[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-48591-id":3,"doc-seo-48591-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},48591,5909877438554,"Maeve","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/5600025385ad2bf12a7?_k=1778553567797529272",48,"Cerita & Novel","Pergilah,-Monster-Pengganggu!","Dokumen ini menceritakan kisah Hana, seorang gadis yang sangat ingin menonton pertunjukan tari adiknya, Nadia, di festival sekolah. Namun, Hana menderita kecemasan yang parah di tempat ramai, yang ia gambarkan sebagai monster pengganggu bernama Gorigori. Ibunya memberikan obat dan kantung penenang, yang membuat Hana siap untuk mengantar Nadia. Sesampainya di festival, keramaian dan suara musik yang keras memicu rasa panik Hana, dan ia harus berjuang untuk tetap tenang. Meskipun Nadia harus pergi untuk bersiap tampil, Hana bertekad untuk tetap tinggal dan mendukung adiknya, meskipun ia merasa kewalahan. Cerita ini menggambarkan perjuangan Hana dalam menghadapi monster pengganggunya di tengah situasi yang penuh tekanan, menekankan pentingnya dukungan keluarga dan strategi penanggulangan kecemasan. Hana harus mencari cara untuk mengatasi ketakutannya agar tidak melewatkan momen penting bagi adiknya.","Pergilah, Monster Pengganggu! Cempaka Noviwijayanti  \nJuliana Lemong  \nAku ingin sekali menonton pertunjukan tari Nadia, adikku, di festival sekolah.  \nNamun, berada di tempat keramaian membuatku panik.  \nRasa panikku seperti monster nakal pengganggu. Kunamai monster itu Gorigori.  \n“Kau yakin mau pergi ke festival sekolah, Hana?” Ibu tampak cemas .  \n“Jangan khawatir, Bu! Hana sudah minumobat. Lagi pula Nenek membutuhkan ibuuntuk menemani ke dokter.”  \n“Kalau begitu, jangan lupa bawa kantungtenang ini!” pesan Ibu.  \nMinum obat sudah, kantung-tenang pun sudah kubawa. Kini aku siap menemani Nadia.  \n3  \nSetibanya aku dan Nadia di sekolah, Glek! Tubuhku tiba-tiba membeku.  \n“Aduh! Di sini terlalu ramai.”  \n“Teng! Tereng! Teng! Teng!”Musik dibunyikan kencang dari pengeras suara .  \n”Tenang saja Hana,” bisik Nadia.  \nKucoba menarik napas panjang dan menghitung sampai lima,”Satu …dua …tiga …empat … lima ….”  \n5  \n”Fokuslah Hana! Kau sudah minum obat,”ucapku menguatkan diri.  \n“Fuuh ….” Aku menghela napas panjang.  \n”Nadia!” seorang guru memanggil darikejauhan.  \n”Maafkan aku, Hana. Aku harus segerabersiap-siap. Kau tunggulah di sisi panggung. Doakan aku, ya!”  \nNadia meninggalkanku seorang diri.  \n”Astaga! Ramai sekali di sini,” kepalaku terasaberputar.  \nDi saat seperti ini Gorigori biasanya menghampiri.  \nAku harus segera mencari tempat yang lebihsepi.  \nGorigori sering datang di waktu pentingku. Semester lalu, Gorigori membuat dadaku sangat sakit saat sedang ujian.  \nAku sampai tidak bisa melanjutkan ujianku. Aku sungguh tidak ingin melewatkan pertunjukan Nadia.  \nDuh, bagaimana ini?  \nDi sini tidak ada tempat yang sepi.","cbCailgBHgrPVov9","https://ap.wps.com/l/cbCailgBHgrPVov9","pdf",8157944,2,1,30,"Indonesian","id",113,"# Pergilah, Monster Pengganggu!\n## Kisah Hana dan Monster Pengganggunya\n## Menghadapi Keramaian di Festival Sekolah\n## Perjuangan Mengatasi Kecemasan","[{\"question\":\"Apa yang membuat Hana merasa panik di tempat ramai?\",\"answer\":\"Hana merasa panik di tempat ramai karena ia menggambarkan rasa paniknya sebagai monster pengganggu yang ia namai Gorigori.\"},{\"question\":\"Bagaimana ibu Hana membantunya mengatasi kecemasannya?\",\"answer\":\"Ibunya memberikan Hana obat dan kantung penenang untuk membantunya merasa lebih tenang saat berada di tempat ramai.\"},{\"question\":\"Apa yang harus dilakukan Hana agar bisa menonton pertunjukan Nadia?\",\"answer\":\"Hana harus berusaha menguatkan diri, menarik napas panjang, dan fokus pada tujuannya untuk mendukung Nadia, meskipun ia merasa kewalahan.\"}]",1783569908,46,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"go-away-nuisance-monster","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,47,50],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",{"item":48,"name":12,"@type":43,"position":49},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":51,"name":13,"@type":43,"position":52},"https://docshare.wps.com/id/document/go-away-nuisance-monster/48591/",4,{"url":51,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-14","2026-07-09",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Apa yang membuat Hana merasa panik di tempat ramai?","Question",{"text":75,"@type":76},"Hana merasa panik di tempat ramai karena ia menggambarkan rasa paniknya sebagai monster pengganggu yang ia namai Gorigori.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Bagaimana ibu Hana membantunya mengatasi kecemasannya?",{"text":80,"@type":76},"Ibunya memberikan Hana obat dan kantung penenang untuk membantunya merasa lebih tenang saat berada di tempat ramai.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Apa yang harus dilakukan Hana agar bisa menonton pertunjukan Nadia?",{"text":84,"@type":76},"Hana harus berusaha menguatkan diri, menarik napas panjang, dan fokus pada tujuannya untuk mendukung Nadia, meskipun ia merasa kewalahan.","https://schema.org",{"og:url":51,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":51},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":99},"story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":102,"show_sort_weight":96,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":96,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":96,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":96,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]