[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-227670-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":81,"doc-detail-227670-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":74,"head_meta":76,"extra_data":78,"updated_unix":80},113,"id","four-national-pillars-of-indonesia-the-four-pillars-of-indonesian-nationality","Empat Pilar Kebangsaan Indonesia - The Four Pillars of Indonesian Nationality","","Pancasila menjadi dasar negara dan ideologi nasional dengan konsekuensi bahwa nilai-nilainya dijadikan landasan utama penyelenggaraan negara Indonesia. Pancasila memuat lima sila yang mencerminkan lima nilai dasar: Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Dalam kerangka pembangunan, kedudukan Pancasila menuntut keterpaduan nilai pada aspek politik, ekonomi, dan sosial. Pemerintahan politik berlandaskan Pancasila mengarah pada sistem demokratis dengan kedaulatan di tangan masyarakat, sebagai fondasi konsensus nasional.",{"@graph":14,"@context":73},[15,34,56],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/agama-spiritualitas/","Agama & Spiritualitas",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/four-national-pillars-of-indonesia-the-four-pillars-of-indonesian-nationality/227670/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/four-national-pillars-of-indonesia-the-four-pillars-of-indonesian-nationality/227670.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Grenda","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-30","2026-09-10",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":55},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",5,{"@type":57,"mainEntity":58},"FAQPage",[59,65,69],{"name":60,"@type":61,"acceptedAnswer":62},"Apa hubungan Pancasila dengan penyelenggaraan negara Indonesia?","Question",{"text":63,"@type":64},"Pancasila menjadi dasar negara dan ideologi nasional sehingga nilai-nilainya dijadikan landasan utama bagi penyelenggaraan negara dalam berbagai aspek pembangunan.","Answer",{"name":66,"@type":61,"acceptedAnswer":67},"Apa saja lima nilai dasar yang terkandung dalam Pancasila?",{"text":68,"@type":64},"Lima nilai dasar tersebut meliputi Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.",{"name":70,"@type":61,"acceptedAnswer":71},"Bagaimana sistem politik Indonesia dipahami ketika berlandaskan Pancasila?",{"text":72,"@type":64},"Indonesia menganut sistem politik demokratis, menempatkan masyarakat pada kedudukan tertinggi sehingga kedaulatan berada pada seluruh masyarakat.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":75,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":77,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":79,"site_id":7},227670,1789012561,{"code":4,"msg":82,"data":83},"success",[84,88,92,96,100,104,108,112,116,120,124],{"id":85,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":86,"slug":87},55,60,"religion-spirituality",{"id":89,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":90,"show_sort_weight":86,"slug":91},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":93,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":94,"show_sort_weight":86,"slug":95},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":97,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":98,"show_sort_weight":86,"slug":99},51,"Komik","comic",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":102,"show_sort_weight":86,"slug":103},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":106,"show_sort_weight":86,"slug":107},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":110,"show_sort_weight":86,"slug":111},49,"Sastra","literature",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":114,"show_sort_weight":86,"slug":115},52,"Teknologi","technology",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":118,"show_sort_weight":86,"slug":119},50,"Ujian","exam",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":122,"show_sort_weight":86,"slug":123},57,"Umum","general",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":126,"show_sort_weight":4,"slug":127},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":82,"data":129},{"doc_id":79,"user_id":130,"nickname":42,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":85,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":55,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":137,"language":138,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":12,"update_tm":80,"read_time":142},7971474921005,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_29158cc5080c5b710cf443261637dec0","Empat Pilar Kebangsaan Indonesia  \nThe Four Pillars of Indonesian Nationality  \nCaroline Pindan Laura*, Abdul Rahman  \nJurusan Pendidikan Antropologi, Universitas Negeri Makassar, Makassar, Indonesia [Penulis Koresponden:](Penulis Koresponden: cpindan300302@gmail.com)[ cpindan300302@gmail.com](Penulis Koresponden: cpindan300302@gmail.com)  \nABSTRAK  \nPancasila menjadi dasar negara & ideologi nasional membawa konsekuensi logis bahwa nilai-nilai Pancasila dijadikan landasan utama, landasan mendasar bagi penyelenggaraan negara Indonesia. Pancasila berisi 5 sila yang dalam hakikatnya berisi 5 nilai dasar yang mendasar. Nilai-nilai dasar menurut Pancasila tadi merupakan nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, Nilai Kemanusiaan Yang Adil & Beradab, nilai Persatuan Indonesia, nilai Kerakyatanyang dipimpin sang hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan, & nilai Keadilan sosialbagi semua masyarakat Indonesia. Dalam kerangka berpikir pembangunanpada negara Indonesia hakikat kedudukan Pancasila mengandung suatu konsekuensi bahwa pada segala aspek pembangunan nasional, wajib dari dalam nilai-nilai Pancasila, baik aspek pembangunan politik, pembangunan ekonomi juga pembangunan sosial. Dalampembangunan politik yang berlandaskan Pancasila pada Indonesia menganut sistem politik demokratis yakni menempatkan masyarakat pada kedudukan tertinggi yang berarti meletakkan kedaulatan dalam semua masyarakat (demokrasi) .  \nKata Kunci: Pilar Kebangsaan,Ideologi,UUD 1946  \nABSTRACT  \nPancasila is the basis of the state & national ideology which brings a logical consequence that the values of Pancasila are made the main foundation, the fundamental foundation for the administration of the Indonesian state. Pancasila contains 5 precepts which in essence contain 5 basic basic values. The basic values according to Pancasila are the values of Belief in the One and Only God, Just & Civilized Human Values, Indonesian Unity values, Democracy values led by wisdom in deliberations/representation, & values of social justice for all Indonesian people. Within the framework of development thinking in the Indonesian state, the nature of Pancasila's position contains a consequence that in all aspects of national development, it is mandatory from within the values of Pancasila, both aspects of political development, economic development as well as social development. In political development based on Pancasila, Indonesia adheres to a democratic political system, namely placing society in the highest position, which means placing sovereignty in all societies (democracy).  \nKeywords: National Pillars,Ideology,1945 Constitution  \n1. PENDAHULUAN  \nEmpat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara adalah kumpulan nilai-nilai luhur yang harusdipahami oleh seluruh masyarakat dan menjadi panduan dalam kehidupan ketatanegaraan untuk mewujudkan bangsa dan Negara yang adil, makmur, sejahtera, dan bermartabat. Melalui nilai-nilai Empat Pilar, maka diharapkan dapat mengukuhkan jiwa kebangsaan, nasionalisme, dan patriotisme generasipenerus bangsa untuk semakin mencintai dan berkehendak untuk membangun negeri. Empat Pilar ini akan dapat menjadi panduan yang efektif dannyata, apabila semua pihak, segenap elemen bangsa, para penyelenggara Negara dan masyarakat konsisten mengamalkannya dalam arti yang seluas-luasnya. Pengertian pilar adalah tiang penguat, dasar, yang pokok, atau induk. Penyebutan Empat Pilar kehidupan berbangsa dan bernegara tidaklah dimaksudkanbahwa keempat pilar tersebut memiliki kedudukanyang sederajat. Setiap pilar memiliki tingkat, fungsi dan konteks yang berbeda. Pada prinsipnya Pancasila sebagai ideologi dan dasar Negara kedudukannya berada di atas tiga pilar yang lain.  \nPancasila sebagai ideologi dan dasar Negara harus menjadi jiwa yang menginspirasi seluruh pengaturankehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Nilai-nilai Pancasila baik sebagai ideologi dan dasar Negara 2 sampai hari ini tetap kokoh menjadi landasandalam bernegara. Pancasila juga tetap te","cbCaieZN6HfLngVJ","https://ap.wps.com/l/cbCaieZN6HfLngVJ","pdf",477941,8,"Indonesian","# PENDAHULUAN\n## Pengertian dan kedudukan Pancasila\n# METODE PENELITIAN\n## Pencarian melalui media internet\n# HASIL DAN PEMBAHASAN\n## Empat Pilar Kebangsaan Indonesia","[{\"question\":\"Apa hubungan Pancasila dengan penyelenggaraan negara Indonesia?\",\"answer\":\"Pancasila menjadi dasar negara dan ideologi nasional sehingga nilai-nilainya dijadikan landasan utama bagi penyelenggaraan negara dalam berbagai aspek pembangunan.\"},{\"question\":\"Apa saja lima nilai dasar yang terkandung dalam Pancasila?\",\"answer\":\"Lima nilai dasar tersebut meliputi Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.\"},{\"question\":\"Bagaimana sistem politik Indonesia dipahami ketika berlandaskan Pancasila?\",\"answer\":\"Indonesia menganut sistem politik demokratis, menempatkan masyarakat pada kedudukan tertinggi sehingga kedaulatan berada pada seluruh masyarakat.\"}]","Empat Pilar Kebangsaan Indonesia - The Four Pillars of Indonesian Nationality | PDF",12]