[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-181391-113":53,"doc-detail-181391-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","gender-injustice-and-forms-of-resistance-of-female-characters-in-the-novel-malam-seribu-jahanam-a-feminist-study","Ketidakadilan Gender dan Bentuk Perlawanan Tokoh Perempuan dalam Novel Malam Seribu Jahanam: Kajian Feminisme","","Studi ini mengkaji ketidakadilan gender dan bentuk perlawanan dalam novel Malam Seribu Jahanam karya Intan Paramaditha menggunakan kritik sastra feminis dan kerangka ketidakadilan gender Mansour Fakih. Penelitian ini dimotivasi oleh ketekunan ketidaksetaraan gender dalam masyarakat Indonesia sebagaimana tercermin dalam karya sastra. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk ketidakadilan gender dan menganalisis bagaimana karakter perempuan merespons dominasi patriarkal. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang terutama berfokus pada penindasan perempuan, penelitian ini menyoroti representasi minoritas gender di luar biner laki-laki-perempuan, terutama perempuan trans, yang terpinggirkan melalui stigma moral, eksklusi sosial, dan penolakan dari ruang agama dan sosial. Perspektif ini memperluas analisis sastra feminis dengan memasukkan pemahaman yang lebih inklusif tentang ketidakadilan gender. Studi ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui pembacaan dekat dan kategorisasi tematik data. Temuan menunjukkan bahwa ketidakadilan gender muncul dalam bentuk-bentuk yang saling terkait, termasuk marginalisasi, subordinasi, stereotip, kekerasan, dan beban kerja yang tidak setara. Namun, karakter perempuan digambarkan tidak hanya sebagai korban tetapi sebagai agen yang menegosiasikan identitas, menegaskan otonomi, dan menahan kendali patriarkal, yang merupakan subjek kajian kritis kami.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":35,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/sastra/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/gender-injustice-and-forms-of-resistance-of-female-characters-in-the-novel-malam-seribu-jahanam-a-feminist-study/181391/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/gender-injustice-and-forms-of-resistance-of-female-characters-in-the-novel-malam-seribu-jahanam-a-feminist-study/181391.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Aurora","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-04","2026-09-02",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",10,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Apa tujuan utama dari studi ini?","Question",{"text":110,"@type":111},"Tujuan utama studi ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk ketidakadilan gender dan menganalisis cara karakter perempuan dalam novel Malam Seribu Jahanam merespons dominasi patriarkal.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Kerangka teori apa yang digunakan dalam penelitian ini?",{"text":115,"@type":111},"Penelitian ini menggunakan kritik sastra feminis dan kerangka ketidakadilan gender dari Mansour Fakih.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Bagaimana temuan utama penelitian ini mengenai ketidakadilan gender?",{"text":119,"@type":111},"Temuan utama mengungkapkan bahwa ketidakadilan gender bermanifestasi dalam bentuk marginalisasi, subordinasi, stereotip, kekerasan, dan beban kerja yang tidak setara.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},181391,1788344515,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":34,"category_name":35,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":127,"read_time":142},4810365810221,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d","| Article History:\u003Cbr>Received: January 8, 2026\u003Cbr>Revised: February 27, 2026\u003Cbr>Accepted: February 28, 2026\u003Cbr>Keywords:\u003Cbr>gender injustice, feminism, women's resistance | Abstract: This study examines gender injustice and forms of resistance in Malam Seribu Jahanam by Intan Paramaditha usingfeminist literary criticism and Mansour Fakih’s framework ofgender injustice. The research is motivated by the persistence of gender inequality in Indonesian society as reflected in literary works. It aims to identify forms of gender injustice and analyze how female characters respond to patriarchal domination. Unlike previous studies that primarily focus on women’s oppression, this research highlights the representation of gender minorities beyond the male–female binary, particularly trans women, who are marginalized through moral stigma, social exclusion, and rejection from religious and social spaces. This perspective broadens feminist literary analysis by incorporating a more inclusive understanding of gender injustice. The study employs a qualitative descriptive method through close reading and thematic categorization of data. The findings reveal that gender injustice appears in interconnected forms, including marginalization, subordination, stereotyping, violence, and unequal workloads. However, female characters are portrayed not merely as victims but as agents who negotiate identity, assert autonomy, and resist patriarchal |\n| --- | --- |\n|  control. \u003Cbr>Copyright © 2026, The Author(s) .\u003Cbr>This is an open access article under the CC–BY-SA license\u003Cbr>|  |\n| How to cite: Rahmah, K. , Rachmawati, K. , & Pauji, D. R. (2026) . Ketidakadilan Gender dan Bentuk Perlawanan Tokoh Perempuandalam Novel Malam Seribu Jahanam: Kajian Feminisme. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 5(2), 2116–2127.\u003Cbr>[https://doi.org/10.55681/sentri.v5i2.5632](https://doi.org/10.55681/sentri.v5i2.5632) |  |","cbCaieclEkE8wtBf","https://ap.wps.com/l/cbCaieclEkE8wtBf","pdf",219094,12,"Indonesian","# Ketidakadilan Gender dan Bentuk Perlawanan Tokoh Perempuan dalam Novel Malam Seribu Jahanam: Kajian Feminisme\n## Abstract\n## Keywords\n## Article History","[{\"question\":\"Apa tujuan utama dari studi ini?\",\"answer\":\"Tujuan utama studi ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk ketidakadilan gender dan menganalisis cara karakter perempuan dalam novel Malam Seribu Jahanam merespons dominasi patriarkal.\"},{\"question\":\"Kerangka teori apa yang digunakan dalam penelitian ini?\",\"answer\":\"Penelitian ini menggunakan kritik sastra feminis dan kerangka ketidakadilan gender dari Mansour Fakih.\"},{\"question\":\"Bagaimana temuan utama penelitian ini mengenai ketidakadilan gender?\",\"answer\":\"Temuan utama mengungkapkan bahwa ketidakadilan gender bermanifestasi dalam bentuk marginalisasi, subordinasi, stereotip, kekerasan, dan beban kerja yang tidak setara.\"}]","Ketidakadilan Gender dan Bentuk Perlawanan Tokoh Perempuan dalam Novel Malam Seribu Jahanam: Kajian Feminisme | PDF",18]