[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-228862-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":81,"doc-detail-228862-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":74,"head_meta":76,"extra_data":78,"updated_unix":80},113,"id","global-economic-modernization-the-role-of-merah-putih-village-cooperative-in-reducing-development-inequality","Modernisasi Ekonomi Global - Peran Koperasi Merah Putih dalam Mengurangi Ketimpangan Pembangunan","","Modernisasi ekonomi global mendorong perubahan sistem ekonomi masyarakat melalui kemajuan teknologi dan digitalisasi, sekaligus memperlebar ketimpangan pembangunan antara wilayah desa dan kota. Penelitian ini menganalisis peran Koperasi Desa Merah Putih dalam mengurangi kesenjangan pembangunan menggunakan metode kualitatif berbasis studi literatur, dengan rujukan jurnal, buku, regulasi pemerintah, serta data Badan Pusat Statistik. Hasil menunjukkan koperasi meningkatkan kesejahteraan melalui akses modal, pengembangan UMKM, pemanfaatan teknologi digital, dan perluasan akses pasar, serta memperkuat kesadaran masyarakat melalui kerja sama kolektif. Dari perspektif modernisasi, koperasi mendorong transformasi ekonomi desa yang lebih produktif; dari teori penyadaran Paulo Freire, ketimpangan dipahami dan diatasi lewat pendidikan, dialog, dan tindakan bersama.",{"@graph":14,"@context":73},[15,34,56],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/global-economic-modernization-the-role-of-merah-putih-village-cooperative-in-reducing-development-inequality/228862/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/global-economic-modernization-the-role-of-merah-putih-village-cooperative-in-reducing-development-inequality/228862.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Oliver Hayes","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-28","2026-09-10",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":55},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",6,{"@type":57,"mainEntity":58},"FAQPage",[59,65,69],{"name":60,"@type":61,"acceptedAnswer":62},"Apa tujuan penelitian tentang Koperasi Desa Merah Putih dalam konteks modernisasi ekonomi global?","Question",{"text":63,"@type":64},"Penelitian bertujuan menganalisis peran Koperasi Desa Merah Putih dalam mengurangi ketimpangan pembangunan melalui perspektif modernisasi dan teori penyadaran Paulo Freire.","Answer",{"name":66,"@type":61,"acceptedAnswer":67},"Metode apa yang digunakan dalam penelitian ini?",{"text":68,"@type":64},"Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, memanfaatkan jurnal, buku, regulasi pemerintah, serta data Badan Pusat Statistik terkait ketimpangan pembangunan di Indonesia.",{"name":70,"@type":61,"acceptedAnswer":71},"Bagaimana koperasi berkontribusi dalam mengurangi ketimpangan pembangunan?",{"text":72,"@type":64},"Koperasi meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses modal usaha, pengembangan UMKM, pemanfaatan teknologi digital, serta perluasan akses pasar. Selain itu, koperasi mendorong kesadaran masyarakat pentingnya kerja sama, partisipasi sosial, dan kemandirian ekonomi.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":75,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":77,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":79,"site_id":7},228862,1789029587,{"code":4,"msg":82,"data":83},"success",[84,89,93,97,101,105,108,112,116,120,124],{"id":85,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":86,"show_sort_weight":87,"slug":88},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":90,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":91,"show_sort_weight":87,"slug":92},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":95,"show_sort_weight":87,"slug":96},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":99,"show_sort_weight":87,"slug":100},51,"Komik","comic",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":103,"show_sort_weight":87,"slug":104},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":87,"slug":107},54,"research-report",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":110,"show_sort_weight":87,"slug":111},49,"Sastra","literature",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":114,"show_sort_weight":87,"slug":115},52,"Teknologi","technology",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":118,"show_sort_weight":87,"slug":119},50,"Ujian","exam",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":122,"show_sort_weight":87,"slug":123},57,"Umum","general",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":126,"show_sort_weight":4,"slug":127},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":82,"data":129},{"doc_id":79,"user_id":130,"nickname":42,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":106,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":55,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":137,"language":138,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":12,"update_tm":80,"read_time":142},687207020761,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d","| Journal of Innovative and Creativity\u003Cbr>Journal Homepage: [https://joecy.org/index.php/joecy](https://joecy.org/index.php/joecy)\u003Cbr>[e-mail:](e-mail: journaljoecy@gmail.com)[ journaljoecy@gmail.com](e-mail: journaljoecy@gmail.com) | Faculty of Education University of Pahlawan Tuanku Tambusai ISSN 2776-771X (Online)\u003Cbr>ISSN 2962-570X (Printed)\u003Cbr>6 (2) 2026, Page: 28336-28347 |\n| --- | --- |\n\nModernisasi Ekonomi Global: Peran Koperasi Merah Putih dalam Mengurangi Ketimpangan Pembangunan  \nLaofena Egis1, Nova Arzila2, Rani3, Winda Novika Sari4 , Susi Fitria Dewi5  \n1,2,3,4,5Universitas Negeri Padang  \nCorresponding Author: Laofena Egis, E-mail: [laofena.egis2002@gmail.com](laofena.egis2002@gmail.com)  \nPublished: Mei, 2026  \n\n| ABSTRACT\u003Cbr>The modernization of the global economy is driving changes in society’s economic systems through technological advancements and digitalization, yet it also creates development disparities between rural and urban areas. This study aims to analyze the role of the Merah Putih Village Cooperative in reducing development disparities through the lens of modernization and Paulo Freire’s theory of consciousness-raising. The study employs a qualitative method using a literature review approach. Data were obtained from journals, books, government regulations, and Central Statistics Agency data regarding development disparities in Indonesia. The results indicate that the Merah Putih Village Cooperative plays a role in improving the well-being of rural communities through access to business capital, the development of small and medium enterprises (SMEs), the utilization of digital technology, and the expansion of market access. Additionally, the cooperative helps raise community awareness regarding the importance of cooperation, social participation, and economic self-reliance. From a modernization perspective, the cooperative serves as a vehicle for transforming the rural economy toward a more modern and productive economic system. Based on this, Indonesia’s current position can be categorized as a semi-peripheral country because, while it has experienced economic development and digitalization, it still faces development disparities and inequities in welfare distribution. Meanwhile, from the perspective of consciousness-raising theory, cooperatives help communities understand that these disparities can be addressed through education, dialogue, and collective action.\u003Cbr>Keywords: economic modernization, Merah Putih Village Cooperative, semi-periphery, development inequality, community empowerment\u003Cbr>ABSTRAK\u003Cbr>Modernisasi ekonomi global mendorong perubahan sistem ekonomi masyarakat melalui perkembangan teknologi dan digitalisasi, namun juga menimbulkan ketimpangan pembangunan antara desa dan kota. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Koperasi Desa Merah Putih dalam mengurangi ketimpangan pembangunan melalui perspektif modernisasi dan teori penyadaran Paulo Freire. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Data diperoleh dari jurnal, buku, regulasi pemerintah, dan data Badan Pusat Statistik terkait ketimpangan pembangunan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Koperasi Desa Merah Putih berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui akses modal usaha, pengembangan UMKM, pemanfaatan teknologi digital, dan perluasan aksespasar. Selain itu, koperasi juga membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kerja sama, partisipasisosial, dan kemandirian ekonomi. Dalam perspektif modernisasi, koperasi menjadi sarana transformasi ekonomi desa menuju sistem ekonomi yang lebih modern dan produktif. Berdasarkan hal tersebut Posisi Indonesia saat ini dapat dikategorikan sebagai negara semi-periphery karena Indonesia telah mengalami perkembangan ekonomi dan digitalisasi, tetapi masih menghadapi ketimpangan pembangunan dan pemerataan kesejahteraan. Sementara itu, dalam perspektif teoripenyadaran, koperasi membantu masyarakat memaham","cbCaijUyHv3RddIq","https://ap.wps.com/l/cbCaijUyHv3RddIq","pdf",234022,12,"Indonesian","# PENDAHULUAN\n## Konteks modernisasi ekonomi global dan ketimpangan pembangunan","[{\"question\":\"Apa tujuan penelitian tentang Koperasi Desa Merah Putih dalam konteks modernisasi ekonomi global?\",\"answer\":\"Penelitian bertujuan menganalisis peran Koperasi Desa Merah Putih dalam mengurangi ketimpangan pembangunan melalui perspektif modernisasi dan teori penyadaran Paulo Freire.\"},{\"question\":\"Metode apa yang digunakan dalam penelitian ini?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, memanfaatkan jurnal, buku, regulasi pemerintah, serta data Badan Pusat Statistik terkait ketimpangan pembangunan di Indonesia.\"},{\"question\":\"Bagaimana koperasi berkontribusi dalam mengurangi ketimpangan pembangunan?\",\"answer\":\"Koperasi meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses modal usaha, pengembangan UMKM, pemanfaatan teknologi digital, serta perluasan akses pasar. Selain itu, koperasi mendorong kesadaran masyarakat pentingnya kerja sama, partisipasi sosial, dan kemandirian ekonomi.\"}]","Modernisasi Ekonomi Global - Peran Koperasi Merah Putih dalam Mengurangi Ketimpangan Pembangunan | PDF",18]