[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-138350-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":80,"doc-detail-138350-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":73,"head_meta":75,"extra_data":77,"updated_unix":79},113,"id","gibrans-debate-strategy-and-style-in-the-2024-presidential-election-qualitative-desk-study","Strategi dan Gaya Debat Gibran di Pilpres 2024 - Studi Kualitatif Desk Study","","Strategi dan gaya debat Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 2024 dianalisis melalui pendekatan desk study berbasis sumber tersedia, termasuk situs web dan video. Kajian memfokuskan pola kehadiran dan penolakan undangan debat di luar KPU sebagai langkah menyimpan ide agar tidak diketahui lawan politik. Hasil menunjukkan Gibran tampil maksimal dalam debat KPU, unggul dari lawan, serta memadukan gaya debat ofensif dengan sopan santun dan penggunaan gimik. Gimik tersebut memicu perhatian serta viralitas di media sosial.",{"@graph":14,"@context":72},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/gibrans-debate-strategy-and-style-in-the-2024-presidential-election-qualitative-desk-study/138350/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/gibrans-debate-strategy-and-style-in-the-2024-presidential-election-qualitative-desk-study/138350.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Bintang","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-18","2026-08-23",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":26},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58,64,68],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Mengapa Gibran menolak undangan debat di luar KPU menurut penelitian ini?","Question",{"text":62,"@type":63},"Penelitian menyatakan penolakan dilakukan untuk menyimpan ide dan gagasannya agar tidak diketahui lawan politiknya.","Answer",{"name":65,"@type":60,"acceptedAnswer":66},"Apa yang membuat penampilan Gibran di debat KPU mendapat respons kuat dari publik?",{"text":67,"@type":63},"Gibran dinilai mampu tampil maksimal dengan gaya debat ofensif namun tetap menjaga kesopanan, serta menggunakan gimik yang menarik perhatian.",{"name":69,"@type":60,"acceptedAnswer":70},"Bagaimana penelitian ini dilakukan?",{"text":71,"@type":63},"Penelitian merupakan riset kualitatif dengan pendekatan desk study, yaitu mengumpulkan dan mengolah data dari sumber yang sudah tersedia seperti website dan video YouTube terkait topik riset.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":74,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":76,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":78,"site_id":7},138350,1787479586,{"code":4,"msg":81,"data":82},"success",[83,88,92,96,100,104,107,111,115,119,123],{"id":84,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":85,"show_sort_weight":86,"slug":87},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":89,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":90,"show_sort_weight":86,"slug":91},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":93,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":94,"show_sort_weight":86,"slug":95},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":97,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":98,"show_sort_weight":86,"slug":99},51,"Komik","comic",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":102,"show_sort_weight":86,"slug":103},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":86,"slug":106},54,"research-report",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":109,"show_sort_weight":86,"slug":110},49,"Sastra","literature",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":113,"show_sort_weight":86,"slug":114},52,"Teknologi","technology",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":117,"show_sort_weight":86,"slug":118},50,"Ujian","exam",{"id":120,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":121,"show_sort_weight":86,"slug":122},57,"Umum","general",{"id":124,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":125,"show_sort_weight":4,"slug":126},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":81,"data":128},{"doc_id":78,"user_id":129,"nickname":42,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":105,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":26,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":136,"language":137,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":12,"update_tm":79,"read_time":141},962085564381,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_6f874abed73319feea01a86fa6f0fab8","STRATEGI DAN GAYA DEBAT GIBRAN DI PILPRES 2024  \nSaipul Hamdi  \nUniversitas Mataram  \nEmail Korespondensi: [shamdi@unram.ac.id](shamdi@unram.ac.id)  \nABSTRACT  \nThe adoption of debates between presidential and vice presidential candidates is one of several campaigns for Indonesia's 2024 Presidential Election. This discussion is intended not only to introduce the candidate's thoughts and ideals, but also to demonstrate each candidate's ability to identify and solve societal problems. The candidates continue to make every effort to attend every invitation, both from the KPU and from other sources, such as campus debates or dialogues, religious organizations, national television, and non-governmental organizations (NGOs) . What is intriguing is Gibran's work, which has received a lot of criticism from netizens, both supporters and opponents. In fact, many insinuations were made against Gibran on various social media platforms, prompting the use of the terms Samsul, belimbing sayur, plonga-plongo, and others. This essay seeks to comprehend Gibran's debate technique and style on the stage of the 2024 presidential election. The results revealed Gibran's practice of declining debate invitations outside of the KPU in order to keep his thoughts and views hidden from his political opponents. Gibran did admirably in the KPU debate, outperforming his debate opponent, who was expected to be brutally bullied by his more senior and experienced debate opponent. The abrasive debating style while being polite and the tricks used drew the attention ofnetizens on social media. This gimmick subsequently became viral on numerous social media platforms, and he was even referred to as a “suhu”rather than a “cupu”. This is a qualitative study conducted utilizing a desk study approach, which entails collecting and processing data from available sources such as websites and YouTube videos relating to the research's themes and issues.  \nKeywords: Strategy, debate, presidential election, gimmicks, Gibran.  \nABSTRAK  \nSalah satu rangkaian kampanye Pilpres 2024 di Indonesia adalah pelaksanaan acara debat antara Capres dan Cawapres. Debat ini tidak hanya untuk mengenalkan ide dan gagasan Paslon, tetapi jugamenunjukkan kemampuan setiap Paslon mengidentifikasi dan memberi solusi dari masalah-masalah yang muncul di masyarakat. Para calon terus berupaya untuk hadir di setiap undangan baik undangandari KPU maupun di luar KPU seperti undangan debat atau dialog di kampus, organisasi keagamaan, tv nasional dan juga NGO. Yang menarik adalah kiprah Gibran yang tidak pernah hadir di acara undangan debat di luar KPU, yang menuai banyak kritik dari netizen baik dari lawan maupun pendukungnya sendiri. Bahkan, banyak nyinyiran yang muncul di berbagai media sosial terhadap Gibran sehingga muncul label Samsul, belimbing sayur, plonga-plongo dan lain-lain. Artik ini bertujuan untuk memahami strategi dan gaya debat Gibran di panggung Pilpres 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gibran memiliki strategi menolak undangan debat di luar KPU untuk menyimpanide dan gagasannya supaya tidak diketahui oleh lawan politiknya. Gibran tampil maksimal di debat KPU dan mengungguli lawan debatnya yang sebelumnya diprediksi akan dibuli habis-habisan oleh lawan debatnya lebih senior dan berpengalaman. Gaya debat yang ofensif tetapi tetap menjagakesopanan dan gimik yang dimainkan berhasil menarik perhatian netizen di media sosial. Gimik inikemudian viral diberbagai media sosial, bahkan Ia dinilai bukan cupu tetapi seorang “suhu”. Penelitian ini merupakan riset kualitatif dengan menggunakan pendekatan desk study, yakni mengambil dan mengolah data dari sumber yang telah tersedia termasuk dari website dan video-video Youtube terkaitdengan tema dan topik riset ini.  \nKata kunci: Strategi, debat, pemilihan presiden, gimmik, Gibran.  \nPENDAHULUAN  \nPilpres 2024 adalah salah satu pesta demokrasi yang paling menarik tidak hanya karena dramadrama sosial politik yang terjadi antar politisi dan para ca","cbCaih1uERcD8qni","https://ap.wps.com/l/cbCaih1uERcD8qni","pdf",815578,17,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Konteks Debat Pilpres 2024\n## Fokus Kajian: Gibran Rakabuming Raka\n## Temuan Awal dan Stigma Publik","[{\"question\":\"Mengapa Gibran menolak undangan debat di luar KPU menurut penelitian ini?\",\"answer\":\"Penelitian menyatakan penolakan dilakukan untuk menyimpan ide dan gagasannya agar tidak diketahui lawan politiknya.\"},{\"question\":\"Apa yang membuat penampilan Gibran di debat KPU mendapat respons kuat dari publik?\",\"answer\":\"Gibran dinilai mampu tampil maksimal dengan gaya debat ofensif namun tetap menjaga kesopanan, serta menggunakan gimik yang menarik perhatian.\"},{\"question\":\"Bagaimana penelitian ini dilakukan?\",\"answer\":\"Penelitian merupakan riset kualitatif dengan pendekatan desk study, yaitu mengumpulkan dan mengolah data dari sumber yang sudah tersedia seperti website dan video YouTube terkait topik riset.\"}]","Strategi dan Gaya Debat Gibran di Pilpres 2024 - Studi Kualitatif Desk Study | PDF",26]