnya,tidakmeyakininya,atau khawatir terhadap berbagai kejahatan yangdilakukan atas namanya;orang-orang yang merasa gamangingin meninggalkan agama orangtua mereka dan berharapbisa melakukannya,namun sama sekali tidak sadar bahwa keluar dari agama adalah sebuah pilihan.Jika anda adalah salahsatu di antara orang-orang itu,buku ini untuk anda.Buku inidimaksudkan untuk memunculkan kesadaran—memunculkankesadaran terhadap kenyataan bahwa menjadi seorang atheismerupakan suatu keinginan yang realistis,suatu keinginan yangberani dan mengesankan.Anda bisa menjadi seorang atheisyang bahagia,waras,bermoral,dan puas secara intelektual.Itu  \n2      GOD DELUSION  \npesan pertama saya untuk membangkitkan kesadaran.Sayajuga ingin membangkitkan kesadaran dengan tiga cara lain,yang akan saya lakukan.  \nPada Januari 2006,saya membawakan sebuah programdokumenter televisi dua-bagian di Televisi British(SaluranEmpat)yang berjudul Root of All Evil?Sejak awal,saya tidakmenyukai judul itu.Agama bukan akar semua kejahatan,karenatidak ada satu hal pun yang merupakan akar segala hal yanglain.Namun saya senang dengan iklan yang dipasang SaluranEmpat di surat kabar nasional.Iklan ituberisigambar kakilangitManhattan dengan tulisan \"Bayangkan sebuah dunia tanpaagama.\"Apa hubungannya?Menara kembar World TradeCenter jelas terlihat.  \nBayangkan,bersama John Lennon,sebuah dunia tanpaagama.Bayangkan tak ada pengebom bunuh diri,tidak ada9/11,tidak ada 7/7,tidak ada Perang Salib,tidak ada pembunuhanterhadap orang-orang murtad,tidak ada Gunpowder Plot,tidakada pemisahan India,tidak ada perang Israel/Palestina,tidakada pembantaian Serbia/Kroasia/Muslim,tidak ada penyiksaanterhadap orang-orang Yahudi sebagai\"Para Pembunuh Kristus,\"tidak ada“persoalan-persoalan”Irlandia Utara,tidak ada“pembunuhan yang bermartabat”,tidak ada kaum televangelisklimis dan rapi yang menipu uang orang-orang bebal(\"Tuhaningin anda berkorban hingga terasa sakit\").Bayangkan tidakada Taliban yang melempari patung-patung kuno,tidak adapemancungan publik terhadap orang-orang murtad,tidakada hukuman cambuk terhadap perempuan karena kejahatanmemperlihatkan seinci kulit tubuhnya.Kebetulan,kolegasaya,Desmond Morris,memberi tahu saya bahwa lagu JohnLennon yang sangat bagus itu kadang ditampilkan di Amerika,namun kata-kata “dan juga tak ada agama”dihilangkan.Salahsatu versinya bahkan secara lancang mengubahnya denganmenambahkan “dan hanya ada satu agama.”  \nRICHARD DAWKINS  \nMungkin anda menganggap bahwa agnostisismemerupakan suatu posisi yang masuk akal,dan bah","cbCaip4J106wQ51g","https://ap.wps.com/l/cbCaip4J106wQ51g","pdf",9029943,6,1,530,"Indonesian","id",113,"# Pendahuluan\n# Orang Tak-Beriman yang Sangat Religius\n# Hipotesa-Hipotesa tentang Tuhan\n# Argumen-Argumen yang Mendukung Eksistensi Tuhan\n# Mengapa Hampir Pasti Tidak Ada Tuhan\n# Asal-Usul Agama\n# Asal-Usul Moralitas: Mengapa Kita Baik?\n# Apa yang Salah Dengan Agama?\n# Masa Kecil, Pelecehan Anak dan Lari dari Agama\n# Celah yang Banyak Dibutuhkan?\n# Lampiran\n# Bibliografi\n# Catatan","[{\"question\":\"Apa tujuan utama buku God Delusion menurut bagian pendahuluan?\",\"answer\":\"Munculkan kesadaran bahwa menjadi seorang ateis adalah pilihan yang realistis, berani, dan dapat dijalani dengan bahagia, waras, bermoral, serta memuaskan secara intelektual.\"},{\"question\":\"Mengapa Dawkins membahas kemungkinan “dunia tanpa agama” dalam pendahuluan?\",\"answer\":\"Ia menautkan gagasan tersebut dengan dampak konflik dan kekerasan yang dinisbahkan kepada agama, serta mengajak pembaca mempertimbangkan konsekuensi sosial dari keyakinan religius.\"},{\"question\":\"Bagaimana posisi agnostisisme dan ateisme dipertanyakan dalam teks awal?\",\"answer\":\"Dawkins menyatakan bahwa agnostisisme bisa tampak masuk akal, namun ia menantang asumsi bahwa ateisme sama dogmatisnya dengan keyakinan keagamaan dan berjanji membahasnya lewat bab-bab berikut.\"}]",1783314845,816,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":87,"head_meta":89,"extra_data":91,"updated_unix":28},"god-delusion-richard-dawkins","",{"@graph":36,"@context":86},[37,54,69],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/agama-spiritualitas/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":53},"https://docshare.wps.com/id/document/god-delusion-richard-dawkins/40753/",4,{"url":52,"name":13,"@type":55,"author":56,"headline":13,"publisher":58,"fileFormat":61,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":62,"datePublished":63,"encodingFormat":61,"isAccessibleForFree":64,"interactionStatistic":65},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":57},"Person",{"url":41,"name":59,"@type":60},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-18","2026-07-06",true,{"@type":66,"interactionType":67,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":68},"ViewAction",{"@type":70,"mainEntity":71},"FAQPage",[72,78,82],{"name":73,"@type":74,"acceptedAnswer":75},"Apa tujuan utama buku God Delusion menurut bagian pendahuluan?","Question",{"text":76,"@type":77},"Munculkan kesadaran bahwa menjadi seorang ateis adalah pilihan yang realistis, berani, dan dapat dijalani dengan bahagia, waras, bermoral, serta memuaskan secara intelektual.","Answer",{"name":79,"@type":74,"acceptedAnswer":80},"Mengapa Dawkins membahas kemungkinan “dunia tanpa agama” dalam pendahuluan?",{"text":81,"@type":77},"Ia menautkan gagasan tersebut dengan dampak konflik dan kekerasan yang dinisbahkan kepada agama, serta mengajak pembaca mempertimbangkan konsekuensi sosial dari keyakinan religius.",{"name":83,"@type":74,"acceptedAnswer":84},"Bagaimana posisi agnostisisme dan ateisme dipertanyakan dalam teks awal?",{"text":85,"@type":77},"Dawkins menyatakan bahwa agnostisisme bisa tampak masuk akal, namun ia menantang asumsi bahwa ateisme sama dogmatisnya dengan keyakinan keagamaan dan berjanji membahasnya lewat bab-bab berikut.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":88,"og:title":13,"og:site_name":59,"og:description":14},"article",{"robots":90,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":93},[94,97,101,105,109,113,117,121,125,129],{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":95,"slug":96},60,"religion-spirituality",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":99,"show_sort_weight":95,"slug":100},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":103,"show_sort_weight":95,"slug":104},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":107,"show_sort_weight":95,"slug":108},51,"Komik","comic",{"id":110,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":111,"show_sort_weight":95,"slug":112},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":114,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":115,"show_sort_weight":95,"slug":116},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":118,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":119,"show_sort_weight":95,"slug":120},49,"Sastra","literature",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":123,"show_sort_weight":95,"slug":124},52,"Teknologi","technology",{"id":126,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":127,"show_sort_weight":95,"slug":128},50,"Ujian","exam",{"id":130,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":131,"show_sort_weight":95,"slug":132},57,"Umum","general"]